Starlink Tidak Ancam Bisnis Operator Telko Eksisting
Kehadrian Starlink, operator internet satelit milik konglomerat Elon Musk asal Amerika Serikat, untuk melayani konsumen ritel diyakini tidak akan menggerus bisnis operator telekomunikasi (telko) yang telah ada di tanah Air. Sebab, basis layanan dan tarif layanannya berbeda. Hal yang lebih penting, kehadiran Starlink harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku dan pemerintah harus memberikan perlakuan yang sama (level playing field). Rencana kehadiran PT Starlink Services Indonesia (Starlink) untuk layanan ritel telah menimbulkan pro dan kontra diberbagai penyelenggara jasa internet, termasuk operator telko di Tanah Air. Ketika Starlink akan melayani pelanggan berbasis satelit , operator telko eksisting lebih banyak melayani pelanggan berbasis seluler (base transceiver station/BTS) dan kabel fiber optik. Di satu sisi kehadiran Starlink akan bisa memberikan pilihan dalam menjembatani kesenjangan akses internet yang jomplang antar wilayah urban dan rural. Tapi di sisi lain Starlink juga dilihat sebagai 'musuh' yang dapat menggerus ceruk pasar operator telko eksisting di Indonesia. (Yetede)
Tags :
#TelekomunikasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023