;

Berwisata ke Palopo yang Unik

Ekonomi Yoga 03 May 2024 Kompas (H)
Berwisata ke Palopo yang Unik

Ketika di Sulsel dan berada jauh dari Makassar, tetapi tetap bisa nongkrong di resto waralaba layaknya di kota besar lain, jawabannya adalah Kota Palopo, yang berjarak 370 km dari Makassar. Di sini banyak restoran waralaba nasional bahkan internasional. Kafe lokal dengan beragam konsep dan sajian juga tak kalah banyak. Berbagai warung yang menjual kapurung, makanan tradisional dan khas Palopo yang terbuat dari sagu, tidak mau kalah eksis. Semua punya peminat, semua punya tempat. Kondisi itu membuat Andarias (45) yang berencana datang sehari ke Palopo untuk menghadiri acara pernikahan kerabatnya, memutuskan tinggal beberapa hari. Bersama istri dan anaknya yang berusia 7 tahun, mereka terbang dari Kaltim.

”Niatnya cuma mau datang acara nikahan lalu pulang, akhirnya jadi tinggal beberapa hari. Ternyata di sini cukup ramai. Banyak tempat makan dan nongkrong. Mau ke mana-mana mudah karena ada transportasi online,” katanya. Lama tak ke Palopo, dia takjub melihat perkembangan kota kecil ini. Indra Kamaruddin, Manajer Regional Sulawesi PT Deli Grup, yang datang untuk urusan kerja berkata, ”Saya keliling beberapa hotel cari kamar, umumnya penuh terisi. Katanya sedang banyak acara dalam beberapa hari ini sampai kamar hotel banyak dipesan jauh-jauh hari,” ujarnya, Sabtu (27/4).

Petugas hotel menjelaskan pekan itu banyak kegiatan. Ada seminar, pelatihan, hingga ajang balap sepeda motor yang digelar di Sirkuit Ratona Motorsport. Ajang balap tingkat nasional ini diramaikan ratusan pebalap. Berbagai seminar dan pelatihan yang digelar juga dihadiri ratusan peserta. Saat berkeliling ke sejumlah hotel untuk mencari kamar, baliho bertuliskan selamat datang peserta pelatihan maupun seminar dan berbagai acara terpampang jelas di halaman-halaman hotel. Restoran, kafe, warung kopi, hingga tempat makan kaki lima selalu ramai.

Palopo adalah kota kecil yang strategis sekaligus unik. Dalam perencanaan pembangunan provinsi, Luwu Raya ditetapkan sebagai kawasan ekonomi terpadu dan peran Palopo cukup strategis karena menjadi hub. Kota ini juga unik karena masih memiliki tutupan hutan juga lahan pertanian dan perkebunan hingga 50 %. ”Selain jasa, Palopo terus didorong untuk pengembangan pariwisata serta sektor produksi pertanian dan perkebunan. Penataan lahan pertanian dan perkebunan sekaligus jadi obyek wisata. Artinya, pertanian mendapat keuntungan dari produksi dan sebagai tempat wisata,” ujar Pj Walikota Palopo Asrul Sani. Apa pun, potensi dan pesona Palopo yang kini tengah mekar diharapkan dapat berkelanjutab. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :