;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

GOTO Ditengah Ancaman Berakhirnya Lock Up Saham Pendiri

04 Mar 2024
Kinerja saham PT GoTo ojek Tokopedia  Tbk (GOTO dikempit para pendiri. Bila para founders menjual kembali saham mereka, analis terancam sentimen berakhirnya masa lock up saham Seri B yang dikempit para pendiri. Bila para founders menjual kembali saham mereka, analis mengingatkan bakal  menimbulkan efek panic selling. Merujuk prospek initial public offering (IPO), perseroan memiliki sebanyak 50 miliar saham seri B yang diantaranya dipegang oleh eks CEO GOTO yaitu Andre Soelistyo sebesar 6.734.025.100 saham; eks Direktur & Co- Founder GOTO Kevin Bryan Aluwi sebesar 3.272.789.432 saham; dan Fomer CEO Tokopeida William Tanuwijaya sebesar 12.588.634.432 saham. (Yetede)

Menilik Utak Atik Direksi di Bank Pelat Merah

04 Mar 2024

Kabar pergantian direksi di sejumlah bank milik negara santer terdengar di pekan rapat umum pemegang saham (RUPS), awal Maret ini. Selain ada direksi yang periode masa jabatannya akan berakhir, ada kursi kosong karena perpindahan direksi ke BUMN lain. Misalnya di PT Bank Mandiri Tbk. Bank ini dipastikan akan punya direktur baru di posisi Direktur Manajemen Risiko. Maklum, Ahmad Siddik Badruddin, yang sebelumnya menjabat posisi tersebut, ditugaskan jadi Direktur Manajemen Pertamina. Selain itu, ada Direktur  Komersial Bank Mandiri Riduan yang bakal habis masa jabatannya. Tapi, menurut kabar beredar, ia berpeluang diangkat kembali karena kinerjanya positif. Kementerian BUMN tampaknya juga memilih kembali menugaskan direksi saat ini. Dus, ada harapan, strategi dan arah bisnis bank masih akan berlanjut. Ini sudah terlihat dalam penyelenggaraan RUPS Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jumat (1/3) lalu. Tiga direksi yang masa jabatannya habis diperpanjang kembali, yakni Catur Budi Harto, Agus Noorsanto dan Agus Sudiarto.

Kementerian BUMN hanya merombak kursi dewan komisaris BRI. Haryo Baskoro Wicaksono yang sebelumnya menjabat Transportasi Gas Indonesia diangkat jadi komisaris independen BRI mengganti Hendrikus Ivo. Haryo juga pernah berkarier di Bank Muamalat serta di FIF Group. Di Bank Negara Indonesia (BNI), ada nama Adi Sulistyowati yang sudah menjabat direksi sejak 2015. Kendati begitu, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, jabatan yang akan jatuh tempo hanya komisaris. Tapi, perombakan bergantung pada keputusan Kementerian BUMN. Bank Tabungan Negara (BTN) punya empat direksi yang masa jabatannya akan selesai, yakni Jasmin, Hirwandi Gafar, Setiyo Wibowo dan Elisabeth Novie Riswanti. BTN juga punya kursi komisaris kosong, yang ditinggalkan Ahdi Jumhari Luddin yang meninggal dunia Agustus 2023. "Kalau direksi mau diangkat kembali atau tidak, itu urusan pemegang saham," ujar Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu. Amin Nurdin, Senior Faculty LPPI, menilai, pergantian direksi dan komisaris Himbara tidak akan dilakukan secara sembrono. OJK pun mengatur ketat syarat seseorang bisa menjadi direksi maupun komisaris bank. Sementara pengamat ekonomi Budi Frensidy menyebut tak menutup kemungkinan bahwa bakal ada semacam pembagian jatah kursi dalam perubahan jajaran manajemen tersebut.

Strategi Pemerintah Tekan Inflasi Bergejolak 8,47%

04 Mar 2024
Pemerintah memastikan akan memitigasi risiko dan potensi terjadinya lonjakan harga pangan menjelang Ramadan dan Lebaran. Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan pangan tetap aman menjelang hari besar umat Islam tersebut.Adapun inflasi harga pangan bergejolak atau volatile food mencapai 8,47% year on year (yoy) pada Februari 2024. Lonjakan inflasi itu dipicu kenaikan harga bahan makanan, terutama beras dan cabai merah.Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, kenaikan harga pangan salah satunya dipengaruhi rendahnya produksi karena dampak cuaca terhadap siklus tanam dan panen. Puncak panen diperkirakan baru terjadi pada April 2024."Pemerintah terus melakukan langkah mitigasi risiko atas potensi terjadinya gejolak harga pangan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri," kata Febrio dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.Beberapa kebijakan yang ditempuh sebagai langkah stabilisasi harga beras antara lain melalui operasi pasar dan pasar murah, dukungan subsidi pupuk. Kemudian, percepatan penyaluran beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP), percepatan impor dan pembatasan pembelian ritel untuk mengantisipasi panic buying.Ia berharap, inflasi volatile food kembali turun di bawah 5% untuk mendukung sasaran pemerintah tahun 2024.

Laba dan Pendapatan ADRO Tertekan

04 Mar 2024
Kinerja keuangan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menyusut. Sepanjang tahun 2023 lalu, pendapatan dan laba bersih emiten tambang batubara ini kompak terkoreksi. ADRO membukukan pendapatan US$ 6,51 miliar sepanjang 2023, turun 20% dari pendapatan di tahun sebelumnya yang mencapai US$ 8,1 miliar. Penyebabnya adalah penurunan harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) sebesar 26% sepanjang tahun lalu. Penurunan ASP ini seiring harga batubara yang kembali normal. Untungnya, koreksi harga jual itu masih diimbangi oleh kenaikan 7% pada volume penjualan yang mencapai 65,71 juta ton. Presiden Direktur dan Chief Executive Officer ADRO, Garibaldi Thohir mengatakan, angka ini melampaui target volume penjualan yang ditetapkan perusahaan, yakni 62 juta ton sampai 64 juta ton batubara. Di sisi lain, beban pokok penjualan ADRO naik 15% yoy menjadi US$ 3,98 miliar dari sebelumnya US$ 3,45 miliar. Kenaikan biaya pokok penjualan terutama karena kenaikan biaya royalti kepada pemerintah yang dibayarkan anak usaha ADRO, yakni PT Adaro Indonesia (AI). Lalu, terdapat kenaikan biaya penambangan dan biaya pemrosesan akibat kenaikan volume produksi. Tahun lalu, volume pengupasan lapisan penutup alias overburden (OB) removal ADRO mengalami kenaikan 22% menjadi 286,35 juta bank cubic meter (bcm). Dari sisi produksi, ADRO memproduksi 65,88 juta ton batubara, naik 5% secara tahunan. Sementara itu, royalti kepada pemerintah naik 19% menjadi US$ 1,46 miliar, dengan beban pajak penghasilan turun 73% menjadi US$ 439 juta. Dengan begitu, ADRO membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 1,64 miliar. Jika dibandingkan dengan 2022, laba bersih ADRO turun hingga 34,17% year on year (yoy). Alhasil, laba per saham ADRO juga menyusut menjadi US$ 0,05309 dari sebelumnya US$ 0,0803. Potensi dividenHead of Investment Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe mengatakan, penurunan kinerja ADRO sudah diperkirakan sebelumnya seiring dengan melemahnya harga batubara sepanjang tahun lalu. Tahun ini, Kiswoyo memperkirakan penurunan harga batubara masih bisa terjadi namun sudah cukup terbatas.

Lebaran Pacu Pembiayaan Kendaraan

04 Mar 2024
Sejumlah multifinance memproyeksikan pembiayaan kendaraan akan meningkat di momentum Ramadan Lebaran. Apalagi, secara histori pembiayaan saat Ramadan juga mendaki selama bertahun-tahun. Mandiri Utama Finance (MUF) menyebut, pembiayaan kendaraan biasanya terjadi di hampir semua segmen pembiayaan kendaraan. Direktur Utama MUF Stanley Setia menargetkan, kenaikan pembiayaan sebesar 10% pada saat Ramadan hingga menjelang Lebaran. Stanley mengatakan, kenaikan pembiayaan baru sudah terjadi pada Januari 2024. MUF telah menyalurkan pembiayaan baru Rp 1,88 triliun, naik lebih dari 7% dibandingkan 2023. Segmen pembiayaan terbesar adalah pembiayaan kendaraan roda empat  sebesar 80%. Anak perusahaan PT Astra International Tbk, PT Federal International Finance (FIF)  juga percaya pembiayaan sepeda motor, khususnya Honda, menjelang Lebaran akan tumbuh sejalan dengan pertumbuhan pasar sepeda motor. Chief Marketing Officer FIF Group Daniel Hartono memperkirakan pasar sepeda motor pada Maret 2024 tumbuh 30%, jika dibandingkan Februari 2024. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) juga optimistis momen Ramadan akan mendongkrak kinerja. Sebab menurut Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman, hampir semua segmen akan mengalami kenaikan pembiayaan baik mobil baru atau bekas. "Selain itu, biasanya akan menjadi momentum sangat baik juga untuk penyaluran pembiayaan multiguna dana tunai, khusunya segmen UMKM yang membutuhkan tambahan modal," ujar dia. Sampai akhir 2024, CNAF menargetkan bisa meningkatkan pembiayaan 15% menjadi Rp 10 triliun. Ristiawan menerangkan hingga Januari 2024, penyaluran pembiayaan baru CNAF mencapai Rp 878 miliar, meningkat 70% secara tahunan. 

Data Ekonomi AS Loyo, Mata Uang Regional Rebound

04 Mar 2024
Dolar Amerika Serikat (AS) cenderung tertekan sebulan terakhir. Data ekonomi AS yang kurang baik mendorong sejumlah mata uang regional rebound. Pada Jumat (1/3), AS mengumumkan bahwa data PMI Manufaktur ISM jatuh ke level 47,8 pada Februari 2024 dari 49,1 pada Januari 2024. Realisasi itu juga jauh dari proyeksi pasar di level 49,5. Alhasil, indeks dolar memperpanjang penurunannya hingga turun di bawah 104. Berdasarkan data Bloomberg, mayoritas mata uang regional menguat dalam sebulan terakhir. Penguatan terbesar dialami JPY dengan kenaikan 2,45%, disusul THB sebesar 1,45%, TWD 0,88%. Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, terjadinya penurunan data ekonomi di AS tidak mengherankan, karena suku bunga yang berada di level tinggi mulai terdampak ke perekonomian AS. Karena itu, Lukman menilai, hal ini bisa menjadi awal dari tanda the Fed bakal mulai dovish. Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menambahkan, potensi pemotongan suku bunga AS sebesar 75-100 basis poin juga akan mendorong mata uang regional. Menurutnya, mata uang rupiah (IDR) dan rupee India (INR) berpotensi menjadi mata uang kawasan Asia yang relatif kuat. Menurut Josua, faktor tersebut akan mendorong semakin atraktifnya aset-aset dalam IDR dan INR. Sehingga, investor asing berpotensi masuk pasar keuangan Indonesia dan India. Hingga akhir tahun, Josua memproyeksikan kurs rupiah akan berada di level Rp 15.100–Rp 15.300 per dollar AS. Lalu, Lukman menilai, mata uang regional yang menarik dicermati adalah dollar Singapura dengan target di akhir tahun 1,31-1,33.

Demi Taylor Swift ”Ngutang” Pun Dijabani

03 Mar 2024

Swifties adalah salah satu fandom artis terbesar di muka Bumi. The Eras Tour akhirnya membuka kesempatan penggemar Taylor Swift, termasuk Swifties Indonesia, untuk bertemu idola. Hati girang tak terkira, persiapan juga polpolan. ”Ini pertemuan pertama kami untuk membahas persiapan konser karena kami beda-beda tempat tinggal,” kata Anggun Mrz (24) lewat Zoom di sebuah restoran di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (28/2). Anggun, Melati Suci (27), Alya Dina (25), dan Ayu Ihsana (25) berkumpul di sana pukul 19.00 seusai kerja. Mereka akan menonton konser pada 9 Maret, hari terakhir konser Taylor Swift di National Stadium, Singapura. Penyanyi asal AS itu menggelar konser enam hari, 2-4 Maret dan 7-9 Maret 2024, sebagai rangkaian The Eras Tour. Demi menyaksikan ”Mbak TayTay”, sebutan sayang untuk Swift, Anggun, Melati, Alya, dan Ayu telah ikut ”berperang” mencari tiket Juli tahun lalu.

Sialnya, mereka gagal. Ketika promotor mengumumkan perilisan tiket tambahan Januari 2024, Alya berburu melalui penyedia jasa titipan (jastip) di X alias Twitter. Jika harga tiket yang mereka incar Rp 1 juta per orang, Alya dan teman-teman membayar Rp 2,5 juta. Harga ini, menurut Anggun, masih masuk akal karena banyak jastip yang menaikkan harga sampai Rp 6 jutaan untuk kategori yang sama. Kalau dihitung-hitung, Anggun, Melati, Alya, dan Ayu mengeluarkan uang Rp 10 juta per orang. Dana ini sudah termasuk tiket konser, transportasi seperti pesawat, penginapan, dan uang jajan. JordyPrayoga (27), karyawan swasta di Jakarta, pun rela harus keluar uang dalam jumlah besar demi bisa melihat langsung penyanyi pujaannya. Ia berpikir, sekarang harus nonton karena belum tentu di konser lain waktu ia bisa.

Lagi pula, lagu karya Swift kini sudah lengkap, punya bermacam genre, mulai dari country-pop hingga menjelajah ke rock, synthpop, hiphop, dan sentuhan R&B. Jordy mengawali perjuangannya bertemu Swift dengan berburu tiket pada Juni 2023. Ia mendapat tiket VIP seharga Rp 6 juta. Saat memesan tiket, Jordy kaget, harga tiket pesawat sudah meroket. Mau tak mau, ia harus membeli dengan harga Rp 4 juta pergi-pulang. Begitu pula tarif hotel yang naik 100 %. Jordy tak punya pilihan, harus sewa penginapan Rp 2 juta untuk dua malam. Total pengeluarannya demi Mbak TayTay mencapai Rp 12 juta, belum termasuk uang makan selama di Singapura dan transportasi. ”Untung uang tiket bisa kuangsur tanpa bunga dengan kartu kredit. Uang tiket dan hotel juga gitu. Hampir setahun aku alokasikan gajiku untuk nyicil. Sekarang sudah lunas,” jelasnya lega. (Yoga) 

Harmoni Sate dan Keroncong

03 Mar 2024

Bambang Margono (63) selama 20 menit, membakar sate hingga setengah matang, mencelupkannya ke dalam saus, dan menunggu hingga bumbu-bumbu meresap sempurna. Asap dari pembakaran sate yang mengumbar ke mana-mana menempel di baju necis pelanggan. Namun, mereka tak peduli. Hari itu, Selasa (27/2) pukul 12.00, hampir semua kursi di Sate Keroncong terisi. Beberapa kipas angin mengusir gerah pelanggan yang tiba silih berganti. Rumah makan di Gang Lele, Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta, itu sederhana saja. Tak jauh dari  para pelanggan yang tengah melahap pesanan, kompor arang untuk meng- godok tongseng terus di kipas hingga kuahnya tak henti bergolak.

”Khasnya semua dimasak dengan arang atau kayu bakar sampai ranting-rantingnya,” ujar Sri Mulyono (59), pemilik Sate Keroncong. Gulai sudah diolah di panci besar sejak pukul 05.30 dan siap empat jam kemudian. Sementara bumbu-bumbu dasar gulai dan tongseng yang disiapkan setiap tiga bulan dihaluskan sampai enam jam, awet disimpan setahun meski tak dimasukkan ke dalam kulkas. Saat disajikan dan dikunyah, sate yang kaya akan rempah berselang-seling dengan sekelumit manis. Daging empuk begitu menor berlumur bumbu yang menambah sedapnya hidangan ditemani bawang merah, tomat, cabai rawit, dan merica. Potongannya lebih besar dibandingkan sate biasa. Sementara gulai dengan kuah panas menyusuri tubuh diiringi kehangatan di sela Harmoni Sate dan Keroncong. Harga seporsi gulai dan tongseng masing-masing Rp 50.000, sementara sate Rp 75.000. Sebagai penawar dahaga, bisa dipilih teh manis panas atau dingin, es jeruk, teh kemasan, serta air mineral.

Sewaktu mencicipi sajian, lamat-lamat terdengar merdunya keroncong yang dilantunkan Joni (62) dan Waluyo (70). Pasangan pengamen itu beraksi di depan Sate Keroncong tanpa mengganggu konsumen. Stoples berisi sumbangan pengunjung ditaruh di atas bangku. Mereka, mendendangkan ”Bandar Jakarta”, ”Bengawan Solo”, ”Jembatan Merah”, ”Sampul Surat”, dan ”Di Bawah Sinar Bulan Purnama”. Alunan yang menghanyutkan kalbu lantas menganyam harmoni dengan cita rasa sate, gulai, atau tongseng. Joni bersama Waluyo yang sudah menghibur pelanggan Sate Keroncong sejak tahun 2000 berasal dari Semarang, Jateng. Mereka mengais rezeki sambil melestarikan kebudayaan Indonesia. Sesekali, lagu pop, dangdut, atau campursari didendangkan agar tamu-tamu tak bosan. ”Dapatnya enggak tentu. Biasanya, sehari Rp 50.000-Rp 75.000 per orang. Kalau lagi ramai, sampai Rp 100.000,” ucap Joni yang bermain gitar. (Yoga) 

Warga Palestina Terpaksa Konsumsi Pakan Ternak

03 Mar 2024

Bencana kelaparan menyiksa warga Palestina di Jalur Gaza. Kepungan militer Israel membuat truk-truk pengangkut bantuan sosial yang menyeberang dari Mesir lamban datang. Tiadanya bantuan makanan membuat warga Palestina terpaksa mengonsumsi pakan ternak untuk bertahan hidup. Namun, setelah berhari-hari bertahan hidup dengan mengonsumsi pakan ternak, kini pilihan itu pun menipis. Abu Qussay Abu Nasser, warga Gaza, terpaksa mencari-cari tanaman panirak (Malva sylvestris) yang biasanya tumbuh liar di padang rumput ataupun di pinggir jalan. Tanaman berbunga ungu ini aman diolah untuk makan meskipun selama ini masyarakat tidak menganggapnya sebagai sumber pangan.

”Panirak sekarang sudah jarang sekali. Banyak orang memetiknya saking tidak ada makanan,” kataAbu Nasser kepada kantor berita Turki, Anadolu, Jumat (1/3). Panirak bukan pilihan pertama Abu Nasser. Sebelumnya, ia pergi ke pasar di Jabaliyya untuk mencari jagung kering dan jelai sisa. Biasanya, biji-bijian ini dipakai untuk pakan ternak. Ketika tiba di pasar, pakan ternak sekalipun sudah habis terjual. Di beberapa wilayah, warga mengeluhkan harga pakan ternak yang melejit. Satu karung 3 kg dibanderol dengan harga 60-80 shekel atau Rp 3 juta. Padahal, warga Gaza sudah serba kekurangan sejak Israel melakukan invasi per Oktober 2023. ”Kemarin, kami sekeluarga masing-masing hanya memakan sebutir kurma. Saya harus mencari makanan, anak-anak menangis kelaparan,” kata Abu Nasser.

Data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (UNOCHA) memperlihatkan, sedikitnya 576.000 warga Gaza, seperempat dari total populasi di enklave tersebut, tinggal satu tahap masuk kategori kelaparan. Sejumlah tenaga medis menuturkan, banyak pasien anak di rumah-rumah sakit sekarat dan meninggal akibat malanutrisi dan dehidrasi. Bantuan untuk warga Gaza pun lamban bergulir. ”Segala sistem layanan masyarakat di Gaza sudah ambruk,” kata Jubir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Christian Lindmeier. Ia menjelaskan, anak-anak berumur 6-59 bulan menderita kelaparan akut. Angka kelaparan mereka 16,2 %. Padahal, WHO menetapkan ambang batas bahaya kelaparan tertinggi di dunia adalah 15 %. (Yoga) 

Anak Muda Bertahan, Bulan ke Bulan

03 Mar 2024

Konsultan keuangan dan pendiri Mind Money Balance, Lindsay Bryan-Podvin, mengatakan, milenial dan gen Z menghadapi banyak persoalan ekonomi, mulai dari krisis kemampuan membeli rumah, utang pinjaman sekolah atau kuliah, hingga tingginya biaya pengasuhan anak. Kondisi ini membuat mereka tidak mudah memasuki kehidupan finansial orang dewasa. Impian menjadi kaya di kalangan mereka pun menguat. ”Gaya hidup kelas menengah terasa di luar jangkauan. Padahal, setiap hari mereka dicekoki cerita dan gambaran di media sosial yang menunjukkan orang yang lebih kaya tampak lebih bahagia,” kata Bryan-Podvin. Untuk bisa hidup lebih kaya, gen Z menginginkan gaji lebih tinggi. Survei terbaru Redfield and Wilton Strategies menyebutkan, di AS, gen Z menilai gaji tahunan sebesar 74.000 USD atau Rp 1,2 miliar tidak masuk dalam kelompok kelas menengah.

Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, rata-rata kekayaan bersih gen Z adalah yang terendah. Menurut Bank Sentral AS, individu di bawah usia 35 tahun memiliki kekayaan bersih rata-rata 39.000 USD. Tidak hanya kekayaan bersih mereka lebih rendah, gaji rata-rata gen Z juga lebih rendah ketimbang generasi lain sehingga sulit untuk menyewa apartemen, membeli mobil, atau sekadar makan enak. Menurut survei American Staffing Association dan Harris Poll terhadap 2.000 orang dewasa AS, pekan lalu, 66 % karyawan berusia 18-27 tahun berniat meminta kenaikan gaji tahun ini. Mereka khawatir gaji mereka tak bisa mengimbangi inflasi. Generasi milenial dan gen Z mengaku harus hidup dari gaji ke gaji karena gaji mereka habis untuk membayar tagihan dan belanja kebutuhan primer.

Banyak yang mengaku berada dalam situasi seperti itu karena harus membiayai anggota keluarga lainnya dan memiliki utang yang besar. Sebenarnya mereka ingin berinvestasi, tetapi masalahnya tidak ada sisa uang untuk berinvestasi. Survei perusahaan konsultan Deloitte pada 2023 terhadap 22.000 milenial dan gen Z di seluruh dunia menemukan makin banyak anak muda mencari kerja sampingan demi menambah penghasilan. Untuk menghemat uang, anak muda di AS mulai banyak yang memilih menyimpan dan bertransaksi dengan uang tunai. Alasannya, memegang uang tunai lebih mudah dikendalikan ketimbang bertransaksi melalui e-wallet di ponsel. Cara bersiasat lain adalah sejumlah anak muda memilih tinggal bersama orangtua mereka. Bahkan, menurut BBC, 25 Januari 2024, mengutip laporan PewResearch, menyebutkan, anak muda usia 18-34 tahun mengaku masih dibantu orangtua untuk membayar kebutuhan, seperti uang pulsa ponsel, tagihan internet, bahkan kebutuhan sehari-hari. (Yoga)