;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 Apr 2024
Masa kerja pemerintahan Presiden Jokowi tersisa sekitar lima bulan kedepan. Sepanjang satu dekade, banyak pencapaian yang telah diraih, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi. Pemerintahan Jokowi dinilai berhasil melewati masa terberat yakni pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian global dan menanamkan pondasi yang kuat bagi estafet pemerintahan berikutnya. Salah satu indikator keberhasilan pemerintah Jokowi adalah pertumbuhan ekonomi yang berada diatas 5%, yang didukung oleh kinerja ekspor  yang kuat dan ekonomi domestik yang stabil. Disektor fiskal, pemerintah berhasil mencapai difisit anggaran dibawah 3%. Indonesia juga telah melaksanakan lompatan dalam peningkatan nilai ekspor hasil tambang melalui kebijakan hilirisasi di sektor mineral. (Yetede)

MRT Jakarta Garap Proyek TOD Rp 11 T

29 Apr 2024
PT MRT Jakarta (Perseroda) menandatangani tujuh  dokumen kerja sama untuk menggarap proyek kawasan berorentasi transit oriented development (TOD) senilai Rp 11 triliun. Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan penandatanganan tujuh proyek TOD tersebut dilakukan dalam acara TOD Invesment Forum Tokyo, 24-26 April 2024. Ketujuh kerjasama itu terdiri atas dua head of agreement (HoA), empat memorandum of understanding (MoU), dan satu minutes of discussion (MoD).  "Kerja sama tersebut dilakukan dengan beberapa pihak, baik dari Indonesia maupun Jepang terkait potensi investasi  dan kemitraan serta kerja sama pengembangan kawasan  berorientasi transit di Jakarta," kata Tuhiyat. Menurut Tuhiyat, TOD Invesment Forum merupakan upaya yang dilakukan MRT Jakarta untuk mendorong kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan kawasan-kawasan di Jakarta menjadi area yang memberikan kenyamanan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. (Yetede)

IHSG Masih Tertekan, Yield SUN Lanjutkan Kenaikan

29 Apr 2024

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan masih dalam fase penurunan (downside) dan berpotensi melanjutkan koreksi pekan lalu yang sebanyak 0,72%. Dalam satu bulan terakhir, IHSG telah turun tajam hingga -4,02% dan masih menanti sentimen positif untuk dapat rebound menjuhi level psikologi 7.000. Sementara di pasar surat utang, imbal hasil (yield) diperkirakan melanjutkan kenaikan pada rentang 7,30%-7,30% di pekan ini. Senior Information Invesment Mirea Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta melihat, IHSG masih tertekan dengan peluang koreksi terbuka, meski arah penurunan makin terbatas. "IHSG limited downside, dengan batasan pergerakan ada di kisaran support 7.026-6.952 dan resistance 7.090-7.130" ujar dia kepada Investor Daily. Nafan mengungkapkan, pengerak IHSG akan datang dari sejumlah data ekonomi domestik dan luar negeri yang di rilis pekan ini. Pelaku pasar akan mencermati data inflasi Indonesia, yang diperkirakan naik mendekati target Bank Indonesia di 3,5%. (Yetede)

Kuartal II, Kredit Baru Diperkirakan Tumbuh Melambat

29 Apr 2024

Penyaluran kredit baru pada kuartal II-2024 diperkirakan tetap tumbuh meski tidak setinggi kuartal I-2024. Hal tersebut terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT)  diperkirakan penyaluran kredit  baru kuartal II-2024 sebesar 57,6%, sedikit lebih rendah dari 60,8% pada triwulan sebelumnya. Sejumlah bank juga menurunkan target  pertumbuhan kreditnya tahun ini. "Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru pada triwulan II-2024 masih sama dengan periode-periode sebelumnya, yaitu kredit modal kerja, diikuti kredit investasi dan kredit konsumsi," jelas Asisten Gubernur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono.  Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA) masih menjadi prioritas utama, diikuti kredit multiguna  dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Berdasarkan sektor, penyaluran kredit baru pada triwulan II-2024 terbesar pada sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran  serta sektor perantara keuangan. (Yetede)

WWF Dorong Pariwisata Berkelanjutan

29 Apr 2024

Forum Air Sedunia atau World Water Forum 2024 di Bali, menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk meningkatkan sektor pariwisata berkelanjutan. Forum itu diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pengembangan pariwisata berkelanjutan itu harus sesuai dengan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), kelestarian budaya, hingga penggunaan bahan ramah lingkungan dalam pembuatan produk ekonomi kreatif. Forum air internasional tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menghadirkan aksebilitas dasar yang menjadi faktor penunjang keamanan wisatawan, termasuk penyediaan dan akses air bersih. " Kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama kami, yang akan memberikan dampak luas bagi sektor periwisata dan ekonomi kreatif," kata dia. (Yetede)

Pakuwon Terus Perkuat Bisnis Hotel

29 Apr 2024

PT Pakuwon Jati Tbk terus perkuat bisnis hotel (hospitality). Sedikitnya, delapan hotel tengah dibangun guna melengkapi sembilan hotel yang kini telah beroperasi. Bisnis hotel Pakuwon masih moncer dengan torehan pendapatan Rp1,17 triliun pada 2023 bila dibandingkan dengan setahun sebelum yang besar Rp857,71 miliar. "Kami terus menambah hotel di Indonesia, salah satunya di Kota Bekasi, Jawa Barat di dalam proyek Pakuwon City Bekasi. Di Bekasi kami akan buka dua hotel berbintang pada tahun depan, yaitu Fairfield by Marriot dan Four Points by Sheraton," kata Alexander Stafanus Ridwan  Suhendra, presiden direktur PT Pakuwon Jati Tbk di Bekasi, akhir pekan lalu. saat ini, Pakuwon setidaknya memiliki sembilan hotel yang tersebar diberbagai kota, yakni Sheraton Surabaya Hotels & Towers, Four Points by Sheraton Surabaya, Ascott Waterplace Surabaya, dan Somerset Berlian Jakarta. Lalu, Sheraton Grand Jakarta Gandaria, Yogyakarta Marriot Hoteel, Four Weatin Surabaya, dan Four Point Surabaya Pakuwon Indah. (Yetede)

Mengurangi Beban Kebijakan Bunga Acuan

29 Apr 2024

Bank Indonesia (BI) menekankan bahwa langkah menjalankan bauran kebijakan (policy mix) dilakukan agar mengurangi peran kebijakan suku bunga acuan (BI rate), dalam mengoptimalkan kebijakan moneter guna menjaga laju perekonomian.  Kepala departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, dengan upaya bauran kebijakan BI bisa mensinergikan sejumlah kebijakan untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun BI baru merumuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 6,25%. Sedangkan suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 5,5%, dan suku bunga lending facility naik 25 basis poin menjadi 7% dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 23-24 April 2024. "Framework kebijakan yang dilakukan BI sekarang policy mix. Peran policy rate yang menggambarkan stance BI memang tidak sebesar dulu lagi. Dulu itu, sebagian besar stance kebijakan moneter diwakili oleh BI rate," kata Erwin. (Yetede) 

Sudah Tiket Pesawat Mahal, Iuran Wisata Pula

29 Apr 2024

SEPUCUK surat undangan rapat dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi untuk Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengejutkan Alvin Lie. Pasalnya, pertemuan yang dijadwalkan pada Rabu, 24 April 2024, itu dijadwalkan membahas pengenaan iuran wisata melalui tiket penerbangan. Forum itu merupakan bagian dari rangkaian pembahasan rancangan peraturan presiden tentang dana untuk pariwisata berkualitas. Isu ini tak pernah didengar Alvin. Anggota Dewan Pakar INACA itu baru mengetahui ada rencana memungut iuran wisata lewat tiket pesawat dari undangan tersebut. "Sama sekali tidak ada pembicaraan pendahuluan. Fait accompli," kata dia kepada Tempo pada Jumat, 26 April 2024.

Hingga berita ini ditulis, baik Alvin maupun INACA belum mendapatkan penjelasan ihwal rencana tersebut. Sehari setelah mengirim undangan, yaitu pada 21 April 2024, pemerintah menyerahkan pemberitahuan penundaan rapat. "Ditunda dan akan dijadwalkan kembali pada kesempatan pertama," begitu isi tulisan dalam surat yang ditandatangani oleh pelaksana tugas Asisten Deputi Akses Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Tahyanto Abdillah, itu. Selain muncul tiba-tiba, rencana ini mengejutkan karena punya banyak implikasi negatif. Salah satunya menaikkan beban pembelian tiket. "Kesannya adalah harga tiket naik, padahal bukan. Yang ada, beban dari iuran ini," kata dia. Sebagai catatan, pemerintah sejak 2019 masih belum mengubah tarif batas atas untuk penerbangan.

Ketika harga naik, Alvin yakin daya beli masyarakat bakal terganggu. Apalagi tahun depan pemerintah menaikkan tarif pajak pertambahan nilai dari 11 persen menjadi 12 persen. Saat ini saja keluhan soal mahalnya harga tiket pesawat terus terdengar. Alvin pun mempertanyakan imbal balik pungutan ini bagi masyarakat. Sesuai dengan ketentuan International Air Transport Association dan International Civil Aviation Organization, setiap pungutan harus ada balasannya, kecuali berbentuk pajak, baik itu dalam bentuk pelayanan maupun fasilitas. Sebagai contoh, penumpang pesawat harus membayar passenger service charge atau retribusi bandara karena harga tiket hanya untuk biaya pengangkutan penumpang yang dilakukan oleh maskapai penerbangan. "Nah, iuran ini imbal baliknya apa?" (Yetede)


Rem Rilis Global Bond Saat Pasar Bergejolak

29 Apr 2024

Kementerian Keuangan mencatat, realisasi pembiayaan utang hingga akhir Maret atau kuartal I 2024 mencapai Rp 104,7 triliun. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Nilainya turun drastis 53,6% dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 225,4 triliun," tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Jumat (26/4) pekan lalu. Pembiayaan utang meliputi penerbitan SBN dan pinjaman. Nilai penerbitan SBN hingga kuartal I 2024 sebesar Rp 104 triliun setara 15,6% dari target. Adapun pinjaman senilai Rp 600 miliar, turun 91,9% dari periode sama tahun lalu, dan baru 3,4% dari target. "Kami memahami situasi di pasar keuangan dan pasar surat berharga domestik maupun global saling mempengaruhi. 

Situasi global sangat dinamis," ungkap Sri Mulyani. Untuk itu, pemerintah akan tetap mengelola secara fleksibel terkait timing, tenor, currency dan instrumen, untuk mendapatkan pembiayaan yang paling efisien dan optimal. "Ini adalah waktu yang dinamis, karena ada perubahan nilai tukar, suku bunga, yield dan guncangan dari negara maju seperti Amerika, Jepang, Eropa dan Timur Tengah yang harus diperhatikan," jelas Menkeu. Staf Bidang Ekonomi, Industri dan Global Markets Bank Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai, pemerintah bisa merilis SBN dengan memprioritaskan surat utang berdenominasi rupiah ketimbang valuta asing (valas). Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian dan volatilitas pasar keuangan global yang saat ini memanas pasca konflik Iran dan Israel. 

 "Kalau kondisi global memanas, bisa ambil cara dengan optimalisasi obligasi domestik, jadi bisa ambil utang di dalam negeri. Kita bisa mendapatkan pembiayaan tingkat risiko eksternal yang relatif rendah, kalau suku bunga global lagi tinggi," tutur Myrdal, Minggu (28/4). "Kemudian, saat risiko eksternal meningkat, kita harus rem penerbitan SBN. Kedua, terkait dengan struktur pembiayaan yang tinggi kita mau tidak mau harus menahan penerbitan utang secara agresif," ungkap Myrdal. Belum lama ini, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto menyampaikan, pihaknya akan menekan porsi penerbitan SBN valas pada tahun ini. Ia memerinci, porsi utang valas pemerintah pernah mencapai 40,97% pada tahun 2019. Kemudian turun menjadi 33,57% pada tahun 2020, 30,05% pada tahun 2021, dan 29,61% pada tahun 2022.

Menkeu Minta Bea Cukai Memperbaiki Layanan

29 Apr 2024

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan memperbaiki pelayanannya, sejalan dengan banyaknya isu yang muncul di masyarakat. Hal itu disampaikan Sri Mulyani saat melakukan pertemuan dengan pimpinan Ditjen Bea dan Cukai serta Kantor Bea Cukai Bandara Sekarno Hatta, Sabtu (27/4) malam. Isu yang dimaksud, pertama, terkait pengiriman sepatu dan pengiriman action figure (robotic) yang terdapat keluhan mengenai pengenaan bea masuk dan pajak. 

Dalam kasus tersebut, ditemukan indikasi harga yang diberitahukan perusahaan jasa titipan (PJT) lebih rendah daripada yang sebenarnya ( under invoicing ). Kedua, pengiriman barang untuk Sekolah Luar Biasa (SLB), yakni barang impor berupa keyboard sebanyak 20 buah yang sebelumnya diberitahukan sebagai barang kiriman oleh PJT pada 18 Desember 2022. Namun, karena proses pengurusan tidak dilanjutkan yang bersangkutan tanpa keterangan apapun, maka barang itu ditetapkan sebagai barang tidak dikuasai (BTD).