Apple Buyback Saham, Siapkan US$ 110 Miliar
Apple bakal melakukan program pembelian kembali atau buyback saham. Nilainya US$ 110 miliar, sekitar Rp 1,76 kuadriliun. Aksi korporasi ini dilakukan di tengah tren penurunan harga sahamnya. Melansir Bloomberg, Jumat (3/2), nilai buyback saham tersebut sudah disetujui jajaran pengurus Apple. Dana yang disiapkan tersebut merupakan dana buyback terbesar yang dilakukan Apple sepanjang sejarahnya. Menurut data yang dikumpulkan perusahaan riset pasar Birinyi Associates, buyback terbesar sebelumnya dilakukan Apple, pada 2018 senilai US$ 100 miliar. Pada penutupan perdagangan Kamis (2/5), harga saham Apple ditutup naik 2,2% ke US$ 173,03. Tapi, posisi ini tercatat masih lebih rendah 12,6% dari level tertingginya pada US$ 198,11 di Desember 2023. Saham Apple tertekan sejak permintaan Iphone turun mengalami persaingan ketat di China.
Apple juga melaporkan penurunan kinerja sepanjang kuartal I-2024. Namun, realisasinya masih melampaui proyeksi konsensus analis. Laba dan pendapatan Apple lebih baik dari perkiraan. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, Apple membukukan pendapatan US$ 90,8 miliar, turun 4,3% secara tahunan. Konsensus analis sebelumnya memprediksi pendapatan produsen iphone ini hanya US$ 90,3 miliar. Namun, perusahaan ini memperkirakan pendapatannya pada kuartal II akan meningkat. Apple juga menaikkan dividen 4%. Ini memicu harapan bahwa perlambatan yang melanda kinerja Apple akan mulai mereda. CEO Apple Tim Cook mengatakan, Apple kemungkinan akan bisa mengembalikan dominasinya di pasar ponsel pintar, termasuk di pasar China. Kendati begitu, persaingan yang ketat dan tantangan peraturan memang tak bisa dihindarkan. "Penjualan Iphone masih mengalami pertumbuhan di beberapa pasar, termasuk China," ujarnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023