Berharap Pada Dividen Bank BUMN
Beberapa emiten pelat merah di Indeks IDX BUMN20 berhasil mencetak pertumbuhan kinerja positif pada kuartal I-2024. Tercermin dari pendapatan dan laba bersih anggotnya. Berdasarkan data KONTAN, PTPP memimpin lonjakan laba bersih. Laba bersih PTPP melesat 176,44% secara tahunan menjadi Rp 9,56 miliar per Maret 2024. Menyusul PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 109,58% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 9,16 miliar pada periode Januari–Maret 2024. Sedangkan besarnya nilai keuntungan masih dipegang big banks BUMN. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencetak keuntungan Rp 15,89 triliun di kuartal I-2024. Berikutnya Bank Mandiri (BMRI) dengan keuntungan Rp 12,7 triliun, serta Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 5,33 triiun. Di luar perbankan, laba jumbo diraih PT Telkom Indonesia (TLKM) dan PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS).
Pengamat pasar modal sekaligus Direktur Avere Investama, Teguh Hidayat masih menjagokan emiten perbankan untuk urusan dividen. Terlebih Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan BUMN bisa menyetotorkan dividen Rp 85,5 triliun tahun ini, bahkan diharapkan lebih,
Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas sependapat emiten perbankan berpeluang kembali mencatatkan pertumbuhan. Jika nanti terjadi pelemahan, penurunan kinerja sektor ini tidak akan signifikan.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus sependapat.
Di sisi lain, tingginya bunga berpotensi memperbesar kredit bermasalah alias non performing loan (NPL). Jika NPL naik, bank harus memperbesar pencadangan alias provisi. Bila biaya provisi membesar, laba bank bisa berkurang. Ujungnya, dividen bisa mengecil. Target pemerintah dari divicen bank bisa terancam.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023