Ekonomi
( 40733 )Diskon PPnBM Bukan Untuk Menebalkan Margin APM
Pemerintah harus memantau ketat implementasi diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan roda empat. Diskon PPnBM akan bermanfaat jika berujung pada penurunan harga jual mobil.
Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai, pemerintah wajib memantau implementasi kebijakan PPnBM di lapangan. “Harga jual ke konsumen harus dipantau. Maka harus terbuka juga soal harga,” kata dia, kemarin.
Ketua Gaikindo Jongkie D Sugiarto memastikan, aturan diskor PPnBM akan menurunkan harga mobil di pasaran. “Sekarang kami menunggu juklak juknisnya agar APM bisa segera berhitung (terkait penurunan harga mobil),” ungkap dia dalam B-Talk, diKompasTV, kemarin.
PT Sokonindo Automobile (DFSK). PR & Media Manager DFSK, Achmad Rofiqi mengatakan, DFSK melihat insentif PPnBM sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor otomotif. “Dengan insentif ini, tentu bisa meningkatkan daya beli masyarakat dan berujung pada peningkatan penjualan domestik,” kata dia, kemarin.
Traveloka Lirik IPO di Wall Street
Kabar initial public offering (IPO) unicorn dalam negeri kembali menghangat. Terbaru, Traveloka berencana menghelat IPO di bursa Amerika Serikat (AS).
Reza Amirul Juniarshah, Corporate Communication Traveloka, menyebut, pihaknya saat ini dalam tahap finalisasi perencanaan. Traveloka akan masuk melalui special purpose acquisition company (SAPC) tahun ini.
Dengan melakukan pencatatan di Wall Street, Traveloka akan sejajar dengan perusahaan teknologi dunia. Ini menjadikan Traveloka lebih kompetitif di level global. “Sehingga memungkinkan kami membawa sumber daya ke Indonesia dan Asia Tenggara, “ terang Reza.
Selain Traveloka, Tokopedia dan Gojek dikabarkan bakal IPO lewat SPAC. Kedua start up ini jika digabungkan memiliki valuasi USS 35 miliar-US$ 40 miliar.
Menkeu Revisi Pertumbuhan Ekonomi jadi 5,3%
JAKARTA – Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 4,5-5,3% atau sedikit menurun dari target sebelumnya di kisaran 4,5-5,5%. Pemulihan ekonomi tahun ini dari kondisi 2020 yang masih kontraksi 2,07%, akan disumbang dari sisi penerimaan maupun sisi produksi yang diperkirakan meningkat.
“Kita terus melakukan (pemulihan) pada
2021. Kalau kita lihat 2021, dengan per tumbuhan ekonomi yang kita perkirakan kembali
pulih di 4,5% hingga 5,3%,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat berbicara dalam Rapat Pim pinan (Rapim) TNI-Polri
secara virtual, Senin (15/2).
Menkeu menegaskan bahwa kunci utama
bagi terjadinya pemulihan ekonomi adalah
jika pemerintah bisa mengendalikan pandemi
Covid-19, program vaksinasi, dan implementasi
program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Vaksinasi diharapkan menjadi faktor positif
untuk menekan penularan dan mengembalikan
confidence masyarakat untuk beraktivitas
ekonomi.
Di sisi lain, Menkeu mengatakan, selama pandemi Covid-19, Indonesia justru menjadi negara
yang menjadikan pandemi sebagai momentum
untuk melakukan reformasi. Pasalnya, banyak
negara yang tidak memanfaatkan krisis dan
semakin terperosok dalam krisis kesehatan,
sosial, ekonomi, dan politik.
Dengan demikian, Menkeu berharap, Indonesia tidak hanya bisa keluar dari pandemi
Covid-19, namun juga tumbuh lebih cepat dan
menjadi negara yang lebih kuat.
Sri Mulyani mengatakan, kebijakan fiskal
dan APBN akan digunakan secara optimal
untuk mendorong momentum pemulihan
berkelanjutan. Bahkan, Menkeu menilai sudah
melihat tanda-tanda pemulihan ekonomi, yakni
sisi konsumsi rumah tangga, investasi, dan
kinerja ekspor yang menuju perbaikan meski
masih negatif.
Selain vaksinasi dan 3T yang dilakukan pemerintah, Sri Mulyani meminta masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan sehingga vaksinasi bisa memunculkan herd immunity, serta tetap melakukan disiplin protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak. “Ini jadi kunci agar Covid-19 tetap bisa terkendali dan terus memulihkan ekonomi nasional,” tandas dia.
Tahun ini, pemerintah mengalokasikan
belanja negara sebesar Rp 2.750 triliun dengan rincian untuk belanja pemerintah pusat
sebesar Rp 1.954 triliun, belanja K/L yang
dialokasikan kepada 87 K/L yang anggarannya
Rp 1.032 triliun dan belanja non-K/L sebesar
Rp 922,6 triliun. Kemudian anggaran Transfer
ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 795,5
triliun dengan rincian Transfer ke Daerah Rp
723,5 triliun dan Dana Desa Rp 72 triliun.
(oleh - HR1)
MNC Movieland Bangun Pusat Industri Film dan Drama Seri Kelas Dunia di Lido City
JAKARTA – MNC Studios International
Tbk (MSIN) melalui anak perusahaannya, PT
MNC Movieland Indonesia, akan memulai
pembangunan Movieland, di atas lahan
seluas 21 hektar di Kawasan Ekonomi
Khusus MNC Lido City, Kabupaten Bogor,
Jawa Barat. Nantinya, Movieland akan
digunakan untuk produksi film dan drama
seri kelas dunia demi membangkitkan
kembali sektor pariwisata dan ekonomi
kreatif yang terpuruk akibat Covid-19.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Angela Herliani Tanoesoedibjo berkenan hadir dalam seremoni, sekaligus meresmikan pembangunan Movieland yang dirancang sebagai “creative hub” pertama di Indonesia, dan diharapkan akan menjadi langkah besar dalam industri kreatif Indonesia.
Dalam sambutannya, Angela
Tanoesoedibjo menyampaikan
apresiasi sebesar-besarnya
ke pada MNC Group karena
te rus berinovasi membantu
pe merintah membangkitkan
kembali sektor pariwisata dan
ekonomi kreatif yang terpuruk
akibat Covid-19.
Kawasan Wisata
Sementara Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo melihat kawasan
Lido bisa jadi kawasan wisata
yang sangat menjanjikan, dari
gunung all the way sampai dengan ke laut. Pembangunan nya
mudah sekali karena infrastruktur sudah ada semua.
“Dengan demikian, investor akan datang berbondong-bondong. Sehingga pemerintah ti dak perlu investasi lagi. ITDC tidak perlu lagi keluar uang. Ada third party dari luar maupun dalam negeri yang siap. Saya yakin kawasan ini akan berkembang pesat,” tandas Hary Tanoesoedibjo.
Movieland mengusung konsep pusat industri film dan
dra ma seri (TV & OTT) yang
ter integrasi. Juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas
pro duksi seperti backlot (lokasi
shooting), sound stage (studio
ter tutup), peralatan produksi
de ngan teknologi mutakhir,
hing ga fasilitas pasca produksi
dengan teknologi berkelas
dunia.
Direktur Utama MSIN Ella
Kartika mengatakan, Movieland dibangun untuk para sineas Indonesia maupun manca negara yang jumlahnya diprediksi akan terus bertambah.
Movieland adalah Most Integrated and One Stop Studios dan
akan menjadi pusat industri
film dan drama seri (TV &
OTT) kelas dunia pertama di
Indonesia.
MNC Studios International Tbk adalah penyedia konten media terbesar di Indonesia. Bisnis utamanya adalah memproduksi dan mendistribusikan konten-konten siaran terbaik dan berkualitas tinggi melalui semua platform media yang ada saat ini, baik melalui sistem analog hingga digital, yaitu terrestrial TV (Free To Air), Pay Per View (Pay TV), Catch Up TV, Over The Top (“OTT”), Video on Demand (“VOD”), bioskop, dan semua fitur yang ada di dalam Internet Protocol Television (“IPTV”).
Bisnis utama MSIN didukung
oleh unit bisnis di bawahnya
yang bergerak di bidang produksi drama seri (TV & OTT)
film, infotainment, reality show,
game show, esport, talent management, dan jasa periklanan.
(oleh - HR1)
Indonesia Butuh 2 Juta Sapi Indukan Impor
JAKARTA–Indonesia membutuhkan sapi indukan impor sebanyak 2 juta ekor pada 2021-2023 guna mengakselerasi peningkatan populasi dan produksi sapi di dalam negeri. Impor sapi indukan tersebut bisa berasal dari Meksiko, Australia, Spanyol, Amerika Serikat, atau Selandia Baru.
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (PKH Kementan) Fini Murfiani mengatakan, untuk mencapai proporsi penyediaan daging sapi/kerbau dalam negeri sebesar 70% pada 2024 maka perlu dilakukan upaya-upaya akselerasi peningkatan populasi dan produksi, salah satu solusinya dengan menambah indukan sapi/kerbau dalam negeri melalui impor indukan. “Berdasarkan hasil simulasi dan parameter teknis, untuk mencapai kondisi tersebut perlu dilakukan impor indukan sapi sebanyak 2 juta ekor secara bertahap pada 2021- 2023,” kata dia, kemarin.
Dalam keterangan Kementan disebutkan, peningkatan populasi dan produksi daging sapi/kerbau melalui impor indukan ini juga diharapkan bisa menambah nilai ekonomi dari komoditas sapi/ kerbau sebesar Rp 61,70 triliun dan penyerapan tenaga kerja sebesar 26,90 juta orang pada periode 2020-2024. Pada 2020, konsumsi daging sapi/kerbau nasional 2,53 kilogram (kg)/kapita/ tahun sehingga kebutuhannya mencapai 681.180 ton, dengan produksi/stok dalam negeri 404.997 ton maka masih terdapat defisit 276.183 ton.
Sementara konsumsi daging sapi/ kerbau tahun 2020 tersebut menurun 4,89%dari perkiraan awal 2,66 kg/kapita/tahun akibat pandemi Covid-19. Sedangkan untuk 2021 diperkirakan konsumsi daging sapi/kerbau nasional 2,56 kg/kapita/tahun sehingga kebutuhannya mencapai 696.956 ton, dengan produksi/stok dalam negeri 473.814 ton maka masih terdapat defisit 223.142 ton
(oleh - HR1)
Giliran Mobil Listrik juga Minta Insentif
Ketua Tim Percepatan Proyek EV Battery Nasional, Agus Tjahajana Wirakusumah berharap, pengembangan mobil listrik juga mendapat insentif. Dengan begitu, penjualan dan populasi kendaraan listrik bisa berkembang.
Usulan itu antara lain, pembebasan bea masuk impor bahan baku precursor, katoda, battery pack/cell serta battery recycling. Ada juga usulan fasilitas tax holiday dan pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk komponen impor.
Deputi Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemko Marinves), Septian Hario Seto bilang, regulasi yang mengatur insentif PPnBM kendaraan listrik masih dibahas. Rencananya regulasi tersebut akan terbit Oktober atau November 2021.
Presiden Direktur Prestige Motocars Rudy Salim mengatakan, pembebasan PPnBM yang berlaku Maret 2021 ini tidak akan berdampak pada penjualan mobil listrik. Sebab, pembebasan PPnBM itu hanya berlaku bagi mobil di bawah 1.500 cc untuk kategori tertentu. Selain itu, kandungan dalam negeri juga harus di atas 70%.
Rasio Utang Luar Negeri RI Nyaris 40% dari PDB
Pandemi Covid-19 membuat utang luar negeri (ULN) Indonesia makin menggunung. Bank Indonesia (Bl) mencatat, ULN pada akhir kuartal IV-2020 sebesar USS 417,5 miliar atau tumbuh 3,5% (yoy).
Laporan Bl menyebut, pertumbuhan utang dipicu oleh kenaikan ULN pemerintah sebesar 3,3% yoy menjadi USS 206 miliar. Bahkan pertumbuhannya lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal III-2020 yang hanya 1,6% yoy.
Di sisi lain, pertumbuhan ULN swasta mengalami pertumbuhan melambat sebesar 3,8% yoy menjadi USS 208,28 miliar dari kuartal III-2020. Pada kuartal sebelumnya, ULN swasta tercatat tumbuh 6,2% yoy. Dengan demikian, rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir kuartal IV-2020 sebesar 39,4% dari PDB, kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono Senin (15/2).
Obral Diskon PPnBM Kendaraan Mulai Disoal
Insentif diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil baru mulai memacu pro kontra. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan, pemerintah akan memberikan insentif diskon PPnBM mobil untuk mobil sedan 4x2 kurang dari 1.500 cc selama sembilan bulan.
Insentif berlaku tiga tahap. Pertama, 1 Maret-1 Juni 2021 dengan diskon PPnBM 100%. Kedua, potongan PPnBM 50% pada 2 Juni-1 September 2021. Ketiga, diskon PPnBM 30% 2 September-1 Desember 2021. Targetnya, ini bisa bisa mendongkrak penjualan mobil jelang Lebaran Mei 2021.
Taufiek Bawazier, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemperin bilang, kenaikan produksi mobil mendorong industri ban, kaca, baja, elektronik dan tekstil. “Local purchase material dan jasa di dalam negeri dan populasi share market mendekati 40% dari data empiris,” kata dia ke KONTAN, Senin (15/2).
Namun, Ekonom Senior Institute for Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai, efek insentif fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi akan minim lantaran kontribusi sektor otomotif terhadap produk domestik bruto (PDB) kecil.
Transaksi BUMN via PaDi Capai Rp 11,4 Triliun
Sejak diluncurkan Agustus 2020 hingga akhir Januari 2021, total transaksi melalui Pasar Digital Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PaDi UMKM) mencapai Rp 11,4 triliun.
“Inisiatif PaDi UMKM merupakan salah satu quick wins atau satu upaya percepatan yang diharapkan bisa diterapkan mulai awal 2021,” kata Wakil Menteri BUMN Pahala N Mansury, pada pembukaan PaDi UMKM Virtual Expo 2021 di Jakarta, Senin (15/2/2021).
PaDi UMKM adalah platform untuk mengoptimalkan, mempercepat, dan mengefisienkan transaksi belanja BUMN pada UMKM.
Pandemi, Penjualan Kitchen Appliances Naik Tajam
Penjualan produk kitchen appliances atau peralatan dapur selama pandemi covid 19 di tahun 2020, tercatat mengalami peningkatan yang cukup tajam.
“Selama pandemi covid 19 di tahun 2020, penjualan produk kitchen appliances kami mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Bisa mencapai 70 persen,” kata Hanggara Yulia Putra, Branch Coordinator Modena Indonesia, Senin (15/2/2021).
Kitchen Appliances Modena ini meliputi kompor gas tanam, kompor oven gas, standing oven dan kompor, hooker, kitchen sink, dan peralatan dapur lainnya. Selain kitchen appliances, Modena juga mencatatkan kenaikan penjualan yang cukup besar untuk produk chest freezer atau kotak pendingin yang mampu tumbuh hingga 50 persen.
Secara umum untuk semua produk, Modena Indonesia mengatakan pertumbuhan sekitar 20 persen di tahun 2020. Untuk tahun 2021, Angga optimis penjualan akan mengalami peningkatan kembali dengan adanya program vaksinasi sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









