Serbuan Mobil Listrik China
”Menukar” (tukar tambah) mobil premium Eropa dengan mobil
listrik BYD, produksi China dengan tahun produksi mobil BYD lebih muda, bahkan dengan
fitur lebih lengkap, tak harus menguras tabungan, karena PT BYD Motor Indonesia
pada Kamis (15/2) di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di Jakarta
mengumumkan harga mobil listriknya yang lebih murah dari pesaingnya. BYD
termasuk mobil yang fungsional untuk menjelajahi Jakarta yang memberlakukan
aturan ganjil genap di sejumlah jalan protokol. Di Jakarta, penjualan kendaraan
listrik diuntungkan dengan regulasi ganjil genap yang tak berlaku bagi kendaraan
listrik.
Di Eropa, konsumen dibuai dengan harga jual beberapa mobil
listrik dari China yang mencapai 50 % harga mobil produksi Eropa. Pabrikan
Eropa pun pusing dibuatnya. Persoalannya, Eropa kini tak hanya dibanjiri mobil
listrik yang murah, tetapi juga berkualitas. Mobil listrik BYD, misalnya,
istilahnya juga bukan ”kaleng-kaleng”. Akhir pecan lalu, BYD meluncurkan supercar
listrik Yangwang U9, yang menggetarkan Lamborghini dan Ferrari, karena motor
listrik bertenaga 1.287 tenaga kuda itu akan mampu melesatkan Yangwang U9 dari 0-100
kilometer per jam hanya dalam 2,36 detik. Sebagai pembanding, berdasarkan
informasi dari situs Ferrari, mobil Ferrari SF90 melahap kecepatan 0-100
kilometer per jam dalam 2,5 detik.
Untuk mengatasi serbuan kendaraan listrik China, industri otomotif
Eropa kini sedang memutar otak, mulai dari menekan biaya produksi, meniru
sistem rantai produksi Airbus, hingga meninjau ulang sejumlah regulasi yang
memberatkan produsen otomotif Eropa. Namun, China sedang tak mudah dikalahkan.
China sedang memimpin pasar. Menurut Asosiasi Manufaktur Otomotif China, pada
tahun 2023, China telah menyalip Jepang sebagai eksportir otomotif terbesar
dunia. Dua minggu lalu, New York Times, misalnya, sampai mengupas BYD yang
disebutnya sebagai ”pembunuh” Tesla. Selain lebih murah, kualitas kendaraan
listrik China kini juga mencengangkan. Dalam ajang IIMS 2024, untuk kategori
”electric vehicle”, 5 dari 10 jenis penghargaan direbut oleh mobil listrik
China. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023