Ekonomi
( 40554 )Satgas BLBI Telisik 20 Obligor
Pemerintah terus mendata piutang terkait Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut, total piutang BLBI senilai Rp 110 triliun, terdiri dari 22 obligor dan 12.0000 berkas debitur.
Kementerian Keuangan bersama Satgas BLBI akan melakukan pendataan atas dokumentasi aset sejak kasus tersebut terjadi pada dua puluh tahun silam. Dari data yang masuk, pemerintah akan terus memperbaikinya dari sisi informasi dan dokumen pendukung lainnya supaya pada saat melakukan eksekusi tidak mengalami kendala.
Sebelumnya, pembentukan Satgas BLBI merupakan mandat Keputusan Presiden No 6 Tahun 2021. Satgas BLBI bertujuan untuk melakukan penanganan, penyelesaian, dan pemulihan hak negara yang berasal dari dana BLBI secara efektif dan efisien. Adapun jatuh tempo tugas Satgas BLBI sampai 31 Desember 2023.
KPK Dinilai Krisis Integritas
Rentetan pelanggaran kode etik dan dugaan tindak pidana yang dilakukan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi kian mencederai integritas lembaga antirasuah tersebut. KPK kini bahkan disebut mengalami krisis integritas dan demoralisasi.
Internal KPK kembali menjadi sorotan setelah salah satu penyidik KPK, Ajun Komisaris SRP, diduga memeras Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, M Syahrial. Dugaan pemerasan terjadi ketika KPK sedang menyidik dugaan korupsi dalam proses lelang atau mutasi jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai pada 2019. Personel kepolisian dan KPK menangkap SRT, Rabu (21/4/2021).
Peristiwa ini menambah panjang daftar problem di internal KPK. “Integritas di KPK telah mengalami banyak kemunduran. KPK telah keropos di dalam,” ujar peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Zaenur Rohman, saat dihubungi, Kamis (22/4/2021).
Hal itu dinilainya terjadi karena pimpinan KPK tidak menunjukkan contoh keteladanan integritas. Seperti diketahui, Ketua KPK Firli Bahuri pernah dijatuhi sanksi karena divonis bersalah melanggar kode etik dan pedoman perilaku KPK oleh Dewan Pengawas. Sanksi dijatuhkan karena ia terbukti menggunakan helikopter mewah untuk perjalanan pribadi pada Juni 2020.
Guru Besar Universitas Islam Syarif Hidayatullah, Jakarta, Azyumardi Azra bahkan menilai, KPK saat ini mengalami krisis integritas dan demoralisasi. Menurut dia, sangat memalukan ketika ada pegawai KPK mencuri barang bukti, melakukan pemerasan, dan membocorkan operasi yang akan dilakukan oleh KPK.
Jika problem integritas di KPK tak segera diatasi, ia khawatir hal itu akan berdampak pada agenda pemberantasan korupsi oleh KPK. Pasalnya, integritas merupakan salah satu kunci dalam memberantas korupsi.
Belanja Iklan 2021, Prospek Masih Menjanjikan
Bisnis, JAKARTA — Prospek belanja iklan media pada tahun ini diproyeksikan moncer dan mampu melanjutkan tren peningkatan pada tahun lalu, kendati masih diterpa badai pandemi Covid-19.
Berdasarkan survei Nielsen, sepanjang tahun lalu belanja iklan di semua tipe media yang dimonitor, yakni televisi, cetak, radio, dan digital mencapai Rp229 triliun. Nilai tersebut naik dibandingkan kondisi prapandemi pada 2019 senilai Rp182 triliun.
Direktur Eksekutif Nielsen Ad Media Hellen Katherina mengatakan belanja iklan sudah menunjukkan pola pemulihan pada semester II/2020. Data Nielsen mengungkapkan lima kategori pengiklan terbesar masih menaikkan angka belanja iklannya pada kuartal IV/2020.
“Kategori memilih untuk menaikkan belanja iklan adalah produk online service seperti e-commerce, pemerintah dan partai politik, produk perawatan wajah, rokok, dan produk perawatan rambut,” ujarnya, Kamis (22/4).
Kendati demikian, dia tidak menampik ada sejumlah kategori yang menurunkan bujet untuk belanja iklan pada tahun lalu. Kategori tersebut antara lain, snack/biskuit, kopi dan teh, pasta dan sikat gigi, iklan korporasi, dan sabun.
Adapun, pada 2020 televisi masih menjadi ruang beriklan paling dominan, yakni di atas 70%.
Sementara untuk media cetak, Hellen menyebut dari tahun ke tahun penetrasinya terus turun. Tak hanya penurunan dari segi pembaca, media cetak juga mendapatkan tantangan dari kenaikan harga bahan produksi.
Kendati demikian, belanja iklan di media cetak masih memiliki harapan. Tahun lalu, jumlah pembaca media cetak masih mencatatkan pertumbuhan dari 2,1 juta pada 2019 menjadi 2,6 juta.
Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Janoe Arijanto mengatakan kenaikan nilai belanja iklan tahun ini sangat mungkin terealisasi jika dinamika dunia bisnis berjalan seperti beberapa bulan belakangan seiring dengan membaiknya geliat industri.
Adapun, lanjutnya, pertumbuhan belanja iklan paling dominan akan dialami oleh platform digital sebagai ruang yang paling laris dipakai untuk beriklan. Dia memperkirakan pertumbuhan belanja iklan di ruang digital tahun ini bisa mencapai 30%.
(Oleh - HR1)
6.200 Ton Daging Kerbau Sudah Masuk, Dijual Rp 80 Ribu/ Kg
Sebanyak 6.200 ton daging kerbau beku yang diimpor dari India sudah masuk ke gudang Perum Bulog. Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin iqbal mengatakan, daging kerbau tersebut dijual sampai ke konsumen dengan harga Rp 80.000/Kg.
la mengatakan, distribusi daging kerbau dari India itu masih terus berlangsung. Pihaknya menargetkan sampai Mei nanti sudah masuk 15.000 ton daging kerbau beku. Bulog sendiri mendapat jatah impor daging kerbau sebanyak 80.000 ton tahun ini. Pihaknya sudah meneken kontrak pengiriman 22.000 ton daging kerbau selama periode Maret-Juni 2021.
Sebelumnya, Bulog telah menggelar operasi pasar daging sejak Senin, (19/4) lalu, dan akan digelar sampai, Jumat (23/4) Dalam operasi pasar itu, Bulog menjual daging kerbau beku seharga Rp 80.000/Kg, dan juga tersedia daging sapi beku Rp 90.000/Kg, Daging sapi diimpor oleh PT (Persero), Operasi pasaritu digelar Rumah Pangan Kita Gatot Subroto, Jakarta.
Arab Investasi Rp 7 T ke Aceh, Luhut Siapkan Pelabuhan- Bandara
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Uni Emirat Arab akan melakukan investasi pariwisata di Kepulauan Banyak, Kabupaten Singkil, Aceh. Untuk menunjang investasi tersebut pemerintah akan membangun dukungan infrastruktur di antaranya adalah pendirian Pelabuhan Singkil dan Bandara Svekh Hamzah Fansyuri.
Dia menjelaskan Uni Emirat Arab (UEA) akan menanamkan Investasi senilai kurang lebih US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,15 triliun khusus di Kepulauan Banyak.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyambut baik rencana investasi tersebut. Dia menilai Kabupaten Singkil akan menjadi sentra pariwisata dengan investasi dari UEA.
Menurut pernyataan Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis, salah satu pertimbangan untuk mengembangkan proyek di Aceh adalah hanya berjarak lima jam dari UEA dengan menggunakan pesawat.
Luhut juga membahas mengenai potensi energi baru terbarukan yang besar untuk dikembangkan. Salah satu lokasi yang akan difokuskan untuk EBT adalah Kawasan Industri (KI) Ladong dengan lahan seluas 2.500 hektare yang akan dikembangkan khusus untuk energi baru terbarukan.
Waskita Sukses Divestasi Ruas Tol Medan - Kualanamu - Tebingtinggi
PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalul anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road dan Kings Ring Ltd telah menandatangani kesepakatan jual beli 30 persen saham PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) dengan nilai transaksi sebesar Rp 824 miliar.
Presiden Direktur Waskita Karya Destiawan Soewardjono menjelaskan bahwa PT JMKT merupakan badan usaha jalan tol pemegang konsesi ruas Medan-Kualanamu-Tebing tinggi. Transaksi divestasi ini merupakan langkah awal dari program divestasi 9 ruas tol yang direncanakan oleh Waskita pada tahun ini.
Program divestasi ruas tol sejalan dengan strategi Waskita untuk meningkatkan kinerja dengan aset recycle. Sebagai pengembang jalan tol terbesar di Indonesia, Waskita menciptakan value lewat proses investasi konstruksi dan divestasi.
Sebagal informasi, JMKT didirikan pada tahun 2014 dan berhasil memenangkan lelang pengusahaan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing tinggi yang ditetapkan pada 4 September 2014. Ruas sepanjang 61,7 km tersebut mulai beroperasi sejak tahun 2016, sementara nilai investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan mencapai Rp4,9 triliun.
OJK Catat Pendanaan Crowdfunding Tumbuh 19 Persen
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan minat investor menanamkan modal lewat pendanaan lewat urun dana atau equity crowdfunding tumbuh hingga 19 persen.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen menyebut modal himpunan lewat urun dana naik hampir 19 persen dari Rp191 miliar pada akhir 2020 menjadi Rp225 miliar per 14 April 2021.
Tren serupa juga terlihat dari jumlah investor yang mengalami pertumbuhan 15 persen atau dari 22.300 investor pada akhir 2020 menjadi 25.700 investor per 14 April 2021.
Sementara jumlah dana terhimpun sebesar Rp225 miliar berasal dari 164 penerbit fund raising, sehingga rata-rata per penerbit dana mencapai Rp1,3 miliar.
Setelah OJK menerbitkan aturan mengenai penghimpunan dana di pasar modal melalui penerbitan saham dan surat utang oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbentuk urun dana, diharapkan ini menjadi alternatif pembiayaan untuk pelaku UMKM.
Apalagi di tengah pemulihan ekonomi dari dampak pandemi, Hoesen berharap sosialisasi terkait alternatif pendanaan ini bakal semakin diminati oleh pelaku UMKM dan juga investor.
(Oleh - HR1)
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp1.836 T per Februari 2021
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mencatat total aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp1.836 triliun per Februari 2021. Angka tersebut meningkat dari posisi Desember 2020 yang sebesar Rp1.803 triliun.
"Jangan kita berbangga. Perlu lompatan yang dituangkan dalam roadmap. Untuk itu dalam strategi kita sangat clear bahwa road map akan mendorong lembaganya harus bisa berkompetisi," ucap Wimboh dalam Sarasehan Industri Jasa Keuangan, Jumat (23/4).
Pertama, memperkuat lembaga dan keuangan syariah melalui peningkatan permodalan dan sumber daya manusia (SDM). "Seperti diketahui industri keuangan syariah dihadapi pada persoalan tingkat permodalan yang terbatas di mana 6 dari 12 bank syariah memiliki modal inti di bawah Rp2 triliun," ucapnya.
Kedua, integrasi ekosistem keuangan syariah dengan ekosistem digital. Hal ini diperlukan untuk meningkatkan competitiveness produk dan layanan keuangan syariah. Di samping itu, integrasi tersebut juga mempermudah diferensiasi model bisnis atau produk syariah masih terbatas.
Seperti diketahui, sejauh ini produk keuangan syariah terdiri dari saham syariah, sukuk korporasi, reksa dana syariah, surat berharga negara (SBN), asuransi syariah, dan pembiayaan syariah.
Ketiga, peningkatan literasi keuangan syariah melalui program edukasi dan riset. Sebab, tutur Wimboh, hingga saat ini literasi keuangan syariah masih rendah yakni 8,93 persen, sementara tingkat inklusi keuangan syariah masih di angka 9,10 persen.(Oleh - HR1)
Sri Mulyani: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Bisa Rp 1.798 Triliun
Transaksi ekonomi digital di Tanah Air pada tahun lalu diperkirakan US$ 44 miliar atau setara Rp 638 triliun. Tiga tahun lagi bisa mencapai Rp 1.798 Triliun. Ada syaratnya.
Kontribusi ekonomi digital terhadap perekonomian Indonesia semakin meningkat. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, nilai transaksi ekonomi digital di Tanah Air pada tahun lalu mencapai US$ 44 miliar atau setara Rp 638 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.500 per dolar AS.
"Nilai itu bisa meningkat menjadi US$ 124 miliar (setara Rp 1.798 triliun) atau tiga kali lipat pada 2025," kata Sri Mulyani dalam Webinar Peran Perempuan sebagai Penggerak Ekonomi di Masa Pandemi, Jumat (23/4).
Bendahara Negara ini menilai, pandemi telah memaksa seluruh dunia pindah ke platform digital karena pertemuan fisik dibatasi. "Bahkan ada yang berkata chief information officer yang paling efektif di dunia adalah Covid-19 karena mampu memindahkan seluruh kegiatan menjadi digital," ujar dia
Saat ini, Sri Mulyani telah mengalokasikan anggaran yang diprioritaskan kepada 12.377 lokasi pelayanan publik yang berada di daerah 3T yang belum memiliki fasilitas 4G seperti sekolah dasar hingga pesantren. Dengan demikian, kualitas komunikasi tempat-tempat tersebut bisa lebih bisa diandalkan.
Laporan e-Conomy SEA 2020 dari Google, Temasek, dan Bain & Company memproyeksikan, nilai ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 44 miliar pada tahun ini. Proyeksi untuk 2025 bahkan mencapai US$ 124 miliar, jauh meninggalkan negara Asia Tenggara lain yang hanya bisa mencapai US$ 22-53 miliar pada lima tahun mendatang. Salah satu faktor pendorongnya adalah pertumbuhan jumlah pengguna internet dalam negeri yang terus meningkat. Sebuah hal yang mengindikasikan pasar digital terus berkembang dari waktu ke waktu.
(Oleh - HR1)
Disuntik Modal Rp 938 Miliar, Fintech Xendit Incar Pasar UMKM
Startup teknologi finansial (fintech) payment gateway Xendit mendapat pendanaan seri B sebesar US$ 64,6 juta atau Rp 938 miliar pada bulan lalu. Pendanaan tersebut akan digunakan perusahaan untuk menyasar pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahun ini.
Inbound Sales Team Lead Xendit Patricia Muljadi
mengatakan, perusahaan mengincar pasar UMKM karena potensinya besar.
"Sentimen UMKM di Indonesia sangat besar," katanya dalam acara
konferensi pers virtual pada Jumat (23/4).
UMKM merupakan penyumbang terbesar produk domestik
bruto (PDB) Indonesia sebesar lebih dari 60%. UMKM mempekerjakan mayoritas
tenaga kerja di Indonesia.
Peningkatan jumlah UMKM yang memakai layanan Xendit terjadi seiring
dengan banyaknya UMKM yang mendigitalisasi bisnisnya selama pandemi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam 11 bulan hingga saat ini
sudah ada 4,7 juta UMKM baru yang beralih ke digital dengan jumlah total
sebanyak 12,7 juta UMKM yang go-digital.
CEO and Co-Founder of Xendit Moses Lo mengatakan,
program tersebut dibuat dengan tujuan untuk mendukung dan memberdayakan UMKM,
sembari mengadopsi transaksi digital. "Masyarakat Indonesia kini memiliki
berbagai pilihan metode pembayaran, dan UMKM harus dapat memfasilitasi hal
tersebut," kata Moses. Diketahui, perusahaan yang berdiri sejak 2016 ini
telah mencatatkan transaksi sebanyak 65 juta kali dengan pembayaran US$ 6,5 miliar
per tahun. Xendit juga mencatatkan persentase tingkat pertumbuhan tahunan
gabungan (CAGR) setiap tahunnya sebesar 700%. Pada Maret lalu, Xendit telah
mendapat pendanaan seri B sebesar US$ 64,6 juta yang dipimpin oleh perusahaan
modal ventura Accel. Sehingga, total Xendit telah mengumpulkan pendanaan hingga
US$ 88 juta.
(Oleh - HR1)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









