;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

INDUSTRI PARIWISATA : Pemilu Bakal Topang 35% Wisnus

15 Feb 2024

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memprediksi ajang Pemilihan Umum 2024 mampu menopang pergerakan wisatawan Nusantara sebesar 30%—35% dari total pergerakan turis lokal sepanjang tahun ini. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan proyeksi itu mengacu peningkatan mobilitas masyarakat selama pesta demokrasi tahun ini. “Jadi, kuartal pertama 2024 ini mungkin kita bisa menyasar 30%—35% dari total pergerakan wisatawan Nusantara,” ujarnya di Jakarta seperti dikutip Antara, Rabu (14/2). Sepanjang tahun ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkeraf) menargetkan kunjungan sebanyak 1,2 miliar—1,5 miliar pergerakan wisnus. Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR, anggota DPD, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih. Pemilihan presiden dan wakil presiden diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

INVESTASI SEKTORAL : Manufaktur Indonesia Pikat Investor Asing

15 Feb 2024

Sektor manufaktur Indonesia masih dianggap menarik sebagai tujuan investasi oleh para pemilik modal asing. Sejumlah kemudahan dan insentif yang ditawarkan pemerintah berhasil menarik perhatian investor asing untuk datang ke Tanah Air. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, meski bergerak fluktuatif, tren investasi sektor manufaktur nasional tetap berada di dalam tren pertumbuhan. Bahkan, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat investor asing untuk menanamkan modalnya di dalam negeri. Agus membeberkan, terjadi lonjakan tajam nilai investasi di sektor pengolahan non migas, yakni Rp186,79 triliun pada 2014 menjadi Rp565,25 triliun pada 2023. “Secara kumulatif, realisasi investasi di sektor industri pengolahan nonmigas selama 10 tahun terakhir sebesar Rp3.031,85 triliun,” katanya, Rabu (14/2). Pada periode 2014—2023, capaian jumlah tenaga kerja di sektor industri pengolahan nonmigas cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. “Kecuali pada 2020, karena terjadi pandemi Covid-19. Namun, setelah pandemi berakhir, kinerja industri kembali bangkit dan terus tumbuh setiap tahunnya, sehingga jumlah penyerapan tenaga kerja juga ikut naik,” bebernya.

PERTAMBANGAN MINERAL : PROBLEM PELIK KOMODITAS BAUKSIT

15 Feb 2024

Problem yang menjerat industri bauksit tidak kunjung hilang setelah pemerintah melarang ekspor produk mentah komoditas tersebut sejak 10 Juni 2023. Hingga kini, pemerintah belum mengeluarkan persetujuan terhadap rencana kerja dan anggaran biaya atau RKAB 2024—2026 yang menjadi dasar bagi perusahaan untuk beroperasi.n Perusahaan pertambangan bauksit nasional harus menghentikan kegiatannya untuk sementara waktu, karena RKAB 2024—2026 yang yang menjadi acuan operasional badan usaha belum kunjung disetujui. Padahal, industri bauksit nasional saat ini sedang menghadapi tekanan dari persoalan smelter yang belum rampung dan larangan ekspor produk mentah sejak tahun lalu. Ronald Sulistyanto, Plh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bauksit dan Bijih Besi Indonesia (APB3I), mengatakan bahwa lambannya proses persetujuan RKAB perusahaan pertambangan bauksit berimpak pada produksi komoditas itu yang hampir tidak ada. Padahal, sejumlah pabrik alumina sudah meminta pasokan bahan baku dari penambang bauksit. “Saat ini penambang bauksit tinggal 10—12 perusahaan yang mengajukan RKAB. Itu sedikit sekali, tetapi masih juga belum keluar, sehingga kami tidak bisa bekerja,” katanya kepada Bisnis, dikutip Rabu (14/2). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri mengaku masih melakukan evaluasi terhadap RKAB yang diajukan oleh perusahaan pemegang izin usaha pertambangan atau IUP bauksit. Meski begitu, otoritas energi nasional memperkirakan produksi bauksit pada tahun ini berada pada kisaran 14 juta ton, sesuai dengan estimasi kapasitas input smelter di dalam negeri, yakni 13,88 juta ton. Produksi bauksit itu diproyeksi bakal berasal dari sekitar 15—16 perusahaan tambang bauksit yang sudah terafiliasi dengan smelter di dalam negeri. “Terkait dengan waktu persetujuan masing-masing RKAB itu bergantung kepada kelengkapan dokumen prasyarat yang harus dilengkapi. Proses kajian terus dilakukan, mungkin dalam waktu dekat akan selesai,” kata Direktur Pembinaan Program Minerba Kementerian ESDM Julian Ambassadur Shiddiq kepada Bisnis. Berdasarkan data Kementerian ESDM, saat ini terdapat 80 perusahaan pemegang IUP bauksit. Kendati demikian, hanya 16 perusahaan yang mengajukan RKAB pada 2023 atau saat larangan ekspor bahan mentah mulai diberlakukan. 

Di sisi lain, Julian juga memberikan catatan mengenai potensi bauksit nasional yang tidak bisa diproduksi mencapai 13,86 juta ton, karena penambang tidak lagi bisa mengekspor produk mentah, tetapi kapasitas smelter di dalam negeri masih terbatas. Jumlah tersebut setara dengan nilai ekspor US$494,6 juta. Potensi tersebut berasal dari sekitar 80 perusahaan pemegang IUP yang tidak bisa memproduksi bauksit, karena tidak memiliki kontrak untuk menjual produknya ke smelter di dalam negeri. Adapun, keempat smelter yang beroperasi saat ini, di antaranya PT Well Harvest Winning Alumina Refinery di Ketapang, dengan kapasitas produksi SGA mencapai 1 juta ton. Lalu, smelter PT Well Harvest Winning Alumina Refinery hasil ekspansi yang menambah kapasitas produksi SGA perusahaan sebanyak 1 juta ton. Kemudian milik PT Indonesia Chemical Alumina di Tayan, dengan kapasitas produksi chemical grade alumina (CGA) mencapai 300.000 ton. Selanjutnya, milik PT Bintan Alumina Indonesia di Bintan, dengan kapasitas produksi SGA sebesar 2 juta ton. Dalam kesempatan berbeda, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memang mendorong pembentukan konsorsium antarperusahaan tambang bauksit untuk mengakali kesulitan pendanaan dalam membangun fasilitas tersebut. “Kami pernah mengusulkan kepada pemerintah agar dibuat semacam konsorsium bersama antarpelaku usaha dalam mencari pembiayaan dalam pembangunan alumina plant,” kata Ketua Komite Tetap Minerba Kadin Indonesia Arya Rizqi Darsono beberapa waktu lalu. Persoalan smelter bauksit sebenarnya telah lama mendapatkan perhatian pemerintah. Bahkan, Menteri ESDM Arifin Tasrif sempat mengungkapkan kekesalannya karena ada progres smelter yang tidak sesuai dengan laporan yang diberikan kepada pemerintah.

Efek Pemilu, Konsumen Masih Mengerem Belanja

14 Feb 2024
Denyut perekonomian nasional belum berdetak kencang di tahun politik. Sejumlah indikator, seperti indeks keyakinan konsumen dan indeks ekspektasi konsumen menunjukkan kenaikan tipis pada Januari 2024. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2024 sebesar 125,0, naik tipis dari posisi Desember 2023 di level 123,8. Keyakinan konsumen tersebut didorong oleh menguatnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Demikian pula dengan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (enam bulan mendatang), yang juga meningkat. Hanya saja, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, data terbaru yang dirilis BI masih menyisakan sejumlah catatan. Dia berpendapat, meski konsumen cukup optimistis dengan kondisi perekonomian saat ini, jika dilihat berdasarkan proporsi pengeluaran responden, maka terjadi peningkatan proporsi konsumsi dan tabungan. Adapun porsi cicilan pinjaman cenderung menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dengan kata lain, sekalipun keyakinan konsumen meningkat, hanya kategori konsumen dengan pengeluaran kurang dari Rp 2 juta yang mengalami peningkatan keyakinan. Oleh karena itu, menurut Josua, dalam jangka pendek ini pemerintah perlu menjaga stabilitas harga pangan, karena tren harga pangan terutama beras di pasar domestik cenderung meningkat, di sisi lain stok beras nasional menipis. Dalam setahun terakhir, harga rata-rata beras premium dan medium sudah menanjak masing-masing di atas 15%. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky menyebutkan perekonomian saat ini masih ditopang konsumsi domestik. Salah satunya adanya momentum belanja Pemilu 2024. "Peningkatan kepercayaan konsumen lebih dipengaruhi aktivitas ekonomi yang cukup tinggi menjelang pemilu dan libur," ujar dia.

Pembebasan Cukai Etil Alkohol Industri Kosmetik

14 Feb 2024
Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan memberikan relaksasi kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar dapat memperkuat daya saingnya di pasar internasional. Kepala Sub Direktorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Ditjen Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar mengatakan, pemerintah akan memberikan dukungan kepada Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) berupa pembebasan cukai atas etil alkohol. Pembebasan diberikan atas etil alkohol yang digunakan untuk bahan baku atau bahan penolong dalam pembuatan barang hasil akhir yang bukan merupakan barang kena cukai (BKC) melalui proses produksi terpadu dan tanpa melalui proses produksi terpadu.

Indonesia Melaksanakan Pesta Demokrasi!

14 Feb 2024
Indonesia pada hari ini (14/2) menggelar hajatan besar nan strategis: Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Lebih dari 204 juta penduduk tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia, termasuk pemilih di luar negeri. Pasangan calon presiden - calon wakil presiden (capres - cawapres) nomor urut 1 Anis Baswedan - Muhaimin Iskandar; pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka; serta pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo - Mahfud MD akan berlaga menuju kursi kepemimpinan nasional selama lima tahun ke depan. Selain pemilihan presiden (pilpres), masyarakat juga akan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan wakilnya yang kelak duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota. Masyarakat berharap Pemilu 2024 berlangsung jujur, adil dan transparan. Dengan begitu, hasil pemilu bisa diterima semua pihak dan menghasilkan kepemimpinan Indonesia dengan legitimasi kuat. Selamat memilih!

Asing Masih Pede Masuk ke Saham Lokal

14 Feb 2024
Pesta rakyat pemilu ikut disambut baik oleh investor asing. Kendati Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif, asing masih rajin memborong saham-saham lokal. Buktinya, nilai beli bersih dalam sepekan menjelang pemilu hari ini sudah mencapai Rp 5 triliun. Dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia bahkan sudah mencapai Rp 15,67 triliun sejak awal tahun ini. Bukan cuma kali ini, pada pemilu-pemilu sebelumnya, dana asing juga masih deras mengalir masuk ke pasar saham. Misalnya saat ada pergantian kepala negara pada pemilu 2014 silam, dana asing masuk Rp 1,8 triliun sepekan sebelum pemilu berlangsung. Kepala Riset RHB Sekuritas Indonesia Andrey Wijaya mengamati, investor asing kemungkinan meyakini bahwa peralihan presiden akan berlangsung cukup baik. Sedangkan Kepala Riset Praus Capital Marolop Alfred Nainggolan melihat, di bulan pelaksanaan pencoblosan, investor asing selalu mencatatkan net buy yang cukup signifikan. "Aktivitas investor asing seusai Pemilu 2024 nanti akan sangat bergantung pada sentimen yang ada seperti global dan makro. Catatan kami, pada Pemilu 1999, 2004, 2009, 2014 dan 2019, asing memang selalu masuk di tahun pemilu," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (13/2). Artinya, investor asing memandang positif outlook Indonesia ke depan, meskipun ada agenda besar, yaitu pemilu dan pergantian pemerintahan. Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia Robertus Yanuar Hardy justru menilai, investor akan lebih banyak masuk kembali ke saham setelah ada kejelasan hasil pemilu. Menurutnya, pergerakan IHSG baru akan membaik di semester kedua 2024 karena hasil pemilu semakin terang dan kemungkinan Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menilai, empat perbankan besar menjadi saham yang menjadi sasaran beli asing dalam sepekan menjelang pemilu. Kepala Riset Yuanta Sekuritas Chandra Pasaribu melihat, asing akan cenderung bertahan pasca pemilu dan akan lebih melakukan strategi average up.

Isu Global Berimbas ke Bahan Baku

14 Feb 2024
Laju saham di sektor barang baku (basic materials) masih tertinggal. Indeks barang baku, Selasa (13/2), minus 2,01%. Ini menjadikan indeks sektoral dengan penurunan paling dalam. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Ade Muchlis Ilyasa memandang laju saham di sektor barang baku masih kena adang sejumlah kendala, terutama eksternal. Ade menyoroti ketidakstabilan geopolitik akibat konflik di Ukraina ditambah Timur Tengah. Prospek terhadap kinerja bisnis emiten dan sentimen pada pergerakan sahamnya juga akan terpengaruh oleh kondisi ekonomi global. Dus, aktivitas ekonomi di negara maju yang memerlukan pasokan barang baku turut menjadi penentu. Dalam hal ini, Ade melihat perlambatan ekonomi China menjadi salah satu pemberat bagi sektor barang baku. Apalagi China merupakan mitra dagang utama Indonesia. Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada menimpali, kinerja emiten dan pergerakan saham di sektor barang baku akan dipengaruhi oleh perkembangan industri utama. Dia mencontohkan ketika industri properti melonjak, akan mengangkat kinerja sektor barang baku seperti baja,  semen dan kayu. Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menyoroti program hilirisasi tambang yang juga menjadi katalis krusial bagi sektor barang baku. Terutama untuk nikel, dimana pemerintah telah menggenjot hilirisasi pada komoditas ini. Menurut Nico, masih perlu kebijakan lebih lanjut untuk mendorong akselerasi program hilirisasi. Termasuk pada komoditas lainnya, seperti peningkatan nilai tambah batubara. "Masih ada sektor lain yang akan lebih ciamik. Untuk memilih, perhatikan durasi investasi serta profil risiko yang dimiliki," saran Nico. Reza juga menyarankan untuk tetap fokus mencermati kondisi fundamental dan likuiditas sejumlah  saham di sektor barang baku. Sementara ini Reza melihat saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) layak mendapat perhatian.

Jababeka Membidik Lonjakan Marketing Sales di Tahun 2024

14 Feb 2024
Melihat bisnis properti yang tumbuh, emiten saham properti langsung bersiap diri, misalnya PT Jababeka Tbk (KIJA). Emiten ini menargetkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp 2,5 triliun sepanjang tahun 2024. Menurut keterbukaan informasi KIJA di Bursa Efek indonesia (BEI), Selasa (13/2), sebesar Rp 1,15 triliun dari target tersebut berasal dari proyek di Cikarang. Rincian untuk proyek di Cikarang adalah Rp 750 miliar dari penjualan tanah matang dan bangunan industri. Lalu, Rp 400 miliar dari produk residensial dan komersial termasuk perusahaan patungan dan lainnya. "Sisanya, sebesar Rp 1,35 triliun berasal dari perusahaan patungan  di Kendal,” ujar Sekretaris Perusahaan KIJA, Muljadi Suganda. Ada tiga proyek utama KIJA yang menyumbang marketing sales di tahun 2023. Pertama, marketing sales dari Cikarang mencapai Rp 913,7 miliar dari lahan seluas 28,0 hektar. Terutama, berasal dari penjualan tanah matang 26,2 hektar (ha) senilai Rp 558,3 miliar. Kedua, proyek di Kendal, Jawa Tengah menyumbang marketing sales Rp 1,24 triliun yang berasal dari penjualan lahan 84,7 hektar. Angka ini meningkat 68% dibandingkan 2022 sebesar Rp737,2 miliar. Ketiga berasal dari proyek Tanjung Lesung dan lainnya. Di proyek tersebut menyumbang marketing sales di 2023 sebesar Rp 57,5 miliar. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar speculative buy targetnya Rp 142 per saham.

Menakar Efek Keperkasaan Tiktok

14 Feb 2024

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tengah berupaya memperbaiki kinerja. Kolaborasi dengan Tiktok Shop diproyeksi bisa menjadi pendorong kinerja perusahaan teknologi ini. Sekretaris Perusahaan GoTo R. A. Koesoemohadiani menyampaikan, saat ini GOTO memiliki fundamental dan posisi keuangan yang semakin kuat. Ini sejalan dengan pencapaian GOTO dalam meraih EBITDA yang disesuaikan positif di kuartal IV-2023. Lebih lanjut, GOTO juga akan menerima pendapatan jasa e-commerce setiap kuartal dari PT Tokopedia usai bergabungnya Tiktok dan diharapkan dapat berkontribusi pada kinerja GOTO. Head Of Research Mega Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya melihat dampak kolaborasi GOTO dengan TiktopShop masih belum terlihat. Menurutnya, masih butuh waktu untuk melihat hasil dari kolaborasi tersebut. Karenanya, ia memproyeksikan kinerja GOTO masih akan mencatatkan rugi bersih, kendati akan ada progres perbaikan. Menurut Cheril, rugi bersih GOTO tahun ini masih dari persaingan yang masih ketat dan beban keuangan yang besar. Yang pasti, kolaborasi dengan Tiktok dinilai akan meningkatkan pendapatan perseroan dengan biaya promosi yang lebih efisien. Selain itu juga akan meningkatkan brand awareness GOTO.

Analis Kiwoom Sekuritas, Vicky Rosalinda juga berpandangan bahwa GOTO masih akan mencatatkan kinerja rugi bersih. Sebab ia menilai masih terdapat sejumlah sentimen negatif yang akan mempengaruhi kinerja perseroan. Nah, menurut Lead Investment Analyst Stockbit, Edi Chandren, apabila kabar merger GOTO dan Grab terealisasi berdampak positif terhadap profitabilitas bisnis on-demand services GOTO, Bisnis ini masih mencatatkan kerugian Rp 1,54 triliun per September 2023. Analis Mirae Asset Sekuritas, Christopher Rusli memaparkan, secara jangka panjang, melalui kemitraan dengan Tiktok, Tokopedia berpeluang menjadi pemimpin di industri e-commerce dan marketplace di Indonesia. Menurut Momentum Works, Tiktok Shop memiliki pangsa pasar 5% dari total GMV Indonesia pada tahun 2022. Shopee dan Tokopedia adalah pemimpin dengan masing-masing 36% dan 35%. Sekitar 125 juta pengguna aktif bulanan Tiktok di Indonesia merupakan target audiens yang berharga bagi Tokopedia dan GOTO untuk memanfaatkan berbagai produk dan layanan. Selain itu GoTo Financial, induk dari GoPay dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) juga memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan Tiktok.