;

Saham Bank Digital Masih Belum Optimal

Ekonomi Hairul Rizal 04 May 2024 Kontan
Saham Bank Digital Masih Belum Optimal

Sebagian besar pelaku pasar tampaknya masih ogah menjadikan saham bank digital sebagai pilihan investasi. Bahkan, ketika harga saham bank besar turun, tidak tampak peralihan portofolio ke saham bank digital. Di kuartal I lalu, laba ARTO tercatat tumbuh 24% menjadi Rp 21,72 miliar. Laba bank ini tetap tumbuh meski beban bunganya naik. Untuk menekan kenaikan biaya dana ke depan, Bank Jago telah menurunkan bunga deposito dan tabungan Kantong Terkunci mulai 2 Mei, kata Tjit Siat Fun, Direktur Kepatuhan Bank Jago, kemarin. Laba bank digital lain juga melesat. Bank Raya mencetak peningkatan laba 109,5%. Sedang laba Krom Bank naik 10,25%. Laba Allo Bank meningkat sebesar 23,19%. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, valuasi rata-rata bank digital juga sudah cukup mahal. Ini membuat kinerja positif di triwulan I belum bisa mendongkrak harga sahamnya. Saham Bank Jago misalnya. Pada penutupan perdagangan Jumat (3/5), ARTO dilego di harga Rp 2.110 per saham. Nafan menyebut, target harga saham ini di Rp 1.885. Nafan juga target harga lebih renndah untuk BBHI, yakni di Rp 960 per saham Kemarin, saham BBHI ditutup di level Rp 985 per saham.

Download Aplikasi Labirin :