Menutup Kembalinya ”Amplop Coklat” di Kapal ASDP Kupang
Lewat pelantang suara, petugas berulang mengingatkan calon
penumpang yang hendak membeli tiket kapal PT Angkutan Sungai, Danau, dan
Penyeberangan (ASDP) di Pelabuhan Bolok Kupang, NTT, Selasa (23/4) siang. Disampaikan
bahwa pembelian tiket, termasuk untuk kelas bisnis, hanya dilayani di loket darat.
Tak ada lagi transaksi di atas kapal. Setelah imbauan lewat pelantang suara,
beberapa petugas ASDP mendatangi kerumunan calon penumpang di depan loket
penjualan tiket. Petugas mengulangi imbauan itu langsung ke telinga calon penumpang.
”Untuk kelas bisnis, beli memang di sini. Di kapal tidak ada lagi jual beli tiket,”
ujar seorang petugas. Imbauan itu mulai intensif dilakukan sejak akhir Desember
2023 setelah ASDP Kupang mendapat sorotan mengenai transaksi di ruang kelas bisnis.
Kala itu tak ada pemberitahuan di loket sehingga penumpang
membeli tiket kelas ekonomi. Tiba di atas kapal, mereka berebut ruang kelas bisnis
dengan membayar Rp 50.000 kepada petugas. Biasanya uang itu dikumpulkan petugas
dalam sebuah amplop coklat berukuran besar. ”Uang itu tidak disetor ke kantor.
Uang itu digunakan untuk keperluan di kapal. Padahal, sudah ada uang operasional
di setiap kapal,” kata Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang
Kupang Andri Matte.
Terbongkarnya praktik ”amplop coklat” terjadi ketika Andri
bersama Kepala Perwakilan Ombudsman NTT Darius Beda Daton sidak di kapal. Pemeriksaan
bertolak dari temuan Ombudsman NTT. Memang, perebutan ruang kelas bisnis di kapal
ASDP Cabang Kupang sudah biasa selama bertahun-tahun. Hasil sidak itu jadi bahan
evaluasi dan perbaikan. Andri lalu mengumpulkan petugas darat dan nakhoda. Beberapa
ABK yang terlibat transaksi dipindahkan demi efek jera. Ia berkomitmen
melakukan pembenahan ke depan. ”Memang tak semua orang suka dengan transformasi
ini. Kita harus mulai,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Fregat, Kapal Tempur Canggih Karya Anak Bangsa
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023