;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Anak Usaha YKP BRI Penuhi Kebutuhan Pekerja Profesional

01 Mar 2024
PT Karya Prima Sarana Sejahtera (PKSS) yang merupakan anak Yayasan  Kesejahteraan BRI (YKP BRI) dan Dana Pensiun BRI telah berhasil membangun reputasi sebagai penyedia  layanan jasa pengelolaan sumber daya manusia (SDM)  yang efisien dan terpercaya di tingkat nasional. Hal ini sesuai dengan  visi perseroan yang yang ingin menjadi  perusahaan yang terbaik di bisnis SDM di Indonesia dan selalu mengutamakan  kepuasan pelanggan. Untuk mendukung visi itu, PT PKSS memiliki misi menjalankan  dan mengembangkan bisnis SDM di indonesia dan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan. Direktur Utama PT PKSS Revi Rizal Latif mengatakan, melalui pendekatan yang berfokus pada kecocokan yang  antara kebutuhan perusahaan  dan ketrampilan karyawan, PT PKSS telah mampu membantu  perusahaan-perusahaan di Indonesia  untuk meningkatkan  produktivitas dan efisiensi  operasional. (Yetede)

Risiko Turun, Saatnya Mengintip Blue Chip

01 Mar 2024

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup bulan Februari dengan pelemahan 0,17%, Kamis (29/2). Hasil ini membawa IHSG ke posisi 7.316,11. Meski melandai sepekan terakhir, tapi IHSG mampu mengakumulasi penguatan 2,22% dalam periode bulanan. Jika dihitung sejak awal tahun 2023, IHSG masih naik tipis 0,60%. Gerak menanjak IHSG ikut terdorong oleh arus dana dari investor asing yang secara year to date berada di posisi net buy Rp 18,43 triliun. Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengamati, katalis yang menggerakkan IHSG pada Februari berasal dari dalam negeri. Pertama, indikator ekonomi nasional masih menunjukkan fundamental yang kuat. Situasi ini membuka peluang bagi Bank Indonesia untuk memangkas suku bunga pada kuartal II atau kuartal III-2024. Kedua, penyelenggaraan pemilu berlangsung dengan kondusif, dengan hasil yang relatif sesuai perkiraan. Ketiga, musim rilis laporan keuangan menjadi sentimen penggerak pasar, terutama dari saham bank berkapitalisasi pasar jumbo (big caps) yang membukukan pertumbuhan kinerja. Sebaliknya, sentimen eksternal cenderung belum kondusif dengan adanya ketegangan geopolitik di Laut Merah, kontraksi dan resesi ekonomi di sejumlah negara, dan kehati-hatian The Fed memangkas suku bunga acuan.

Head of Research Mirae Asset Sekuritas Robertus Hardy mengatakan, pergerakan positif IHSG di bulan Februari sebagian besar ditopang oleh saham-saham perbankan (lihat tabel). Sebelumnya, sejumlah bank besar mengatakan pertumbuhan kredit tahun ini bisa lebih rendah akibat tingginya suku bunga dan ketidakpastian politik dalam negeri. Memasuki bulan Maret, Robertus menyarankan investor kembali mencermati saham-saham blue chip. Meskipun terdapat potensi peningkatan inflasi yang disebabkan oleh faktor musiman di bulan Ramadan, Robertus meyakini tren penurunan inflasi inti diperkirakan akan berlanjut dan memberikan ruang yang terbatas bagi BI untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat. Analis Stocknow.id Dinda Resty Angira mengatakan, musim pembagian dividen bakal menjadi katalis penting yang mendongkrak saham big caps, terutama perbankan. Sedangkan Ramadan akan menambah daya tarik bagi sektor barang konsumsi dan ritel. Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera, Daniel Agustinus menilai, IHSG masih punya kecenderungan bergerak sideways pada rentang 7.000-7.350 dalam beberapa minggu ke depan. Sedangkan Valdy memprediksi IHSG akan mengalami fluktuasi dalam jangka pendek, tapi dengan kecenderungan menguat dalam rentang 7.200-7.400.

Risiko Keuangan Emiten Meningkat

01 Mar 2024
Sejumlah emiten properti menghadapi risiko keuangan yang lebih besar pada tahun 2024. Hal ini tercermin dari riset yang dirilis Fitch Ratings. Lembaga ini melihat persoalan bisa mengadang emiten properti yang mencatatkan pendapatan pra-penjualan atau marketing sales kurang memuaskan. Menurut Fitch emiten-emiten tersebut  bakal  menghadapi peningkatan risiko refinancing dalam kurun waktu 12-18 bulan ke depan. Kinerja sejumlah emiten properti di tahun 2023 memang belum dirilis. Namun, menurut catatan Fitch,  PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melaporkan penurunan prapenjualan sebesar 26% secara tahunan di tahun 2023. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh pembatalan penjualan di dua proyek utama APLN. Meskipun tren pembatalannya melambat menjelang akhir 2023. Senasib, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menurut Fitch mencatatkan prapenjualan Rp 1,8 triliun pada tahun 2023. Angkanya tergerus 77,78% dibandingkan target 2023 sebesar Rp 3,2 triliun. Fitch menduga hasil tersebut dikarenakan  melemahnya permintaan hunian di areal kelolaan ASRI. Sebagai perbandingan, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melaporkan pertumbuhan prapenjualan sebesar 6% tahun lalu. Fitch pun mengganjar rating BB- untuk BSDE dengan outlook stable. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Vicky Rosalinda melihat penilaian Fitch didasarkan pada penjualan APLN dan ASRI yang turun pada kuartal III 2023. Maka ia menyarankan APLN untuk menggelar strategi demi meningkatkan kinerja tahun ini. Seperti meningkatkan penjualan dan mencari mitra strategis untuk pendanaan proyek. Lantas menjual aset, menerbitkan obligasi atau meminjam ke bank untuk membayar utang obligasi. Sedangkan technical analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora melihat kinerja APLN bisa membaik tahun ini. Terdorong beberapa proyek properti yang dirilis pertengahan 2023. Sedangkan untuk ASRI ia nilai kinerjanya bisa membaik. Selain terdorong tambahan proyek hunian, juga adanya pengurangan utang ASRI 4,2% di kuartal III-2023 menjadi Rp 6,3 triliun. 

Berkah Reguler bagi Bisnis Tol dan JSMR

01 Mar 2024
Kantong PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tahun ini tampaknya bakal bertambah tebal. Ini seiring penyesuaian tarif di sejumlah ruas dan kehadiran jalan tol baru. Di samping itu, rencana divestasi Jasa Marga Transjawa Toll (JTT) juga akan menambah pundi pendapatan JSMR. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, memproyeksi lalu lintas jalan tol yang dikelola JSMR tetap terus meningkat, meski adanya kenaikan tarif. Seperti diketahui pemerintah lewat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memang telah memutuskan kenaikan tarif sejumlah ruas tol. Di antaranya adalah tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ yang akan dinaikkan tarifnya dalam waktu dekat. Penyesuaian tarif gabungan di tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ tersebut sebesar 35,2% daripada tarif yang lama. Ruas Jakarta IC – Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur akan mengalami lonjakan tarif tertinggi sebesar 37,5%. Analis Mandiri Sekuritas Farah Rahmi Oktaviani dan Vanessa Taslim menyebut Jakarta-Cikampek merupakan salah satu tol unggulan JSMR yang menyumbangkan 10,4% terhadap total pendapatan jalan tol pada periode Januari – September 2023. Sementara untuk sumber pendapatan baru, kata Analis Ciptadana Sekuritas Asia Muhammad Gibran, akan didapatkan JSMR dari Seksi 2 Jalan Tol Cinere Serpong. Mandiri Sekuritas memandang bahwa tarif khusus ini untuk mengimbangi dua hal. Pertama, instruksi pemerintah terhadap JSMR untuk mengembangkan jalur baru di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan total belanja modal sebesar Rp 800 miliar. Kedua, keterlambatan penyesuaian tarif sejak tahun 2021, misalnya penyesuaian tarif 33% pada tahun 2021 hanya untuk integrasi antara Jakarta-Cikampek (Elevated) dan jalan tol Japek yang sudah ada. Sementara Nafan menyarankan hold JSMR dengan target harga sebesar Rp 5.600 per saham. Pertimbangan Nafan karena target teoritis harga JSMR berada di posisi tersebut terlebih dahulu, kendati indikator RSI sudah overbought. Adapun Aqil Triyadi, analis Panin Sekuritas merekomendasikan buy JSMR dengan target harga Rp 6.200 per saham. Aqil memproyeksikan  pendapatan JSMR pada tahun ini sebesar Rp 16 triliun, naik dari proyeksi pendapatan tahun 2023 yang sebesar Rp 14,6 triliun.

Singapura Catatkan Kelahiran Terendah Sepanjang Sejarah

01 Mar 2024

Angka kelahiran total di Singapura untuk pertama kalinya dalam sejarah berada di bawah 1, yaitu tepatnya 0,97. Angka kelahiran total yang terus menurun kian menambah tantangan demografi di negara itu karena terjadi bersamaan dengan populasi penduduk yang kian menua. Indranee Rajah, Menteri pada Kantor PM Singapura, Rabu (28/2) menyatakan, angka kelahiran total merupakan jumlah rata-rata bayi yang dilahirkan seorang perempuan selama masa reproduksinya. Dalam lima tahun terakhir, grafik angka kelahiran total Singapura terus menurun. Pada 2019, angka kelahiran total negara itu 1,14. Lalu, pada 2020, angka itu 1,1. Kini, angka itu hanya sebesar 0,97. Tren penurunan angka kelahiran itu juga terjadi di negara maju lainnya, yaitu Korea Selatan dan Jepang. Di Korsel, angka itu kini mencapai 0,72 atau rekor terendah.

Menurut Rajah, ada sejumlah faktor yang membuat angka kelahiran total itu turun. Ia menyebut pandemi Covid-19, yang mengganggu rencana pernikahan ataupun kelahiran, sebagai salah satu faktornya. Seperti di banyak negara maju lainnya, penurunan angka kelahiran total mencerminkan perubahan prioritas dari generasi ke generasi. Kaum muda bisa jadi tidak lagi menganggap memiliki anak sebagai hal yang penting. Rendahnya angka kelahiran total, imbuhnya, berimplikasi serius pada masa depan Singapura. ”Dengan lebih sedikit kelahiran, kita akan menghadapi penyusutan angkatan kerja. Hal itu membuat upaya untuk mempertahankan dinamisme, menarik bisnis global, dan menciptakan peluang bagi generasi berikutnya makin sulit,” katanya kepada The Straits Times.

Untuk menjaga angka kelahiran total, ujarnya, pemerintah menempuh sejumlah cara, salah satunya pembekuan sel telur secara elektif. Sejak diizinkan pada Juni 2023, sekitar 200 perempuan telah melakukan pembekuan sel telur elektif yang dilakukan karena alasan nonmedis. Sebelumnya, perempuan hanya boleh membekukan sel telurnya karena alasan medis. Lalu, untuk mendukung orangtua agar mau memiliki bayi, menurut Rajah, Pemerintah Singapura mulai menerapkan cuti ayah berbayar pada 1 Januari 2024. Setiap ayah berhak atas cuti empat minggu atau bertambah dari sebelumnya selama dua minggu. Pemberi kerja yang bersedia memberikan cuti tambahan itu akan mendapat kompensasi dari pemerintah. (Yoga) 

INSTRUMEN INVESTASI SYARIAH : PENAWARAN SUKUK RITEL DIMULAI

01 Mar 2024

Pemerintah memulai penawaran Surat Berharga Negara (SBN) ritel jenis Sukuk Ritel seri SR020 hari ini hingga 27 Maret 2024 sejalan dengan masa Ramadan pada medio bulan ini. Melalui instrumen tersebut, pemerintah menawarkan SR020 dengan dua pilihan tenor yakni 3 tahun dan 5 tahun. Adapun, SR020 tenor 3 tahun atau SR020 T3 memiliki kupon 6,3%. Sementara itu, SR020 tenor 5 tahun atau SR020 T5 memiliki kupon 6,4%. Kendati hanya selisih 2 tahun dari sisi tenor dan 10 basis poin dari sisi kupon, penawaran SR020 T3 maksimal mencapai Rp5 miliar dan SR020 T5 menyentuh Rp10 miliar. Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kemenkeu Dwi Irianti Hadiningdyah optimistis terhadap penjualan SR020 akan diterima dengan baik oleh investor yang masa penawarannya bersamaan dengan momen Ramadan. Hal itu berbeda dengan penjualan SBN ritel sebelumnya yakni Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI025 yang waktu penawarannya bersamaan dengan momen pemungutan suara Pemilu 2024. Adapun, misi pembangunan infrastruktur juga diharapkan mampu menarik minat investor untuk menggenggam instrumen berbasis syariah itu. Sejalan dengan dimulainya penawaran SR020, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), salah satu mitra distribusi (midis) optimistis terhadap penjualan instrumen SBN ritel kedua tahun ini tersebut. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan penjualan SR020 bakal moncer sejalan dengan literasi keuangan masyarakat dan minat tinggi terhadap instrumen investasi. Daya tarik SR020 berada pada jenis imbal hasil tetap atau fixed rate sehingga investor berpotensi mendulang capital gain ketika Bank Indonesia (BI) mulai menurunkan suku bunga acuan atau BI rate. Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Februari 2024, BI rate masih ditahan di level 6%, tetapi diproyeksikan turun tahun ini. Hal itu selaras dengan ekspektasi pelaku pasar bahwa Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga acuan mulai semester II/2024. Saat ini suku bunga The Fed masih ditahan di kisaran 5,25%—5,5%. Penjualan moncer SR020 juga didukung oleh seri SR014 yang jatuh tempo pada 10 Maret 2024. Kala itu, penawaran SR014 mencapai Rp16,7 triliun. Dari penawaran sejak 2019, rata-rata penjualan SR mencapai Rp21,64 triliun. Dari sisi tenor, kemungkinan tenor pendek menjadi pilihan investor karena instrumen yang terbit sejak 2009 itu menawarkan tenor 3 tahun. Senada, General Manager Divisi Wealth Management BNI Henny Eugenia mengatakan minat terhadap SR020 masih tinggi, terlebih tarif pajak obligasi yang terjangkau yakni 10%, sedangkan deposito sebesar 20%. “Kami juga memberikan promo cashback kepada nasabah Emerald BNI untuk pembelian SBN Ritel tahun 2024 khusus untuk dana baru atau fresh fund,” jelasnya. Dari strategi itu, dia percaya penawaran SBN ritel sepanjang tahun ini laris manis karena penjualan ORI025 menyentuh Rp1,83 triliun atau melebihi target Rp1 triliun. Dari situ, perusahaan menargetkan penjualan SBN ritel tahun ini naik 10% secara tahunan.

KETAHANAN PANGAN : Memperkuat Industri Pupuk Nasional

01 Mar 2024

Krisis pangan yang melanda hampir di seluruh belahan dunia beberapa waktu belakangan membuat pemerintah ketar-ketir terhadap ketahanan pangan nasional. Pabrik amonium nitrat yang semula ditujukan kepada industri bahan peledak pun diminta untuk bisa digunakan oleh industri pupuk. Besarnya impor bahan baku pupuk menjadi perhatian pemerintah di tengah ketatnya pasokan pangan dunia. Alasannya, pupuk merupakan aspek penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Kendala pupuk pun berimbas pada langkah impor bahan pangan. Keberadaan pabrik amonium nitrat milik PT Kaltim Amonium Nitrat di Bontang, Kalimantan Timur diharapkan membuka jalan bagi Indonesia mengurangi impor bahan baku pupuk dan pangan. Untuk diketahui, pabrik amonium nitrat dengan investasi sekitar Rp1,2 triliun itu awalnya ditujukan kepada industri bahan peledak. Bahkan, pabrik tersebut telah mendapatkan permintaan untuk kegiatan pertambangan di Kalimantan Timur. Kepala Negara pun meminta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menambah investasi pabrik amonium nitrat agar tidak perlu lagi melakukan impor. Harapannya, pasokan bahan baku pupuk di dalam negeri tidak lagi terganggu saat terjadi ketidakpastian global, seperti saat meningkatnya ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina. Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa industri pupuk memiliki karakteristik yang berbeda dengan sektor lain karena industri hilirnya lebih dulu terbentuk dibandingkan dengan hulu. Keberadaan pabrik yang dibangun oleh perusahaan patungan PT Pupuk Kaltim dan PT Dahana Investama Corp itu dinilai cukup strategis, karena bakal memproduksi amonium nitrat sebanyak 75.000 ton per tahun. Jumlah tersebut belum termasuk asam nitrat yang bisa digunakan oleh industri pertahanan dan pupuk. Amonium nitrat merupakan bahan baku utama produksi bahan peledak, sehingga diperlukan jaminan suplai yang memadai untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Sejalan dengan pengembangan industri pupuk di Tanah Air, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun dua pabrik pupuk NPK berbasis nitrat untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Menurutnya, masing-masing pabrik tersebut bakal memiliki kapasitas produksi 100.000 ton pupuk NPK per tahun sehingga diharapkan bisa menopang ketahanan pangan nasional. Alasannya, pabrik NPK di Jawa Barat ditargetkan rampung tahun ini, disusul pabrik NPK di Bontang pada tahun berikutnya.

PENGETATAN IMPOR : KEMENDAG GELAR KOORDINASI INTENSIF

01 Mar 2024

Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Perdagangan No. 36/2023 yang mengatur pengetatan pengawasan impor. Direktur Impor Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Arif Sulistyo mengatakan koordinasi itu dilakukan bersama dengan Kemenko Bidang Perekonomian selaku koordinator atas instruksi pengetatan impor. “Hal ini bertujuan untuk memastikan proses bisnis regulasi ini akan berjalan dengan selaras dan lancar sehingga dapat memitigasi risiko dengan baik,” katanya, Kamis (29/2). Sejauh ini, dia melanjutkan Kemendag telah melakukan sosialisasi secara masif mengenai aturan baru yang akan berlaku efektif pada 10 Maret 2024. Sosialisasi melibatkan sejumlah asosiasi serta importir terkait secara daring dan luring. Dia berharap kegiatan sosialisasi itu bisa tersampaikan secara luas dan dapat dipahami secara menyeluruh oleh pelaku usaha. Terkait dengan usulan penundaan aturan itu oleh Kadin Indonesia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan siap membahas lebih lanjut usulan Kadin tersebut. Akan tetapi, dia belum bisa memastikan bakal mengabulkan permintaan penundaan implementasi beleid tersebut. Kadin Indonesia memang meminta implementasi aturan pengetatan pengawasan impor dalam Permendag No. 36/2023 ditunda. Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Indonesia Juan Permata Adoe mengatakan bahwa implementasi aturan impor terbaru itu diperlukan sistem elektronik dan aturan teknis yang memadai paling lambat setidaknya 3—6 bulan sebelum beleid tersebut dijalankan. “Kami mengimbau perlu adanya penambahan grace period selama 3—6 bulan, setelah sistem elektronik terkait serta seluruh peraturan tersedia dan disosialisasikan kepada seluruh stakeholder terkait,” ujar Juan dalam keterangan resmi, Jumat (23/2). Para pengusaha berharap ada kebijakan pengetatan pengawasan impor dari post border menjadi border tidak akan menambah biaya seperti demurrage yang berisiko melemahkan daya saing produk dalam negeri. Sebaliknya, kemudahan berusaha dan ekosistem yang mendukung peningkatan daya saing justru dianggap lebih penting diwujudkan. Sebaliknya, Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) tidak sejalan dengan usulan Kadin Indonesia yang meminta pemerintah menunda implementasi Permendag No. 36/2023 tentang Pengaturan Impor. Wakil Ketua Bidang Logistik Kepelabuhan dan Kepabeanan Badan Pengurus Pusat (BPP) GINSI Erwin Taufan mengatakan bila aturan tersebut ditunda, potensi kerugian importir umum akan berlipat ganda hingga ratusan triliun. Di sisi lain, Erwin menegaskan, jika usulan Kadin untuk menunda aturan tersebut, importir umum akan tumbang dan berpotensi terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 19.800 karyawan.

Penggiat Kreatif Bandung, Beraksi dengan Digitalisasi

01 Mar 2024

Kawasan Tekstil Cigondewah Bandung, Jabar, Kamis (29/2) siang itu sepi. Hanya ada beberapa pekerja yang mengangkat gulungan kain, sisanya duduk menunggu pembeli di Kampung Wisata Kreatif atau KWK itu. Namun, di sudut pasar terdengar riuh suara karyawan menjajakan dagangan. Bukan karena ada pembeli, dua pegawai Toko Queen Textile itu tengah memamerkan produk yang dijual melalui media sosial. ”Ayo kakak silakan di check out keranjang kuningnya. Kita mau tutup empat menit lagi!” teriak pegawai toko yang bertugas menjajakan barang, sementara satu petugas lain mengarahkan kamera ponselnya ke kain yang dijajakan untuk melihat detailnya.

Irwan Harifullah (23) karyawan toko, mengamati kedua rekannya siaran langsung di salah satu aplikasi jual beli. Dari toko virtual itu ribuan pesanan datang dan memberi keuntungan hingga separuh pemasukan toko. ”Rata-rata sebulan pendapatan kotor ratusan juta (rupiah). Hampir setengahnya dari online (daring),” ujar Irwan. Toko ini mulai aktif berjualan daring sejak setahun lalu. Berkreasi dengan membuat video dan siaran adalah cara toko ini bertahan ketika kondisi Pasar Kreatif Cigondewah cenderung sepi. Dian (50) pedagang yang memiliki toko di dekat pintu masuk pasar, hanya bisa bertopang dagu menatap area parkir yang sepi.

”Dulu, parkiran ini penuh mobil pembeli. Sekarang, sebagian besar ini mobil penjual,” ujarnya. Padahal, Kawasan Tekstil Cigondewah (KTC) didapuk menjadi kawasan wisata. Dekat dengan pabrik tekstil dan garmen yang tumbuh di selatan Bandung, pasar ini menjajakan berbagai jenis kain berkualitas dengan harga bersaing. KTC dibangun tahun 2007 dan diisi 110 toko. Selain kain dan produk tekstil lain, pasar ini juga menyediakan potongan sisa produksi yang layak jual dan berkualitas. Pada 2022 Pemkot Bandung memasukkan KTC menjadi kampung wisata kelima di Kota Bandung.

Masuknya sejumlah sentra produksi UMKM untuk meramaikan KWK ini dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Tapi, saat dihantam pandemi tahun 2020, penjualan kain brokat miliknya belum pernah menyamai tahun-tahun sebelumnya. ”Semenjak pandemi, pendapatan sebulan hanya Rp 15 juta. Dulu, saya bisa dapat berpuluh-puluh juta, terutama sebelum Natal dan Lebaran,” kenangnya. Seperti di KTC, pelaku usaha di Kampoeng Radjoet dan KWK lain di Bandung terus berinovasi dan beradaptasi dengan digitalisasi agar bertahan. (Yoga) 

GoTo Andalkan Layanan ”On-Demand” dan Tekfin

29 Feb 2024

Lini bisnis layanan on-demand dan teknologi finansial menjadi andalan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dalam memperluas jangkauan dan monetisasi pasar selama 2024. Kedua lini bisnis ini juga dianggap bisa membantu perseroan mengejar laba. Direktur/Presiden Teknologi Finansial GoTo Hans Patuwo saat sesi paparan publik, Rabu (28/2) di Jakarta, mengatakan, laporan riset E-Conomy SEA2023 yang dirilis Google,Temasek, dan Bain & Company menunjukkan, layanan on-demand, seperti transportasi dan pengantaran makanan, di Indonesia diprediksi akan tumbuh sekitar 20 miliar USD pada 2030. Industri layanan pembayaran digital diperkirakan tumbuh 760 miliar USD dan pembukuan pinjaman digital tumbuh 40 miliar USD pada 2030. ”Riset itu menggambarkan potensi bisnis yang besar bagi segmen on-demand dan teknologi finansial,” ujarnya.

Menurut Hans, pada triwulan IV-2023, adjusted EBITDA, atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang disesuaikan, pada GoTo positif. Nilai adjusted EBITDA GoTo terus membaik dalam tujuh triwulan terakhir. Untuk memperkuat kinerja, GoTo menyusun strategi guna mencapai adjusted EBITDA grup positif tahun 2024. Pilar pertamanya adalah meningkatkan frekuensi pelanggan lamaserta terus memperluas jangkauan pasar, melalui produk-produk yang menjangkau konsumen dengan karakteristik suka memprioritaskan harga, seperti GoCar hemat, GoFood hemat, dan aplikasi GoPay. Pilar keduanya, meningkatkan monetisasi melalui produk teknologi finansial yang mampu menghasilkan take rate atau komisi lebih tinggi, seperti GoPayLater, GoPay Pinjam, dan GoPay Tabungan yang bekerja sama dengan Bank Jago. Di luar kedua pilar itu, perseroan juga berkomitmen disiplin mengelola beban usaha yang mencakup beban infrastruktur dan pengembangan teknologi informasi, beban operasional tetap, serta insentif dan promosi. (Yoga)