Permodalan Bank Kuat Hadapi Ketidakpastian Global
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi perbankan nasional masih cukup kuat di tengah ketidakpastian global saat ini. Terlihat dari bantalan permodalan yang tebal dengan capital adequacy ratio (CAR) di level 26% pada Maret 2023. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, OJK cukup percaya diri industri perbankan bisa menghadapi situasi saat ini dan kedepan, sejalan dengan bantalan permodalan yang kuat sebagai bentuk mitigasi risiko yang solid. "OJK juga telah melakukan uji ketahanan industri jasa keuangan untuk memastikan berbagai risiko penguatan dolar Amerika Serikat dan suku bunga tinggi termitigasi dengan baik. Namun demikian, OJK senantiasa mencermati dinamika global dan potensi dampak negatif terhadap IJK (Industri Jasa Keuangan ) agar bisa mengambil langkah antisipatif," papar Mahendra. Di sisi kualitas kredit juga terjaga dengan baik, dimana non performing loan (NPL) net dan gross masing-masing 0,77% dan 2,25% pada Maret 2024. Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional, kredit restrukturisasi per akhir Maret 2024 melanjutkan tren penurunan menjadi Rp 228,03 triliun dari 859 ribu nasabah. (Yetede)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023