;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

KETAHANAN PANGAN : Memperkuat Industri Pupuk Nasional

01 Mar 2024

Krisis pangan yang melanda hampir di seluruh belahan dunia beberapa waktu belakangan membuat pemerintah ketar-ketir terhadap ketahanan pangan nasional. Pabrik amonium nitrat yang semula ditujukan kepada industri bahan peledak pun diminta untuk bisa digunakan oleh industri pupuk. Besarnya impor bahan baku pupuk menjadi perhatian pemerintah di tengah ketatnya pasokan pangan dunia. Alasannya, pupuk merupakan aspek penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Kendala pupuk pun berimbas pada langkah impor bahan pangan. Keberadaan pabrik amonium nitrat milik PT Kaltim Amonium Nitrat di Bontang, Kalimantan Timur diharapkan membuka jalan bagi Indonesia mengurangi impor bahan baku pupuk dan pangan. Untuk diketahui, pabrik amonium nitrat dengan investasi sekitar Rp1,2 triliun itu awalnya ditujukan kepada industri bahan peledak. Bahkan, pabrik tersebut telah mendapatkan permintaan untuk kegiatan pertambangan di Kalimantan Timur. Kepala Negara pun meminta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menambah investasi pabrik amonium nitrat agar tidak perlu lagi melakukan impor. Harapannya, pasokan bahan baku pupuk di dalam negeri tidak lagi terganggu saat terjadi ketidakpastian global, seperti saat meningkatnya ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina. Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa industri pupuk memiliki karakteristik yang berbeda dengan sektor lain karena industri hilirnya lebih dulu terbentuk dibandingkan dengan hulu. Keberadaan pabrik yang dibangun oleh perusahaan patungan PT Pupuk Kaltim dan PT Dahana Investama Corp itu dinilai cukup strategis, karena bakal memproduksi amonium nitrat sebanyak 75.000 ton per tahun. Jumlah tersebut belum termasuk asam nitrat yang bisa digunakan oleh industri pertahanan dan pupuk. Amonium nitrat merupakan bahan baku utama produksi bahan peledak, sehingga diperlukan jaminan suplai yang memadai untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Sejalan dengan pengembangan industri pupuk di Tanah Air, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun dua pabrik pupuk NPK berbasis nitrat untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Menurutnya, masing-masing pabrik tersebut bakal memiliki kapasitas produksi 100.000 ton pupuk NPK per tahun sehingga diharapkan bisa menopang ketahanan pangan nasional. Alasannya, pabrik NPK di Jawa Barat ditargetkan rampung tahun ini, disusul pabrik NPK di Bontang pada tahun berikutnya.

PENGETATAN IMPOR : KEMENDAG GELAR KOORDINASI INTENSIF

01 Mar 2024

Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Perdagangan No. 36/2023 yang mengatur pengetatan pengawasan impor. Direktur Impor Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Arif Sulistyo mengatakan koordinasi itu dilakukan bersama dengan Kemenko Bidang Perekonomian selaku koordinator atas instruksi pengetatan impor. “Hal ini bertujuan untuk memastikan proses bisnis regulasi ini akan berjalan dengan selaras dan lancar sehingga dapat memitigasi risiko dengan baik,” katanya, Kamis (29/2). Sejauh ini, dia melanjutkan Kemendag telah melakukan sosialisasi secara masif mengenai aturan baru yang akan berlaku efektif pada 10 Maret 2024. Sosialisasi melibatkan sejumlah asosiasi serta importir terkait secara daring dan luring. Dia berharap kegiatan sosialisasi itu bisa tersampaikan secara luas dan dapat dipahami secara menyeluruh oleh pelaku usaha. Terkait dengan usulan penundaan aturan itu oleh Kadin Indonesia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan siap membahas lebih lanjut usulan Kadin tersebut. Akan tetapi, dia belum bisa memastikan bakal mengabulkan permintaan penundaan implementasi beleid tersebut. Kadin Indonesia memang meminta implementasi aturan pengetatan pengawasan impor dalam Permendag No. 36/2023 ditunda. Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Kadin Indonesia Juan Permata Adoe mengatakan bahwa implementasi aturan impor terbaru itu diperlukan sistem elektronik dan aturan teknis yang memadai paling lambat setidaknya 3—6 bulan sebelum beleid tersebut dijalankan. “Kami mengimbau perlu adanya penambahan grace period selama 3—6 bulan, setelah sistem elektronik terkait serta seluruh peraturan tersedia dan disosialisasikan kepada seluruh stakeholder terkait,” ujar Juan dalam keterangan resmi, Jumat (23/2). Para pengusaha berharap ada kebijakan pengetatan pengawasan impor dari post border menjadi border tidak akan menambah biaya seperti demurrage yang berisiko melemahkan daya saing produk dalam negeri. Sebaliknya, kemudahan berusaha dan ekosistem yang mendukung peningkatan daya saing justru dianggap lebih penting diwujudkan. Sebaliknya, Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) tidak sejalan dengan usulan Kadin Indonesia yang meminta pemerintah menunda implementasi Permendag No. 36/2023 tentang Pengaturan Impor. Wakil Ketua Bidang Logistik Kepelabuhan dan Kepabeanan Badan Pengurus Pusat (BPP) GINSI Erwin Taufan mengatakan bila aturan tersebut ditunda, potensi kerugian importir umum akan berlipat ganda hingga ratusan triliun. Di sisi lain, Erwin menegaskan, jika usulan Kadin untuk menunda aturan tersebut, importir umum akan tumbang dan berpotensi terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 19.800 karyawan.

Penggiat Kreatif Bandung, Beraksi dengan Digitalisasi

01 Mar 2024

Kawasan Tekstil Cigondewah Bandung, Jabar, Kamis (29/2) siang itu sepi. Hanya ada beberapa pekerja yang mengangkat gulungan kain, sisanya duduk menunggu pembeli di Kampung Wisata Kreatif atau KWK itu. Namun, di sudut pasar terdengar riuh suara karyawan menjajakan dagangan. Bukan karena ada pembeli, dua pegawai Toko Queen Textile itu tengah memamerkan produk yang dijual melalui media sosial. ”Ayo kakak silakan di check out keranjang kuningnya. Kita mau tutup empat menit lagi!” teriak pegawai toko yang bertugas menjajakan barang, sementara satu petugas lain mengarahkan kamera ponselnya ke kain yang dijajakan untuk melihat detailnya.

Irwan Harifullah (23) karyawan toko, mengamati kedua rekannya siaran langsung di salah satu aplikasi jual beli. Dari toko virtual itu ribuan pesanan datang dan memberi keuntungan hingga separuh pemasukan toko. ”Rata-rata sebulan pendapatan kotor ratusan juta (rupiah). Hampir setengahnya dari online (daring),” ujar Irwan. Toko ini mulai aktif berjualan daring sejak setahun lalu. Berkreasi dengan membuat video dan siaran adalah cara toko ini bertahan ketika kondisi Pasar Kreatif Cigondewah cenderung sepi. Dian (50) pedagang yang memiliki toko di dekat pintu masuk pasar, hanya bisa bertopang dagu menatap area parkir yang sepi.

”Dulu, parkiran ini penuh mobil pembeli. Sekarang, sebagian besar ini mobil penjual,” ujarnya. Padahal, Kawasan Tekstil Cigondewah (KTC) didapuk menjadi kawasan wisata. Dekat dengan pabrik tekstil dan garmen yang tumbuh di selatan Bandung, pasar ini menjajakan berbagai jenis kain berkualitas dengan harga bersaing. KTC dibangun tahun 2007 dan diisi 110 toko. Selain kain dan produk tekstil lain, pasar ini juga menyediakan potongan sisa produksi yang layak jual dan berkualitas. Pada 2022 Pemkot Bandung memasukkan KTC menjadi kampung wisata kelima di Kota Bandung.

Masuknya sejumlah sentra produksi UMKM untuk meramaikan KWK ini dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Tapi, saat dihantam pandemi tahun 2020, penjualan kain brokat miliknya belum pernah menyamai tahun-tahun sebelumnya. ”Semenjak pandemi, pendapatan sebulan hanya Rp 15 juta. Dulu, saya bisa dapat berpuluh-puluh juta, terutama sebelum Natal dan Lebaran,” kenangnya. Seperti di KTC, pelaku usaha di Kampoeng Radjoet dan KWK lain di Bandung terus berinovasi dan beradaptasi dengan digitalisasi agar bertahan. (Yoga) 

GoTo Andalkan Layanan ”On-Demand” dan Tekfin

29 Feb 2024

Lini bisnis layanan on-demand dan teknologi finansial menjadi andalan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dalam memperluas jangkauan dan monetisasi pasar selama 2024. Kedua lini bisnis ini juga dianggap bisa membantu perseroan mengejar laba. Direktur/Presiden Teknologi Finansial GoTo Hans Patuwo saat sesi paparan publik, Rabu (28/2) di Jakarta, mengatakan, laporan riset E-Conomy SEA2023 yang dirilis Google,Temasek, dan Bain & Company menunjukkan, layanan on-demand, seperti transportasi dan pengantaran makanan, di Indonesia diprediksi akan tumbuh sekitar 20 miliar USD pada 2030. Industri layanan pembayaran digital diperkirakan tumbuh 760 miliar USD dan pembukuan pinjaman digital tumbuh 40 miliar USD pada 2030. ”Riset itu menggambarkan potensi bisnis yang besar bagi segmen on-demand dan teknologi finansial,” ujarnya.

Menurut Hans, pada triwulan IV-2023, adjusted EBITDA, atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang disesuaikan, pada GoTo positif. Nilai adjusted EBITDA GoTo terus membaik dalam tujuh triwulan terakhir. Untuk memperkuat kinerja, GoTo menyusun strategi guna mencapai adjusted EBITDA grup positif tahun 2024. Pilar pertamanya adalah meningkatkan frekuensi pelanggan lamaserta terus memperluas jangkauan pasar, melalui produk-produk yang menjangkau konsumen dengan karakteristik suka memprioritaskan harga, seperti GoCar hemat, GoFood hemat, dan aplikasi GoPay. Pilar keduanya, meningkatkan monetisasi melalui produk teknologi finansial yang mampu menghasilkan take rate atau komisi lebih tinggi, seperti GoPayLater, GoPay Pinjam, dan GoPay Tabungan yang bekerja sama dengan Bank Jago. Di luar kedua pilar itu, perseroan juga berkomitmen disiplin mengelola beban usaha yang mencakup beban infrastruktur dan pengembangan teknologi informasi, beban operasional tetap, serta insentif dan promosi. (Yoga) 

Divestasi Tak Jamin Kenaikan Harga Saham Vale Indonesia

29 Feb 2024

Saham perusahaan tambang nikel PT ValeIndonesia Tbk yang tercatat di bursa dengan nama INCO naik sesaat pascadivestasi saham, Senin (26/2). Namun, tren ini dinilai analis tidak akan bertahan lama karena factor eksternal yang memengaruhi perdagangan komoditas nikel. Pada perdagangan sesi pertama Rabu (28/2), harga saham INCO menyentuh angka tertinggi Rp 4.120 per lembar, setelah terus naik pada kisaran Rp 3.800 per lembar sejak dua hari sebelumnya. Namun, harga itu mulai turun di pengujung perdagangan sesi pertama. ”Menurut saya, ini karena sentimen divestasi berakhir. Sekarang INCO mencapai fase jenuh jual dan mulai rebound,” kata pengamat pasar modal sekaligus founder WH-Project, William Hartanto.

Sentimen itu terjadi setelah Pemerintah Indonesia melalui PT Mineral Industri Indonesia Persero (Mind Id) resmi mengakuisisi 14 % saham dari perusahaan pengendali lain, yakni Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM). Dengan itu, perusahaan induk (holding) industri pertambangan BUMN itu menjadi pemegang saham mayoritas, sebesar 34 %. Analis Henan Putihrai Sekuritas, Ezaridho Ibnutama, berpendapat, kenaikan harga saham INCO hanya akan terjadi sesaat. Bahkan, harga cenderung turun setelah PT Vale Indonesia Tbk menawarkan right issue atau saham baru kepada investor di Bursa Efek Indonesia dengan harga Rp 3.050 per lembar. Harga tersebut adalah harga divestasi yang disepakati bersama. ”Top-line (pendapatan) dan bottom-line (laba bersih) INCO akan mengalami kontraksi sampai tahun depan jika kondisi ekonomi global masih ada banyak ketidakpastian,” ujarnya. (Yoga) 

Pertumbuhan Ekonomi 2023

29 Feb 2024
Lanskap Kota Jakarta yang dipenuhi dengan gedung bertingkat yang telah selesai dibangun terlihat pada Rabu (28/2/2024). Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada 2023 perekonomian Indonesia hanya tumbuh 5,05 persen secara tahunan. Capaian ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada 2022 yang mencapai 5,31 persen. (Yoga)

Sejumlah Bank Gelar Pameran Dorong Kredit Konsumer

29 Feb 2024
Menggelar pameran masih menjadi salah satu strategi andalan perbankan untuk mendorong penyaluran kredit perbankan kredit konsumer. Seperti yang dilakukan PT bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mega Tbk yang awal tahun ini sudah menggelar pameran produk konsumer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bank Indonesia (BI) dalam data uang beredar menunjukkan bahwa kredit konsumer pada januari 2024 tumbuh 9,5% secara year on year (yoy) menjadi Rp2.006,3 triliun, lebih tinggi  dibandingkan Desember 2023 sebesar 8,9% (yoy). Apabila dirinci, penyumbang pertumbuhan adalah kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit multiguna yang masing-masing tumbuh 12,6% (yoy) dan 7,3% (yoy) pada Januari 2024, dibandingkan Desember 2023 yang tumbuh 13,2% (yoy). (Yetede)

Petrindo Jaya Tuntaskan Akuisisi Tambang Batu Bara Indika Rp 3,2 Triliun

29 Feb 2024
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten tambang batu bara milik konglomerat Prajogo Pangestu telah merampungkan proses akuisisi PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) dari dua anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan Indika Capital Invesments Pte Lte (ICI). Dengan selesainya akuisisi ini, Petrindo telah mengambilalih  2.263.030.000 saham atau 100% dari seluruh saham yang telah disetor di dalam MUTU senilai US$ 203 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun, sesuai dengan kurs JISDOR sampai tanggal 23 Februari 2024. MUTU adalah perusahaan pertambangan batu bara termal dan batu bara metalurgi bituminous yang berlokasi di Kalimantan tengah memiliki PKP2B (Perjanjian Kontrak Karya  Pertambangan Batu Bara) generasi ke-3 dengan area konsensi yang luas mencapai 24.970 hektare. Sejak mulai produksi pada 2016, MUTU telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dan mencapai laba tertinggi pada 2022. (Yetede)

Kemenhub Dorong Pembangunan Fasilitas Kendaraan Listrik Komersial

29 Feb 2024
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung dibangunnya fasilitas kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia yang di garap oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (TVKR) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut dengan adanya fasiitas  ini percepatan adopsi kendaraan listrik atau electronic vehicles (EV) di Indonesia akan segera terwujud. Menurutnya dalam membentuk ekosistem  kendaraan listrik di Indonesia diperlukan sinergi dan kolaborasi dan dimulai dari kendaraan listrik komersial seperti bus, truk, dan taksi. "Apa yang kita lakukan ini satu tugas yang bukan kerjanya swasta saja, tetapi pemerintah berkewajiban untuk mendukung," kata Menhub. Pada kesempatan tersebut Budi Karya turut pula menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk meningkatkan target penurunan emisi tanpa syarat dari 41% menjadi 43,20%. Target tersebut telah tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). (Yetede)

Penurunan Kinerja Ekspor Sawit Diprediksi Berlanjut

29 Feb 2024
Ekspor minyak sawit nasional sepanjang 2023 hanya US$ 30,32 miliar, atau anjlok 22,39% dibandingkan 2022 yang sebesar US$ 39,07 miliar. Merosotnya harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di pasar internasional hinga 28,7% lalu menjadi penyebab turunan ekspor komoditas  perkebunan tersebut. Kinerja ekspor yang jeblok itu diprediksi berlanjut tahun ini karena Indonesia mulai memberlakukan program biodiesel 35% (B35) secara penuh, di sisi lain situasi perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian. Dalam data yang diolah Gabungan Pengusaha kelapa Sawit  Indonesia (Gapki), volume ekspor minyak sawit nasional tahun lalu 32,22 juta ton atau turun 2,82%  dibandingkan 2022 sebesar 33,15 juta ton. Dari sisi nilai, ekspor minyak sawit 2023 yang sebesar US$ 30,32 miliar, turun 22,39% dari 2022 yang sekitar  US$ 39,07 miliar. (Yetede)