;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

PEMULIHAN EKONOMI : BIMBANG DI BISNIS BANK

06 May 2024

Hampir 1 tahun, Indonesia mengakhiri situasi krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19. Kendati berbagai indikator ekonomi menunjukkan capaian positif melalui berbagai program yang telah digulirkan, sejumlah sektor usaha dinilai belum cukup stabil. Fathan Subchi, Wakil Ketua Komisi XI DPR khawatir ketika konflik Iran-Israel meledak pertengahan April lalu. Situasi yang dinilainya bisa mengganggu target pemerintah untuk memutar perekonomian lebih cepat lagi. Apalagi, baru tahun lalu, Indonesia lepas dari situasi Covid-19 seiring dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) No. 48 Tahun 2023 tentang Pengakhiran Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada 4 Agustus 2023. 

Keputusan itu diikuti dengan berakhirnya pengalokasian anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan program restrukturisasi kredit di perbankan. Khusus program restrukturisasi kredit perbankan, berakhir secara keseluruhan pada Maret 2024 setelah sempat mengalami perpanjangan secara terbatas pada tahun lalu. Konflik Iran-Israel dinilai membuat situasi ekonomi global berpotensi melemah. Hal yang mesti diantisipasi pemerintah. “Kita tidak tahu sampai kapan ketegangan antara Iran dan Israel berlanjut. Kalau misalnya Agustus atau September [ketegangan tidak berakhir], kita akan mengalami situasi yang sangat mengkhawatirkan,” kata Fathan. 

Sebagai anggota pimpinan di Komisi XI yang bermitra dengan kementerian di bidang ekonomi, dia tahu betul postur anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan berbagai risiko yang memengaruhi ke depan. Saat APBN 2024 disusun, kala itu pemerintah belum mengukur adanya konflik Iran-Israel yang disebut-sebut bakal lebih panas ketimbang konflik antara Rusia-Ukraina. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memberikan program keringanan bagi debitur perbankan melalui restrukturisasi kredit. Sampai dengan Maret 2024, outstandingkredit restrukturisasi mencapai Rp228,03 triliun, sudah turun drastis dibandingkan situasi pada saat Covid-19 yang sempat menyentuh kisaran Rp900 triliun. Wakil Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa risiko eksternal masih jadi tantangan utama perbankan sepanjang tahun berjalan, terutama akibat ketidakpastian kondisi geopolitik dan kebijakan The Fed. 

Sementara itu, di tengah kondisi perekonomian Amerika Serikat (AS) yang dihiasi fenomena lonjakan infl asi, penurunan Fed Fund Rate diproyeksi tertunda sampai akhir tahun, setelah sebelumnya dipercaya akan mulai turun pada kuartal III/2024. Selain itu, Tiko—panggilan akrab Kartika Wirjoatmodjo— mengingatkan risiko dalam negeri patut jadi perhatian, kendati dirinya optimistis perbankan bisa mengambil peluang atas masih kuatnya proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional. Mengutip data OJK, pada 2 bulan pertama tahun ini terjadi kenaikkan rasio kredit bermasalah dibandingkan dengan posisi akhir tahun lalu. Pada Januari dan Februari 2024, NPL bank sebesar 2,35%, padahal pada akhir 2023 tercatat 2,19%. 

Menurut Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah dan Syariah OJK Defri Andri, kenaikan NPL di perbankan masih dalam situasi yang dapat dikendalikan. Sementara itu, dari perspektif Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin, berakhirnya program restrukturisasi dan relaksasi lainnya dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19, menjadi bom waktu bagi industri perbankan di Tanah Air karena industri bank dihadapkan dengan masalah serius lain, yaitu konflik geopolitik. Di sisi lain, pemerintah perlu melakukan intervensi serupa program PEN apabila kondisi saat ini berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, meluas, serta menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan sektor-sektor industri yang dibiayai oleh bank.

INSENTIF MAKROPRUDENSIAL : Kebijakan Longgar yang Makin Diperlonggar

06 May 2024

Pemangku kepentingan di sektor industri keuangan berupaya untuk menjaga laju pemulihan sejumlah sektor usaha. Kendati kebijakan terkait dengan Covid-19 sudah berakhir, beberapa industri belum sepenuhnya bangkit dari krisis kesehatan yang berlangsung 3 tahun lamanya sejak 2020—2022. Berbagai terobosan kebijakan untuk memulihkan dunia usaha ditelurkan. Bank Indonesia, misalnya telah mempersiapkan perluasan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) yang akan berlaku per 1 Juni 2024. Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, kebijakan insentif likuiditas itu demi mempertahankan momentum pertumbuhan kredit di level 10%—12% pada tahun ini. 

“Kebijakan makroprudensial longgar kini semakin diperlonggar, antara lain dengan meningkatkan kebijakan insentif likuiditas makro-prudensial atau KLM melalui perluasan cakupan sektor prioritas,” ujarnya saat Konferensi Pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan II Tahun 2024, Jumat (3/5). Bank Indonesia, katanya, memasukkan sektor penunjang penghiliran; konstruksi dan real estat produktif; ekonomi kreatif; otomotif; perdagangan; listrik, gas, air bersih; dan jasa sosial, sebagai sektor usaha yang dapat memperoleh insentif KLM.

Selain itu, BI juga mempertahankan rasio countercyclical capital buffer sebesar 0%, rasio intermediasi makroprudensial 84%—94%, rasio penyangga likuiditas makroprudensial (PLM) sebesar 5% untuk bank umum konvensional dan 3,5% untuk bank umum syariah, serta melanjutkan pelonggaran rasio loan to value (LTV) atau kebijakan uang muka 0% untuk pemberian kredit sektor properti dan kendaraan bermotor. Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan nilai restrukturisasi kredit di perbankan berada dalam tren turun. 

Sampai dengan Maret 2024 nilai restrukturisasi tersisa Rp228,03 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 859.000 nasabah.Sementara itu, tren kredit bermasalah atau nonperforming loan(NPL) masih terjaga dengan NPL net 0,77% dan NPL gross 2,25%. Hanya naik sedikit ketimbang capaian per Desember 2023, di mana NPL net 0,71% dan NPL gross 2,19%.

GEJOLAK GEOPOLITIK : TAKTIS DI STRATEGI BISNIS

06 May 2024

Situasi global yang tidak menentu mengakibatkan prospek perekonomian dunia berpotensi tumbuh lambat. Bagi kalangan industri perbankan, situasi itu patut menjadi perhatian. Mereka mesti taktis dalam menyusun strategi, mengejar pertumbuhan kredit atau menjaga bisnis tetap profit. Bicara di acara Bisnis Indonesia BUMN Forum 2024, Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah dan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Defri Andri mengatakan bahwa industri perbankan di Tanah Air sedang menghadapi tren koreksi margin bunga bersih atau net interest margin (NIM). Penyusutan NIM itu, katanya, lantaran peningkatan suku bunga acuan serta persentase biaya dana (cost of fund) lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit. Kendati turun, katanya, NIM perbankan di Indonesia masih paling menarik di kawasan Asia Tenggara dan menjadi sasaran investor untuk berbisnis bank di Tanah Air. 

Mengutip data statistik perbankan yang dirilis oleh OJK, NIM perbankan sampai dengan Februari 2024 tercatat 4,49% atau lebih rendah dibandingkan dengan posisi Januari 2024 sebesar 4,54%. Pada akhir 2023, NIM perbankan nasional masih berada di kisaran 4,81%. Sementara itu, penyaluran kredit perbankan dalam kurun 3 tahun terakhir masih terbatas. Rasio pinjaman terhadap pendanaan atau loan to deposit ratio(LDR) belum mampu menembus level psikologis seperti situasi sebelum pandemi Covid-19 yang rata-rata di atas 90%. Sementara itu, pada periode 2017—2019, rata-rata pertumbuhan kredit perbankan di kisaran 9,3%.Bank Indonesia mencatat out standing kredit perbankan hingga Maret 2024 senilai Rp7.187,6 triliun atau tumbuh 11,8% secara tahunan. 

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon Napitupulu mengatakan bahwa perseroan menurunkan target penyaluran kredit ke level 10%—11% pada 2024 seiring dengan langkah bank sentral yang mengerek bunga acuan. Perubahan target kredit itu, katanya, sebagai antisipasi terhadap biaya bunga yang berpotensi makin mahal dan ketatnya persaingan dana pihak ketiga (DPK). Sementara itu, Direktur Keuangan dan Strategi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sigit Prastowo menuturkan pihaknya memilih strategi berhati-hati dalam membentuk pencadangan dan menjaga portofolio kredit sesuai risiko industri lewat pengembangan deteksi awal untuk mengantisipasi kualitas debitur. Kualitas aset BMRI, katanya, masih terjaga tecermin dari indikator perbaikan LAR bank only menjadi 8,62% per Maret 2024, dari sebelumnya 8,74% per Desember 2023. Selain itu, NPL gross 1,02% per Maret 2024, dengan coverage ratio sebesar 368%. 

Nilai NPL itu tetap sama seperti capaian Desember 2023, tapi membaik 68 basis poin dari capaian Maret 2023 di level 1,7%. Senada, Executive Vice President (EVP) Corporate Communication and Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Hera F. Haryn menyatakan pihaknya terus menjalankan arah kebijakan dari pemerintah dan regulator atas berakhirnya masa restrukturisasi Covid-19. Sementara itu, mewakili segmen BPD, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) memilih strategi menjaga kualitas portofolio lewat memperketat pemetaan pasar dan efisiensi kinerja, sehingga tidak menciptakan potensi NPL baru ke depannya. 

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan bahwa menggenjot volume kredit secara terukur merupakan kunci dalam upaya perbaikan portofolio. Namun, di tengah kondisi yang menantang, suku bunga harus kompetitif untuk bisa menarik pasar, yang artinya Bank Jatim harus mengoptimalkan strategi efi siensi internal untuk menjaga rasio cost of creditz Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai program restrukturisasi memang tak bisa dilanjutkan secara terus menerus.“Pandemi itu dimulai 2020, ini sudah 2024. Jadi enggakterlalu cepat juga enggak terlalu lama kalau itu harus berakhir. Tapi untuk restrukturisasi di bank sebenarnya bisa dilihat lagi dari kebijakan masing-masing bank,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (3/5). Terlebih dalam menghadapi gejolak geopolitik saat ini, keberanian bank memangkas keuntungan lewat menurunkan NIM perlu dikedepankan guna memompa perekonomian.

KOTA CERDAS : Dana Hibah AS Masuk IKN

06 May 2024

Amerika Serikat mengucurkan dana hibah senilai US$2,49 juta atau Rp39,7 miliar untuk mendanai bantuan teknis terkait usulan penerapan teknologi dan solusi kota cerdas di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dilansir dari Bisnisindonesia.id, penandatanganan perjanjian hibah dilakukan oleh United States Trade and Development Agency (USTDA) dalam acara Business and Investement Roundtable Forum di Los Angeles, AS, Kamis (2/5). Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Mohammed Ali Berawi memimpin delegasi dari Indonesia untuk menghadiri forum yang merupakan bagian dari rangkaian acara Smart City Reverse Trade Mission (RTM) yang digelar USTDA. Direktur USTDA Enoh T. Ebong mengatakan pihaknya mendukung pembangunan IKN. USTDA merupakan lembaga independen pemerintah Amerika Serikat untuk memajukan pembangunan ekonomi dan kepentingan komersial di negara berkembang. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Los Angeles Purnomo A. Chandra berpendapat pihaknya terus mendukung terhadap kerjasama perusahaan dan investor di Amerika Serikat dengan Otorita IKN.

PERANG HAMAS-ISRAEL : Memilih Putus Diplomatik Israel

06 May 2024

Perang antara Hamas dan Israel yang sudah berlangsung selama hampir 8 bulan ini menimbulkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Ada yang mendukung perang itu seperti Amerika Serikat, tetapi lebih banyak yang mengecamnya. Bukan hanya mengecam, tidak sedikit yang memilih memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Israel dan memanggil pulang duta besarnya di Tel Aviv, ibu kota Israel. Bagi negara yang memutuskan hubungan diplomatik, perang antara Israel dan Hamas tidaklah imbang serta mengakibatkan lebih banyaknya korban jiwa tak bersalah di pihak Palestina. Bolivia, telah memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Israel sejak November 2023 selepas serangan brutal militer Israel di Jalur Gaza. Afrika Selatan, telah memutus hubungan diplomatik dengan Israel sejak tahun lalu setelah pihaknya menyeret Israel ke Den Haag atas dugaan kejahatan perang di wilayah Gaza. Turki, salah satu sekutu Amerika di NATO menyatakan penolakan Netanyahu untuk segera melakukan gencatan senjata di Jalur Gaza. Selain itu ada Belize dan Honduras.

Wisata Museum Layang-layang

06 May 2024

Pengunjung berkeliling melihat berbagai koleksi layang-layang di Museum Layang-layang Indonesia, Jakarta, Minggu (5/5/2024). Museum ini menyimpan ratusan koleksi layang-layang beragam ukuran dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Dengan tiket  masuk Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 20.000 untuk anak-anak, pengunjung juga dapat mewarnai dan merakit layang-layang dari kertas di sini. (Yoga)

Pertaruhan Proyek Kereta Cepat

06 May 2024

Rencana proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya harus terintegrasi dengan pembangunan angkutan umum perkotaan. Pemerintah mulai mengkaji kelanjutan proyek kereta cepat rute Jakarta-Surabaya. Rencana proyek lanjutan dari kereta cepat yang saat ini baru melayani rute Jakarta-Bandung itu akan memangkas waktu dan mengurangi beban transportasi jalan, mengurangi emisi dari sektor aviasi, dan meningkatkan konektivitas antarkota di Indonesia (Kompas, 4 Mei 2024). Kabar baik tersebut melambungkan harapan publik agar Indonesia segera memiliki angkutan umum modern, aman, dan nyaman layaknya di negara maju.

Pembangunan sistem angkutan massal menjadi salah satu elemen penting dalam perkembangan aktivitas sosial dan ekonomi di suatu negara. Di perkotaan, pembangunan angkutan umum massal yang lebih hijau akan mewujudkan kota yang manusiawi untuk ditinggali, berkelanjutan, dan menjamin perekonomian lancer bergulir. Indonesia boleh berbangga, KA cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh adalah yang pertama di Asia Tenggara. Pembangunannya menyerap anggaran Rp 132 triliun yang didominasi pinjaman dari China Development Bank. Anggaran yang menambah utang Indonesia itu memantik kritik.

Kehadiran kereta cepat dengan rute relatif pendek dan telah dilayani berbagai moda angkutan lain,termasuk jalan tol, dinilai kurang efisien untuk menstimulasi pertumbuhan kawasan. Walaupun dengan menambah besar utang, melanjutkan rute kereta cepat hingga ke Surabaya diyakini dapat memupus keraguan atas nilai penting kereta cepat. Pemerintah dan pihak terkait memiliki momentum baru untuk mengartikulasikan manfaat kereta cepat, yaitu antara kebutuhan menciptakan lapangan kerja berkualitas, stimulus ekonomi, dan konektivitas yang lebih baik serta berkelanjutan. Bagian penting dan tidak bisa dipisahkan dalam mewujudkan konektivitas adalah memadukan kereta cepat dengan pembangunan angkutan umum perkotaan. (Yoga)


Daya Tahan Ekonomi Indonesia Diuji

06 May 2024

Indonesia menghadapi berbagai risiko ekonomi sepanjang paruh pertama tahun 2024 akibat kondisi pasar global yang tidak stabil dan transisi pergantian rezim di dalam negeri. Namun, pertumbuhan ekonomi awal tahun ini diperkirakan masih bisa mencapai ”level aman” 5 % karena  terbantu sejumlah faktor temporer. Tahun 2024 diawali dengan sejumlah risiko sekaligus peluang. Ketahanan eksternal perekonomian Indonesia diuji di tengah iklim perdagangan dunia yang lesu akibat eskalasi ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi China, dan turunnya harga komoditas. Akibatnya, meski masih membukukan surplus 47 bulan berturut-turut, nilai surplus neraca perdagangan Indonesia menurun 39,4 % secara tahunan menjadi 7,34 miliar USD sepanjang Januari-Maret 2024. Kinerja ekspor turun lebih signifikan ketimbang impor. Ketika surplus menipis, terjadi aliran keluar modal (capital outflow) sebanyak 1,89 miliar USD dari pasar obligasi Indonesia sepanjang triwulan I-2024.

Modal yang ”kabur” itu terjadi karena perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS , The Federal Reserve (The Fed), dan eskalasi ketegangan geopolitik. Sejak awal tahun, nilai tukar rupiah terhadap USD melemah hingga turun 2,96 % secara year to date per akhir Maret 2024. Cadangan devisa turun 6 miliar USD sejak Desember 2023. Namun, di sisi lain, kinerja investasi tercatat kuat pada triwulan pertama dengan realisasi investasi langsung (direct investment) Rp 401,5 triliun atau naik 22,1 % secara tahunan. Investasi dari luar ataupun domestik tumbuh hampir seimbang, menunjukkan kepercayaan investor terhadap Indonesia sebagai tujuan investasi masih terjaga. Secara rinci, pada triwulan I, penanaman modal asing (PMA) menyumbang 50,9 % dari total realisasi investasi dan tumbuh 15,5 % secara tahunan.

Menurut Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI (LPEM FEB UI) Teuku Riefky, Sabtu (4/5) kombinasi antara tren positif dan tantangan di awal tahun itu membuat ekonomi Indonesia masih bisa bertahan di awal tahun. LPEM FEB UI pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik dari tahun lalu, yaitu 5,15 % untuk triwulan I-2024 dan 5,1 % sepanjang 2024 (full year). Pada triwulan I-2023, ekonomi Indonesia tumbuh 5,03 % dan sepanjang 2023 tumbuh 5,05 %. Menurut dia, faktor temporer dari dalam negeri membantu menopang ekonomi dari merosot terlalu dalam. ”Ada pemilu, dibarengi beberapa periode libur panjang dan perayaan musiman Ramadhan yang mendorong tingkat konsumsi secara umum. Di sisi lain, realisasi investasi yang jauh melampaui target juga mencerminkan tingkat kepercayaan investor,” kata Riefky. (Yoga)


Antisipasi EUDR, Percepat Pendataan Pekebun

06 May 2024

Pelaku industri karet menagih janji pemerintah untuk mempercepat pendataan pekebun sebagai langkah antisipasi regulasi bebas produk deforestasi Uni Eropa. Upaya pemerintah mengatasi ancaman ekspor komoditas terkait regulasi yang mulai diterapkan Januari 2025 itu diharap bisa menjadi gerakan nasional. UU Bebas Produk Deforestasi UniEropa (EUDR) mewajibkan komoditas yang diekspor ke Uni Eropa bersertifikat verifikasi atau uji tuntas (due diligence) berbasis geolokasi (titik koordinat atau polygon) berdasarkan citra satelit dan GPS dari perkebunan yang disertai penerapan metode ketelusuran. Secara prinsip, regulasi ini melarang sejumlah komoditas yang berasal dari lahan yang terdeforestasi setelah 31 Desember 2020 masuk pasar UE.

Selain karet, komoditas ini juga berlaku untuk kopi, minyak sawit, sapi, kedelai, kakao, kayu, arang, dan karet serta produk-produk turunan atau olahannya, seperti daging, furnitur, kertas, kulit, dan cokelat. Wakil Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Uhendi Haris menegaskan, salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan menghadapi EUDR adalah lewat realisasi percepatan pendataan pekebun. Pendataan itu dilakukan melalui Sistem Terpadu Pendaftaran Usaha Budidaya Elektronik (E-STDB). Percepatan tentu juga perlu dilakukan untuk seluruh pekebun dan petani komoditas lain di luar karet. ”Hingga saat ini, baru terdapat 971 E-STDB pekebun karet yang sudah terbit,” ujar Uhendi kepada Kompas, Minggu (5/5).

Menurut dia, khusus sektor karet, dibutuhkan sedikitnya 491.106 E-STDB untuk memenuhi porsi ekspor karet dan produk turunannya ke Eropa. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Gapkindo, dari total 1,79 juta ton produk karet yang diekspor pada 2023, hanya 11 % atau 206.203 ton yang diekspor ke Uni Eropa. Persoalannya, negara, seperti Jepang dan Korea, yang mengimpor karet alam dari Indonesia dalam bentuk mentah atau setengah jadi juga akan menuntut pemenuhan EUDR dari Indonesia. Sebab, karet alam Indonesia itu akan mereka olah untuk diekspor ke Eropa dalam bentuk produk jadi. ”Jika Indonesia tidak mampu memenuhi (syarat) ekspor tersebut untuk EUDR, porsi ekspor kemungkinan besar akan dicari alternatif oleh operator/trader melalui pengalihan porsi ke negara produsen lainnya,” lanjut Uhendi. (Yoga)


Produsen Alas Kaki Bata Tutup Pabrik di Purwakarta

06 May 2024

Produsen alas kaki PT Sepatu Bata Tbk akhir pekan lalu mengumumkan penghentian aktivitas pabriknya di Purwakarta, Jabar. Penurunan penjualan alas kaki dalam empat tahun terakhir menjadi alasannya. Pengumuman tersebut disampaikan dalam dokumen keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang didirikan di Ceko pada 1894 dan hadir di Indonesia sejak 1931 itu tercatat di pasar modal Indonesia pada 1982 dengan nama BATA. ”Perseroan sudah tidak dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta karena permintaan pelanggan terhadap jenis produk yang dibuat di pabrik Purwakarta terus menurun. Kapasitas produksi pabrik jauh melebihi kebutuhan yang diperoleh secara berkelanjutan dari pemasok di Indonesia,” kata Sekretaris PT Sepatu Bata Tbk Hatta Tutuko, dalam dokumen tersebut.

Menurut dia, kebijakan tersebut harus diambil setelah mereka berjuang menghadapi kerugian dan tantangan industri akibat pandemi Covid-19 dan perubahan perilaku konsumen yang begitu cepat. Masalah ini telah mereka alami empat tahun terakhir. Dalam laporan keuangan tahun 2023, perseroan mengumumkan penurunan nilai penjualan sebesar 5 % menjadi Rp 609,6 miliar dari penjualan di 2022 sebesar Rp 643,4 miliar. Penurunan ini linier dengan jumlah produksi tahun 2023 yang hanya sebanyak 1,15 juta pasang sepatu dan sandal, berkurang dari 1,80 juta pasang alas kaki pada tahun sebelumnya. Pada saat bersamaan, perusahaan mencatatkan peningkatan kerugian komprehensif sebesar Rp 188,4 miliar dari Rp 107,2 miliar di 2022. Rugi tahun berjalan juga meningkat dari Rp106,1 miliar menjadi Rp 190,5 miliar.

Kerugian yang dialami pada 2023 terutama disebabkan oleh kerusakan pada asset tetap dan persediaan barang yang sudah menua. Kinerja keuangan tersebut didapat kendati perseroan melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki penjualan. Garis besar inovasi mereka di tahun lalu, antara lain, mengoptimal- kan pemasaran dengan melibatkan pemengaruh (influencer), dengan harapan akan mampu meningkatkan pengunjung toko di platform daring perusahaan. Masalah yang dialami Bata tidak lepas dari kinerja industri alas kaki secara umum di dalam negeri. Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) menyatakan bahwa industri alas kaki dalam negeri belum pulih ke normal sejak pandemiCovid-19. Dinamika ekonomi global belakangan juga turut memengaruhi. (Yoga)