Ekonomi
( 40600 )Viral Salak Dibuang ke Sungai, Ironi Buah Kita
Belasan keranjang plastik berisi salak busuk dibuang ke sungai dari tepian Jembatan Sendang Kamulyan, Banjarnegara, Jateng,
Kamis (28/3). Video dengan narasi ”salak tidak ada harganya” itu viral. Salak
itu dibuang di Desa Talunamba, Kecamatan Madukara, Banjarnegara. Menurut Pardi,
distributor yang membuang salak, buah itu sudah terlalu lama di gudang dan membusuk.
”Sudah empat hari di gudang, semua itu sudah busuk, ada 15 ton salak dibuang,”
kata Pardi saat ditemui di Madukara, Banjarnegara, Rabu (3/4). Menurut Pardi,
salak terlalu lama di gudang karena sepi permintaan atau pembeli. Biasanya ia
bisa menerima 10-15 ton salak per hari dari sekitar 50 petani di Desa
Talunamba. Salak itu langsung dikirim ke pasar-pasar di Bandung dan Karawang
(Jabar) serta Lamongan (Jatim).
Tapi, pekan itu, salak di pasar tersebut masih banyak sehingga
pedagang belum bersedia menerima pasokan baru. ”Salak tak laku. Permintaan pasar
sedikit. Di gudang banyak banget. Ini faktor terlalu banyak buah, ada duku, manggis,
dan rambutan,” ujarnya. Harga salak saat normal, kata Pardi, berkisar Rp
4.500-Rp 5.000 per kg untuk kualitas bagus atau besar. Namun, saat ini harganya
hanya Rp 2.000 per kg. Sementara untuk salak ukuran kecil, yang harganya
sekitar Rp 1.500 per kg saat normal, kini hanya Rp 500 per kg. Kendati telah
membuang 15 ton salak, Pardi masih menerima dan menjual salak meski permintaan
dan harganya rendah. Jika biasanya dapat permintaan sampai 20 ton, kini hanya
sekitar 5 ton per hari.
”Ini memang sengaja tak dipanen karena harganya murah, sekarang
Rp 1.000 per kg. Padahal, biasanya lebih dari Rp 3.000 per kg,” ucap Sugianto (54),
petani salak. Sugianto dan keluarga memiliki sekitar 200 rumpun tanaman salak.
Namun, dua pekan terakhir, mereka tidak memanennya. Dari 200 rumpun tanaman
salak, sebenarnya Sugianto bisa memanen 200 kg salak. Namun, jika harga jualnya
hanya Rp 1.000 per kg, pemasukannya hanya Rp 200.000. Adapun biaya untuk tenaga
kerja berkisar Rp 80.000-Rp 100.000 per orang. ”Mungkin nanti setelah Lebaran
harganya bisa naik. Kalau (harga) sudah naik, baru dipanen,” katanya. Menurut
Sugianto, idealnya harga salak lebih dari Rp 4.500 per kg. Sebab itu baru sebanding
dengan biaya produksi yang meliputi tenaga kerja, pemupukan, dan perawatan. (Yoga)
Polemik Kampung Bayam Berlanjut
Kelompok Tani Kampung Bayam Madani memprotes penangkapan
Muhammad Furqon terkait polemik Kampung Susun Bayam di Jakut. PT Jakarta Propertindo
(Perseroda) selaku pengelola kampung yang disebut Hunian Pekerja Pendukung Operasional
Jakarta International Stadium, menyerahkan proses hukum ke Polres Metro Jakut.
Polisi menangkap Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Madani, Furqon, Selasa (2/4).
Istri Furqon, Munjiah, menyaksikan penangkapan suaminya. Munjiah sempat dibawa
ke kantor polisi dan dipulangkan pada pukul 22.00. Penangkapan ini tak lepas dari
polemik antara warga Kampung Bayam dan Jakarta Propertindo.
Puncaknya, Jakarta Propertindo melaporkan empat warga,
termasuk Furqon, ke Polres Metro Jakut karena dianggap telah menerobos masuk ke
kawasan pekarangan rumah susun. ”Polisi masuk ke dalam rumah dan menangkap Furqon.
Saya juga dibawa,” kata Munjiah, Rabu (3/4). Munjiah menanyakan alasan penangkapan
tersebut dan polisi menjawab jika nanti akan dijelaskan di kantor polisi. Dia menyayangkan
penangkapan tanpa menunjukkan surat tugas dan Furqon diperlakukan bak seorang
teroris. ”Sampai saat ini belum pernah ada mediasi dan belum ada solusi yang
tepat serta tidak ada mediasi yang obyektif dan netral yang berpihak kepada warga,”
kata Munjiah.
Pendamping warga Kampung Bayam, Yusron, menambahkan, ”Yang
terjadi, laporan naik tingkat ke penyidikan hingga status saksi menjadi
tersangka dan yang menjadi tersangka hanya Furqon,” kata Yusron. Menurut dia,
Furqon menolak surat pemanggilan karena penyelidikan tidak disertai bukti yang
cukup. Akhirnya,Furqon dijemput paksa Selasa malam. ”Kami memandang tindakan kepolisian
ini sudah melampaui batas prosedur maupun sisi kemanusiaan atas nama Pemprov
DKI Jakarta,” kata Yusron.
Atas polemik yang terjadi, Pemprov DKI Jakarta berencana
membangun rusun baru di Tanjung Priok, Jakut, bagi warga Kampung Bayam.
Pembangunan ditargetkan mulai Januari 2025 dan tuntas akhir 2025. Pj Gubernur
DKI Heru Budi Hartono, Rabu (24/1), menyampaikan rencana pembangunan rusun baru
di Kecamatan Tanjung Priok dengan jumlah 150-200 unit hunian. Rusun tersebut ditujukan
bagi warga terprogram dan warga Kampung Bayam, sebagai solusi terbaik yang bisa
diberikan pemerintah untuk menyelesaikan polemik Kampung Bayam. Namun,
pemerintah belum menyosialisasikan pembangunan rusun baru kepada warga. (Yoga)
Manipulasi Kapal Angkutan Dorong Revisi UU Pelayaran
Revisi UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran mendapat
dukungan dari pelaku usaha. Salah satu isu pokok dalam revisi itu adalah
penguatan asas Cabotage. Muncul indikasi, masih banyak praktik manipulasi kapal
pengangkutan niaga dalam negeri yang sebenarnya dimiliki asing. Lahirnya
prinsip asas Cabotage tertuang di dalam UU No 17/2008 Pasal 8, yakni kegiatan angkutan
laut dalam negeri dilakukan oleh perusahaan angkutan laut nasional dengan
menggunakan kapal berbendera Indonesia serta diawaki oleh awak kapal
berkewarganegaraan Indonesia. Kapal asing dilarang mengangkut penumpang dan/atau
barang antarpulau atau antarpelabuhan di wilayah perairan Indonesia.
Ketua Komisi V DPR dari Fraksi PDI-P Lasarus mengemukakan,
perubahan UU No 17/2008 tentang Pelayaran telah diusulkan dalam program
legislasi nasional. Terdapat empat isu pokok revisi, antara lain penguatan asas
Cabotage untuk meningkatkan kinerja sektor industri pelayaran, perbankan, asuransi,
pelabuhan, ketenagakerjaan, perdagangan, logistik dan tenaga kerja. Penguatan
asas Cabotage diperlukan untuk mengatasi praktik manipulasi usaha kapal angkutan
niaga yang sebenarnya tidak dilakukan oleh pengusaha dalam negeri. Kepemilikan
kapal angkutan niaga oleh perusahaan dalam negeri ditentukan sekurang-kurangnya
51 % dan sisanya boleh dimiliki asing.
Namun, dalam praktiknya masih banyak terjadi pinjam nama
(nominee) perusahaan angkutan dalam negeri. Dengan demikian, banyak kapal
berbendera Indonesia yang sebenarnya dimiliki asing. “Praktik manipulasi ini
mau kita hapuskan dengan revisi UU Pelayaran. Penegakan asas Cabotage dalam
angkutan logistik diperlukan untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pengusaha
dalam negeri dan kedaulatan negara. Selama kita mampu, buat apa dikasih kepada
pengusaha luar,” kata Lasarus dalam Rapat Dengar Pendapat Umum terkait
Perubahan atas UU No 17/2008 yang digelar hibrida, di Jakarta, Rabu (3/4). (Yoga)
Industri Pupuk Berharap Harga Gas Tidak Dinaikkan
Produksi beras nasional berpotensi turun hingga 2 juta ton
pada 2025 jika terjadi kenaikan harga pupuk yang dipicu oleh kenaikan harga gas.
Kenaikan harga pupuk ini bisa terjadi jika PT Pupuk Indonesia (Persero) tidak
lagi mendapat harga gas berdasarkan kebijakan harga gas bumi tertentu atau HGBT
yang belum jelas kelanjutannya tahun depan. Dirut PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad
Pribadi menjelaskan, setiap kenaikan harga pupuk Rp 1.000 per kg bisa memicu penurunan
pemakaian oleh petani pada pupuk jenis urea hingga 13 % dan NPK hingga 14 %.
Padahal, pemupukan memberi unsur hara nitrogen sebesar 56 %
terhadap produktivitas pertanian. Menurunnya unsur kimia yang dibutuhkan
tanaman padi berpotensi akan menurunkan produktivitas beras nasional. Artinya,
setiap kenaikan harga pupuk Rp 1.000 per kg bisa menurunkan produksi beras 7 %.
Jika produksi beras nasional per tahun 33 juta ton, kenaikan harga gas bisa menurunkan
produksi beras hingga 2 juta ton. ”Ini (penurunan produksi beras hingga 2 juta
ton) jumlah yang sama dengan volume impor beras,” ujar Rahmad dalam Rapat
Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR dengan Ditjen Migas Kementerian ESDM dan PT
Pupuk Indonesia (Persero), di Jakarta, Rabu (3/4).
Kondisi tersebut bisa terjadi tahun depan jika Pupuk
Indonesia tidak lagi mendapatkan harga gas yang lebih murah sesuai kebijakan
HGBT. Dengan HGBT, pihaknya mendapatkan harga gas 6 USD per juta metrik british
thermal unit (MMBTU). Jika tanpa HGBT, harga gas bisa mencapai 12 USD per MMBTU.
Biaya gas mencapai 71 % dari keseluruhan ongkos produksi pupuk urea dan 5 % ongkos
produksi pupuk NPK. Mengingat besarnya komponen harga gas terhadap biaya
produksi, pihaknya berharap HGBT untuk industri pupuk pada 2025 bisa
mendapatkan kepastian secepatnya dan harganya tidak dinaikkan. (Yoga)
Kemendikbudristek Didesak Mengevaluasi Program ”Ferienjob”
Komisi X DPR mendesak Kemendikbudristek mengevaluasi program
ferienjob di Jerman yang mengeksploitasi mahasiswa asal Indonesia. Meskipun
program ini telah dihentikan, evaluasi tetap dibutuhkan karena program kerja paruh
waktu saat musim libur itu telah menimbulkan berbagai kerugian. Wakil Ketua
Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, pihaknya meminta
Kemendikbudristek mengidentifikasi permasalahan program magang atau kerja paruh
waktu di luar negeri yang terindikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sosialisasi
program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga perlu diintensifkan agar
tidak disalahgunakan untuk menarik minat mahasiswa mengikuti kerja paruh waktu
di luar negeri.
Kemendikbudristek telah menegaskan, ferienjob bukan bagian
dari MBKM. Sebab, ferienjob biasanya meliputi kerja-kerja fisik saat libur
kuliah. Sementara program magang dalam MBKM harus berkaitan dengan pembelajaran
yang meningkatkan kompetensi serta berkontribusi pada nilai akademik mahasiswa.
”Komisi X DPR mendesak Kemendikbudristek mengevaluasi kegiatan mahasiswa dan
perguruan tinggi yang mengikuti ferienjob, khususnya terkait permasalahan dugaan
TPPO terhadap mahasiswa Indonesia yang magang di luar negeri,” ujarnya saat rapat
kerja dengan Kemendikbudristek di Kompleks Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (3/4).
Permasalahan program ferienjob muncul saat sejumlah mahasiswa
Indonesia dijanjikan kerja magang di Jerman, tetapi justru menjadi korban eksploitasi.
Bareskrim Polri mengungkap dugaan kasus perdagangan orang terkait program magang
ini. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka (Kompas, 26/3/2024). Hasil
penyelidikan Polri, program ini dijalankan 33 perguruan tinggi di Tanah Air
dengan total peserta 1.047 orang. Menurut Agustina, perlu identifikasi lebih
lanjut untuk memastikan masalah yang ditimbulkan program ferienjob itu dapat
dikategorikan TPPO atau bukan. Oleh sebab itu, pihaknya juga meminta
Kemendikbudristek berkoordinasi dengan Polri. (Yoga)
Orang Kaya Rusia Makin Sejahtera
Setelah terkena sanksi Barat, Rusia tak lantas runtuh. Jalanan
Moskwa dan Sochi menjadi saksi saat mobil-mobil mewah produk Eropa justru
memadatinya, seolah menggusur Lada, merek lokal yang puluhan tahun mendominasi
setiap jengkal aspal negeri itu. Merujuk majalah Forbes, Selasa (2/4) kekayaan
konglomerat Rusia justru bertambah 72 miliar USD atau Rp 1,1 kuadriliun dalam
setahun terakhir. Jika digabungkan, kekayaan kolektif orang-orang terkaya di
Rusia menjadi 577 miliar USD atau Rp 9,2 kuadriliun. Kekayaan mereka bertambah
karena memasok logam, bahan kimia, dan aneka kebutuhan militer untuk perang di
Ukraina.
Di Rusia, status orang terkaya dipegang Vagit Alekperov dengan
kekayaan 28,6 miliar USD. Ia merupakan mantan Dirut Lukoil, raksasa minyak
Rusia. Ia juga menempati peringkat ke-59 daftar orang terkaya sedunia. Alekperov
dan banyak konglomerat Rusia menikmati hasil kenaikan harga komoditas di tengah
serbuan Rusia ke Ukraina. Aneka sanksi Barat pada Rusia ternyata tidak berdampak
pada mereka. Setahun sebelum Rusia menyerbu Ukraina, Forbes mencatat akumulasi
kekayaan konglomerat Rusia bernilai 606 miliar USD. Para miliarder itu pernah
disebut akan kehilangan banyak aset seiring sanksi Barat pada Rusia.
Memang ada penurunan drastis aset miliarder Rusia pada 2022.
Akumulasi kekayaan mereka menjadi 353 miliar USD saja. Setahun setelah perang,
Rusia beradaptasi dan pulih. Alekperov salah satu bukti pemulihan itu. Dari
20,5 miliar USD pada 2022, kekayaannya bertambah 8,1 miliar USD sepanjang 2023.
Memang, tidak semua miliarder Rusia bertambah kekayaannya. Raja pupuk Rusia, Andrei
Melnichenko, kehilangan kekayaan 4,1 miliar USD sepanjang tahun lalu. Kini, kekayaannya
tinggal 21,1 miliar USD. Pupuk adalah salah satu komoditas Rusia yang diembargo
Barat. Ekspor pupuk Rusia terhambat dan berdampak pada orang seperti
Melnichenko. Kekayaan Rusia tidak hanya minyak dan gas bumi. Rusia juga punya
banyak sumber daya lain.
Karena itu, Putin berulang kali sesumbar bahwa sanksi Barat
tidak akan mampu menekan perekonomian Rusia. Buktinya, pertumbuhan ekonomi
Rusia tetap baik, terutama ditopang produksi persenjataan. Dana Moneter
Internasional menaksir PDB Rusia akan tumbuh 2,6 % pada 2024. Keligatan orang
Rusia menyiasati sanksi ditunjukkan oleh daftar konglomerat versi Forbes. Ada
nama-nama baru dan sebagian nama lama yang melejit kekayaannya. Resep lonjakan
itu adalah pengambilalihan bisnis Barat. Sanksi membuat sejumlah perusahaan
asing meninggalkan bisnisnya di Rusia. Banyak bisnis itu dijual murah kepada orang
Rusia. Padahal, potensi pendapatannya tetap sama. Bisnis makanan, farmasi, hingga
bahan bangunan ditinggal pebisnis asing. Pebisnis Rusia mengambil alih, lalu
mendapat untung dari transaksi itu. (Yoga)
Pahit-Manis Meroketnya Harga Kakao
Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD) melaporkan
bahwa pencinta cokelat di seluruh dunia sedang terpukul oleh kelangkaan kakao
yang sebagian disebabkan oleh krisis iklim. Cuaca ekstrem dan perubahan pola iklim
telah mengganggu hasil panen, yang diperkirakan menurun selama tiga tahun berturut-turut,
sehingga memperketat pasokan global dan menaikkan harga. Harga kakao melonjak 136
% antara Juli 2022 dan Februari 2024. Harga biji kakao di pasar komoditas berjangka
telah melampaui 10.000 USD per ton untuk pertama kali pada 26 Maret 2024. Per
Selasa (2/4) kakao sudah diperdagangkan di harga 10.294 USD per ton. Harga saat
ini sudah tiga kali lipat dibandingkan rata-rata harga kakao global pada 2023
yang ada di kisaran 3.000 USD per ton.
Organisasi Kakao Internasional memperkirakan dunia mengalami
kekurangan pasokan kakao 374.000 ton pada musim 2023-2024 dibandingkan dengan
74.000 ton pada musim sebelumnya. Kelangkaan dan kenaikan harga kakao dunia
justru menguntungkan Indonesia sebagai produsen kakao terbesar ketiga di dunia
setelah Pantai Gading dan Ghana. Ketua Asosiasi Petani Kakao Arif Zamroni
mengatakan, El Nino yang melanda Indonesia tahun lalu dan memicu kekeringan
ekstrem sebenarnya juga menyebabkan penurunan produksi kakao di dalam negeri.
Namun, tidak sampai mengakibatkan gagal panen parah seperti di Afrika. Data BPS
menunjukkan, Indonesia memproduksi biji kakao sebanyak 641.700 ton sepanjang 2023,
turun 1,36 % dibanding tahun sebelumnya.
Volume yang mencapai 10 % total produksi kakao dunia tersebut
kini menjadi rebutan negara lain yang tidak cukup mengimpor kakao dari Afrika.
Permintaan tinggi dan kenaikan harga dinikmati petani kakao di Tanah Air. Saat
ini, harga biji kakao di tingkat petani bisa mencapai di atas Rp 85.000 per kg
dibanding tahun lalu yang hanya Rp 25.000-Rp 35.000 per kg. ”Petani yang punya
pohon dan terawat jadi dapat berkah. Bagi teman-teman yang punya pohon, tapi
enggak terawat pasti nyesel, apalagi yang nebang pohon diganti komoditas lain,
karena ini harga tertinggi kakao dalam sejarah,” ungkap Arif saat dihubungi
Kompas, Selasa (2/4). (Yoga)
Kapal Selam Scorpène Asal Perancis Dibangun di Indonesia
Naval Group, produsen kapal selam asal Perancis, dan PT PAL Indonesia
menandatangani kontrak kerja sama dengan Kemenhan untuk pembelian dua kapal
selam Scorpène. Kapal selam konvensional tersebut telah dilengkapi dengan teknologi
baterai lithium-ion atau LiB. Melalui akun resminya di X, Naval Group menyebut,
kapal selam Scorpène akan dibangun di Indonesia melalui mekanisme transfer
teknologi dari Naval Group. ”Untuk memperkuat kapabilitas TNI AL,” demikian disebutkan
di akunnya, Selasa (2/4). Dalam keterangan pers, PT PAL Indonesia juga menyatakan,
penandatanganan kontrak itu dilakukan untuk pembelian dua kapal selam Scorpène Evolved
Full LiB.
Kedua kapal selam tersebut akan dibangun di galangan kapal PT
PAL Indonesia melalui mekanisme transfer teknologi dengan memanfaatkan aset
produksi yang dimiliki PT PAL Indonesia. Presdir PT PAL Indonesia Kaharuddin
Djenod mengatakan, kontrak tersebut merupakan komitmen dan kepercayaan yang
tinggi dari Pemerintah Indonesia terhadap kemampuan rekayasa anak bangsa dalam
memajukan teknologi pertahanan, khususnya teknologi kapal selam. Untuk mewujudkan
kemandirian industri pertahanan, pemerintah mendukung dengan memberikan
penyertaan modal negara (PMN) kepada PT PAL Indonesia. ”Ke depan, Indonesia
diharapkan mampu menguasai teknologi kapal selam,” katanya. (Yoga)
Pasar, Pusat Belanja, dan Penarik Wisatawan
Roda ekonomi perkotaan semakin menggeliat selama Ramadhan.
Pasar menjadi poros dinamika tersebut. Tidak hanya sebagai tempat berbelanja, pasar
juga menjadi magnet yang menarik wisatawan lokal ataupun luar daerah untuk menikmati
Ramadhan. Ada tradisi Ramadhan di Makassar, Sulsel, yaitu warga dari luar
Makassar berbondong-bondong datang, mulai pertengahan hingga menjelang akhir
Ramadhan. Tak hanya dari seluruh kabupaten di Sulsel, warga dari Sulbar dan Sulteng
juga ikut menjadi bagian pengunjung Makassar saat Ramadhan. Mereka berbelanja
berbagai keperluan, mulai dari peralatan rumah tangga hingga pakaian sembari
juga berlibur. Menjelang Lebaran, mereka pulang ke kampung halaman. Biasanya,
mudik ini bersama dengan anggota keluarga yang tinggal di Makassar.
Salah satu yang menjalani tradisi ini adalah Marhayani (50) warga
Bulukumba. Biasanya momen ini juga dimanfaatkan Marhayani untuk menjemput
anaknya yang kuliah di Makassar. ”Di Makassar lumayan lengkap untuk belanja.
Kalau sudah melewatkan setengah puasa di kampung, kami sekeluarga ke Makassar
untuk belanja baju Lebaran dan berbagai kebutuhan. Pulangnya sekalian bawa anak
mudik,” katanya, Sabtu (30/3). Waktu menginap di Makassar inilah mereka
manfaatkan untuk berbelanja oleh-oleh yang akan dibawa ke kampung. Ini umumnya
menjadi kebiasaan bagi warga Sulsel yang merantau di Jawa dan di kawasan timur
Indonesia (KTI).
”Belanja di Makassar lebih murah ketimbang di Papua. Biasanya
keluarga dari kampung datang menjemput di Makassar, lalu kami sama-sama belanja
dan mudik,” ujar Nurhayati (45), warga Luwu yang merantau ke Papua. Wali Kota
Makassar M Ramdhan Pomanto mengatakan, tradisi ini membuat ekonomi Makassar
menggeliat. Apalagi, inflasi masih terjaga dengan angka di bawah rata-rata nasional.
Daya beli masyarakat ada dan ekonomi tumbuh. Ini pertanda baik bagi semua. (Yoga)
Proyek PSN Dorong Investasi
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









