Teknologi
( 1200 )Apple Tertarik Investasi Smartfren City di IKN
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa Apple, raksasa produsen teknologi informasi dan komunikasi (TIK) asal Amerika Serikat, sangat antusias merespons ajakan untuk berinvestasi pada pengembangan kota pintar (Smart City) di kawasan Ibu Kota Nusantara IKN, Kalimantan Timur. Tanggapan tersebut disampaikan langsung oleh CEO Apple Inc Tim Cook ketika berkunjung dan bertemu dengan Presiden ( Jokowi ) di Istana Kepresidenan. Menurut Budi Arie, pertemuan itu, Presiden menawarkan peluang investasi pengembangan smart city di IKN, selain dorongan untuk membangun pabrik produk perangkat telekomunikasi, salah satunya smartphone iPhone di Indonesia. "Presiden menyampaikan kepada Apple bagaimana bisa berpatisipasi dalam pengembangan smart city di IKN," kata Budia Arie. (Yetede)
LAYANAN INTERNET : RT/RW Net Ilegal Ditertibkan
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menertibkan praktik jual kembali layanan internet tanpa izin atau yang biasa disebut RT/RW Net ilegal. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi tengah mengidentifikasi masalah yang terjadi pada praktik RT/RW Net ilegal di masyarakat. “Kami tertibkan, kami atur [RT/RW Net ilegal]. Tim lagi bekerja untuk mengidentifikasi masalah itu dan melakukan tindakan, termasuk juga dengan koordinasi dengan APJII [Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia],” kata Budi saat ditemui di Jakarta, Kamis (18/4).
Sebelumnya, Kemenkominfo melarang penyelenggara jasa akses internet (ISP) untuk memfasilitasi praktik menjual kembali layanan internet kepada pelanggan secara ilegal atau RT/RW Net. Jika melanggar, sanksi yang akan diterima penyelenggara jasa internet adalah ancaman pidana maksimal 10 tahun atau denda Rp1,5 miliar. Sementara itu, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menemukan perjanjian kerja sama (PKS) bodong antara reseller dengan penyedia jasa internet (ISP) yang membuat praktik RT/RW Net ilegal langgeng. RT/RW Net merupakan jaringan internet yang dibangun di lingkungan perumahan, kompleks, atau kawasan permukiman padat penduduk. Sekretaris Umum APJII Zulfadly Syam mengatakan bahwa RT/RW Net legal yang sudah mengantongi izin perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS) sebagai penyelanggara jasa layanan jual kembali.
LAYANAN INTERNET : WANTI-WANTI KEHADIRAN STARLINK
Operator telekomunikasi di dalam negeri mesti mewaspadai kehadiran satelit internet Starlink di Indonesia. Uji coba satelit milik Elon Musk itu diyakini bisa membuat industri telekomunikasi di Tanah Air mengalami remapping.n Sejumlah pengamat industri telekomunikasi menilai kehadiran Starlink di Indonesia bisa membuat bisnis operator terancam, bahkan mengalami gulung tikar. Hal itu disebabkan oleh kehadiran layanan internet berbasis satelit orbit rendah tersebut berpotensi memberikan pengaruh kuat terhadap industri telekomunikasi nasional dalam jangka menengah dan panjang. Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan bahwa kehadiran Starlink di Indonesia akan banyak memakan bisnis Internet Service Provider (ISP) dan operator telekomunikasi. Imbasnya, ISP dan operator telekomunikasi akan terkena dampak yang cukup signifikan. Bukan hanya ISP, Heru menyebut operator telekomunikasi juga akan tertekan, di mana Starlink akan mengambil pasar operator telekomunikasi di Indonesia. Hal itu memberikan ancaman tersendiri bagi operator telekomunikasi hingga 3—5 tahun ke depan.
“Karena Starlink merupakan trade off dengan rencana investasi Tesla di Indonesia, perlu ada batasan waktu bilamana hingga 6 bulan ke depan Tesla tidak jelas jadi atau tidaknya investasi di Indonesia,” ujarnya. Dia pun mengimbau agar pemerintah terus memantau dampak terhadap ISP dan operator seluler. Heru juga mewanti-wanti Starlink bisa mematok layanan internet yang harga lebih rendah dibandingkan dengan pemain lain. Senada, Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Yosef M. Edward mengatakan bahwa kehadiran Starlink akan berdampak pada penyelenggara telekomunikasi lokal. Dari sisi kecepatan internet, Ian menyampaikan bahwa saat ini di Indonesia berada pada kisaran 10 Mbps, dan diharapkan mencapai minimal 30—100 Mbps per pelanggan sharing. “Dengan Starlink, tentu akan ditawarkan model asimetrik download yang lebih besar dibandingkan dengan upload, download diharapkan berada pada level lebih besar atau sama dengan 30 Mbps, dan upload lebih besar atau sama dengan 5—10 Mbps,” tuturnya. Sementara itu, emiten telekomunikasi punya pandangan berbeda. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) optimistis Starlink bakal berdampak positif pada pertumbuhan pelanggan perusahaan. VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko mengatakan bahwa masuknya Starlink ke Indonesia bakal memicu peningkatan jumlah pelanggan Telkom Group. Pasalnya, TLKM melalui Telkomsat telah bekerja sama dengan Starlink yang bersifat business-to-business (B2B).
Terpisah, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Indosat Tbk. (ISAT) memandang kehadiran Starlink bisa memberikan pilihan ketersediaan teknologi yang dapat mendukung operator dalam menyediakan layanan Internet kecepatan tinggi khususnya di wilayah pelosok. Head of External Communication XL Axiata Henry Wijayanto mengatakan bahwa kehadiran Starlink di Indonesia menjadi salah satu solusi dalam memberikan layanan ke daerah rural. XL Axiata pun selalu terbuka untuk menjajaki peluang kerja sama dengan semua pihak untuk dapat memberikan layanan yang lebih baik. SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang menilai bahwa masuknya Starlink ke Indonesia akan meningkatkan ekosistem industri telekomunikasi. Pada perkembangan lainnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyampaikan bahwa satelit Starlink milik Elon Musk akan melakukan uji coba perdana di Indonesia, tepatnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Mei 2024. “Rencana uji coba Mei nanti. Kita tunggu saja, tanggalnya belum, tetapi kisarannya pada Mei,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Selasa (16/4).
AS-China dan ”Techno-nationalism”
Teknologi ikut menentukan kemenangan dalam persaingan geopolitik. Pihak yang menguasai sarana penting dalam pengembangan kecerdasan buatan akan unggul. Rivalitas AS dan China dapat dilihat di berbagai bidang, antara lain teknologi. AS mengeluhkan China bisa mencapai kemajuan teknologi seperti sekarang, mampu membuat cip dan produk berbasis kecerdasan buatan, seperti ponsel dan drone, berkat ”bantuan” dari AS, berupa produk cip yang dihasilkan perusahaan AS atau layanan pendidikan tinggi bidang teknologi yang dinikmati mahasiswa China. Maka, dalam upaya menghambat China menguasai teknologi pembuatan cip, pejabat Kementerian Perdagangan AS untuk Urusan Industri dan Keamanan, Alan Estevez, dijadwalkan bertemu pejabat Belanda pekan ini.
Dilaporkan Kompas.id edisi 5 April 2024, pertemuan mereka akan dihadiri pemimpin perusahaan penghasil mesin pencetak layout sirkuit cip asal Belanda, ASML. Intinya, AS hendak meminta ASML berhenti merawat mesin pencetak layout sirkuit cip yang dimiliki China. Sebelumnya, AS meminta penjualan mesin ASML ke China dihentikan. AS beralasan, jika China mampu memproduksi cip yang kian canggih, keamanan nasional AS terancam. China akan bisa membuat senjata pintar yang menyaingi AS. Pada 2022, AS juga menerapkan US CHIPS and Science Act yang melegalkan pemberian subsidi bagi perusahaan AS yang bergerak di sektor pembuatan cip.
Syaratnya, penerima subsidi tidak boleh memiliki kaitan apa pun dengan China. Semua itu bagian fenomena techno-nationalism, yakni upaya menghambat pertukaran dan penyebaran teknologi atas dasar nasionalisme, juga melarang ekspor dan menghambat alih teknologi, serta menyeleksi super ketat pertukaran ilmuwan/mahasiswa asing. Kondisi ini menyebabkan ketidakmenentuan bagi perusahaan di dunia. Tukar-menukar teknologi dan perdagangan tak bisa lagi dilakukan hanya berdasarkan alasan ekonomi. Dunia telah memasuki era techno-geopolitical uncertainty atau ketidakpastian geopolitik teknologi (Luo and Assche). (Yoga)
Berapa Besar Peluang Sukses Starlink di Indonesia
Mengapa Operator Telekomunikasi Perlu Merger
Satelit Starlink Milik Elon Musk Segera Masuk Segmen Ritel Indonesia
Kemenkominfo memastikan layanan telekomunikasi berbasis
satelit orbit rendah milik miliarder Elon Musk, Starlink, akan segera hadir
secara ritel di Indonesia. Pendirian badan hukum Indonesia telah selesai
dilakukan. Sementara pengurusan izin penyelenggara jasa internet dan izin prinsip
penyelenggara jaringan tetap tertutup berbasis satelit/VSAT masih berproses menuju
final. Dirjen Pos dan Informatika Kemenkominfo Wayan Toni Supriyanto
mengatakan, saat ini sudah berdiri PT Starlink Services Indonesia, badan hukum
milik Starlink di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan bisnis
layanan telekomunikasi berbasis satelit dari daftar negatif investasi (DNI).
Artinya, investor asing bisa menanamkan modalnya di sektor
ini di Tanah Air. Bahkan, kepemilikan saham di sektor ini bisa 100 % oleh
investor asing. Izin VSAT yang diajukan PT Starlink Services Indonesia, menurut
Wayan, sudah lengkap. Adapun izin ISP masih ada yang kurang karena perusahaan itu
masih harus menyelesaikan perjanjian kerja sama dengan perusahaan network
access provider (NAP). ”Standardisasi perangkat yang dipakai satelit Starlink
sudah diurus Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo,”
ujar Wayan, yang ditemui seusai buka puasa bersama Kominfo dengan media, Rabu
(3/4) malam, di Jakarta. (Yoga)
Insentif Diskon Biaya Frekuensi Terbit Mei 2024
Indonesia Bangun Pusat Pengembangan AI Rp 3,1 Triliun
TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN : Indosat-NVIDIA Bangun Pusat AI Rp3 Triliun
PT Indosat Tbk. (ISAT) dan NVIDIA, raksasa teknologi global, berencana membangun pusat kecerdasan buatan atau AI di Solo, Jawa Tengah, senilai US$200 juta atau Rp3,18 triliun. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan Solo dipilih sebagai lokasi investasi karena memiliki sumber daya manusia yang cukup mumpuni di bidang teknologi. Dia melanjutkan, rencana pembangunan pusat AI bernama Indonesian AI Nation itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, dia tidak memberi tahu detail waktu pembangunan tersebut. President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan Indosat mengadopsi GPU Tensor Core NVIDIA berbasis platform Blackwell untuk berbagai pemanfaatan seperti percepatan pada beban kerja inferensi—proses menjalankan data langsung melalui model AI terlatih untuk membuat prediksi atau menyelesaikan suatu tugas pada sebuah perusahaan.
Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang menambahkan, kolaborasi strategis perusahaan dengan NVIDIA tidak hanya akan mendorong pertumbuhan infrastruktur teknologi di Indonesia, tetapi juga akan mempersiapkan SDM Indonesia untuk merangkul teknologi masa depan. Sementara itu, Senior Vice President Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta mengatakan integrasi platform Blackwell memungkinkan Indosat untuk mengembangkan bisnis lebih jauh, serta mendorong pengembangan Large Language Model yang akan membantu memberdayakan Indonesia dengan AI generatif.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









