Ekonomi
( 40460 )Pentingnya Mahir Menabung untuk Berinvestasi
Menabung adalah sebuah kecakapan untuk hidup atau sering kita
kenal dengan istilah life-skill. Apalagi, studi lanjutan mengungkap, ada
korelasi keahlian menabung dengan tingkat kepuasan hidup seseorang. Oleh sebab
itu, penting untuk dilatih agar semakin hari semakin mahir. Menurut studi,
rata-rata, orang yang rutin menabung cenderung melaporkan tingkat kepuasan
hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang menghabiskan seluruh
pendapatannya secara rutin.
Langkah pertama adalah memahami kebiasaan menabung. Level
tertinggi dari kemahiran menabung adalah selalu menabung secara tetap. Mulailah
dengan mencatat pengeluaran dan membuat proses menabung berjalan secara
otomatis dari rekening gaji ke rekening tabungan maupun investasi. Meskipun konsepnya
menabung, pilihan asetnya perlu disesuaikan dengan jangka waktu dan profil risiko.
Bisa memilih apakah mau menabung di tabungan, menabung di emas, menabung di
reksa dana, bahkan saham. Konsep besarannya serupa, penghasilan disisihkan
untuk tujuan tertentu, disimpan dalam aset yang sesuai dengan kenaikan tingkat
inflasi, potensi imbal hasil, serta profil risiko.
Bagi investor pemula, disarankan untuk mencari rekening
tabungan kompetitif dengan suku bunga lebih tinggi, atau mempertimbangkan untuk
menginvestasikan uang yang ditabung. Menaruh uang di saham bisa berisiko. Selain
tidak ada suku bunga tetap, investor juga berpotensi mengalami potensial loss.
Faktanya, dalam jangka panjang, investasi di pasar modal, seperti saham, bisa
membuahkan hasil. Dengan memasukkan kebiasaan menabung ke dalam hidup,
seseorang dapat merasakan dampak psikologis yang positif dan membuka jalan
menuju masa depan yang lebih memuaskan dan bahagia. Live a Beautiful life. (Yoga)
Tantangan Soal Mesin Ekonomi dan Aglomerasi
Mengubah Jakarta menjadi kota global membutuhkan komitmen
kuat dan kerja sama dari semua pihak, termasuk kolaborasi dengan kawasan
aglomerasi. Peneliti senior Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan
Wilayah IPB University, Ernan Rustiadi, mengatakan, secara de facto, antara
Jakarta dan kota/kabupaten sekitar, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,
memiliki ketergantungan yang tinggi, karena Jakarta menyediakan berbagai
lapangan usaha atau pekerjaan dan fasilitas layanan bagi masyarakat sekitarnya.
Di sisi lain, Jakarta mendapat dukungan sumber daya alam (air bersih), bahan
pangan, lahan untuk perumahan dengan harga terjangkau, dan lain-lain dari daerah
sekitarnya.
”Singkatnya, pertumbuhan ekonomi wilayah-wilayah sekitar
Jakarta sangat bergantung pada Jakarta. Kalau bicara Jakarta, sudah sulit
memisahkan Jakarta yang sudah beraglomerasi dengan kawasan perkotaan di
sekitarnya karena sudah terintegrasi. Namun, koordinasi Jakarta dengan kota
lain masih relatif lemah,” tutur Ernan, Rabu (24/4). Sebagai kota global, Ernan
menilai, Jakarta kurang bisa bersaing dengan kota global di negara lain,
seperti Bangkok dan Kuala Lumpur. Transformasi Jakarta ke arah kota global
tidak hanya bergantung pada sektor ekonomi, tetapi juga pada infrastruktur yang
mendukung. Pembangunan infrastruktur kelas dunia, seperti transportasi yang
efisien, telekomunikasi yang canggih, dan energi yang berkelanjutan, perlu
menjadi prioritas.
Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna,
menyampaikan, pada 2023, struktur ekonomi Jakarta didominasi oleh lapangan
usaha perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor yang
berkontribusi 17,67 % terhadap perekonomian Jakarta. Tahun lalu, ekonomi
Jakarta tumbuh 4,96 % dibandingkan 2022. Mobilitas masyarakat yang terus
meningkat memacu beberapa lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan usaha yang
mengalami pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan, yakni 14,05
%. Tingginya kinerja transportasi di Jakarta terutama ditopang oleh peningkatan
penumpang dan barang pada hampir seluruh moda transportasi. (Yoga)
Indrawan S Adji dan Budi Kisrimanto Kulit Garut Terbang Tinggi
Kolaborasi Indrawan S Adji dan Budi Kisrimanto membawa industri penyamakan kulit di Kabupaten Garut, Jabar, ke tingkatan lebih tinggi. Produknya menembus pasar nasional hingga menjadi bahan jok maskapai penerbangan. Budi Kisrimanto (61) konsultan Bidang Pengembangan Produk dan Teknik GMP mengawasi setiap proses produksi.Teknologi yang digunakan mengikuti perkembangan zaman. Ia pun turut menyiapkan prosedur dan standar kerja fasilitas pengolahan air limbah hasil produksi agar tidak mencemari lingkungan. Saat itu, Chief Operating Officer GMP Indrawan S Adji (57) bertemu rekanan produsen bahan kimia untuk pengolahan kulit sapi di ruang kerjanya, lalu ia memverifikasi beberapa lembar kulit yang melewati tahapan akhir produksi untuk jok pesawat milik Lion Air Group.
Sebelum bergabung dengan GMP, keduanya bekerja di PT Mastroto Indonesia di Sentul, Bogor, Jabar. Mastroto bergerak di penyamakan kulit. Di sana, Indrawan adalah pemimpin pabrik dan Budi manajer kualitas. Keduanya pensiun pada 2019. Keahlian mereka dilanjutkan di PT GMP, bagian dari grup PT Widodo Makmur Perkasa. GMP yang berdiri tahun 2014 sebelumnya hanya perusahaan penyamakan kulit dengan konsumen di Garut serta sejumlah kabupaten dan kota di Jabar. Kualitas produknya hanya untuk pasaran lokal dengan orderan hanya 30.000-50.000 square feet (1 square feet berukuran 929 cm²). Indrawan dan Budi mengubah GMP menjadi perusahaan penyamakan kulit level premium dengan segmen pasar nasional, demi mendapatkan profit optimal serta tidak mematikan 50 UMKM yang bergerak di bidang penyamakan kulit dengan pasaran lokal.
Mereka mendatangkan alat dengan teknologi mutakhir serta menggelar pelatihan dan perekrutan pegawai dari lulusan kampus terbaik di Indonesia. Kualitas produk GMP naik kelas ke level premium. Pemesan produk GMP dari berbagai institusi dan perusahaan besar berdatangan. Harga jual produk GMP dengan kualitas standar berkisar Rp 30.000-Rp 34.000 per 1 square feet, sementara produk dengan kualitas premium Rp 50.000. Pesanan besar dimulai dari kalangan militer Indonesia untuk bahan sepatu pada 2020-2023. Selain itu, ada pula 12.000 jaket kulit pada 2021.
Perusahaan sepatu dari luar negeri hingga sejumlah perusahaan
perangkat juga kepincut. Hingga akhirnya, datang pesanan kulit sapi untuk jok 12
pesawat Lion Air Group pada akhir 2023. Butuh hampir setahun demi menghasilkan
produk jok kulit pesawat yang sesuai standar industri penerbangan. Sebelum
pemesanan untuk jok pesawat, produk kulit GMP telah memenuhi uji coba di
laboratorium BRIN; Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik Yogyakarta; serta laboratorium
lainnya. Manajer Produksi PT Batam Aero Teknik Budi Yuwono mengungkapkan,
produk kulit GMP memenuhi tahap uji yang paling krusial untuk keselamatan penerbangan,
yakni tahan bakar. Produk kulit GMP ketika dibakar tidak meluas lebih dari 12
inci atau 30,48 cm. Kini produk GMP telah mengudara ke penjuru Nusantara dengan
maskapai tersebut. (Yoga)
BTN Catat Laba Bersih Rp 860 M
Perlu Pembenahan Program Konversi Motor Listrik
Tidak Adil Bagi Petani Sawit, Permintaan Tunda UEDR Meluas
Resep Suku Bunga untuk Rupiah
Risiko Kenaikan Suku Bunga
BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mampu membukukan per tumbuhan laba yang positif dengan berhasil berhasil mencetak laba konsolidasian sebesar Rp15,98 triliun per akhir kuartal I/2024. Pencapaian kinerja perseroan antara lain didukung oleh kinerja penyaluran kredit. Hingga akhir Maret 2024, BRI berhasil menyalurkan kredit se besar Rp1.308,65 triliun atau tumbuh double digit sebesar 10,89% year on year (yoy). Dari total kredit yang tersalurkan tersebut, sebesar 83,25% di antaranya atau sebesar Rp1.089,41 triliun merupakan por tofolio kredit untuk seg men usaha menengah kecil mikro (UMKM).
Penyaluran kredit yang tumbuh double digit tersebut berdampak terhadap meningkatnya aset perseroan yang mencapai Rp1.989,07 triliun atau tumbuh 9,11% yoy. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa perseroan meyakini pemberdayaan yang terus dilakukan pada segmen UMKM berdampak pada daya tahan ekonomi nasional.
Meskipun mampu mendorong penyaluran kredit tumbuh double digit, perseroan tetap mampu menjaga kualitas kredit yang disalurkannya. Hingga akhir kuartal I 2024 tercatat rasio non performing loan (NPL) BRI terkendali di kisaran 3,11% dengan rasio loan at risk yang membaik, dari 16,39% pada akhir kuartal I/2023 menjadi 12,70% pada akhir kuartal I/2024.
Dari sisi liabilities, perseroan mampu menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp1.416,21 triliun atau tumbuh 12,80% yoy hingga akhir Maret 2024. Dana murah atau current account savings account (CASA) mendominasi portofolio simpanan dengan pertumbuhan 7,80% yoy.Pertumbuhan CASA ini tak lepas dari aspirasi BRI untuk melakukan transformasi liabilitas melalui penguatan basis pendanaan dengan fokus pada lowcost funding dari CASA yang lebih stabil dan berkelanjutan.
‘ADAPTASI’SEKTOR PROPERTI
Sempat melaju kencang, laju penjualan sektor properti berisiko kembali masuk ke jalur lambat. Pasalnya, daya serap pasar properti yang dibiayai melalui skema kredit kepemilikan rumah (KPR) rawan makin seret lantaran suku bunga yang berpotensi meninggi seiring keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan BI Rate. Dus, pelaku bisnis properti pun harus bermanuver lebih tajam agar dapat ‘beradaptasi’ dengan dinamika tersebut. Wakil Ketua Umum DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Bambang Ekajaya menuturkan, kenaikan bunga KPR, bakal menggerus margin bisnis para developer properti. Pada saat yang sama, developer properti sudah terbebani dengan volatilitas rupiah yang sempat anjlok ke level Rp16.200 per dolar Amerika Serikat atau level terendah sejak 2020. Menurutnya, beban itu cukup berat karena depresiasi rupiah berdampak langsung pada mahalnya bahan bangunan terutama material impor yang pada gilirannya menstimulasi peningkatan biaya konstruksi.
Kekhawatiran yang sama diungkap Di rektur PT Metropolitan Land Tbk. (MTLA) Olivia Surodjo. Dia mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan BI berpengaruh pada daya beli konsumen, yang sebagian besar adalah end useratau pembeli rumah pertama melalui skema KPR. Padahal, MTLA menargetkan realisasi marketing sales sebesar Rp1,9 triliun.
Dampak kenaikan suku bunga acuan BI kemungkinan menyasar konsumen yang baru mengajukan kredit, Namun, Olivia meyakini bunga KPR masih akan berada di bawah 10%. Hingga kuartal I/2024, MTLA telah membukukan marketing sales Rp438 miliar atau 10,61% year-on-year (YoY) dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang meraih Rp396 miliar. Segmen residensial menjadi penopang dengan kontribusi 70% atau setara Rp307 miliar. Sementara itu, Direktur PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) Harun Hajadi menyatakan tetap optimistis target prapenjualan sepanjang 2024 menembus Rp11,1 triliun, kendati rupiah melemah serta ada potensi kenaikan bunga KPR. Hingga kuartal I/2024, realisasi prapenjualan CTRA mencapai 30% dari target yang dibidik sepanjang tahun ini yakni Rp11,1 triliun. Pencapaian itu juga melampaui rata-rata historis dalam 5 tahun terakhir yang berada di level 24%. Dari perolehan itu, penjualan rumah tapak atau landed house berkontribusi sebesar 80% dari total prapenjualan pada kuartal I/2024. Adapun segmen lainnya seperti ruko menyumbang 17%, sementara apartemen berkontribusi 3%. Adapun, emiten properti milik Agung Sedayu Group yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) berupaya melakukan Inovasi dan meluncurkan produk yang sesuai dengan permintaan pasar setelah kenaikan suku bunga acuan BI. Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma atau Aguan menyatakan perseroan harus inovatif guna mencapai target prapenjualan sepanjang 2024 hingga Rp5,5 triliun. Sepanjang kuartal I/2024, realisasi prapenjualan PANI telah mencapai 27% dari target atau tembus Rp1,5 triliun.
Hingga kuartal I/2024, realisasi prapenjualan CTRA mencapai 30% dari target yang dibidik sepanjang tahun ini yakni Rp11,1 triliun. Pencapaian itu juga melampaui rata-rata historis dalam 5 tahun terakhir yang berada di level 24%. Dari perolehan itu, penjualan rumah tapak atau landed house berkontribusi sebesar 80% dari total prapenjualan pada kuartal I/2024. Adapun segmen lainnya seperti ruko menyumbang 17%, sementara apartemen berkontribusi 3%. Adapun, emiten properti milik Agung Sedayu Group yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) berupaya melakukan Inovasi dan meluncurkan produk yang sesuai dengan permintaan pasar setelah kenaikan suku bunga acuan BI. Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma atau Aguan menyatakan perseroan harus inovatif guna mencapai target prapenjualan sepanjang 2024 hingga Rp5,5 triliun. Sepanjang kuartal I/2024, realisasi prapenjualan PANI telah mencapai 27% dari target atau tembus Rp1,5 triliun.
Perihal suku bunga kredit, kalangan bankir menyatakan akan merespons dengan hati-hati kenaikan BI Rate. Direk tur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) Nixon L.P. Napitupulu misalnya, menyatakan perseroan akan berhitung terlebih dahulu. “Enggak bisa semena-mena,” ujarnya. Jika ditelusuri, BBTN telah mengerek suku bunga dasar kredit (SBDK) atas kredit konsumsi khusus pada segmen KPR dari sebelumnya 7,3% per 31 Desember 2023, menjadi 7,4% per 31 Maret 2024.
Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin mengatakan kenaikan suku bunga acuan BI bakal menghambat laju pertumbuhan KPR. Menurutnya, perbankan tak punya pilihan lain selain turut mengerek suku bunga kredit. Dia meramal, imbas keputusan BI bakal berdampak pada kenaikan cicilan KPR yang diproyeksi terjadi dalam 3 bulan sampai 6 bulan ke depan sekitar 100 basis poin. Berdasarkan laporan Analisis Uang Beredar BI, kredit properti tetap bertumbuh di level 7,7% secara tahunan (YoY) pada Maret 2024 menjadi Rp1.348,6 triliun. Namun, pertumbuhan kredit properti melambat dibandingkan bulan sebelumnya di level 7,9%.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









