Ekonomi
( 40460 )Balapan Juara Kapitalisasi Pasar di Bursa
Persaingan emiten papan atas dengan kapitalisasi pasar (market cap) terbesar semakin sengit. Di awal Mei ini PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengokohkan diri sebagai emiten dengan market cap paling jumbo di Bursa Efek Indonesia (BEI). Market cap BREN tercatat sebesar Rp 1.321 triliun. Posisi ini setelah saham BREN melonjak 7,05% ke level harga tertingginya di Rp 9.875 per saham Kamis (2/5). Dus, saham BREN telah melejit 1.166,92% sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2023. "Tujuannya, memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan dalam pengambilan keputusan investasinya di saham BREN,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Donni Kusuma Permana. Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada mengatakan, pergeseran posisi market cap tak lepas dari pergerakan harga saham emiten.
Reza mengingatkan, naik atau turun harga saham dipengaruhi oleh sentimen atau asumsi pelaku pasar terhadap kinerja emiten maupun prospek industri di sektor tersebut.
Contohnya BREN yang secara kinerja mengalami penurunan
top line
dan
bottom line
pada kuartal I-2024. Meski begitu, harga saham BREN tetap menanjak. Reza melihat, kemungkinan saham BREN terangkat oleh prospek masa depan dari emiten yang bersangkutan. Yakni yang berkutat di industri energi terbarukan atau energi hijau. Soal rotasi
market caps,
Research Analyst
Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani mengamati kenaikan peringkat BREN juga disebabkan oleh momentum saham-saham
big caps lain yang sedang lesu.
Sedangkan Analis Investindo Nusantara Sekuritas, Pandhu Dewanto menyoroti adanya efek dari evaluasi sejumlah indeks saham. Ini bisa membuat investor maupun fund manager melakukan rebalancing.
Menyapu Cuan Bisnis Kebersihan
Kebutuhan terhadap jasa dan produk kebersihan untuk ruang publik, seperti mal ataupun perkantoran masih tinggi dan terus berkembang. Kebutuhan ini sejalan dengan pertumbuhan ruang perkantoran dan ruang ritel mal yang meningkat. Peluang inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN). Data dari konsultan properti global Colliers menunjukkan, ruang kantor di Jakarta bisa tumbuh sekitar 260.000 meter persegi (m²) setiap tahun. Sementara itu, total ruang retail mall secara kumulatif mencapai sekitar 8 juta meter persegi pada 2023 dan berpotensi tumbuh sekitar 170.000 m² setiap tahun. Direktur Utama Ecocare Indo Pasifik, Wincent Yunanda mengatakan, perusahaan mempunyai tiga sektor usaha utama, di antaranya, layanan higienitas dan sanitasi melalui jenama EcoCare, layanan pengendalian hama melalui merek PestCare dan layanan kebersihan melalui merek TukangBersih. Ecocare Indo Pasifik sendiri telah menguasai sekitar 30% pangsa pasar di industri solusi higienitas. Sejalan dengan itu, perusahaan ini telah memiliki 10.000 pelanggan yang tersebar di lebih dari 20 kota.
Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia juga memproyeksikan, pangsa pasar industri pengendalian hama atau
pest control
dapat berkembang mencapai Rp 3,5 triliun pada 2025 dan akan terus bertumbuh. Dengan potensi pasar yang masih besar, HYGN akhirnya memutuskan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau
initial public offering
(IPO). Dari aksi pencatatan saham perdana di bursa, HYGN mengantongi dana segar sebesar Rp 76,12 miliar. Rencananya, HYGN bakal menambah tiga cabang baru dalam waktu dekat di kota lapis dua dan tiga. Beberapa kota yang dibidik adalah Pekanbaru, Lampung dan Banjarmasin.
Perusahaan ini juga berencan menggarap pasar di Ibu Kota Nusantara (IKN). HYGN telah memiliki kantor cabang di Samarinda dan Balikpapan yang akan membuat perusahaan masuk ke IKN. Kendati begitu, pihaknya masih menunggu kejelasan dan pembangunan IKN. Segmen layanan higienitas menyumbang pendapatan terbesar. Nilainya mencapai Rp 38,91 miliar, atau meningkat 9,1% secara tahunan. Sedangkan bisnis jasa kebersihan dan sanitasi dari jenama Tukang Bersih Indonesia mencatat pendapatan sebesar Rp 23,69 miliar, tumbuh hingga 64,5% yoy.
Saham Bank Digital Masih Belum Optimal
Sebagian besar pelaku pasar tampaknya masih ogah menjadikan saham bank digital sebagai pilihan investasi. Bahkan, ketika harga saham bank besar turun, tidak tampak peralihan portofolio ke saham bank digital.
Di kuartal I lalu, laba ARTO tercatat tumbuh 24% menjadi Rp 21,72 miliar. Laba bank ini tetap tumbuh meski beban bunganya naik. Untuk menekan kenaikan biaya dana ke depan, Bank Jago telah menurunkan bunga deposito dan tabungan Kantong Terkunci mulai 2 Mei, kata Tjit Siat Fun, Direktur Kepatuhan Bank Jago, kemarin.
Laba bank digital lain juga melesat. Bank Raya mencetak peningkatan laba 109,5%. Sedang laba Krom Bank naik 10,25%. Laba Allo Bank meningkat sebesar 23,19%.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, valuasi rata-rata bank digital juga sudah cukup mahal. Ini membuat kinerja positif di triwulan I belum bisa mendongkrak harga sahamnya.
Saham Bank Jago misalnya. Pada penutupan perdagangan Jumat (3/5), ARTO dilego di harga Rp 2.110 per saham. Nafan menyebut, target harga saham ini di Rp 1.885.
Nafan juga target harga lebih renndah untuk BBHI, yakni di Rp 960 per saham Kemarin, saham BBHI ditutup di level Rp 985 per saham.
OJK Bantah Kerugian Fintech Karena Suku Bunga Turun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membantah merosotnya kinerja industri fintech peer to peer (P2P) lending disebabkan efek kebijakan penurunan suku bunga. Sebelumnya, OJK mengeluarkan aturan baru penurunan bunga fintech P2P lending yang berlaku mulai 1 Januari 2024. Lewat aturan itu, OJK memberlakukan batasan bunga pinjaman konsumtif fintech lending menjadi 0,3% dari 0,4% per hari dan bunga pinjaman produktif jadi 0,1% per hari. "Efek aturan baru itu bisa menggambarkan kondisi. Biasanya growth- nya tinggi, dan kali ini berkurang karena manfaat ekonomi," jelas Yasmine Meylia Sembiring, Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).
Selain itu, dia menyebut, aturan
repayment capacity
juga memangkas ruang tumbuh fintech dalam menyalurkan pinjaman. Di aturan baru, fintech hanya boleh menyalurkan pinjaman kepada borrower
dengan jumlah maksimum 50% dari penghasilan.
Toh, Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK bilang, terlalu dini menyebut kerugian industri disebabkan aturan baru penurunan bunga.
Apple Buyback Saham, Siapkan US$ 110 Miliar
Apple bakal melakukan program pembelian kembali atau buyback saham. Nilainya US$ 110 miliar, sekitar Rp 1,76 kuadriliun. Aksi korporasi ini dilakukan di tengah tren penurunan harga sahamnya. Melansir Bloomberg, Jumat (3/2), nilai buyback saham tersebut sudah disetujui jajaran pengurus Apple. Dana yang disiapkan tersebut merupakan dana buyback terbesar yang dilakukan Apple sepanjang sejarahnya. Menurut data yang dikumpulkan perusahaan riset pasar Birinyi Associates, buyback terbesar sebelumnya dilakukan Apple, pada 2018 senilai US$ 100 miliar. Pada penutupan perdagangan Kamis (2/5), harga saham Apple ditutup naik 2,2% ke US$ 173,03. Tapi, posisi ini tercatat masih lebih rendah 12,6% dari level tertingginya pada US$ 198,11 di Desember 2023. Saham Apple tertekan sejak permintaan Iphone turun mengalami persaingan ketat di China.
Apple juga melaporkan penurunan kinerja sepanjang kuartal I-2024. Namun, realisasinya masih melampaui proyeksi konsensus analis. Laba dan pendapatan Apple lebih baik dari perkiraan. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, Apple membukukan pendapatan US$ 90,8 miliar, turun 4,3% secara tahunan. Konsensus analis sebelumnya memprediksi pendapatan produsen iphone ini hanya US$ 90,3 miliar. Namun, perusahaan ini memperkirakan pendapatannya pada kuartal II akan meningkat. Apple juga menaikkan dividen 4%. Ini memicu harapan bahwa perlambatan yang melanda kinerja Apple akan mulai mereda. CEO Apple Tim Cook mengatakan, Apple kemungkinan akan bisa mengembalikan dominasinya di pasar ponsel pintar, termasuk di pasar China. Kendati begitu, persaingan yang ketat dan tantangan peraturan memang tak bisa dihindarkan. "Penjualan Iphone masih mengalami pertumbuhan di beberapa pasar, termasuk China," ujarnya.
Inflasi Thailand Melesat
Inflasi Thailand pada April naik untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. Kenaikan ini didorong kebijakan pemerintah yang mengizinkan pengecer minyak menaikkan harga solar.
Selain itu, inflasi terdorong oleh kenaikan harga makanan segar dan kemasan akibat gelombang panas yang meningkat di Thailand.
Kementerian Perdagangan melaporkan, inflasi Thailand berdasar
consumer price index
(CPI) naik 0,2% di April. Sementara konsensus analis sebelumnya memprediksi CPI turun 0,2%.
Kenaikan inflasi sejalan dengan target Bank of Thailand. Bank ini menargetkan inflasi akan kembali ke kisaran 1%- 3% pada akhir tahun.
Berwisata ke Palopo yang Unik
Ketika di Sulsel dan berada jauh dari Makassar, tetapi tetap bisa nongkrong di resto waralaba layaknya di kota besar lain, jawabannya adalah Kota Palopo, yang berjarak 370 km dari Makassar. Di sini banyak restoran waralaba nasional bahkan internasional. Kafe lokal dengan beragam konsep dan sajian juga tak kalah banyak. Berbagai warung yang menjual kapurung, makanan tradisional dan khas Palopo yang terbuat dari sagu, tidak mau kalah eksis. Semua punya peminat, semua punya tempat. Kondisi itu membuat Andarias (45) yang berencana datang sehari ke Palopo untuk menghadiri acara pernikahan kerabatnya, memutuskan tinggal beberapa hari. Bersama istri dan anaknya yang berusia 7 tahun, mereka terbang dari Kaltim.
”Niatnya cuma mau datang acara nikahan lalu pulang, akhirnya jadi tinggal beberapa hari. Ternyata di sini cukup ramai. Banyak tempat makan dan nongkrong. Mau ke mana-mana mudah karena ada transportasi online,” katanya. Lama tak ke Palopo, dia takjub melihat perkembangan kota kecil ini. Indra Kamaruddin, Manajer Regional Sulawesi PT Deli Grup, yang datang untuk urusan kerja berkata, ”Saya keliling beberapa hotel cari kamar, umumnya penuh terisi. Katanya sedang banyak acara dalam beberapa hari ini sampai kamar hotel banyak dipesan jauh-jauh hari,” ujarnya, Sabtu (27/4).
Petugas hotel menjelaskan pekan itu banyak kegiatan. Ada seminar, pelatihan, hingga ajang balap sepeda motor yang digelar di Sirkuit Ratona Motorsport. Ajang balap tingkat nasional ini diramaikan ratusan pebalap. Berbagai seminar dan pelatihan yang digelar juga dihadiri ratusan peserta. Saat berkeliling ke sejumlah hotel untuk mencari kamar, baliho bertuliskan selamat datang peserta pelatihan maupun seminar dan berbagai acara terpampang jelas di halaman-halaman hotel. Restoran, kafe, warung kopi, hingga tempat makan kaki lima selalu ramai.
Palopo adalah kota kecil yang strategis sekaligus unik. Dalam perencanaan pembangunan provinsi, Luwu Raya ditetapkan sebagai kawasan ekonomi terpadu dan peran Palopo cukup strategis karena menjadi hub. Kota ini juga unik karena masih memiliki tutupan hutan juga lahan pertanian dan perkebunan hingga 50 %. ”Selain jasa, Palopo terus didorong untuk pengembangan pariwisata serta sektor produksi pertanian dan perkebunan. Penataan lahan pertanian dan perkebunan sekaligus jadi obyek wisata. Artinya, pertanian mendapat keuntungan dari produksi dan sebagai tempat wisata,” ujar Pj Walikota Palopo Asrul Sani. Apa pun, potensi dan pesona Palopo yang kini tengah mekar diharapkan dapat berkelanjutab. (Yoga)
Warga Jepang Turut ”Melibas” Yen
Kurs yen diperkirakan akan terus melemah hingga ke level 160 yen per USD. Penyebab utamanya adalah selisih besar antara suku bunga inti di AS dan Jepang. Upaya intervensi yang dilakukan Bank Sentral Jepang (BoJ) juga diperkirakan akan sia-sia. Pada 1 Mei 2024, kurs yen tercatat pada kisaran 157,9 yen per USD. Kurs yen, menurut survei BoJ, seharusnya di kisaran 141,42 yen per USD, seperti diberitakan harian The Japan Times, 30 April 2024. Masato Kanda, Wakil Menkeu Jepang untuk urusan internasional, menyebutkan, ada spekulasi penyebab anjloknya kurs yen. Ia mengingatkan, otoritas moneter Jepang siap merespons 24 jam sehari dan 365 hari per tahun agar yen tidak merosot lebih lanjut.
Menurut The Financial Times, BoJ tampaknya telah melakukan intervensi dengan mengguyur pasar setara 35 miliar USD. Akan tetapi, kurs yen tidak kunjung menguat. ”Kurs yen mungkin tidak jatuh tajam, tetapi sulit untuk memulihkan kurs yen karena kelemahannya. Masalah yang sedang terjadi, kejatuhan yen, bukan hanya karena aksi investor asing dan para spekulan. Warga Jepang juga memperkirakan yen masih akan terus melemah,” kata Koji Fukaya dari perusahaan konsultan, Market Risk Advisory Co. Menurut Reuters, warga biasa Jepang dihinggapi pikiran tentang yen yang akan terus melemah. Akibatnya, mereka menabung dalam denominasi non-yen.
Jika tetap memegang yen, mereka akan ketiban beban karena biaya impor, seperti energi, akan meninggi seiring pelemahan yen. Maka, warga mengamankan diri dengan memegang, antara lain, USD. Kelemahan yen paling mendasar terletak pada perbedaan suku bunga inti AS yang kini 5,25 %. Angka itu sangat jauh di atas suku bunga inti Jepang, yaitu pada kisaran 0-0,1 %. Situasi ini mendorong pelaku di pasar valuta asing meminjam dana dalam yen yang berbunga rendah dan menyimpannya dalam USD dengan bunga lebih tinggi. Hal ini disebut carry trade dalam pasar valas. Jika simpanan jatuh tempo, keuntungan dari suku bunga simpanan dalam USD akan tinggi, ditambah lagi dengan merosotnya kurs yen terhadap USD. Omzet pinjam-meminjam seperti ini terus berulang. Maka, takdir yen memang akan melemah, terlepas ada atau tidaknya intevensi BoJ. (Yoga)
Investasi Microsoft untuk Malaysia Melebihi Nilai di Indonesia
CEO Microsoft Satya Nadella mengumumkan investasi sebesar 2,2 miliar USD untuk Malaysia. Jumlah modal untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI dan komputasi awan itu lebih besar dibandingkan yang dikucurkan kepada Indonesia, yakni 1,7 miliar USD. Nadella mengumumkan investasi itu ketika memberikan kuliah umum di Kuala Lumpur, Kamis (2/5). Kunjungan ke Malaysia itu sekaligus menutup turnya ke Asia Tenggara. Pada Selasa (30/4) lalu, Nadella berada di Jakarta. Lalu, pada Rabu (1/5), ia singgah di Bangkok, Thailand.
Kedatangan Nadella untuk mengembangkan industri AI, komputasi awan, dan pengelolaan pangkalan data berbasis peranti lunak Microsoft. Teknologi yang ditawarkan, antara lain, Microsoft Azure, OpenAI, dan Mistral AI. ”Investasi sebesar 2,2 miliar USD ini adalah investasi tunggal terbesar di Malaysia selama 32 tahun terakhir,” kata Nadella di Malaysia. Selama empat tahun ke depan, kata Nadella, Microsoft akan membangun kapasitas Malaysia sebagai pelaku industri teknologi berbasis kecerdasan buatan dan komputasi awan. Pada saat yang sama, pembangunan itu dinilai juga akan membuka lowongan pekerjaan untuk 200.000 warga lokal.
”Pemakaian teknologi ini memungkinkan pembangunan perekonomian yang inklusif dan memastikan inovasi tercipta. Ekonomi kini berlandaskan penguasaan teknologi,” ujar Nadella. Sebelumnya, Nadella berada di Jakarta dan mengumumkan investasi untuk pengembangan kecerdasan buatan, komputasi awan, dan pengelolaan pangkalan data senilaitotal 1,7 miliar USD, yang akan membuka lowongan pekerjaan untuk 840.000 penduduk Indonesia. Di Thailand, Nadella tidak mengumumkan nilai investasi yang akan dikucurkan oleh Microsoft. Akan tetapi, ia menjanjikan lowongan pekerjaan untuk 100.000 warga Thailand. Kedatangan Nadella ke Asia Tenggara ialah bagian dari misi Microsoft untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu ”hub” teknologi dunia. (Yoga)
Langkah The Fed Picu Penguatan Rupiah
Bank Sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuannya, yang membuat nilai tukar rupiah terhadap USD sedikit menguat. Namun, era suku bunga tinggi ini akan berdampak terhadap partumbuhan ekonomi Indonesia dan kinerja perbankan. The Fed melalui rapat dewan kebijakanTheFed (FOMC), Rabu (1/5) waktu setempat, memutuskan tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya (Fed FundRate/FFR) pada level 5,25-5,5 %, dengan pertimbangan data inflasi AS yang masih berada di atas ekspektasi sebesar 2 %. Ke depan, The Fed kemungkinan besar tidak akan menempuh kebijakan kenaikan FFR untuk meredam laju inflasi tersebut. Dengan demikian, focus kebijakan The Fed saat ini adalah mempertahankan stance kebijakan ketat.
”Jadi, menurut saya, kecil kemungkinan kebijakan suku bunga berikutnya adalah kenaikan. Saya katakan, itu (kenaikan FFR) kemungkinan besar tidak terjadi,” kata Chairman The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers FOMC sebagaimana dilansir Reuters. Negara-negara lain dan pasar keuangan tengah beradaptasi dengan baik terhadap pertumbuhan ekonomi dan divergensi kebijakan moneter dengan AS. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susiato, Kamis (2/5), mengatakan, pernyataan terkini The Fed dimaknai sebagian pelaku pasar sebagai stance kebijakan yang agak longgar (dovish). Hal ini membuat para pelaku pasar berspekulasi pemangkasan FFR oleh The Fed akan lebih maju, dari sebelumnya pada Oktober/November 2024 menjadi September 2024.
”Perkembangan tersebut menyebabkan banyak mata uang emerging market (negara berkembang) Asia mengalami penguatan, termasuk rupiah,” katanya. Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar (Jisdor) pada Kamis (5/2), rupiah ditutup berada pada level Rp 16.202 per USD atau menguat 0,45 % dibanding penutupan pasar sebelumnya. Kendati demikian, rupiah masih berada di atas level Rp 16.000 per USD selama hampir dua pecan berturut-turut sejak pasar spot rupiah kembali dibuka setelah libur Lebaran. BI memperkirakan, rupiah berangsur-angsur akan menguat hingga akhir tahun 2024. Pada triwulan II-2024, rupiah terhadap USD akan menguat rata-rata ke level Rp 16.200, Rp 16.000 pada triwulan III-2024, dan Rp 15.800 pada triwulan IV-2024. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









