Ekonomi
( 40465 )SPC Dukung Pembatasan Impor Produk Elektronik
Menutup Kembalinya ”Amplop Coklat” di Kapal ASDP Kupang
Lewat pelantang suara, petugas berulang mengingatkan calon
penumpang yang hendak membeli tiket kapal PT Angkutan Sungai, Danau, dan
Penyeberangan (ASDP) di Pelabuhan Bolok Kupang, NTT, Selasa (23/4) siang. Disampaikan
bahwa pembelian tiket, termasuk untuk kelas bisnis, hanya dilayani di loket darat.
Tak ada lagi transaksi di atas kapal. Setelah imbauan lewat pelantang suara,
beberapa petugas ASDP mendatangi kerumunan calon penumpang di depan loket
penjualan tiket. Petugas mengulangi imbauan itu langsung ke telinga calon penumpang.
”Untuk kelas bisnis, beli memang di sini. Di kapal tidak ada lagi jual beli tiket,”
ujar seorang petugas. Imbauan itu mulai intensif dilakukan sejak akhir Desember
2023 setelah ASDP Kupang mendapat sorotan mengenai transaksi di ruang kelas bisnis.
Kala itu tak ada pemberitahuan di loket sehingga penumpang
membeli tiket kelas ekonomi. Tiba di atas kapal, mereka berebut ruang kelas bisnis
dengan membayar Rp 50.000 kepada petugas. Biasanya uang itu dikumpulkan petugas
dalam sebuah amplop coklat berukuran besar. ”Uang itu tidak disetor ke kantor.
Uang itu digunakan untuk keperluan di kapal. Padahal, sudah ada uang operasional
di setiap kapal,” kata Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang
Kupang Andri Matte.
Terbongkarnya praktik ”amplop coklat” terjadi ketika Andri
bersama Kepala Perwakilan Ombudsman NTT Darius Beda Daton sidak di kapal. Pemeriksaan
bertolak dari temuan Ombudsman NTT. Memang, perebutan ruang kelas bisnis di kapal
ASDP Cabang Kupang sudah biasa selama bertahun-tahun. Hasil sidak itu jadi bahan
evaluasi dan perbaikan. Andri lalu mengumpulkan petugas darat dan nakhoda. Beberapa
ABK yang terlibat transaksi dipindahkan demi efek jera. Ia berkomitmen
melakukan pembenahan ke depan. ”Memang tak semua orang suka dengan transformasi
ini. Kita harus mulai,” ujarnya. (Yoga)
Momentum Selamatkan Bangka Belitung
Kerusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal membuat Bangka
Belitung semakin kritis. Karena itu, pengungkapan kasus dugaan korupsi
pengelolaan timah pada wilayah IUP PT Timah 2015-2022 harus dioptimalkan untuk
menyelamatkan keberlanjutan hidup di provinsi kepulauan tersebut. Pj Gubernur
Bangka Belitung Safrizal ZA dalam Konsultasi Publik mengenai Penyusunan Kajian
Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah Bangka
Belitung 2025-2029 di Kota Pangkal Pinang, Pulau Bangka, Rabu (24/4)
mengatakan, sebagai daerah kepulauan, faktor risiko kerusakan lingkungan Bangka
Belitung jauh lebih besar dibandingkan wilayah daratan. Salah satu faktor itu
adalah perubahan iklim yang memicu kenaikan muka air laut sehingga bisa
menenggelamkan kawasan pesisir.
Akibatnya, wilayah Bangka Belitung yang sempit secara alami
berpotensi makin susut dan diperparah aktivitas pertambangan tak bertanggung
jawab, terutama terkait timah. ”Pascapengungkapan kasus korupsi timah, beban
lingkungan Bangka Belitung berkurang drastis karena hampir 100 % pertambangan
ilegal berhenti. Momentum itu harus disambut dengan membenahi tata kelola
pertambangan untuk masa depan,” katanya. Yang pasti, kata Safrizal, dalam
jangka pendek sulit menghentikan pertambangan timah sama sekali. Itu karena masyarakat
atau perekonomian masih sangat bergantung pada timah. Setidaknya 500.000 hingga
600.000 warga dari 1,52 juta jiwa penduduk Bangka Belitung bekerja di
pertambangan timah, artinya 30-40 % penduduk menggantungkan nasib pada timah. (Yoga)
Pro-Kontra Warnai Rencana Kerja Sama
Proyek pengembangan padi di Kalteng bakal berlanjut setelah
pemerintah memulai kerja sama baru dengan China. Namun, sejumlah pihak khawatir
hal itu hanya akan menambah deretan kisah sumbang dari angan-angan lumbung
pangan di Kalteng. Rencana itu disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan
Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di sela Pertemuan Ke-4 High Level Dialogue
and Cooperation Mechanism RI–China di Labuan Bajo, NTT, Jumat (19/4) seperti
dikutip Kompas.com. Luhut menyampaikan telah meminta China memberikan teknologi
menanam padi ke Indonesia. China disebut sukses swasembada pangan. Bahkan,
keinginan itu telah menjadi kesepakatan dan rencananya dimulai pada Oktober
2024.
Mendengar rencana itu, Herianto (48), petani Desa Belanti Siam,
Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, tersenyum kecut. Menurut dia, soal pertanian,
Indonesia tak kalah dari negara lain. Namun, ia menyayangkan persoalan yang
masih menghadang, seperti pupuk subsidi yang sulit didapat petani. ”Saya berharap,
kalau memang ada proyek seperti itu, bisa membuat hidup petani lebih baik,”
kata Herianto, Kamis (25/4).Direktur Save Our Borneo Muhammad Habibi berpendapat,
program-program itu belum bisa membuat Indonesia berdaulat pangan. Masyarakat
hanya mendapat bencana.
Ia khawatir kerja sama dengan China itu menggunakan lahan yang
dipakai food estate, cetak sawah, atau program sejuta gambut. Senator asal
Kalteng, Agustin Teras Narang, menyambut baik rencana itu. Ia berharap kerja
sama itu bisa segera terealisasi. ”Apabila benar dapat direalisasikan dengan terencana,
perlu melibatkan para ahli serta masyarakat atau petani setempat,” ujarnya. Menanggapi
hal itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyatakan bakal bergerak cepat
menyiapkan Kalteng sebagai lumbung pangan nasional dan menyambut kerja sama
itu. Sebelumnya, Kementerian Pertanian menggelar program optimalisasi lahan
rawa dan irigasi di 10 kabupaten di Kalteng dengan total 81.000 hektar. (Yoga)
Layanan Inklusif Mulai Bermunculan
Sejumlah perusahaan transportasi mulai menyediakan layanan
inklusif untuk kelompok rentan. Guna pengembangan lebih lanjut, perlu
kolaborasi dengan pemangku kepentingan lain, termasuk pemerintah. PT Blue Bird
Tbk, misalnya, meluncurkan layanan taksi inklusif bernama Lifecare Taxi di
Jakarta, Kamis (25/4). Sebagai awal, perusahaan memiliki lima unit, tiga unit
beroperasi di Jakarta dan dua unit di Bali. Dirut Blue Bird Adrianto
Djokosoetono menyatakan, permintaan terhadap layanan ini belum sebanyak layanan
taksi reguler. Sebab, masyarakat yang mengetahui program itu masih terbatas. Layanan
taksi inklusif ditujukan untuk kelompok rentan, antara lain, ibu hamil, lanjut
usia, serta penyandang disabilitas.
Namun, layanan ini bisa juga untuk pasien yang melakukan
rawat jalan. Blue Bird, misalnya, telah bekerja sama dengan RS Kanker Dharmais
di Jakarta. ”Jadi konsepnya, kami akan kerja sama dengan rumah sakit atau
instansi tertentu yang bisa memberikan rekomendasi kepada siapa yang membutuhkan
dengan harga lebih terjangkau,” ujar Adrianto. Masyarakat yang tak mampu menjangkau
tarif dapat mendaftar keringanan biaya di situs Blue Bird. ”Subsidi itu dari
kami, tetapi mekanismenya justru kami perlu (kerja sama) instansi terkait juga.
Makanya, kami belum bisa launch sekarang untuk fasilitas itu.
Namun, ke depan, kami akan launching fasilitas itu,” kata
Adrianto. PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta juga telah menyediakan moda
khusus hingga prasarana atau alat-alat bantu tak bergerak. Direktur Pelayanan
dan Bisnis Transjakarta Fadly Hasan mengatakan, pihaknya menyediakan fasilitas dan
layanan pendukung bagi kelompok rentan berupa jalur pemandu (tactile), peta
rute Braille, dan pin pelanggan prioritas Transjakarta.
Guna mempermudah masyarakat mengaksesnya, Transjakarta dan
Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Bank DKI Jakarta menerbitkan Kartu
Layanan Gratis. Kartu ini dapat digunakan khusus bagi pelanggan berkategori rentan
seperti penyandang disabilitas dan lansia. Saat ini, menurut Fadly, jumlah
pelanggan berkategori rentan masih 5 % dari total konsumen Transjakarta. Bus
khusus perempuan tersedia 20 unit yang tersebar di koridor Jakarta.
Transjakarta juga memiliki layanan khusus bagi penyandang disabilitas DKI
Jakarta, seperti jalur menuju halte Transjakarta ramah penyandang disabilitas. (Yoga)
Harga Acuan Gabah Belum Untungkan Petani
Bapanas telah menyesuaikan harga pembelian pemerintah atau
HPP gabah kering panen di tingkat petani dari Rp 5.000 per kg menjadi Rp 6.000
per kg. HPP itu dinilai belum menguntungkan petani. Ketua Umum Asosiasi Bank
Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa, Kamis (25/4) mengatakan,
HPP gabah kering panen (GKP) Rp 6.000 per kg masih di bawah usulan HPP sejumlah
organisasi tani. Usulan HPP tersebut di kisaran Rp 6.500-Rp 7.000 per kg. AB2TI
mengusulkan HPP GKP di tingkat petani Rp 6.900 per kg. Jumlah itu berasal dari biaya
produksi GKP di lahan 1.500 meter persegi sebesar Rp 5.966 per kg dan
keuntungan petani sebesar 15 %.
”Dari biaya produksi GKP saja, petani hanya untung sedikit
sekali. Apalagi jika merujuk pada ambang batas nilai tukar petani tanaman
pangan (NTP TP),” ujarnya ketika dihubungi dari Jakarta. Dwi menjelaskan,
ambang batas NTP TP sebesar 100. Angka itu menunjukkan pendapatan dan pengeluaran
petani sama besar atau tidak untung atau rugi. Dari NTP TP tersebut, harga
wajar GKP Rp 6.035 per kg. Jika Bapanas menetapkan HPP GKP Rp 6.000 per kg, berarti
petani tidak untung. ”Oleh karena itu, kami berharap Bapanas mengoreksi lagi
HPP itu. Angka kompromi antara HPP GKP Bapanas dan usulan sejumlah organisasi
petani adalah Rp 6.450 per kg,” katanya.
Selain HPP GKP, Bapanas juga merelaksasi HET sementara beras
medium dari Rp 10.900-Rp 11.900 per kg menjadi Rp 12.500-Rp 13.500 per kg berdasarkan
zonasi. HET sementara berlaku pada 24 April-31 Mei 2024. Bapanas juga memperpanjang
masa berlaku HPP sementara beras premium Rp 14.900-Rp 15.800 per kg hingga 30
Mei 2024. Bapanas juga sedang menggodok harga acuan penjualan (HAP) daging dan
telur ayam ras. Pada 25 April 2024, Bapanas mengundang pemangku kepentingan di
sektor peternakan ayam dan BPS untuk mendiskusikan HAP tersebut. Dalam
pertemuan itu, harga acuan pembelian jagung pipilan kering berkadar air 15 % di
tingkat petani telah disetujui Rp 5.000 per kg. Harga acuan pembelian itu
meningkat dari sebelumnya Rp 4.200 per kg. (Yoga)
Judi Daring dan Korupsi Menggerogoti Militer Ukraina
Sebagian prajurit Ukraina kecanduan judi daring. Sebagian
dari mereka menjual pesawat nirawak untuk mendanai kecanduan tersebut. Masalah
itu menambah persoalan penyelewengan aset dan kekayaan negara Ukraina. Judi tak
dilarang di Ukraina. Menurut Ketua Asosiasi Judi Ukraina Anton Kuchukhidze,
nilai pajak judi Ukraina mencapai 300 juta USD (Rp 4,8 triliun) pada 2023. Mendiang
Sersan Pravlo Petrychenko dari Brigade LIX, dilaporkan Rabu (24/4) risau soal
judi daring di kalangan tentara. Pada Maret 2024, Petrychenko membuat petisi
soal kecanduan judi daring di antara prajurit Ukraina. ”Bagi banyak orang, judi
menjadi satu-satunya penghilang stres. Mereka menjadi kecanduan dan melemahkan pengendalian
diri,” tulisnya di petisi itu.
Masalah lain, sebagian laman judi daring itu, yaitu 30 %,
terdeteksi berasal dari Rusia. Petrychenko, yang tewas dalam pertempuran di
Donetsk, khawatir data prajurit yang mengakses laman judi daring itu bisa
dikumpulkan Rusia. Data itu termasuk lokasi para prajurit. ”Bisa mengancam
keamanan nasional,” ujarnya. Petrychenko meminta Presiden Ukraina Volodymyr
Zelenskyy melarang iklan judi daring menggunakan lambang angkatan bersenjata Ukraina.
Iklan judi daring yang menyebut adanya sumbangan dari penyedia layanan judi ke prajurit
juga harus dilarang. Ia menyebut sumbangan itu cuma cara menutupi kesalahan.
”Apa artinya 20 truk bantuan dibanding keuntungan para bandar,” tulisnya di
petisi.
Petisi itu dikirim ke laman kantor Kepresidenan Ukraina. Dari
kebutuhan minimal 2.500 pendukung, petisi itu disokong 26.000 orang. ”Saya
telah memerintahkan Unit Komunikasi Khusus Badan Keamanan Ukraina (SBU),
Kementerian Transformasi Digital, serta Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional
memeriksa isu ini dan mengusulkan solusi,” kata Zelenskyy merespons petisi itu.
Setelah pemakaman Petrychenko pada 19 April, Zelenskyy meneken dekrit untuk membatasi
judi daring. Dekrit itu, memerintahkan panglima angkatan bersenjata melarang
prajurit mengakses laman-laman judi daring. Kecuali sedang cuti, tentara
dilarang masuk kasino atau tempat perjudian lainnya. (Yoga)
Kiat Kota-kota Populer Menekan Jumlah Turis
Tempat-tempat wisata terkenal di Eropa, seperti Amsterdam di
Belanda dan Venesia di Italia, kewalahan menghadapi lonjakan jumlah wisatawan.
Maka, muncul gagasan mengenakan pungutan untuk mengurangi pelancong. Saking
banyaknya turis wira-wiri, kini susah berjalan kaki di Venesia. Penduduk kota itu
hanya 50.000 orang, sedang turis sepanjang 2022 mencapai 3,2 juta orang. Pada
musim liburan, jumlah wisatawan di Venesia mencapai 100.000 orang. ”Kami harus
menemukan keseimbangan antara pendatang (turis) dan penduduk. Kami perlu
mengurangi pelancong harian pada waktu tertentu,” kata Kepala Badan Promosi
Pariwisata Venesia Simone Venturini. Untuk menangani lonjakan pengunjung itu,
Venesia memberlakukan kebijakan baru mulai Kamis (25/4). Venesia akan memberlakukan
biaya masuk kepada pengunjung harian. Saat ini hanya ada 29 hari sepanjang 2024
yang akan menjadi waktu pemberlakuan tiket masuk harian.
Mayoritas hari-hari pembatasan itu tersebar pada Mei hingga
Juli. Pengunjung yang datang pada siang hari harus membeli tiket seharga 5 euro
atau Rp 87.000. Pembelian tiket itu akan dipantau petugas pemeriksaan di titik-titik
masuk utama di seluruh wilayah Venesia. Pajak juga diberlakukan pada pengunjung
yang bermalam di dalam kota. Para pengunjung harian diharapkan bisa berkunjung pada
waktu yang tidak ramai atau bukan musim liburan. Kebijakan itu, kata Venturini,
bertujuan menyeimbangkan pemasukan dari pariwisata dengan kenyamanan para penghuninya.
”Meningkatkan perekonomian lokal tetap penting asalkan tidak membebani
komunitas lokal dan tidak merusak ekosistem yang sudah rapuh,” ujarnya.
Bagi wisatawan asal AS, Anish Thakkar, karcis itu murah bagi
pengunjung yang datang dari jauh. ”Saya tidak keberatan membayar 5 euro itu.
Karena terlalu murah, saya kira tidak akan membuat perbedaan,” ujarnya. Pada
2021, Venesia melarang kapal pesiar masuk ke laguna kota itu. Kapal-kapal
pesiar berukuran besar bisa merusak lingkungan kota. Pengunjung yang terlalu
banyak juga dikhawatirkan kian menenggelamkan Venesia. Wali Kota Venesia Luigi
Brugnaro mengatakan, kebijakan karcis turis itu baru sebatas eksperimen. Ia tak
sepenuhnya yakin bagaimana sistem ini bisa berjalan dengan baik. Namun,
Brugnaro menjanjikan sistem baru ini akan terus dipantau dan dikendalikan serta
dijamin tak ada antrean. Turis yang tidak memiliki tiket akan dikenai denda
50-300 euro atau Rp 868.000-Rp 5,2 juta. (Yoga)
Dampak Kenaikan Suku Bunga Diredam
Keputusan BI untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan atau BI
Rate menjadi 6,25 % demi menstabilkan nilai tukar rupiah bisa memunculkan
tekanan ekonomi terhadap sektor riil dan daya beli masyarakat. Pemerintah akan
mempertajam sejumlah kebijakan yang sudah ada di APBN untuk meredam dampak
rambatan dari kebijakan pengetatan moneter tersebut. Kepala Badan Kebijakan
Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu mengatakan, pemerintah sudah tidak asing lagi
dengan gejolak ketidakpastian ekonomi selama beberapa tahun terakhir. Di setiap
momen gejolak ekonomi itu, APBN selalu ”turun tangan” untuk menjadi peredam
guncangan (shock absorber).
”Ketidakpastian yang sedang kita hadapi secara global ini
sudah pernah kita alami sebelumnya. Sinergi yang sudah biasa kita lakukan antara
kebijakan moneter dan fiskal kita perkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan
ekonomi,” kata Febrio saat ditemui di gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (25/4).
Kali ini, APBN akan kembali dikerahkan untuk meredam dampak rambatan dari kenaikan
tingkat suku bunga acuan BI. Pada 24 April 2024, BI telah memutuskan untuk
menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25 %.
Terakhir kali, BI menaikkan suku bunga acuannya pada Oktober 2023 ke 6 %. Febrio
mengatakan, pemerintah saat ini sudah mempunyai berbagai instrument kebijakan
untuk meredam dampak guncangan ekonomi. Kebijakan yang sudah ada dalam APBN
akan dikalibrasi dan diperkuat. (Yoga)
Tambahan Utang Pemerintah Baru
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









