;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Memuliakan Ilmu, Menyejahterakan Ustaz

03 Apr 2024

Kebanjiran ”job” selama Ramadhan adalah siklus tahunan para ustaz. Fenomena ini turut menguntungkan umat Islam karena ilmu dimuliakan, penceramah disejahterakan, dan masyarakat memperoleh siraman rohani. Di tengah-tengah ceramah, Abdul Roziq bergurau kepada Jemaah Masjid Jami’ At Taqwa Palmerah, Jakarta. Ia bertanya apakah jemaah ingin masuk surge atau tidak? Puluhan orang di hadapannya menyahut,”Mau....” ”Mau cepat atau lambat (masuk surganya)?” timpal Roziq, Kamis (28/3) seusai shalat Dzuhur. Jemaah pun tertawa karena untuk bisa masuk surga, seseorang harus meninggal terlebih dulu. Ceramah yang berlangsung 30 menit itu diakhiri dengan harapan Roziq, semoga hal baik yang ia sampaikan bisa disebarkan kepada orang lain.

Seusai ceramah, Roziq mengobrol dengan Kompas. Ia menuturkan, permintaan untuk menjadi imam hingga mengisi ceramah amat banyak di bulan Ramadhan ini. Permintaan itu datang dari sejumlah perusahaan, yayasan, dan pengurus masjid. Namun, Roziq membatasi diri dalam memenuhi berbagai undangan. Beberapa undangan ia rekomendasikan kepada teman sesama penceramah, intelektual, atau guru agama Islam. ”Per hari, maksimal saya mengisi dua kegiatan. Entah itu ceramah atau menjadi imam shalat Tarawih. Membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan,” kata Roziq yang juga berprofesi sebagai konsultan pondok pesantren. Di sela perbincangan, seseorang menghampiri Roziq dan bersalaman. Amplop putih terselip di telapak tangan orang tersebut dan diterima Roziq.

Ia bercerita, itu adalah ”uang transpor” yang disiapkan perusahaan di dekat Masjid Jami’ At Taqwa. Program ceramah yang diisi Roziq siang itu memang dibuat oleh perusahaan tersebut. Bagi Roziq, pemberian itu merupakan bentuk penghargaan terhadap ilmu yang ia sampaikan. Ia tidak mematok tarif saat diundang berceramah agar kegiatan dakwah berjalan tulus. Di Mushala Darul Muhajirin, Bekasi, Jabar, dana infak jemaah di sisihkan untuk honor penceramah. Ahmad Fajar (56), pengurus mushala, mengatakan, honor untuk penceramah Rp 500.000- Rp 2 juta per sesi, bergantung jarak tempuh dari rumah penceramah ke mushala. Jumlah pengeluaran dilaporkan setiap hari kepada jemaah. Beberapa ustaz di Bekasi yang sering diundang ke mushala banyak yang tidak bekerja secara formal. Ada pedagang ataupun petani. (Yoga) 

PERDAGANGAN ELEKTRONIK : KPPU Lanjut Awasi TikTok

03 Apr 2024

Komisi Pengawas Persaingan Usaha tetap melanjutkan proses penilaian transaksi penggabungan TikTok dan Tokopedia, meskipun manajemen TikTok telah melakukan audiensi dengan lembaganya. Deputi Bidang Kajian dan Advokasi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Taufik Ariyanto mengatakan pihaknya tengah melakukan proses penilaian awal dampak akuisisi yang dilakukan TikTok-Tokopedia tersebut. Menurutnya, proses itu tetap berlanjut kendati TikTok telah melaporkan transaksi akuisisi saham dan aset Tokopedia kepada KPPU pada 13 Maret dan 19 Maret 2024. Dalam audiensi TikTok, dia menjelaskan manajemen media sosial asal China itu siap untuk menjaga persaingan usaha yang sehat di dalam pasar elektronik (e-commerce) pascaakuisisi Tokopedia. Menurutnya, TikTok juga menyatakan bakal mendukung pengembangan UMKM dan penjualan produk lokal di platformnya. Secara terperinci, Taufik mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut pihak TikTok membeberkan ihwal peta persaingan e-commerce, akses pasar, kompetensi pelaku UMKM, dan content creator Indonesia, serta upaya mereka mendukung produk lokal. TikTok disebut juga mengaku bakal mendeteksi barang palsu dan bekerja sama dengan regulator. Kendati telah menyampaikan deretan komitmennya, Taufik menegaskan bahwa masyarakat perlu turut mengawasi dampak dari TikTok mengakuisisi Tokopedia.

KAWASAN EKONOMI KHUSUS : WAJAH BARU EKONOMI SANUR

03 Apr 2024

Paruh kedua tahun ini bakal menjadi momentum baru bagi pesona destinasi wisata di Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali menyusul beroperasi Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur dengan konsep dan desain anyar akomodasi dan pusat perbelanjaan di wilayah ini, termasuk rumah sakit internasional yang menawarkan medical tourism. Rencananya, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur memiliki dua fasilitas akomodasi megah, yakni Bali Beach Hotel dan The Meru Sanur. Dua akomodasi ini merupakan pengembangan dari hotel Grand Inna Bali Beach, yang merupakan hotel bintang lima pertama di kawasan Sanur. Hotel ini diprakarsai oleh Presiden Pertama Soekarno pada 1962, dan diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada 1966 dengan nama pertama InterContinental Bali Beach Hotel, berganti nama menjadi Bali Beach Hotel, yang dikelola oleh PT. Hotel Indonesia Internasional pada 1979.

Saat pemerintah memulai proyek KEK Sanur, hotel ini menjadi bagian utama yang direvitalisasi, dengan nilai proyek Rp1,4 triliun. Dua perusahaan konstruksi plat merah—PT Nindya Karya (Persero) dan PT PP (Persero) Tbk.— menggarap revitalisasi hotel 10 lantai tersebut. Setelah revitalisasi, hotel ini 273 kamar dan suite, kolam renang menghadap laut Pantai Sanur yang masih asli, dua restoran, kids club, pusat kebugaran, spa, 22 ruang pertemuan, dan convention seluas 3.750 meter persegi bernama Bali Beach Convention. Sejumlah fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas 5,6 hektare (ha). Selain itu, pemerintah juga mengembangkan akomodasi baru dengan brand The Meru yang masih satu kawasan terintegrasi dengan Bali Beach Hotel. 

Akomodasi ini dibangun di atas lahan seluas 3,4 ha di pesisir Pantai Sanur, yang terdiri atas gedung tiga lantai dengan 184 suite, 1 restoran internasional, klub anak-anak, pusat kebugaran, kemewahan Svasana Spa, dan kolam renang yang menghadap ke daratan putih Pantai Sanur. Complex Director of Marketing Communication The Meru & Bali Beach Hotel Citra Suriah optimis dua akomodasi megah ini akan mampu menarik minat pengunjung ke KEK Sanur. “Kami yakin bahkan pada tahap awal ini, para tamu akan terpikat oleh keindahan dan kemewahan Bali Beach Hotel dan The Meru,” ujat Citra. Dalam catatan Bisnis, KEK Kesehatan Sanur meraih komitmen investasi Rp10 triliun dari berbagai investor baik dari BUMN, swasta dalam dan luar negeri. Pada awal tahun lalu, Direktur Utama InJourney Donny Oskaria menjelaskan total ada 16 komitmen investasi yang sudah masuk dan mulai terealisasi di KEK Sanur, komitmen investasi tersebut diraih dari 10 kerja sama yang dijajaki Bali International Hospital (BIH) dan 6 dari klinik independen yang siap membuka layanan di KEK Sanur.

Kawasan pariwisata Sanur, Denpasar akan memiliki mall yang diproyeksikan menjadi mal premium pertama dengan konsep green atau ramah lingkungan di Pulau Dewata. Mall ini dibangun atas kolaborasi sejumlah investor dengan nilai investasi yang mencapai Rp800 miliar. President Director Icon Bali Heru Nasution menjelaskan bahwa Icon Bali Mall dibangun dengan konsep yang berbeda dari mal yang sudah ada di Bali. Menurutnya, mal ini bukan hanya menjadi pusat perbelanjaan biasa, tetapi sekaligus menjadi destinasi yang bisa menarik kunjungan wisatawan ke Sanur. Selain itu, imbuhnya, Sanur juga relatif mudah dijangkau oleh wisatawan dan masyarakat Bali, lantaran letaknya di tengah dengan akses jalan yang memadai seperti Jalan By Pass Ngurah Rai. Setelah beroperasi, Icon Bali Mall menargetkan 25.000 kunjungan di hari biasa, dan 45.000 kunjungan saat akhir pekan.

CELAH AKUMULASI BLUE CHIPS

03 Apr 2024

Sinyal meningkatnya volatilitas di pasar saham mulai berbunyi pada awal kuartal II/2024. Imbasnya, indeks LQ45 yang menaungi saham blue chips tak luput dari kontraksi.Meski performa indeks berkapitalisasi pasar Rp5.420 triliun itu belum optimal, prospeknya dinilai masih positif. Koreksi LQ45 justru dapat dimanfaatkan investor sebagai pintu masuk untuk mengakumulasi saham blue chips.Fluktuasi di pasar saham tecermin pada gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) yang melemah 0,49% sepanjang tahun berjalan berjalan ke level 7.236,98 pada Selasa (2/4). Melemahnya IHSG sejalan dengan indeks LQ45 yang turun 0,23% year-to-date (YtD). IHSG berbalik memerah setelah mampu naik tipis 0,22% sepanjang kuartal I/2024. Koreksi itu juga berkorelasi dengan arus keluar modal asing yang mencapai Rp1,52 triliun pada Senin (1/4) dan Rp1,76 triliun pada perdagangan kemarin. Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencatat tujuh saham LQ45 menjadi penekan IHSG secara month-to-date, yakni BBRI yang turun 6,2%, BMRI -4,8%, BBNI -7,2%, BBCA -1,7%, ICBP -3,4%, BBTN -5,1%, dan SMGR yang merosot 2,1%.

Community & Retail Equity Analyst Lead Indo Premier Sekuritas Angga Septianus mengatakan rilis kinerja emiten tampaknya belum mampu membuat LQ45 menguat pada kuartal II/2024. Alasannya, investor tengah fokus pada menurunnya prospek pemangkasan suku bunga The Fed pada Juni 2024. Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi menuturkan beralihnya fokus investor ke investasi emas di tengah rekor harga di atas US$2.200 per troy ounces turut menjadi penyebab melemahnya LQ45. Selain itu, sentimen lain juga berasal dari kenaikan yield obligasi Amerika Serikat (AS) yang terpantik rilis data manufaktur AS yang menunjukkan ekspansi pertama dalam sektor manufaktur dalam 18 bulan terakhir. Alhasil, lanjut Oktavianus, pasar saat ini menilai probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed pada Juni 2024 turun menjadi 55% dari 60% pada pekan lalu. 

Dihubungi terpisah, Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan menambahkan indeks LQ45 masih memiliki potensi naik meskipun ada periode taking profit. "Dalam memilih saham, penting untuk mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasi. Diversifikasi portofolio dengan saham di luar indeks LQ45 juga bisa menjadi strategi yang bijaksana," ucapnya. Reza menyebut saham BBRI, ASII, BBCA, TLKM, BBNI, dan INDF menjadi pilihan teratas di jajaran LQ45. ASII disukai karena memiliki diversifi kasi bisnis yang kuat, sedangkan INDF dinilai sebagai emiten dengan pangsa pasar dominan di industri makanan dan minuman domestik.

Sementara itu, Indo Premier Sekuritas merekomendasikan investor untuk memantau saham ACES, CPIN, MAPI, dan ANTM sebagai top picks di antara konstituen LQ45. Pada perkembangan lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait dengan implementasi skema perdagangan full call auction (FCA) untuk papan pemantauan khusus (PPK) yang tengah disorot oleh pelaku pasar saham. Aturan itu diterapkan BEI mulai Senin (25/3). Mekanisme perdagangan [FCA] dapat melindungi investor karena harga diperjumpakan pada satu harga sehingga menurunkan volatilitas harga di pasar,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, Selasa (2/4).

PERFORMA MANUFAKTUR : Ramadan Pacu Permintaan Plastik dan Elektronik

03 Apr 2024

Ramadan memberikan impak positif terhadap sejumlah subsektor industri di dalam negeri. Sentimen tersebut melengkapi peningkatan optimisme pelaku pasar setelah penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024. Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Elektronik Daniel Suhardiman mengatakan, permintaan selama Ramadan hingga jelang Idulfi tri membuat peningkatan kinerja industri elektronik hingga 15% sepanjang Maret dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Siklus tahunan jelang Lebaran, kata dia, menjadi sentimen positif untuk penjualan elektronik, melengkapi impak pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 yang mampu meningkatkan keyakinan pasar. Menurutnya, banyak pelaku industri elektronik yang merespons tingginya permintaan dengan menaikkan kapasitas produksi. Meski permintaan sedang tinggi, Daniel memastikan harga elektronik tidak akan mengalami kenaikan. Berkah serupa dirasakan oleh industri plastik nasional. Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) mencatat pertumbuhan positif industri plastik akibat meningkatnya kebutuhan kemasan sepanjang Ramadan tahun ini. Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiono mengatakan, kinerja positif industri plastik juga terdorong oleh daya beli masyarakat yang mulai menunjukkan perbaikan hingga kebijakan pembatasan impor, sehingga daya saing mulai terungkit. “Biasanya [pertumbuhan] ketika Ramadan, dalam 1 bulan itu bisa 8%—10%, atau naik 2%—4%. Berbeda dengan tahun lalu yang [kinerjanya] masih jelek, tahun ini kelihatannya momentumnya sedikit berpihak ke pertumbuhan.”

Imbas Global dari Divergensi Ekspektasi

02 Apr 2024

Bank sentral AS (TheFed) menggunakan suku bunga untuk manajemen makro karena dua variabel penting dalam permintaan agregat, yaitu konsumsi dan investasi. Ini misalnya merujuk pada pengeluaran untuk kendaraan, rumah, dan mesin, yang umumnya dibiayai kredit. The Fed menahan suku bunga acuan pada tingkatnya sekarang karena persistensi inflasi di AS. Inflasi tidak kunjung turun di bawah 3 % sehingga target tradisional 2 % belum kunjung tercapai. Di luar dugaan, inflasi Februari 2024 naik tipis ke 3,2 % dari 3,1 % pada bulan sebelumnya. Sektor perumahan (beli dan sewa) serta transportasi menyumbang 60 % kenaikan inflasi Februari. Kepemilikan rumah umumnya dibiayai oleh kredit (KPR). Masyarakat mencicilnya dalam tenor 20-30 tahun.

Bagian dari pendapatan yang harus disisihkan tergantung suku bunga kredit yang dipengaruhi suku bunga acuan The Fed, kecuali untuk yang memilih suku bunga tetap dari awal. Kebijakan suku bunga tinggi The Fed untuk meredam inflasi AS dilakukan sejak pertengahan Maret 2022. Secara bertahap, suku bunga naik dari 0,25 % ke 5,5 %. Penjualan rumah baru yang baru saja mulai pulih dari dampak pandemi Covid-19 pun turun drastis, dari 830.000 unit di Desember 2021 ke 530.000 unit di Juli 2022. Walaupun kemudian dengan pemulihan ekonomi pascapandemi sempat naik ke 728.000 unit di Juli 2023, tingginya suku bunga menyebabkan penjualan turun kembali ke 607.000 unit di November 2023. Hasilnya pasokan rumah baru turun drastis. Sementara mereka yang sudah memiliki rumah juga enggan menjualnya karena untuk membeli rumah baru harganya tidak terjangkau. Lagi pula bunga KPR-nya terlalu mahal.

Dampak positifnya bagi Indonesia adalah ekspor nonmigas ke AS tumbuh 6 % secara tahunan di tengah penurunan pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar minus 9,24 % di Februari 2024 akibat perlambatan sektor manufaktur dunia. Sementara The Fed masih menahan suku bunga, modal portepel global mengalir ke AS mengantisipasi potensi capital gain baik dari obligasi maupun pasar saham. Akibatnya, indeks dollar AS meningkat signifikan dari 102.73 di pekan pertama Maret ke 104.59 di pekan terakhir Maret. Dampaknya adalah depresiasi mata uang negara-negara lain termasuk rupiah yang membawa inflasi yang diimpor. Antara pertengahan sampai pekan terakhir Maret, rupiah bergerak dari kisaran Rp 15.600-an ke Rp 15.800-an per USD. (Yoga)

Jagung dan Sorgum Alternatif Pangan Sehat Saat Berpuasa

02 Apr 2024

Biji-bijian memiliki nilai gizi tinggi dan bisa menggantikan nasi sebagai sumber karbohidrat utama.  Pangan jenis ini juga ramah diet khusus, mulai untuk orang dengan diabetes hingga pencernaan sensitif. Berpuasa di bulan Ramadhan bisa menjadi kesempatan emas melakukan petualangan kuliner sembari menerapkan gaya hidup sehat Dari kategori biji-bijian, jagung dan sorgum menarik untuk dicoba. Selain nikmat, kedua jenis biji-bijian ini juga cocok dikonsumsi orang-orang dengan diabetes melitus ataupun diet-diet khusus lainnya. Dari kedua alternatif itu, nasi jagung lebih akrab dengan masyarakat Nusantara. Pangan ini membantu memperlambat pengosongan lambung dan usus pada penderita diabetes melitus sehingga akan memperlambat peningkatan gula darah.

Di Kota Malang, Jatim, ada Warung Nasi Jagung Bu Sri di Pasar Oro-Oro Ombo Kota Malang. Misriati (72), pemilik warung, menuturkan, penderita diabetes menjadi salah satu pembeli di warungnya. ”Mereka memang makan nasi jagung,” katanya, Kamis (21/3). Nasi jagung Bu Sri terdiri dari nasi jagung, ikan asin, urap, kering tempe, sayur oseng kacang, tahu bumbu, serta sambal terasi. Seporsi makanan lengkap ini harganya Rp 10.000. ”Bisa minta full nasi jagung atau dicampur nasi putih,” katanya. Memiliki kadar kalori cukup tinggi membuat jagung dikatakan merupakan alternatif makanan pokok pengganti beras.

Selain jagung, juga ada sorgum, di beberapa wilayah dikenal dengan nama garai yang berasal dari Afrika. Sorgum bebas gluten yang baik untuk program diet. Di Restoran Clean Canteen, Jakarta, Rabu (27/3), Fauzan yang berprofesi sebagai juru masak menunjukkan sorgum mentah. Penampakannya mirip seperti beras. Akan tetapi, bentuk bijinya tidak lonjong. Butir-butir sorgum bulat dan kecil-kecil. Teksturnya mirip dengan nasi pera yang biasa digunakan untuk nasi goreng. Selain ”nasi” goreng sorgum, Fauzan juga mengolah biji-bijian ini menjadi tepung. Bahan itu dipakai untuk membuat panekuk ala Jepang. Fauzan ingin menunjukkan kepada pengunjung restoran bahwa sorgum merupakan bahan makanan yang fleksibel dengan beragam cara pengolahan. Salah satu pengunjung, Mira (37), mengaku masih awam dengan sorgum. ”Ternyata sorgum dari dalam negeri? Sepertinya bisa nih dicoba,” katanya bersemangat. (Yoga)

Geopolitik Energi Terbarukan

02 Apr 2024

Energi turut menentukan geopolitik dunia. Penggunaan pembangkit hijau yang terus meningkat memunculkan kekuatan baru dalam geopolitik energi. Setelah kesadaran mengurangi pemanasan global dengan menekan emisi karbon meluas, penggunaan energiterbarukan meningkat. Banyak negara menambah porsi pembangkit energi terbarukan. Pembangkit berbasis bahan bakar fosil tetap dipakai, tetapi kontribusinya berusaha dikurangi. Hari Rabu (27/3) Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA) menyatakan, energi terbarukan dunia tumbuh pesat sepanjang 2023: bertambah 473 gigawatt di sektor pembangkitan listrik, terbesar dalam setahun sepanjang sejarah. Energi terbarukan yang berperan signifikan dalam penambahan sepanjang 2023 merupakan energi surya dan angin (Kompas.id, 31 Maret 2024).

Dahulu, kekuatan geopolitik energi didominasi segelintir pemasok bahan bakar fosil, seperti Arab Saudi, belakangan AS muncul setelah berhasil berinovasi dan mendulang cadangan shale gas. Ada pula Rusia yang memiliki cadangan besar gas serta minyak. Negara-negara itu merupakan pemain krusial energi fosil dari sisi suplai. Di sisi permintaan, China sangat penting. Pertumbuhan ekonominya yang tinggi selama beberapa dekade terakhir menempatkan China sebagai pembeli besar di pasar energi fosil. Namun, situasi berubah. China menjadi pemasok besar energi terbarukan, karena menguasai teknologi energi terbarukan sehingga membuatnya tak lagi cuma konsumen. Hal terjadi karena sungguh-sungguh direncanakan secara matang oleh Beijing, ketergantungan terhadap impor energi fosil harus dikurangi signifikan. Negara itu pun beralih sebagai pemain penting pemasok energi terbarukan, tidak hanya pengguna teknologi pembangkit listrik hijau.

China, menurut IRENA, menyumbang 91 persen dari total penambahan kapasitas energi terbarukan di Asia. Porsi China yang sangat besar itu jelas berpengaruh signifikan terhadap posisi Asia yang secara global memberikan kontribusi 69 persen terhadap peningkatan kapasitas energi terbarukan dunia. China bisa berkontribusi besar dalam penambahan kapasitas energi terbarukan karena menguasai teknologinya. Penggunaan energi terbarukan yang meluas dimanfaatkan secara baik oleh China. Pergeseran kekuatan geopolitik energi akibat peningkatan kebutuhan teknologi pembangkit hijau menguntungkan China. Persaingan geopolitik energi terbarukan akan terus meningkat. Maka, negara-negara lain harus bekerja keras untuk menguasai teknologi energi terbarukan sehingga tak selalu didikte kekuatan besar di sektor tersebut. (Yoga) 

Laju Inflasi Kian Cepat, Per Maret Lampaui 3 Persen

02 Apr 2024

Komoditas pangan bergejolak telah memicu lonjakan inflasi selama momentum Ramadhan atau periode Maret 2024. Dalam tiga bulan pertama 2024, laju inflasi cenderung semakin cepat. BPS, Senin (1/4/2024), merilis tingkat inflasi pada Maret 2024 sebesar 0,52 % secara bulanan dan 3,05 % secara tahunan. Laju inflasi tahunan tersebut lebih cepat dibandingkan bulan Februari yang sebesar 2,75 % dan Januari yang sebesar 2,57 %. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi, baik secara bulanan maupun tahunan, dengan andil inflasi 0,41 % dan 2,09 %. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, inflasi Maret 2024, yang bertepatan dengan momen Ramadhan, meningkat dibandingkan Februari 2024.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun-tahun sebelumnya, kecuali pada 2022, inflasi Ramadhan tahun ini masih relatif lebih tinggi. ”Komoditas penyebab utama inflasi (bulanan) Maret 2024 didominasi oleh komoditas pangan bergejolak, antara lain, telur ayam ras, daging ayam ras, beras, cabai rawit, dan bawang putih. Beberapa komoditas yang mengalami deflasi pada Maret 2024 adalah cabai merah, tomat, dan tarif angkutan udara,” katanya. Komoditas telur ayam ras dan daging ayam ras merupakan penyumbang inflasi bulanan terbesar pada Maret 2024, di 0,09 %. Lonjakan permintaan selama bulan Ramadhan menjadi salah satu faktor pendorong harga telur dan daging ayam ras naik dibandingkan bulan sebelumnya.

Sejak awal tahun 2023, inflasi beras tertinggi terjadi pada September 2023 yang sebesar 5,61 % saat terjadi El Nino dan pembatasan ekspor beras di pasar global oleh beberapa negara. Sempat mereda, inflasi beras kembali naik cukup tinggi pada Februari 2024 yang mencapai 5,32 % sebelum terjadi panen raya. ”Pada Maret 2024, tekanan inflasi beras terlihat mulai melemah seiring mulainya panen raya. Artinya, terjadi peningkatan produksi beras di domestik,” ujar Amalia. Secara tahunan, inflasi beras pada Maret 2024 tercatat 20,07 % atau tertinggi sejak Februari 2011 yang kala itu mencapai 23,34 %. Di sisi lain, inflasi harga bergejolak secara tahunan pada Maret 2024 tercatat 10,33 % atau tertinggi sejak Juli 2022 yang mencapai 11, 47 %. (Yoga) 

IHSG ”Kebakaran” Jelang Libur Panjang Lebaran

02 Apr 2024

Indeks Harga Saham Gabungan di awal April kembali melanjutkan pelemahan sejak pekan lalu. Beragam sentimen dalam negeri, mulai dari sengketa pemilu hingga aksi jual beli investor pasca pembagian dividen sejumlah saham besar dan menjelang libur panjang Lebaran jadi katalisnya. Akhir perdagangan bursa, Senin (1/4/2024), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan 83,7 poin atau 1,15 % hingga 7.205 dibandingkan akhir perdagangan pekan lalu, Kamis (28/3). Sepekan terakhir, IHSG tumbuh minus hingga 1,97 persen dari sebelumnya yang bertahan di level 7.300. Pilarmas Investindo Sekuritas menyampaikan, beberapa faktor internal membayangi pergerakan IHSG di awal April ini.

Indeks IHSG, menurut mereka, tertekan perhatian pasar pada sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2024 di MK. ”Saat ini sudah pada agenda mendengarkan keterangan saksi dan ahli, di mana mencuat beberapa nama menteri yang akan menjadi saksi,” kata mereka dalam laporan analisis yang dipublikasikan kemarin. Pasar juga tengah mencermati laporan ekonomi Indonesia, Maret 2024, yang rilis awal bulan ini. Seperti data Indeks Manajer Pembelian atau Purchasing Managers' Index (PMI) yang dirilis S&P Global yang naik menjadi 54,2 pada Maret 2024 dari 52,7 pada Februari. Berdasarkan data BPS, secara tahunan, inflasi naik 3,05 % pada Maret. Analisis Phintraco Sekuritas menilai, data ini melampaui ekspektasi pasar dari perkiraan sebesar 2,91 %. Melencengnya perkiraan ini membuat IHSG terus “Kebakaran” atau  melemah hingga sesi akhir perdagangan kemarin. (Yoga)