;
Kategori

Teknologi

( 1206 )

Operasi Tiktok di AS Terus Mendapat Ganjalan

14 Mar 2024

DPR di AS, ketika berita ini ditulis, Rabu (13/3) tengah bersiap menggelar pemungutan suara terkait masa depan media sosial Tiktok di AS. Diduga kuat, DPR AS akan meloloskan ketentuan yang memaksa Bytedance, perusahaan induk Tiktok di China, mendivestasikan aset mereka pada entitas di luar China. Waktu yang diberikan hanya enam bulan. Apabila tidak mengindahkannya, Tiktok akan dilarang digunakan di AS. Pemungutan suara akan dilakukan pukul 10.00 waktu setempat. Untuk dapat disahkan, RUU itu membutuhkan dukungan dari dua pertiga anggota DPR. Meskipun Tiktok gigih menggalang dukungan untuk menahan laju RUU itu, para pihak, baik pendukung maupun penentang RUU itu, memprakirakan, ketentuan itu bakal lolos di DPR. Komite Energi dan Perdagangan DPR pada pekan lalu memberikan suara 50-0 untuk mendukung RUU tersebut.

RUU itu lahir dari kekhawatiran soal keamanan nasional AS terhadap langkah asertif China, mulai dari isu mobil cerdas, kecerdasan buatan, hingga media sosial. Selasa lalu, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan, tujuan dari lahirnya RUU itu adalah untuk mengakhiri kepemilikan oleh perusahaan China, bukan semata-mata melarang Tiktok. ”Apakah kita ingin Tiktok, sebagai sebuah platform, dimiliki oleh perusahaan AS atau dimiliki oleh China? Apakah kita ingin data dari Tiktok, data anak-anak, data orang dewasa, tetap ada di sini, di AS, atau pergi ke luar negeri? China?” kata Sullivan.

Secara resmi, ketentuan itu dikenal sebagai ”UU Perlindungan Orang AS dari Aplikasi yang Dikendalikan Musuh Asing”. China mengancam sikap dan langkah AS. Menurut China, pada akhirnya larangan itu justru akan berdampak buruk dan merugikan AS. Kecaman keras China tersebut disampaikan oleh juru bicara Kemenlu China, Wang Wenbin, Rabu (13/3) di Beijing, China. ”Meskipun AS tidak pernah menemukan bukti bahwa Tiktok mengancam keamanan nasional AS, mereka tidak berhenti menekan Tiktok,” kata Wang. Saat ini, aplikasi video pendek itu digunakan 170 juta orang di AS. Ini menjadikan Tiktok salah satu media sosial dengan jumlah pengguna terbanyak di negara itu. Namun, Fraksi Partai Republik dan Partai Demokrat di DPR AS berpendapat, kepemilikan perusahaan itu dinilai memiliki potensi atau menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional AS. (Yoga)

Teknologi Efisienkan Budidaya Perikanan di Maluku

13 Mar 2024

Teknologi digital dinilai mampu mengefisienkan produksi sektor perikanan budidaya. Pemilihan lokasi dan pemberian pakan berlebih menjadi permasalahan utamanya. Namun, sektor ini berpotensi tumbuh dengan bantuan teknologi digital. Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon Sarwono menjelaskan, potensi perikanan budidaya di Maluku, khususnya Ambon, masih terbuka lebar. Minat masyarakat mulai meningkat. Namun, mayoritas masyarakat masih memilih bidang perikanan tangkap karena faktor kebiasaan dan teknik budidaya yang dinilai sulit. Budidaya ikan yang dilakukan di Maluku pun masih didominasi di air laut. Padahal, khusus di Ambon, potensi budidaya ikan air tawar relatif besar. Total potensi lahan budidaya air tawar mencapai 17 hektar. Namun, luas lahan yang dimanfaatkan kurang dari 10 %. Teknologi di sektor budidaya, sudah berkembang sehingga budidaya ikan seharusnya menjadi lebih mudah.

Teknologi membantu digitalisasi rantai produksi, mulai dari pemilihan lokasi budidaya menggunakan satelit, penghitungan benih yang ditebar, serta pemberian pakan otomatis. Optimalisasi produksi penting agar ukuran ikan seragam. Keseragaman hasil produksi membantu pembudidaya memasarkan produknya di pasar. ”Kerja sama dengan pihak swasta pengembang teknologi budidaya perlu ditingkatkan, sementara BPBL fokus mengembangkan benihnya. Rantai produksi yang efisien membuat harga ikan juga bisa lebih optimal sehingga menguntungkan konsumen dan produsen,” kata Sarwono di Ambon, Maluku, Selasa (12/3). Vice President Public Affairs eFishery Muhammad Chairil mengatakan, teknologi di bidang budidaya yang dimiliki perusahaannya mencoba menjawab permasalahan-permasalahan tersebut. ”Pembudidaya di Ambon belum ada yang menggunakan teknologi ini. Kami berharap digitalisasi ini bisa masuk dan membantu,” ujarnya. (Yoga)

Utilasi Proyek Palapa Ring Capai 60%

12 Mar 2024

Kemenkominfo melalui Badan Layanan Umum Beban Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BLU BAKTI) terus meningkatkan utilisasi (penggunaan) jaringan palapa ring. Proyek palapa ring sendiri telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 2019 lalu. Saat ini tingkat utilisasi secara nasional, yaitu palapa ring paket barat, tengah dan timur sudah mencapai 50 % - 60 %. Adapun hingga 2023, utilisasi paket barat mencapai 69 %, paket tengah 37.67 % dan paket timur 37,38 %.

Dirut BAKTI Fadhilah Mathar Mengatakan, perkembangan tingkat Utilisasi palapa ring terus mengalami peningkatan. “Kita targetkan selalu mengalami peninkatan. Memang tidak sama utilisasi di barat, tengah maupun timur. Tetapi bukan berarti utilisasi ini rendah. Palapa ring ini kan backbone. Jadi kita perlu menambahkan, menggelar kembali supaya bisa dimanfaatkan sampai last mile atau akses yang sedang diupayakan dalam program fiberisasi palapa ring integrase,” kata Fadhilah Mathar saat acara kopi bareng media di Kantor Kemenkominfo, Jumat (8/3).  (Yetede)

China Tengah Cari Dana US$ 27 Miliar

09 Mar 2024
China tengah bersiap mengumpulkan dana lebih dari US$ 27 miliar untuk pengembangan teknologi semikonduktor. Ini sebagai bentuk perlawanan atas upaya Amerika Serikat (AS) dalam mengembangkan teknologi cip paling mutakhir. China membuat fund bernama Dana Investasi Industri Sirkuit Terpadu Nasional yang akan mengumpulkan modal dari pemerintah daerah dan perusahaan negara untuk kendaraan ketiganya. 

Menurut sumber Bloomberg, dana tersebut diperkirakan bisa mengumpulkan lebih dari CNY 200 miliar. Pembentukan dana ketiga ini akan diawasi langsung oleh Kementerian Teknologi China. Keberadaan fund ini menandakan China kembali serius dalam memanfaatkan pasar semikonduktor yang cukup terbesar di dunia. Terlebih, Huawei Teknologi Co. dan mitranya Semiconductor Manufacturing International Corp diketahui masih menggunakan teknologi asal Amerika Serikat untuk membangun prosesor canggih. 

Sumber menyebut, pemerintah Shanghai dan kota-kota lain, China Chengtong Holdings Group dan State Development dan perusahaan investasi termasuk investor telah siap memberikan miliaran yuan. Dana tersebut akan membantu membiayai tiga hingga empat kumpulan fund. Penggalangan dana tersebut kemudian akan kembali ke perusahaan lokal. "Negosiasi mengenai penggalangan dana masih berlangsung dan mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan," imbuh sumber. Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, pemerintah Shanghai, Chengtong dan SDIC tidak memberikan tanggapan. Big Fund ini bersifat rahasia.

Utilisasi Jaringan Palapa Ring Dioptimalkan

09 Mar 2024

Tingkat utilisasi rata-rata jaringan tulang punggung telekomunikasi Palapa Ring saat ini masih sekitar 60 %. Untuk meningkatkan utilisasi secara optimal, pemerintah berencana membangun jaringan lanjutan supaya terintegrasi dan memikat minat operator telekomunikasi menggunakan infrastruktur tersebut. Proyek jaringan tulang punggung telekomunikasi Palapa Ring digagas tahun 2016. Proyek pembangunan infrastruktur jaringan tulang punggung serat optik nasional ini ditujukan untuk pemerataan akses pita lebar (broadband) di Indonesia. Proyek Palapa Ring terdiri dari Palapa Ring Barat (selesai dibangun 2018), Palapa Ring Tengah (selesai awal 2019), dan Palapa Ring Timur (selesai dibangun Agustus 2019). Total nilai tiga proyek ini Rp 7,63 triliun.

Presiden Jokowi meresmikan pengoperasiannya pada Oktober 2019. Setelah beroperasi, jaringan tulang punggung Palapa Ring dapat disewa oleh operator telekomunikasi. Proyek itu menghubungkan sekitar 90 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan menggunakan kabel serat optic darat dan laut sepanjang 12.148 kilometer dan jaringan radio microwave 55 hop. Skema pembangunan menggunakan sistem kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo Fadhilah Mathar saat sesi Ngopi Bareng Kominfo, Jumat (8/3/2024), di Jakarta, menyebutkan, per Desember 2023, tingkat utilisasi Palapa Ring Barat mencapai 69 %, Palapa Ring Tengah 37,67 %, dan Palapa Ring Timur 37,38 %.

Tingkat utilisasi rata-rata dari ketiga proyek itu berkisar 50-60 %. ”Tingkat utilisasi jaringan memang tidak sama antara Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur. Kami berusaha menggenjot utilisasi dengan menawarkan aneka model bisnis yang memikat bagi operator telekomunikasi,” ujarnya. Fadhilah mengatakan, supaya tingkat utilisasi Palapa Ring semakin optimal alias bisa dimanfaatkan untuk sambungan jaringan sampai ke level last mile (jaringan akhir dekat dengan konsumen), Bakti Kemenkominfo akan mengupayakan melalui pembangunan proyek Palapa Ring Integrasi. Proyek ini, menurut rencana, akan menggunakan skema KPBU dengan nilai proyek Rp 23 triliun. (Yoga)

Hasil Audit Proyek Menara BTS Dikondisikan

08 Mar 2024

Anggota BPK nonaktif, Achsanul Qosasi, didakwa memintaRp 40 miliar ke Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika atau Bakti Kemenkominfo Anang Achmad Latif, untuk pengondisian hasil audit BPK atas proyek pembangunan menara BTS (base transceiver station) 4G. Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Agung, Imron Mashadi, mengungkapkan, Achsanul menyalahgunakan kekuasaannya untuk memperoleh uang 2,64 juta USD atau Rp 40 miliar. Uang itu diterima Achsanul dari Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama dengan sumber uang dari Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan atas perintah Dirut Bakti Anang Achmad Latif.

”Dengan maksud supaya terdakwa Achsanul Qosasi membantu mengkondisikan hasil audit pekerjaan BTS 4G 2021 yang dilaksanakan Bakti Kemenkominfo supaya mendapatkan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan tidak menemukan kerugian negara dalam pelaksanaan proyek BTS 4G 2021,” kata jaksa penuntut umum Imron di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (7/3). Imron mengungkapkan, hasil Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu (PDTT) 2021 BPK menemukan, proses perencanaan, pemilihan jenis kontrak, dan pelaksanaan kontrak proyek penyediaan BTS 4G serta infrastruktur pendukungnya belum sepenuhnya sesuai ketentuan. Selain itu, nilai antara kontrak pembelian juga berbeda dengan kontrak payung pembangunan BTS 4G tahun 2021 untuk Paket 1-3.

Hasil pemeriksaan itu juga menemukan potensi pemborosan atas komponen biaya dalam daftar kuantitas kontrak payung sebesar Rp 1,5 triliun. Lokasi lahan pembangunan BTS juga belum seluruhnya memperoleh IMB dan didukung surat perjanjian pinjam pakai lahan. Hal lainnya, ada potensi keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek BTS 4G dan potensi pengenaan denda keterlambatan pada Paket 1Tahap 1A dan Paket 2 Tahap 1A. Jaksa mengatakan, Anang memberikan uang tersebut karena ketakutan BPK akan memberikan penilaian yang merugikan proyek BTS 4G, seperti kemahalan harga, kelebihan spesifikasi, dan inefisien apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi. (Yoga)

Duel Sengit AS Versus China dalam Teknologi

08 Mar 2024

Perang teknologi antara AS dan China memanas, terutama di ranah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kedua negara itu berusaha saling memblokir dengan alasan keamanan. Kasus di perusahaan teknologi AS, Google, menjadi contoh terkini. Departemen Kehakiman AS resmi menggugat Ding Linwei (38), warga China dan mantan insinyur di Google, atas tuduhan mata-mata dan pencurian teknologi. Ia dituduh mencuri 500 berkas rahasia mengenai komputasi super dan pengembangan teknologi AI di perusahaan itu. Ia ditangkap di California, AS, Kamis (7/3) pagi waktu Indonesia.

”Kami dengan keras melindungi teknologi sensitif yang dikembangkan di AS agar tak jatuh ke tangan yang tidak berhak,” ujar Jaksa Agung AS Merrick Garland. Direktur FBI Christopher Wray menyatakan, penangkapan Ding membuktikan perusahaan yang berbasis di China menghalalkan segala cara untuk memperoleh informasi inovasi teknologi AS. ”Pencurian teknologi inovatif dan rahasia-rahasia perdagangan dari perusahaan-perusahaan AS bisa berdampak pada hilangnya lapangan pekerjaan serta berdampak besar pada ekonomi dan keamanan nasional,” ujar Wray.

Ding bekerja di Google sejak tahun 2019. Melalui posisinya sebagai insinyur teknologi informasi, ia memiliki akses terhadap berbagai berkas sensitif dan rahasia Google. Pada 26 Desember 2023, ia mengundurkan diri. Tiga hari kemudian, Ding telah diangkat menjadi salah satu direktur di sebuah perusahaan teknologi di China yang focus mengembangkan AI. Google pun menyelidiki Ding. Mereka menemukan bukti Ding mengunggah berbagai berkas rahasia mengenai AI ke akun komputasi awan sejak tahun 2022. ”Kami segera melapor ke aparat penegak hokum bahwa terjadi pencurian rahasia perusahaan dan teknologi yang sensitif,” kata juru bicara Google, Jose Castaneda.

Berdasarkan dakwaan, pada Juni 2022, Ding didekati CEO Beijing Rongshu Lianzhi Technology Co, perusahaan rintisan teknologi China. Ia ditawari jabatan pemimpin bagian teknologi (chief technology officer) dengan gaji 14.800 USD atau Rp 231,5 juta per bulan. Menjelang Mei 2023, Ding mendirikan perusahaan sendiri di China, Shanghai Zhisuan Technology Co. Ia menetapkan diri sebagai CEO. Dakwaan Departemen Kehakiman AS menyebutkan, Ding tidak pernah memberi tahu Google soal afiliasinya dengan Rongshu atau Zhisuan. Jika terbukti bersalah di pengadilan, Ding dapat diganjar hukuman penjara maksimum 10 tahun dan denda hingga 250.000 USD (Rp 4 miliar) per dakwaan. (Yoga)

Memetik Buah Manis Hasil AKuisisi

07 Mar 2024
KInerja PT Dayamita Telekomunikasi Tbk (MTEL) diprediksi tumbuh positif tahun ini. Hal ini seiring aksi dari emiten menara telekomunikasi ini. Analis MNC Sekuritas, Vera menyampaikan, MTEL sudah melakukan akuisisi di November 2023. Emiten ini mengakuisisi 803 unit menara milik PT  Gametraco Tunggal senilai Rp 1,75 triliun. Hampir 70% menara berada di luar Jawa. Alhasil, MTEL mendapat tambahan 1.327 penyewa. "Kami memperkirakan, rasio kolokasi secara keseluruhan MTEL akan meningkat menjadi 1,51 kali di tahun 2023 dan 1,55 kali tahun ini. Lantas portofolio menara MTEL ada 15.746 menara (41,55%) di Jawa dan 22.148 menara (58,45%)  di luar Jawa," kata Vera dalam risetnya tanggal 16 Februari 2024. Kepemilikan menara telekomunikasi di luar Jawa, menurut Vera, menjadi salah satu katalis positif. Ini bisa menjadi pusat pertumbuhan pelanggan menara baru MTEL. Dengan aksi itu, Vera meramal pendapatan MTEL akan tumbuh 11,4% secara year on year (yoy) di akhir tahun ini. Sedangkan di periode 2023, pertumbuhan pendapatan emiten ini, sesuai proyeksi manajemen MTEL adalah 9,9% secara tahunan. Adapun segmen penyewaan menara masih memberi kontribusi utama. Yakni bisa berkontribusi 84% dari total pendapatan MTEL. 

Sementara itu, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas memprediksi, prospek kinerja MTEL cukup bagus ke depan. Ini ditunjang pertumbuhan pengguna internet dan 5G di Indonesia. Namun, dia nilai masih terdapat sejumlah tantangan pada bisnis MTEL. Yakni persaingan yang ketat dan ketergantungan pemain menara kepada operator telekomunikasi. Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo, Maximilianus Nico Demus juga memprediksi, kinerja MTEL bertumbuh positif di tahun ini. Proyeksi ini seiring dengan penambahan secara organik portofolio menara dan serat optik di akhir November 2023. Selain itu, adanya peningkatan portofolio menara MTEL, sebut Nico, juga semakin memperkuat posisi MTEL sebagai pemilik menara terbanyak di Asia Tenggara dan di Indonesia. Hitungannya MTEL total mempunyai 37.894 menara hingga akhir tahun 2023. Di sisi lain, NIco mengatakan, pendapatan terbesar MTEL didominasi perusahaan afiliasi. Dus secara kinerja MTEL akan lebih terkendali dibandingkan kompetitornya.

Empat Operator Seluler Kompak Stop Perang Harga

06 Mar 2024

Operator telekomunikasi seluler di Indonesia menyatakan sudah tidak ada lagi perang harga murah untuk layanan seluler. Ini bertujuan untuk membuat bisnis setiap operator dan industri telekomunikasi tumbuh berkelanjutan. Pernyataan itu mengemuka dalam diskusi Tech and Telco Summit 2024, Selasa (5/4), di Jakarta. Hadir sebagai narasumber dalam diskusi yang digelar CNBC itu, Presdir dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini, Direktur Sales Telkomsel Adiwinahyu B Sigit, dan Presdir Smartfren Merza Fachys.

”Beberapa tahun lalu, kami jorjoran (saling bersaing) menawarkan harga layanan data internet yang murah. Ayolah dinetralkan. Kami berharap, hal ini akan membuat bisnis kami para operator telekomunikasi seluler tumbuh lebih sehat dan infrastruktur jaringan telekomunikasi lebih berkualitas,” ujar Merza yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI). Dia menambahkan, jika bisnis operator telekomunikasi seluler tumbuh lebih sehat dan infrastruktur jaringan lebih berkualitas, seluruh bisnis ekonomi digital yang menggunakan jaringan telekomunikasi seluler menjadi sehat. (Yoga)

Pengembangan AI Angkat Saham Telekomunikasi

05 Mar 2024

Kinerja saham perusahaan-perusahaan telekomunikasi dalam negeri naik sepekan terakhir bersamaan penandatanganan sejumlah kerja sama pengembangan layanan. Aksi perusahaan dalam peningkatan layanan berbasis kecerdasan buatan atau AI membawa prospek cerah dalam jangka panjang. Harga saham beberapa perusahaan operator telekomunikasi PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) dan PT XLAxiata Tbk (EXCL) melejit beberapa pekan terakhir. Saham ISAT pada Senin (4/3) ditutup di harga Rp 11.500 per lembar. Secara historis, harga naik 5 % dalam sepekan dan 20 % dalam sebulan. Sementara saham EXCL ditutup di angka Rp 2.490 per lembar, naik 7 % sepekan terakhir dan 10 % dalam sebulan terakhir.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Jesse Jonghoon Won, menilai tren positif pada harga saham perusahaan-perusahaan telekomunikasi tersebut dipengaruhi berbagai aksi penandatanganan kemitraan  dengan perusahaan global, termasuk terkait pengembangan layanan berbasis AI. ”Saya memandang positif bahwa perusahaan telekomunikasi Indonesia sedang mempertimbangkan dan memulai bisnis terkait AI meskipun bisnis terkait ini diperkirakan memerlukan waktu untuk menghasilkan pendapatan,” ujarnya saat dihubungi, Senin (4/3), di Jakarta. Baru-baru ini, Indosat Ooredoo Hutchison Group berkolaborasi dengan beberapa perusahaan global untuk membentuk lanskap teknologi.

Hal itu turut mendorong Indonesia ikut memimpin revolusi AI dalam penyediaan infrastruktur komputasi awan (cloud) hingga pengembangan kompetensi talenta berkelas global. Kerja sama itu salah satunya dengan NVIDIA, perusahaan teknologi multinasional AS, yang kapitalisasi pasarnya telah menyaingi perusahaan teknologi Amazon di bursa AS. Adapun XL Axiata menggandeng Huawei untuk mempercepat operasional bisnis digital berbasis AI, mendorong keunggulan operasional, serta mengoptimalkan sistem cloud dan penggunaan perangkat lunak yang lebih efektif. ”Kemitraan dengan Huawei ini akan memungkinkan XL Axiata mempercepat proses transformasi digital dan peningkatan layanan kepada pelanggan,” kata Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini. XL Axiata berharap mereka mampu menghasilkan personalisasi layanan yang lebih baik dan melahirkan inovasiinovasi terbaru untuk kebutuhan lebih dari 57 juta pelanggan mereka. (Yoga)