;

Momentum Selamatkan Bangka Belitung

Ekonomi Yoga 26 Apr 2024 Kompas
Momentum Selamatkan
Bangka Belitung

Kerusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal membuat Bangka Belitung semakin kritis. Karena itu, pengungkapan kasus dugaan korupsi pengelolaan timah pada wilayah IUP PT Timah 2015-2022 harus dioptimalkan untuk menyelamatkan keberlanjutan hidup di provinsi kepulauan tersebut. Pj Gubernur Bangka Belitung Safrizal ZA dalam Konsultasi Publik mengenai Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Daerah Bangka Belitung 2025-2029 di Kota Pangkal Pinang, Pulau Bangka, Rabu (24/4) mengatakan, sebagai daerah kepulauan, faktor risiko kerusakan lingkungan Bangka Belitung jauh lebih besar dibandingkan wilayah daratan. Salah satu faktor itu adalah perubahan iklim yang memicu kenaikan muka air laut sehingga bisa menenggelamkan kawasan pesisir.

Akibatnya, wilayah Bangka Belitung yang sempit secara alami berpotensi makin susut dan diperparah aktivitas pertambangan tak bertanggung jawab, terutama terkait timah. ”Pascapengungkapan kasus korupsi timah, beban lingkungan Bangka Belitung berkurang drastis karena hampir 100 % pertambangan ilegal berhenti. Momentum itu harus disambut dengan membenahi tata kelola pertambangan untuk masa depan,” katanya. Yang pasti, kata Safrizal, dalam jangka pendek sulit menghentikan pertambangan timah sama sekali. Itu karena masyarakat atau perekonomian masih sangat bergantung pada timah. Setidaknya 500.000 hingga 600.000 warga dari 1,52 juta jiwa penduduk Bangka Belitung bekerja di pertambangan timah, artinya 30-40 % penduduk menggantungkan nasib pada timah. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :