Pekerja Berkeahlian AI di Indonesia Digaji Rp 62 Juta
Para pekerja pada perusahaan startup berkeahlian kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI) makin dihargai dan mendapatkan gaji pokok bulanan yang lumayan tinggi di Asia tenggara. Pekerja dengan keahlian tersebut di Indonesia dibayar pada rentang US$ 700 atau Rp 10,96 juta hingga US$ 4.000 atau Rp 62,65 juta per bulan berbasis data akhir tahun 2023 tergantung posisi pekerjaan dan masa kerjanya, dengan asumsi kurs US$ 1 sama dengan sekitar Rp15.662,15. Gaji pokok di Tanah Air tersebut pun sebenarnya masih kalah dibandingkan Vietnam yang pada rentang US$ 900 atau sekitar Rp 14,09 juta hingga US$ 7.100 atau sekitar Rp. 111,20 juta per bulan dengan asumsi kurs yang sama. Perbedaan gaji terjadi antara lain dipengaruhi oleh pasar dan kelangkaan pekerja AI di dua negara. (Yetede)
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
30 Jun 2025
Mencontoh Negara Lain Melindungi Pekerja Gig
30 Jun 2025
Kemenaker Siaga Hadapi Gelombang PHK
25 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
24 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023