PERFORMA MANUFAKTUR : Ramadan Pacu Permintaan Plastik dan Elektronik
Ramadan memberikan impak positif terhadap sejumlah subsektor industri di dalam negeri. Sentimen tersebut melengkapi peningkatan optimisme pelaku pasar setelah penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024. Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Elektronik Daniel Suhardiman mengatakan, permintaan selama Ramadan hingga jelang Idulfi tri membuat peningkatan kinerja industri elektronik hingga 15% sepanjang Maret dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Siklus tahunan jelang Lebaran, kata dia, menjadi sentimen positif untuk penjualan elektronik, melengkapi impak pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 yang mampu meningkatkan keyakinan pasar.
Menurutnya, banyak pelaku industri elektronik yang merespons tingginya permintaan dengan menaikkan kapasitas produksi. Meski permintaan sedang tinggi, Daniel memastikan harga elektronik tidak akan mengalami kenaikan. Berkah serupa dirasakan oleh industri plastik nasional. Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) mencatat pertumbuhan positif industri plastik akibat meningkatnya kebutuhan kemasan sepanjang Ramadan tahun ini. Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiono mengatakan, kinerja positif industri plastik juga terdorong oleh daya beli masyarakat yang mulai menunjukkan perbaikan hingga kebijakan pembatasan impor, sehingga daya saing mulai terungkit.
“Biasanya [pertumbuhan] ketika Ramadan, dalam 1 bulan itu bisa 8%—10%, atau naik 2%—4%. Berbeda dengan tahun lalu yang [kinerjanya] masih jelek, tahun ini kelihatannya momentumnya sedikit berpihak ke pertumbuhan.”
Tags :
#Industri ManufakturPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023