Tantangan Soal Mesin Ekonomi dan Aglomerasi
Mengubah Jakarta menjadi kota global membutuhkan komitmen
kuat dan kerja sama dari semua pihak, termasuk kolaborasi dengan kawasan
aglomerasi. Peneliti senior Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan
Wilayah IPB University, Ernan Rustiadi, mengatakan, secara de facto, antara
Jakarta dan kota/kabupaten sekitar, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,
memiliki ketergantungan yang tinggi, karena Jakarta menyediakan berbagai
lapangan usaha atau pekerjaan dan fasilitas layanan bagi masyarakat sekitarnya.
Di sisi lain, Jakarta mendapat dukungan sumber daya alam (air bersih), bahan
pangan, lahan untuk perumahan dengan harga terjangkau, dan lain-lain dari daerah
sekitarnya.
”Singkatnya, pertumbuhan ekonomi wilayah-wilayah sekitar
Jakarta sangat bergantung pada Jakarta. Kalau bicara Jakarta, sudah sulit
memisahkan Jakarta yang sudah beraglomerasi dengan kawasan perkotaan di
sekitarnya karena sudah terintegrasi. Namun, koordinasi Jakarta dengan kota
lain masih relatif lemah,” tutur Ernan, Rabu (24/4). Sebagai kota global, Ernan
menilai, Jakarta kurang bisa bersaing dengan kota global di negara lain,
seperti Bangkok dan Kuala Lumpur. Transformasi Jakarta ke arah kota global
tidak hanya bergantung pada sektor ekonomi, tetapi juga pada infrastruktur yang
mendukung. Pembangunan infrastruktur kelas dunia, seperti transportasi yang
efisien, telekomunikasi yang canggih, dan energi yang berkelanjutan, perlu
menjadi prioritas.
Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna,
menyampaikan, pada 2023, struktur ekonomi Jakarta didominasi oleh lapangan
usaha perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor yang
berkontribusi 17,67 % terhadap perekonomian Jakarta. Tahun lalu, ekonomi
Jakarta tumbuh 4,96 % dibandingkan 2022. Mobilitas masyarakat yang terus
meningkat memacu beberapa lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan usaha yang
mengalami pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan, yakni 14,05
%. Tingginya kinerja transportasi di Jakarta terutama ditopang oleh peningkatan
penumpang dan barang pada hampir seluruh moda transportasi. (Yoga)
Postingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023