;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Pendanaan Startup RI Lambat di Awal Tahun

01 Mar 2024
Pendanaan investor kepada perusahaan startup di Tanah Air  berjalan lambat pada awal 2024 hingga Januari dibandingkan periode sama tahun yang lalu. Hal ini bisa jadi mengonfirmasi prediksi sebelumnya, yakni masih lesunya pendanaan startup (winter technology) hingga 2024 setelah sempat mencapai puncak pada 2021 mencapai sekitar  US$ 9,7 miliar. Namun, bisnis startup bisa saja segera bangkit tahun ini, namun diawali  dengan pendanaan yang hati-hati dari para pemilik modal. Sejak tahun 2022 dan 2023, para investor masih lebih tertarik terhadap  investasi portfolio lain, diantaranya saham dan obligasi, karena masih tingginya suku bunga acuan  global dipicu pertumbuhan  ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Investasi tersebut lebih memberikan potensi keuntungan bagi  investor dibandingkan startup yang banyak berguguran dan menghabiskan banyak pendanaan. (Yetede)

Data Center Milik Bitera Topang Ekonomi Digital

01 Mar 2024
Bitera, perusahaan data (data center ) asal Indonesia, telah meresmikan (grand lounching) pusat datanya di pusat data di pusat Kota Jakarta, Senin (27/2/2024). Data center yang menawarkan kapasitas  beban TI kritis 20 MW dan hingga 4.000 rak ini dihadirkan  guna menopang pengembangan ekonomi digital nasional. Peresmian dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi pemerintah Indonesia, termasuk Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia  dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, kehadirannya mencerminkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Indonesia sektor swasta. "Sebagai perbandingan lain, bahkan, konsumsi rata-rata di Jepang mencapai 10 watt per kapita. Ini menunjukkan bahwa Indonesia  masih memiliki banyak ruang untuk berkembang dalam hal infrastruktur data center," ujar CEO Bitera Tedy Harjanto, dalam pernyataannya di Jakarta. (Yetede)

Perpanjangan Rileksasi Ekspor PTFI Bersifat Fleksibel

01 Mar 2024

Perpanjangan relaksasi ekspor konsentrat bersifat akan flleksibel. Saat ini Pemerintah sedang menyusun intrusmen bea keluar konsentrat tembaga pasca Mei 2024. Hanya saja relaksasi ekspor diberikan jika PT Freeport Indonesia (PTFI) memenuhi komitmennya menyelesaikan smelter pada Mei mendatang. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan potensi penyimpanan karbon nasional mencapai 572, miliar ton CO2 pada saline aquifer, dan sebesar 4,85 miliar ton CO2 pada depleted oil and gas reservoir. Potensi penyimpanan yang besar tersebut akan cukup signifikan dalam mendukung target penurunan emisi jangka panjang. "Perhitungan potensi penyimpanan karbon pada seline aquifer sekitar 572 miliar ton itu skalanya cekungan migas. Kalau perhitungan potensi pada depleted oil and gas reservoir sekitar 4,85 ,iliar ton itu skalanya sudah lapangan migas," kata Kepala Balai Besar Penguji Minyak dan Gas bumi LEMIGAS Ariana Soemanto. (Yetede)

Pemerintah Kembangkan Peternakan Sapi di Tiga Wilayah

01 Mar 2024
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengemukakan, Indonesia berpeluang menekan impor daging melalui pengembangan peternakan sapi di tiga wilayah yakin, Sulawesi, Kalimantan, dan NTT. Pemerintah telah memutuskan impor daging sapi 2024 sebesar 145.250,6 ton berdasarkan hasil perhitungan ulang volume impor konsumsi reguler. "Kita punya wilayah-wilayah cukup besar di Sulawesi, Kalimantan, dan NTT. Ada padang-padang rumput yang luas, saya kira kita (bisa) swasembada (daging sapi)," kata Wapres Ma'ruf  di Welling, Selandia Baru, Kamis (29/2/2023). Wapres mengatakan , otoritas terkait di Indonesia telah  telah memulai proses perencanaan dalam pengembangan  peternak sapi di Kalimantan, Sulawesi, dan NTT, yang diharapkan mampu mengurangi impor daging. (Yetede)

Anak Usaha YKP BRI Penuhi Kebutuhan Pekerja Profesional

01 Mar 2024
PT Karya Prima Sarana Sejahtera (PKSS) yang merupakan anak Yayasan  Kesejahteraan BRI (YKP BRI) dan Dana Pensiun BRI telah berhasil membangun reputasi sebagai penyedia  layanan jasa pengelolaan sumber daya manusia (SDM)  yang efisien dan terpercaya di tingkat nasional. Hal ini sesuai dengan  visi perseroan yang yang ingin menjadi  perusahaan yang terbaik di bisnis SDM di Indonesia dan selalu mengutamakan  kepuasan pelanggan. Untuk mendukung visi itu, PT PKSS memiliki misi menjalankan  dan mengembangkan bisnis SDM di indonesia dan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan. Direktur Utama PT PKSS Revi Rizal Latif mengatakan, melalui pendekatan yang berfokus pada kecocokan yang  antara kebutuhan perusahaan  dan ketrampilan karyawan, PT PKSS telah mampu membantu  perusahaan-perusahaan di Indonesia  untuk meningkatkan  produktivitas dan efisiensi  operasional. (Yetede)

Risiko Turun, Saatnya Mengintip Blue Chip

01 Mar 2024

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup bulan Februari dengan pelemahan 0,17%, Kamis (29/2). Hasil ini membawa IHSG ke posisi 7.316,11. Meski melandai sepekan terakhir, tapi IHSG mampu mengakumulasi penguatan 2,22% dalam periode bulanan. Jika dihitung sejak awal tahun 2023, IHSG masih naik tipis 0,60%. Gerak menanjak IHSG ikut terdorong oleh arus dana dari investor asing yang secara year to date berada di posisi net buy Rp 18,43 triliun. Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengamati, katalis yang menggerakkan IHSG pada Februari berasal dari dalam negeri. Pertama, indikator ekonomi nasional masih menunjukkan fundamental yang kuat. Situasi ini membuka peluang bagi Bank Indonesia untuk memangkas suku bunga pada kuartal II atau kuartal III-2024. Kedua, penyelenggaraan pemilu berlangsung dengan kondusif, dengan hasil yang relatif sesuai perkiraan. Ketiga, musim rilis laporan keuangan menjadi sentimen penggerak pasar, terutama dari saham bank berkapitalisasi pasar jumbo (big caps) yang membukukan pertumbuhan kinerja. Sebaliknya, sentimen eksternal cenderung belum kondusif dengan adanya ketegangan geopolitik di Laut Merah, kontraksi dan resesi ekonomi di sejumlah negara, dan kehati-hatian The Fed memangkas suku bunga acuan.

Head of Research Mirae Asset Sekuritas Robertus Hardy mengatakan, pergerakan positif IHSG di bulan Februari sebagian besar ditopang oleh saham-saham perbankan (lihat tabel). Sebelumnya, sejumlah bank besar mengatakan pertumbuhan kredit tahun ini bisa lebih rendah akibat tingginya suku bunga dan ketidakpastian politik dalam negeri. Memasuki bulan Maret, Robertus menyarankan investor kembali mencermati saham-saham blue chip. Meskipun terdapat potensi peningkatan inflasi yang disebabkan oleh faktor musiman di bulan Ramadan, Robertus meyakini tren penurunan inflasi inti diperkirakan akan berlanjut dan memberikan ruang yang terbatas bagi BI untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat. Analis Stocknow.id Dinda Resty Angira mengatakan, musim pembagian dividen bakal menjadi katalis penting yang mendongkrak saham big caps, terutama perbankan. Sedangkan Ramadan akan menambah daya tarik bagi sektor barang konsumsi dan ritel. Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera, Daniel Agustinus menilai, IHSG masih punya kecenderungan bergerak sideways pada rentang 7.000-7.350 dalam beberapa minggu ke depan. Sedangkan Valdy memprediksi IHSG akan mengalami fluktuasi dalam jangka pendek, tapi dengan kecenderungan menguat dalam rentang 7.200-7.400.

Risiko Keuangan Emiten Meningkat

01 Mar 2024
Sejumlah emiten properti menghadapi risiko keuangan yang lebih besar pada tahun 2024. Hal ini tercermin dari riset yang dirilis Fitch Ratings. Lembaga ini melihat persoalan bisa mengadang emiten properti yang mencatatkan pendapatan pra-penjualan atau marketing sales kurang memuaskan. Menurut Fitch emiten-emiten tersebut  bakal  menghadapi peningkatan risiko refinancing dalam kurun waktu 12-18 bulan ke depan. Kinerja sejumlah emiten properti di tahun 2023 memang belum dirilis. Namun, menurut catatan Fitch,  PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melaporkan penurunan prapenjualan sebesar 26% secara tahunan di tahun 2023. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh pembatalan penjualan di dua proyek utama APLN. Meskipun tren pembatalannya melambat menjelang akhir 2023. Senasib, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menurut Fitch mencatatkan prapenjualan Rp 1,8 triliun pada tahun 2023. Angkanya tergerus 77,78% dibandingkan target 2023 sebesar Rp 3,2 triliun. Fitch menduga hasil tersebut dikarenakan  melemahnya permintaan hunian di areal kelolaan ASRI. Sebagai perbandingan, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melaporkan pertumbuhan prapenjualan sebesar 6% tahun lalu. Fitch pun mengganjar rating BB- untuk BSDE dengan outlook stable. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Vicky Rosalinda melihat penilaian Fitch didasarkan pada penjualan APLN dan ASRI yang turun pada kuartal III 2023. Maka ia menyarankan APLN untuk menggelar strategi demi meningkatkan kinerja tahun ini. Seperti meningkatkan penjualan dan mencari mitra strategis untuk pendanaan proyek. Lantas menjual aset, menerbitkan obligasi atau meminjam ke bank untuk membayar utang obligasi. Sedangkan technical analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora melihat kinerja APLN bisa membaik tahun ini. Terdorong beberapa proyek properti yang dirilis pertengahan 2023. Sedangkan untuk ASRI ia nilai kinerjanya bisa membaik. Selain terdorong tambahan proyek hunian, juga adanya pengurangan utang ASRI 4,2% di kuartal III-2023 menjadi Rp 6,3 triliun. 

Berkah Reguler bagi Bisnis Tol dan JSMR

01 Mar 2024
Kantong PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tahun ini tampaknya bakal bertambah tebal. Ini seiring penyesuaian tarif di sejumlah ruas dan kehadiran jalan tol baru. Di samping itu, rencana divestasi Jasa Marga Transjawa Toll (JTT) juga akan menambah pundi pendapatan JSMR. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, memproyeksi lalu lintas jalan tol yang dikelola JSMR tetap terus meningkat, meski adanya kenaikan tarif. Seperti diketahui pemerintah lewat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memang telah memutuskan kenaikan tarif sejumlah ruas tol. Di antaranya adalah tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ yang akan dinaikkan tarifnya dalam waktu dekat. Penyesuaian tarif gabungan di tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ tersebut sebesar 35,2% daripada tarif yang lama. Ruas Jakarta IC – Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur akan mengalami lonjakan tarif tertinggi sebesar 37,5%. Analis Mandiri Sekuritas Farah Rahmi Oktaviani dan Vanessa Taslim menyebut Jakarta-Cikampek merupakan salah satu tol unggulan JSMR yang menyumbangkan 10,4% terhadap total pendapatan jalan tol pada periode Januari – September 2023. Sementara untuk sumber pendapatan baru, kata Analis Ciptadana Sekuritas Asia Muhammad Gibran, akan didapatkan JSMR dari Seksi 2 Jalan Tol Cinere Serpong. Mandiri Sekuritas memandang bahwa tarif khusus ini untuk mengimbangi dua hal. Pertama, instruksi pemerintah terhadap JSMR untuk mengembangkan jalur baru di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan total belanja modal sebesar Rp 800 miliar. Kedua, keterlambatan penyesuaian tarif sejak tahun 2021, misalnya penyesuaian tarif 33% pada tahun 2021 hanya untuk integrasi antara Jakarta-Cikampek (Elevated) dan jalan tol Japek yang sudah ada. Sementara Nafan menyarankan hold JSMR dengan target harga sebesar Rp 5.600 per saham. Pertimbangan Nafan karena target teoritis harga JSMR berada di posisi tersebut terlebih dahulu, kendati indikator RSI sudah overbought. Adapun Aqil Triyadi, analis Panin Sekuritas merekomendasikan buy JSMR dengan target harga Rp 6.200 per saham. Aqil memproyeksikan  pendapatan JSMR pada tahun ini sebesar Rp 16 triliun, naik dari proyeksi pendapatan tahun 2023 yang sebesar Rp 14,6 triliun.

Singapura Catatkan Kelahiran Terendah Sepanjang Sejarah

01 Mar 2024

Angka kelahiran total di Singapura untuk pertama kalinya dalam sejarah berada di bawah 1, yaitu tepatnya 0,97. Angka kelahiran total yang terus menurun kian menambah tantangan demografi di negara itu karena terjadi bersamaan dengan populasi penduduk yang kian menua. Indranee Rajah, Menteri pada Kantor PM Singapura, Rabu (28/2) menyatakan, angka kelahiran total merupakan jumlah rata-rata bayi yang dilahirkan seorang perempuan selama masa reproduksinya. Dalam lima tahun terakhir, grafik angka kelahiran total Singapura terus menurun. Pada 2019, angka kelahiran total negara itu 1,14. Lalu, pada 2020, angka itu 1,1. Kini, angka itu hanya sebesar 0,97. Tren penurunan angka kelahiran itu juga terjadi di negara maju lainnya, yaitu Korea Selatan dan Jepang. Di Korsel, angka itu kini mencapai 0,72 atau rekor terendah.

Menurut Rajah, ada sejumlah faktor yang membuat angka kelahiran total itu turun. Ia menyebut pandemi Covid-19, yang mengganggu rencana pernikahan ataupun kelahiran, sebagai salah satu faktornya. Seperti di banyak negara maju lainnya, penurunan angka kelahiran total mencerminkan perubahan prioritas dari generasi ke generasi. Kaum muda bisa jadi tidak lagi menganggap memiliki anak sebagai hal yang penting. Rendahnya angka kelahiran total, imbuhnya, berimplikasi serius pada masa depan Singapura. ”Dengan lebih sedikit kelahiran, kita akan menghadapi penyusutan angkatan kerja. Hal itu membuat upaya untuk mempertahankan dinamisme, menarik bisnis global, dan menciptakan peluang bagi generasi berikutnya makin sulit,” katanya kepada The Straits Times.

Untuk menjaga angka kelahiran total, ujarnya, pemerintah menempuh sejumlah cara, salah satunya pembekuan sel telur secara elektif. Sejak diizinkan pada Juni 2023, sekitar 200 perempuan telah melakukan pembekuan sel telur elektif yang dilakukan karena alasan nonmedis. Sebelumnya, perempuan hanya boleh membekukan sel telurnya karena alasan medis. Lalu, untuk mendukung orangtua agar mau memiliki bayi, menurut Rajah, Pemerintah Singapura mulai menerapkan cuti ayah berbayar pada 1 Januari 2024. Setiap ayah berhak atas cuti empat minggu atau bertambah dari sebelumnya selama dua minggu. Pemberi kerja yang bersedia memberikan cuti tambahan itu akan mendapat kompensasi dari pemerintah. (Yoga) 

INSTRUMEN INVESTASI SYARIAH : PENAWARAN SUKUK RITEL DIMULAI

01 Mar 2024

Pemerintah memulai penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel jenis Sukuk Ritel seri SR020 hari ini hingga 27 Maret 2024 sejalan dengan masa Ramadan pada medio bulan ini. Melalui instrumen tersebut, pemerintah menawarkan SR020 dengan dua pilihan tenor yakni 3 tahun dan 5 tahun. Adapun, SR020 tenor 3 tahun atau SR020 T3 memiliki kupon 6,3%. Sementara itu, SR020 tenor 5 tahun atau SR020 T5 memiliki kupon 6,4%. Kendati hanya selisih 2 tahun dari sisi tenor dan 10 basis poin dari sisi kupon, penawaran SR020 T3 maksimal mencapai Rp5 miliar dan SR020 T5 menyentuh Rp10 miliar. Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kemenkeu Dwi Irianti Hadiningdyah optimistis terhadap penjualan SR020 akan diterima dengan baik oleh investor yang masa penawarannya bersamaan dengan momen Ramadan. Hal itu berbeda dengan penjualan SBN ritel sebelumnya yakni Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI025 yang waktu penawarannya bersamaan dengan momen pemungutan suara Pemilu 2024. Adapun, misi pembangunan infrastruktur juga diharapkan mampu menarik minat investor untuk menggenggam instrumen berbasis syariah itu. Sejalan dengan dimulainya penawaran SR020, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), salah satu mitra distribusi (midis) optimistis terhadap penjualan instrumen SBN ritel kedua tahun ini tersebut. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan penjualan SR020 bakal moncer sejalan dengan literasi keuangan masyarakat dan minat tinggi terhadap instrumen investasi. Daya tarik SR020 berada pada jenis imbal hasil tetap atau fixed rate sehingga investor berpotensi mendulang capital gain ketika Bank Indonesia (BI) mulai menurunkan suku bunga acuan atau BI rate. Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Februari 2024, BI rate masih ditahan di level 6%, tetapi diproyeksikan turun tahun ini. Hal itu selaras dengan ekspektasi pelaku pasar bahwa Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga acuan mulai semester II/2024. Saat ini suku bunga The Fed masih ditahan di kisaran 5,25%—5,5%. Penjualan moncer SR020 juga didukung oleh seri SR014 yang jatuh tempo pada 10 Maret 2024. Kala itu, penawaran SR014 mencapai Rp16,7 triliun. Dari penawaran sejak 2019, rata-rata penjualan SR mencapai Rp21,64 triliun. Dari sisi tenor, kemungkinan tenor pendek menjadi pilihan investor karena instrumen yang terbit sejak 2009 itu menawarkan tenor 3 tahun. Senada, General Manager Divisi Wealth Management BNI Henny Eugenia mengatakan minat terhadap SR020 masih tinggi, terlebih tarif pajak obligasi yang terjangkau yakni 10%, sedangkan deposito sebesar 20%. “Kami juga memberikan promo cashback kepada nasabah Emerald BNI untuk pembelian SBN Ritel tahun 2024 khusus untuk dana baru atau fresh fund,” jelasnya. Dari strategi itu, dia percaya penawaran SBN ritel sepanjang tahun ini laris manis karena penjualan ORI025 menyentuh Rp1,83 triliun atau melebihi target Rp1 triliun. Dari situ, perusahaan menargetkan penjualan SBN ritel tahun ini naik 10% secara tahunan.