Pasar Cloud Publik Indonesia Berpotensi Tembus USD 2 Miliar
Nilai pasar bisnis komputasi awal publik (public cloud) di Indonesia diproyeksikan mencapai US$ 2,14 miliar pada 2024 ini, naik signifikan US$ 0,38 miliar (21,59%) dibandingkan tahun 2023 sebesar US$ 1,76 miliar. Pertumbuhan ditopang oleh perkembangan ekonomi digital dan perusahaan yang membutuhkan lokasi penyimpanan virtual yang aman di era yang serba terdigitalisasi. Namun jika dibandingkan dengan global, total nilai pasar cloud publik di Indonesia pada 2024 tersebut masih sangat kecil, hanya berkontribusi 0,31% dari total nilai yang mencapai US$ 690,30 miliar. Sebagian besar pendapatan global dihasilkan di Amerika Serikat senilai US$ 330,50 miliar. Statista, lembaga pemeringkat dan konsultan berbagai sektor bisnis, menyebutkan bahwa cloud publik mengacu pada perputaran total nilai bisnis/omzet dari transaksi/pendapatan perusahaan yang menyediakan sumber daya dan layanan komputasi awan kepada individu, bisnis, dan organisasi/perusahaan (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023