;

Industri Menginspirasi Siswa Vokasi untuk Sukses

Ekonomi Yoga 01 Mar 2024 Kompas
Industri Menginspirasi
Siswa Vokasi untuk Sukses

Kemitraan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan industri bukan sekadar untuk memastikan peserta didik cakap dalam bekerja. Lebih dari itu, kolaborasi ini diharapkan menginspirasi siswa untuk menggali potensi diri mereka saat berkecimpung di dunia kerja. Dani Sugianto, alumnus SMK Negeri 9 Bandung, tampil percaya diri saat dipanggil ke atas panggung untuk gelar wicara di acara L’Oréal Hairducation: Cetak Generasi Muda Siap Kerja di Industri Tata Rambut Indonesia, Rabu (28/2) di Jakarta. Saat masih sekolah hingga lulus tahun 2018, Dani merupakan salah satu peserta program L’Oréal Hairducation. ”Saya awalnya bingung, ketika lulus mau jadi apa. Tahunya paling nanti kerja di salon.

Setelah ikut program L’Oréal Hairducation di sekolah, saya menjadi tahu bidang tata rambut ini luas dan menjanjikan. Bisa jadi hairdresser, influencer, bisnis salon, sampai menjadi pendidik atau edukator. Wawasan saya jadi terbuka, dunia kecantikan luas sekali,” tutur Dani. Dani, akhirnya mengembangkan sayapnya menjadi edukator termuda di L’Oréal Professionnel Indonesia. Dia juga dipuji karena mampu menggali tren terbaru pewarnaan rambut tanpa bleaching supaya rambut tidak mudah rusak. Dani makin tertantang untuk terus mengembangkan iri di industri tata kecantikan. ”Industri ini tidak bisa digantikan dan perkembangannya pesat,” kata Dani.

Kentri Grata, alumnus SMK Negeri 4 Surakarta, mengatakan, ketika sekolah bersentuhan dengan industri, siswa terbantu untuk memahami masa depan mereka. Kentri pun meeraih prestasi sebagai pemenang kompetisi World Skills ASEAN. Sekarang, dia akan kembali berkompetisi di tingkat dunia di Perancis. Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati mengatakan, pendidikan vokasi tidak sekadar melatih untuk ahli di bidangnya. Lebih dari itu, vokasi membekali kemampuan pembelajar sepanjang hayat dengan membangun kemampuan belajar dan berpikir yang kuat. ”Beberapa waktu lalu, banyak pekerja atau profesi yang tidak dianggap penting, seperti bidang kecantikan dan tata rambut, tetapi kini menentukan keseharian kita. Dukungan industri tidak sekadar meningkatkan keterampilan, yang penting justru membentuk perilaku dan sikap profesional untuk membuat pekerjaan itu bermartabat,” kata Kiki. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :