Penerbitan Obligasi Bakal Marak Setelah Pemilu
PT pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan penerbitan obligasi korporasi mencapai Rp 155 triliun tahun ini, tumbuh 19% dari tahun lalu Rp 130 triliun. Penerbitan obligasi korporasi bakal marak selepas pemilihan umum. Pemungutan suara Pemilu 2024 akan berlangsung pada 14 Februari 2024. Jika pemilihan presiden (pilpres) berlangsung dua putaran, pemcoblosan akan dilakukan Juni 2024. Kapal Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto menjelaskan, angka Rp155,46 triliun merupakan best case scenario atau titik tengah dari proyeksi Pefindo berkisar Rp 148,15-169,05 triliun. Ada banyak faktor yang membuat proyeksi penerbitan obligasi korporasi tahun ini bertumbuh. Dari sisi domestik, Suhindar melihat, jumlah obligasi jatuh tempo tahun 2024 lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya. "Kemudian pertumbuhan ekonomi diprediksi masih 5%, ditopang pemilu yang akan terus menjaga konsumsi masyarakat di level solid," ujar Suhindarto. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023