Pro Kontra Rencana Kenaikan Tarif KRL
Kemenhub dan PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter)
masih membahas penyesuaian tarif KRL Jabodetabek yang memungkinkan adanya
kenaikan tarif tahun ini. Namun, sejumlah penumpang merasa terbebani jika tarif
KRL Jabodetabek dinaikkan. Jubir Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, kenaikan
tarif KRL masih dalam pembahasan internal bersama para pemangku kepentingan.
”Nanti pada saatnya akan kami sampaikan kepada masyarakat,” katanya, Kamis
(29/2). Dirut PT KAI Commuter Asdo Artriviyanto sempat menyampaikan wacana kenaikan
tarif KRL pada Kamis (11/1). Dia mengatakan, pihaknya menunggu kebijakan Kemenhub
terkait tarif KRL yang memang tidak naik sejak 2016. Hingga kini, tarif KRL
ditentukan secara progresif. Tarif terdiri atas dua komponen, yaitu tarif dasar
untuk 25 km dan tarif lanjutan progresif setiap 10 km.
Sejauh ini tarif dasar 25 km pertama adalah Rp 3.000. Jika
penumpang menggunakan layanan KRL lebih dari 25 km, akan dikenai tarif lanjutan
Rp 1.000 per 10 km. Di sisi lain, rata-rata upah minimum regional Jabodetabek
mengalami kenaikan setiap tahun. Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian dan
Angkutan Antarkota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Aditya Dwi
Laksana berpendapat, penyesuaian tarif KRL Jabodetabek sebenarnya dapat dilakukan.
Dia menjelaskan, penyesuaian tarif diperlukan untuk mengurangi beban APBN yang
sudah cukup terbebani oleh skema subsidi (public service obligation/PSO) untuk
operasionalisasi KRL Jabodetabek Aryo (32), warga Jaksel, tidak setuju tarif
KRL naik. Dia menilai, kenaikan tariff KRL Jabodetabek membuat sejumlah
penumpang beralih ke transportasi pribadi, termasuk dirinya. ”Terlebih kalau
penumpang cuma naik sebentar, tapi tarifnya besar, pasti tidak mau,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Perdagangan AS-China
Pemerintah Siap Sasar Pajak Pedagang Online
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023