;

Tantangan Soal Mesin Ekonomi dan Aglomerasi

Ekonomi Yoga 26 Apr 2024 Kompas
Tantangan Soal Mesin
Ekonomi dan Aglomerasi

Mengubah Jakarta menjadi kota global membutuhkan komitmen kuat dan kerja sama dari semua pihak, termasuk kolaborasi dengan kawasan aglomerasi. Peneliti senior Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah IPB University, Ernan Rustiadi, mengatakan, secara de facto, antara Jakarta dan kota/kabupaten sekitar, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, memiliki ketergantungan yang tinggi, karena Jakarta menyediakan berbagai lapangan usaha atau pekerjaan dan fasilitas layanan bagi masyarakat sekitarnya. Di sisi lain, Jakarta mendapat dukungan sumber daya alam (air bersih), bahan pangan, lahan untuk perumahan dengan harga terjangkau, dan lain-lain dari daerah sekitarnya.

”Singkatnya, pertumbuhan ekonomi wilayah-wilayah sekitar Jakarta sangat bergantung pada Jakarta. Kalau bicara Jakarta, sudah sulit memisahkan Jakarta yang sudah beraglomerasi dengan kawasan perkotaan di sekitarnya karena sudah terintegrasi. Namun, koordinasi Jakarta dengan kota lain masih relatif lemah,” tutur Ernan, Rabu (24/4). Sebagai kota global, Ernan menilai, Jakarta kurang bisa bersaing dengan kota global di negara lain, seperti Bangkok dan Kuala Lumpur. Transformasi Jakarta ke arah kota global tidak hanya bergantung pada sektor ekonomi, tetapi juga pada infrastruktur yang mendukung. Pembangunan infrastruktur kelas dunia, seperti transportasi yang efisien, telekomunikasi yang canggih, dan energi yang berkelanjutan, perlu menjadi prioritas.

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menyampaikan, pada 2023, struktur ekonomi Jakarta didominasi oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor yang berkontribusi 17,67 % terhadap perekonomian Jakarta. Tahun lalu, ekonomi Jakarta tumbuh 4,96 % dibandingkan 2022. Mobilitas masyarakat yang terus meningkat memacu beberapa lapangan usaha tumbuh positif. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan, yakni 14,05 %. Tingginya kinerja transportasi di Jakarta terutama ditopang oleh peningkatan penumpang dan barang pada hampir seluruh moda transportasi. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :