;

Serbuan Mobil Listrik China

28 Feb 2024 Kompas
Serbuan Mobil Listrik China

”Menukar” (tukar tambah) mobil premium Eropa dengan mobil listrik BYD, produksi China dengan tahun produksi mobil BYD lebih muda, bahkan dengan fitur lebih lengkap, tak harus menguras tabungan, karena PT BYD Motor Indonesia pada Kamis (15/2) di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di Jakarta mengumumkan harga mobil listriknya yang lebih murah dari pesaingnya. BYD termasuk mobil yang fungsional untuk menjelajahi Jakarta yang memberlakukan aturan ganjil genap di sejumlah jalan protokol. Di Jakarta, penjualan kendaraan listrik diuntungkan dengan regulasi ganjil genap yang tak berlaku bagi kendaraan listrik.

Di Eropa, konsumen dibuai dengan harga jual beberapa mobil listrik dari China yang mencapai 50 % harga mobil produksi Eropa. Pabrikan Eropa pun pusing dibuatnya. Persoalannya, Eropa kini tak hanya dibanjiri mobil listrik yang murah, tetapi juga berkualitas. Mobil listrik BYD, misalnya, istilahnya juga bukan ”kaleng-kaleng”. Akhir pecan lalu, BYD meluncurkan supercar listrik Yangwang U9, yang menggetarkan Lamborghini dan Ferrari, karena motor listrik bertenaga 1.287 tenaga kuda itu akan mampu melesatkan Yangwang U9 dari 0-100 kilometer per jam hanya dalam 2,36 detik. Sebagai pembanding, berdasarkan informasi dari situs Ferrari, mobil Ferrari SF90 melahap kecepatan 0-100 kilometer per jam dalam 2,5 detik.

Untuk mengatasi serbuan kendaraan listrik China, industri otomotif Eropa kini sedang memutar otak, mulai dari menekan biaya produksi, meniru sistem rantai produksi Airbus, hingga meninjau ulang sejumlah regulasi yang memberatkan produsen otomotif Eropa. Namun, China sedang tak mudah dikalahkan. China sedang memimpin pasar. Menurut Asosiasi Manufaktur Otomotif China, pada tahun 2023, China telah menyalip Jepang sebagai eksportir otomotif terbesar dunia. Dua minggu lalu, New York Times, misalnya, sampai mengupas BYD yang disebutnya sebagai ”pembunuh” Tesla. Selain lebih murah, kualitas kendaraan listrik China kini juga mencengangkan. Dalam ajang IIMS 2024, untuk kategori ”electric vehicle”, 5 dari 10 jenis penghargaan direbut oleh mobil listrik China. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :