Rumah Tropis Jadi Pilihan Milenial
Rancangan rumah di daerah tropis seperti Indonesia tidak
hanya mempertimbangkan iklim, tetapi juga kebiasaan warga. Kebiasaan yang sudah
terbentuk itu dapat diimplementasikan dalam pembangunan rumah. ”Sejatinya, kita
adalah manusia outdoor, aktivitas banyak dilakukan di luar rumah dengan interaksi
sosial tinggi. Lihat saja, jiwa gotong royong kita juga tinggi,” kata arsitek
Yori Antar dalam peluncuran Kluster Agra Suvarna Sutera di Tangerang, Banten,
Selasa (27/2). Kebiasaan dan kebutuhan ini dapat diakomodasi dalam rumah modern
dengan ruang-ruang terbuka. Ruang tanpa sekat ini membuat keluarga dapat
berinteraksi dengan akrab. Ruang keluarga yang bersambung dengan ruang makan
dan dapur membuat keluarga dapat saling berbicara satu sama lain.
”Ada teras di rumah tropis, Fungsinya untuk mendinginkan
udara panas,” kata Yori. Dia mencermati, perumahan yang dibangun Belanda seperti
di Menteng, Jakpus, yang sudah disesuaikan dengan iklim. Rumah dibangun dengan
ruang besar, taman, dan teras yang mengelilingi rumah, tidak hanya untuk
keindahan, tetapi juga berfungsi meredam panas dan ventilasi silang dengan
langit-langit tinggi dan berbagai bukaan. Kebiasaan dan penyesuaian itu dapat
diaplikasikan pada perumahan modern dan disukai kalangan muda yang mulai mencari
rumah tinggal. Dengan konsep itu, Yori merancang Kluster Agra dari Suvarna
Sutera. Kluster ini berkonsep tropis sesuai dengan iklim Indonesia.
Pangsa pasarnya adalah generasi milenial. ”Layout juga
multifungsi, bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan penghuninya,” ujar Henny Meyliana,
Marketing & Sales Director Suvarna Sutera. Agra merupakan kluster pertama
dari superkluster Cemara dengan luas lahan 1,9 hektar dan nilai pengembangan
sebesar Rp 765 miliar. Luasan rumah di kluster ini dimulai dari 105 meter
persegi hingga tipe sudut dengan luasan 165 meter persegi. Menurut survei yang
dipaparkan Henny, kelompok usia milenial paling banyak menginginkan rumah tapak
dengan luasan mulai 60-100 meter persegi (38,6 persen) dan 100-150 meter persegi
(27 %). Dari kisaran harga, milenial tertarik pada rumah dengan rentang harga
Rp 400 juta-Rp 1 miliar per unit (32,2 %) dan Rp 1 miliar-Rp 3 miliar per unit
(35,7 %). Kluster Agra ditawarkan mulai Rp 1,3 miliar untuk harga perdananya. (Yoga)
Postingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023