;

Berkah Reguler bagi Bisnis Tol dan JSMR

01 Mar 2024 Kontan
Berkah Reguler bagi Bisnis Tol dan JSMR
Kantong PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tahun ini tampaknya bakal bertambah tebal. Ini seiring penyesuaian tarif di sejumlah ruas dan kehadiran jalan tol baru. Di samping itu, rencana divestasi Jasa Marga Transjawa Toll (JTT) juga akan menambah pundi pendapatan JSMR. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, memproyeksi lalu lintas jalan tol yang dikelola JSMR tetap terus meningkat, meski adanya kenaikan tarif. Seperti diketahui pemerintah lewat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memang telah memutuskan kenaikan tarif sejumlah ruas tol. Di antaranya adalah tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ yang akan dinaikkan tarifnya dalam waktu dekat. Penyesuaian tarif gabungan di tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ tersebut sebesar 35,2% daripada tarif yang lama. Ruas Jakarta IC – Pondok Gede Barat/Pondok Gede Timur akan mengalami lonjakan tarif tertinggi sebesar 37,5%. Analis Mandiri Sekuritas Farah Rahmi Oktaviani dan Vanessa Taslim menyebut Jakarta-Cikampek merupakan salah satu tol unggulan JSMR yang menyumbangkan 10,4% terhadap total pendapatan jalan tol pada periode Januari – September 2023. Sementara untuk sumber pendapatan baru, kata Analis Ciptadana Sekuritas Asia Muhammad Gibran, akan didapatkan JSMR dari Seksi 2 Jalan Tol Cinere Serpong. Mandiri Sekuritas memandang bahwa tarif khusus ini untuk mengimbangi dua hal. Pertama, instruksi pemerintah terhadap JSMR untuk mengembangkan jalur baru di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan total belanja modal sebesar Rp 800 miliar. Kedua, keterlambatan penyesuaian tarif sejak tahun 2021, misalnya penyesuaian tarif 33% pada tahun 2021 hanya untuk integrasi antara Jakarta-Cikampek (Elevated) dan jalan tol Japek yang sudah ada. Sementara Nafan menyarankan hold JSMR dengan target harga sebesar Rp 5.600 per saham. Pertimbangan Nafan karena target teoritis harga JSMR berada di posisi tersebut terlebih dahulu, kendati indikator RSI sudah overbought. Adapun Aqil Triyadi, analis Panin Sekuritas merekomendasikan buy JSMR dengan target harga Rp 6.200 per saham. Aqil memproyeksikan  pendapatan JSMR pada tahun ini sebesar Rp 16 triliun, naik dari proyeksi pendapatan tahun 2023 yang sebesar Rp 14,6 triliun.
Download Aplikasi Labirin :