;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Donatur Kakap Desak Biden Mundur dari Pencapresan

06 Jul 2024
Nasib Joe Biden dalam pencalonannya sebagai presiden AS untuk periode-2 tidak bisa berada dalam tangganya sendiri. Penampilannya yang buruk dalam debat capres pekan lalu yang melawan penantangnya dari Partai Republik, Donald Trump, telah menimbulkan efek bola salju yang terus membesar. Desakan agar Biden mundur dari pencapresan pun kian menguat. Sekarang, donatur-donatur kaya di partai Demokrat mengancam tidak akan lagi mendanai kampanye calon presiden dari partai tersebut sampai Biden mundur dari pencapresannya. Diantara donatur yang mengancam tidak akan lagi mendanani kampanye  Biden untuk pilpres kekayaan keluarga Disney. (Yetede)

Peran Kunci Antam di Ekosistem EV Battery

06 Jul 2024
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menjadi pemain kunci dalam ekosistem baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV Battery). Peran sentral Antam tampak dari penetrasinya yang bukan hanya masuk ke sisi hulu, tetapi juga hilir. Melalui pabrik EV battery di Karawang, Antam lewat Indonesia Battery Corporation (IBC) akan memproduksi baterai kendaraan listrik berbasis nikel secaraa masal. IBC merupakan salah satu pemegang saham PT Hyundai LG Indoneisa Green Power- pemilik pabrik baterai di Karawang dengan porsi 25%-30%. Sedangkan sisanya dipegang Hyundai dan LG Energy Solution. Dalam rantai ekosistem baterai EV, Antam pada sisi huku menjalin kemitraan strategis dengan Hongkong CBL Ltd.  (Yetede)

Lanjutkan Transformasi, BNI Alokasi Capex TI Rp 1,9 Triliun

06 Jul 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melanjutkan agenda transformasi lebih besar di usianya ke-78 tahun. Bank bersandi saham BBNI ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) untuk teknologi informasi (TI) meningkat 58,33% tahun ini dibandingkan drngan 2023. Adapun, pada 2023 BNI menganggarkan belanja modal TI sebesar Rp 1,2 triliun, dan tahun ini meningkat lebih besar sejalan dengan kebutuhan transformasi perseroan. "Capex IT tahun ini Rp 1,9 triliun, ada peningkatan karena BNI sedang melakukan transformasi besar. Kami ingin platform transaksi untuk seluruh nasabah dan kami lagi siapkan lounching segera (aplikasi) untuk wholesale," jelas Direktur Technology and Operations BNI Toto Prasetio usai peluncuran Wondr by BNI. (Yetede)

Mencermati Turbulensi Rupiah

06 Jul 2024

Lintasan sejarah memperlihatkan gejolak nilai tukar rupiah terhadap USD terus membayangi perjalanan ekonomi Indonesia dan April 2024, ekonomi Indonesia menghadapinya kembali. Dipicu ketegangan di Timur Tengah dan perubahan sikap bank sentral AS yang menunda penurunan suku bunga acuannya (higher for longer), nilai tukar rupiah terhadap USD langsung mengalami turbulensi, melemah hingga menembus Rp 16.200 per USD pada periode April 2024 dan hingga kini masih bertengger di atas Rp 16.000 per USD. BI segera bertindak cepat dan mengeluarkan senjata pamungkas dengan mengerek suku bunga acuan untuk meredam gejolak nilai tukar rupiah itu.

Kenaikan BI Rate sekaligus dimaksudkan untuk menjaga agar inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5±1 % pada 2024 dan 2025. Pada April 2024, BI menaikkan BI Rate sebanyak 25 basis poin menjadi 6,25 % dan mempertahankan besaran bunga acuan itu pada Mei-Juni 2024. Ada beberapa persoalan kerentanan yang menyebabkan rupiah tak kunjung lepas dari turbulensi. Pertama, pasar keuangan Indonesia masih memiliki ketergantungan cukup tinggi pada investor portofolio asing sehingga rentan terhadap gejolak global. Kedua, kebutuhan untuk memenuhi hajat hidup orang banyak masih ditutup dengan impor sehingga berimbas pada permintaan USD yang besar.

Contohnya, ketergantungan pada impor minyak dan gas yang terus membubung tinggi. Tercatat, hampir satu juta barel per hari (bph), Indonesia harus mengimpor minyak mentah dari berbagai negara. Kian tingginya impor migas ini membuat permintaan USD kian melesat. Belum lagi impor berbagai produk pangan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, seperti impor beras yang meningkat tajam. Ketiga, neraca perdagangan jasa selalu mengalami defisit. Pada 2022 dan 2023, neraca perdagangan jasa defisit 19,96 miliar USD dan 18,09 miliar USD. Pada kuartal I-2024, defisit neraca perdagangan jasa 4,4 miliar USD. Ini membuat permintaan USD selalu lebih banyak dari pasokan.

Dan akhirnya membebani neraca pembayaran Indonesia secara keseluruhan. Keempat, pasokan USD memiliki ketergantungan pada ekspor komoditas. Meski mampu menangani gejolak rupiah, Indonesia tetap memerlukan solusi yang fundamental sehingga kerentanan tersebut menghilang. Industrialisasi yang menghasilkan ekspor dan substitusi impor merupakan jawabannya. Lifting minyak mentah juga harus ditingkatkan serta mencari sumber minyak baru sembari terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Sektor pertanian yang menghasilkan pangan, terutama yang masih impor, menjadi keharusan karena penduduk besar membutuhkan bahan pangan yang besar pula. (Yoga)


Pabrik Baterai Tonggak Kendaraan Listrik

05 Jul 2024

Rasa puas tampak di wajah Presiden Jokowi ketika meninjau pabrik dan meresmikan ekosistem baterai dan kendaraan listrik di PT Hyundai LG Indonesia atau HLI Green Power, karena hadirnya pabrik sel baterai pertama dan terbesar di Asia Tenggara itu menjadi wujud konsistensi Presiden Jokowi dalam membangun kemandirian ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Presiden mengawal pembangunan pabrik baterai ini dengan hadir pada groundbreaking atau peletakan batu pertama pada September 2021, lalu kembali meninjau pada September 2023. Peresmian pabrik digelar di PT HLI Green Power, Karawang, Jabar, Rabu (3/7). Didampingi Mendag Republik Korea Inkyo Cheong, Dubes Republik Korea untuk Indonesia Lee Sang-deok, Executive Chair Hyundai Motor Group Euisun Chung, dan President LG Energy Solution Dongmyung Kim,

Presiden memperoleh penjelasan tentang battery pack dan mobil listrik Hyundai Kona. Presiden antara lain menyaksikan battery pack yang siap digunakan untuk mobil listrik Kona. Battery pack ini dilengkapi 216 unit sel baterai, yang terdiri dari baterai modul, pendingin, sistem electric vehicle, dan kontrol unit yang menjadi satu kesatuan unit baterai. Tegangan yang dihasilkan adalah 400 volt dengan tenaga listrik 65 kWh. Selanjutnya, Presiden memperoleh penjelasan tentang mobil listrik Kona yang merupakan mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia dengan baterai buatan Indonesia. Model ini memiliki jarak tempuh terjauh di kelasnya, yaitu 600 km, satu kali pengecasan.

Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Hyundai Kona telah mencapai 80 %. Tiga item yang diresmikan Presiden Jokowi kali ini adalah baterai sel dengan nilai investasi tahap pertama 1,2 miliar USD, battery pack senilai Rp 700 miliar, dan mobil Hyundai Kona dengan investasi 1,5 miliar USD. Pabrik menyerap 1.200 pekerja, dengan 50 tenaga kerja Korsel. Dalam sambutannya, Presiden mengapresiasi investasi sebesar Rp 20 triliun dari pabrik mobil Hyundai serta konsorsium antara Hyundai dan LG dengan investasi sebesar Rp 160 triliun untuk ekosistem baterai listrik. Investasi tersebut menjadi bukti konkret dari kerja sama erat antara Indonesia dan Korsel. ”Ini merupakan tonggak penting dari komitmen Indonesia untuk menjadi pemain global dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia,” ujar Presiden. (Yoga)


Indonesia Timur Semakin Menarik, Perusahaan Mesin Industri Berekspansi

05 Jul 2024

Perekonomian kawasan Indonesia Timur yang tumbuh pesat semakin menarik investor menanamkan modalnya. Mengutip data BPS pada triwulan I-2024, pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur tumbuh lebih besar dibanding kawasan Indonesia lainnya. Pertumbuhan ekonomi di Maluku, Papua, dan Sulawesi lebih tinggi dibanding kawasan lainnya, seperti Sumatera, Jawa, Bali Nusa Tenggara, dan Kalimantan. Pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua mencapai 12,15 %, tertinggi dibanding semua kawasan lainnya. Menurut BPS, pertumbuhan ini ditopang pertambangan, penggalian, administrasi pemerintahan, dan perdagangan. Adapun pertumbuhan ekonomi Sulawesi mencapai 6,35 %, didorong industri pengolahan, pertambangan, penggalian, dan konstruksi.

Dari sisi investasi, Kementerian Investasi/BKPM melaporkan total investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di kawasan Indonesia Timur pada triwulan I-2024 mencapai Rp 63,8 triliun atau setara 15,9 % dari total investasi di Indonesia. Investasi di Sulawesi mencapai Rp 35,9 triliun. Sementara investasi di Maluku dan Papua mencapai Rp 27,9 triliun. Melihat potensi besar dari makin menggeliatnya berbagai kegiatan ekonomi besar di Indonesia Timur, sejumlah perusahaan mulai melakukan ekspansi antara lain perusahaan manufaktur bantalan atau bearing (laher) mesin industri SKF Indonesia. Perusahaan mesin industri yang berdiri 1907 di Swedia itu kini tersebar di 130 negara, termasuk di Indonesia.

Direktur Pelaksana Indonesia dan Presdir PT SKF Indonesia Satheswaran Mayachandran mengatakan, Indonesia punya potensi pertumbuhan ekonomi yang bisa dimanfaatkan 20-40 tahun ke depan, bersumber dari kawasan Indonesia Timur. Kawasan itu, memiliki potensi, pertambangan, konstruksi, hingga pengolahan logam. Kegiatan ekonomi yang masif di wilayah itu akan mendatangkan perusahaan-perusahaan yang operasionalnya menggunakan mesin industri. Melihat peluang ini, SKF Indonesia memasok bantalan mesin dan menawarkan jasa pendampingan pemeliharaannya operasionalisasi mesin-mesin industri tersebut. Untuk itu, SKF Indonesia membuka kantor perwakilan di Makassar. ”Semua industri membutuhkan bearing. Mesin apa saja yang berputar membutuhkan bearing. SKF Indonesia hadir untuk menyokong dan menjadi sistem pendukung kegiatan ini,” ujar Satheswaran di kantornya, Jakarta, Selasa (2/7). (Yoga)


Inflasi akibat Cuaca Ekstrem di Maluku

05 Jul 2024

Dalam sebulan terakhir, hujan kerap turun dari pagi hingga malam di wilayah Maluku, terutama di Kota Ambon., yang menyebabkan komoditas ikan, pangan utama masyarakat, sulit didapatkan. Nelayan, tidak mendapat hasil tangkapan optimal karena hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi. Hal ini ikut memicu tingginya inflasi di Kota Ambon dan Provinsi Maluku. Berdasarkan data BPS, inflasi tahunan Maluku pada Juni 2024 sebesar 3,63 %, lebih tinggi dari inflasi tahunan nasional 2,51 %. Inflasi tahunan Ambon menjadi kontributor terbesar di angka 4,49 %. Pjt Gubernur Maluku Sadali Ie menjelaskan, sejumlah kebijakan daerah perlu diarahkan untuk menyelesaikan masalah inflasi. Salah satunya menggelar operasi pasar murah lima kali sebulan. Selain itu, ada bantuan fasilitas gudang pendinginan (cold storage) untuk nelayan.

”Ketersediaan barang, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan membangun komunikasi jadi langkah yang perlu diambil bersama. Penyimpanan oleh pedagang dan produsen perlu diperhatikan,” ucap Sadali dalam rapat bersama pimpinan pemerintah daerah dan lembaga di Ambon, Kamis (4/7). Untuk menjaga pasokan, pemerintah sudah memberikan bantuan rumah kaca (green house) untuk kelancaran produksi. Namun, bantuan ini belum cukup. Kini, pemerintah juga sedang menyiapkan bantuan plastik pelindung (screen house) untuk para petani guna mencegah tanamannya rusak akibat curah hujan tinggi. Kebijakan subsidi terhadap selisih kenaikan harga bahan pokok penyumbang inflasi akan diberikan. Terkait hal ini, Pemkot Ambon telah menandatangani nota kesepahaman dengan daerah penghasil komoditas, Kabupaten Maluku Tengah. Kepala BPS Maluku Maritje Pattiwaellapia menjelaskan, selain di Ambon, inflasi di wilayah lain juga tinggi. Inflasi tahunan Tual, 3,39 %. Di Maluku Tengah, mencapai 2,36 %. (Yoga)


Kapitalisasi Emiten Naik, Arah IHSG Membaik

05 Jul 2024

Langkah Bursa Efek Indonesia (BEI) merevisi ketentuan Papan Pemantauan Khusus (PPK) tahap II yang menggunakan skema full periodic call auction (FCA), mulai menggairahkan perdagangan saham di Tanah Air. Ini tercermin dari melonjaknya rata-rata volume transaksi perdagangan saham di BEI.Ambil contoh, transaksi perdagangan bursa di pekan terakhir Juni 2024. Di periode 24-28 Juni, rata-rata nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 16,16 triliun, naik 6,49% dibanding pekan sebelumnya Rp 15,17 triliun. Sebagai catatan, BEI menerapkan revisi aturan papan khusus dengan skema FCA sejak 21 Juni 2024. Seiring revisi itu, BEI mengeluarkan sejumlah saham dari Papan Pemantauan Khusus. 

Ada enam emiten yang resmi dibebaskan BEI dari PPK. Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengamati, rotasi top market cap hingga awal semester kedua disebabkan oleh dua faktor. Pertama, pelemahan saham big bank  yakni BBRI dan BBNI serta saham blue chip  nonbank seperti TLKM dan ASII. Sejak awal tahun 2024, keempat saham itu turun hingga dua digit. Kedua, sejumlah saham melonjak seperti TPIA dan DSSA, serta BREN dan AMMN yang tergolong pendatang anyar. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi, mengamati, bobot top 10 saham ini sangat jumbo sehingga menyumbang lebih dari separuh total market cap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Jadi perubahannya memengaruhi arah IHSG," ujar Audi. Dus, Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto melihat rotasi saat ini sesuai ekspektasi dan memberikan sinyal positif terhadap IHSG. Saat ini IHSG menuju level psikologis 7.300. Kemarin, IHSG menguat 0,34% ke level 7.220,88. Pandangan optimistis juga diungkap DBS Group Research. DBS mengerek naik outlook pasar saham Indonesia dari netral jadi positif.

Emiten Atur Strategi Saat Rupiah Lemah

05 Jul 2024

Fluktuasi nilai tukar rupiah masih cukup kencang. Masih adanya potensi pelemahan rupiah membuat para emiten mengutak-atik strategi agar tak terperangkap dalam rugi kurs. Belakangan ini, rupiah memang mulai menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tapi sejak awal tahun ini pelemahan rupiah terhadap dolar AS sudah mencapai lebih 6% . Mata uang Garuda masih betah bergerak di rentang Rp 16.300 hingga Rp 16.400. Per Kamis (4/7), rupiah berada di posisi Rp 16.330 per dolar AS. Fluktuasi tinggi nilai tukar menjadi momok bagi emiten yang punya utang besar dalam USD. Salah satunya PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang tercatat memiliki utang obligasi sebesar US$ 131,96 juta atau setara Rp 2,09 triliun per 31 Maret 2024. Sekretaris Perusahaan Agung Podomoro Land Justini Omas menjelaskan ada beberapa strategi yang disiapkan APLN. Pertama, APLN mampu mengkonversi seluruh pembiayaan menjadi rupiah, sehingga sejalan dengan sumber pendapatan yang diperoleh. Kedua, memperkuat likuiditas, seiring hilangnya tekanan akibat peningkatan beban bunga utang valuta asing. 

"Ketiga, dukungan kepercayaan bank dalam negeri dengan memberikan pinjaman dalam jumlah besar. Ini membuktikan value APLN, jelasnya kepada KONTAN, Rabu (3/7).  Emiten properti lainnya seperti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) juga masih tercatat punya utang jangka panjang sebesar US$ 3,60 miliar. Sekretaris Perusahaan ASRI Tony Rudiyanto mengatakan, untuk menekan eksposur pinjaman dolar, ASRI akan menggantinya ke pinjaman dalam rupiah. Di saat emiten lain menghindari utang dalam mata uang asing, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) justru punya rencana untuk menerbitkan obligasi global senilai US$ 900 juta. Pada kuartal I-2024, 44% dari total utang TBIG dalam bentuk rupiah dan sisanya dolar AS. Namun, manajemen TBIG optimistis pelemahan rupiah tidak akan mempengaruhi kinerja. Direktur TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan, saat menerbitkan surat utang dalam dolar AS dan pinjaman bank, TBIG telah memiliki hedging sepanjang tenor obligasi maupun pinjaman. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Adityo Nugroho menjelaskan, emiten yang punya pendapatan rupiah dan secara bersamaan memiliki komposisi utang dolar AS yang tinggi memang lebih berisiko terkena rugi kurs saat rupiah melemah.

Kredit Menganggur Bank Semakin Menggunung

05 Jul 2024

Penyaluran kredit perbankan tumbuh dua digit. Namun, fasilitas kredit menganggur atau undisbursed loan juga terus menumpuk. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total undisbursed loan naik 10,59% secara tahunan jadi Rp 2.130,37 triliun. Padahal penyaluran kredit juga naik 13,09% menjadi Rp 7.398,76 triliun. Para bankir menyebut, anomali ini terjadi lantaran ada cukup banyak pengajuan kredit untuk proyek jangka panjang. "Kredit investasi biasanya jangka waktunya panjang. Bisa juga karena persyaratan dokumen belum dipenuhi, sehingga kredit belum bisa dicairkan," ujar Efdinal Alamsyah, Direktur Kepatuhan Bank Oke Indonesia, kemarin. Di Bank Oke, kredit menganggur naik 11,85% secara tahunan menjadi Rp 1,17 triliun per Mei 2024. Sementara total penyaluran kredit Bank Oke naik 10,29% menjadi Rp 8,83 triliun per Mei 2024. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga mencatatkan kenaikan kredit menganggur. Per Mei 2024, total kredit menganggur BCA naik 14% secara tahunan menjadi Rp 399,97 triliun. Padahal, total kredit BCA tumbuh 15,91% secara tahunan menjadi Rp 824,73 triliun. "Pagu kredit yang masih tersedia Rp 399,97 triliun. Ini untuk mengantisipasi permintaan kredit yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi, sekaligus siklus bisnis nasabah," ujar Hera F. Haryn, VP Corporate Communication and Social Responsibility BCA. Seiring proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif, BCA yakin permintaan fasilitas kredit sepanjang 2024 akan terjaga. "Faktor inflasi yang terkendali serta likuiditas BCA yang memadai juga menambah optimisme kami agar dapat menjaga pertumbuhan kredit berkualitas secara berkelanjutan," ungkap Hera. Sementara total kredit CIMB Niaga naik 3,77% menjadi Rp 203,184 triliun. Meski kredit menganggur naik, Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, kenaikan undisbursed loan serta penyaluran kredit ini sejalan dengan tumbuhnya portofolio kredit.