;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Mengejar Produksi Pangan dan Menyiapkan Transisi Pemerintahan

05 Oct 2024
Di pengujung satu dekade kepemimpinan Presiden Joko Widodo, ujung tombak produksi pangan nasional, yakni Kementerian Pertanian, diterpa dua badai yang cukup dahsyat. Pertama, bekas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terjerat kasus pemerasan terhadap bawahan dan menerima gratifikasi senilai Rp 44,5 miliar. Kedua, produksi sejumlah pangan pokok nasional, terutama beras, berkurang akibat dampak El Nino. Fenomena kemarau panjang itu juga menyebabkan musim tanam padi mundur. Akibatnya, harga beras melonjak dan Indonesia terpaksa impor beras. Ditengah kondisi itu, Andi Amran Sulaiman ditunjuk Presiden menggantikan Syahrul Yasin Limpo.

Amran yang pernah menjabat sebagai menteri pertanian dalam Kabinet Kerja 2014-2019 kembali menempati posisi itu dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 per 25 Oktober 2023. Saat menghadiri Rapat Kerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional pada 7 Maret 2024, Amran berkelakar. Ia menyebut dirinya dan Agus Harimurti Yudhoyono bernasib sama, yakni sebagai ”sopir tembak” atau pengganti menteri sebelumnya di pengujung periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi. Bagaimana sepak terjang sang ”sopir tembak” yang hanya mengemban tugas sebagai menteri pertanian kurang dari setahun tersebut? Pria yang masa mudanya pernah tidur di kasur berkutu dan ditemani obat nyamuk bakar itu menuturkannya kepada Kompas di Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (2/10/2024).

Bagaimana kesan Anda yang pernah menyebut diri sebagai ”sopir tembak” menerima mandat menjadi menteri pertanian lagi? Waktu itu, saya dipanggil Bapak Presiden. Saya diminta membangun sektor pertanian menjelang masa terakhir beliau. Saya mengibaratkan diri sebagai ”sopir tembak” yang mengemban tugas itu. Singkat cerita, saya melihat dan memetakan permasalahan pertanian. Ada kebijakan yang perlu dibenahi dan disempurnakan. Pertama, kebijakan tentang pupuk bersubsidi. Salah satu faktor penyebab penurunan produksi pangan di hulu adalah pengurangan kuota pupuk bersubsidi. Dalam beberapa tahun terakhir, jatah pupuk bersubsidi dikurangi dari 9,5 juta ton menjadi 4,7 juta ton. Nah, saya meminta agar pupuk bersubsidi dikembalikan ke kuota semula, yakni 9,5 juta ton. Saya katakan bahwa tanamana itu seperti manusia. kalau makananya dikurangi ya, berdampak pada produkstivitas. (Yoga)

Tantangan Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Nasional

05 Oct 2024
Badan Pangan Nasional lahir di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Usianya baru tiga tahun lantaran baru dibentuk pada 29 Juli 2021 atau pada tahun ketujuh dalam satu dekade (2014-2024) kepemimpinan Jokowi. Ketika ditemui Kompas di Jakarta, Selasa (24/9/2024), Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menuturkan tantangan, capaian kerja, dan pekerjaan rumah yang masih perlu dirampungkan era pemerintahan selanjutnya. Bagaimana capaian kinerja dan tantangan sejumlah program prioritas Bapanas dalam tiga terakhir ini? Dalam hal stabilisasi pasokan dan harga pangan, saya mengakui tantangannya cukup berat. Apalagi dalam dua tahun terakhir ini, di mana Indonesia harus berhadapan dengan kenaikan harga pangan dunia dan berjuang keras mengatasi dampak perubahan iklim.

Pada tahun ini, misalnya, produksi beras nasional berkurang akibat dampak El Nino dan La Nina. Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, neraca produksi-konsumsi beras nasional pada Januari-November 2024 berpotensi defisit 1,64 juta ton. Bahkan, pada tahun lalu, harga beras terus naik sehingga berkontribusi besar terhadap inflasi. Namun, kami berupaya meredam kenaikan harga beras itu melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta memberikan bantuan beras bagi 22 juta keluarga berpenghasilan rendah. Kami juga berupaya menjaga cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog di atas 1 juta ton. Melalui sejumlah upaya itu, kami dapat mengintervensi kekurangan pasokan beras dan menyediakan beras dengan harga yang baik kepada masyarakat.

Kami juga dapat meredam, bahkan menekan harga beras tidak melonjak sangat tinggi di tengah defisit neraca produksi konsumsi beras. Hasilnya, dalam dua tahun terakhir ini, inflasi volatile food (pangan bergejolak) dapat terjaga di bawah target inflasi pemerintah dan Bank Indonesia yang sebesar 3-4 persen pada 2023 dan 1,5-3,5 persen pada 2024. Kami juga dapat mengintervensi harga beras. Kami dapat mengurangi jumlah daerah rawan pangan dari 74 kabupaten/kota menjadi 68 kabupaten kota pada 2023. Angka prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan (PoU) juga turun dari 10,21 persen pada 2022 menjadi 8,53 persen pada 2023. Kami juga menggulirkan program Hapus Rawan Pangan Indonesia (Harapan) dan program Susut dan Sisa Pangan (SSP) untuk mengurangi food loss and waste. Bagaimana upaya menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen (petani dan peternak), pelaku usaha, dan konsumen? (Yoga)

Cadangan Pangan RI yang Bersifat Dadakan dan Temporer

05 Oct 2024
Cadangan pangan merupakan salah satu kekuatan vital sebuah negara. Cadangan pangan menjadi tolok ukur kemampuan sebuah negara mengendalikan harga dan memberi makan rakyatnya. Tidak mengherankan jika pada 27 April 1952, Presiden Soekarno melontarkan pernyataan profetik, ”urusan pangan adalah hidup-matinya sebuah bangsa”. Sudah 72 tahun pernyataan itu terlontar, Indonesia masih tertatih-tatih membangun cadangan pangan. Kendati pemerintah mengklaim mulai berhasil membangun cadangan pangan, cadangan pangan itu masih bersifat dadakan dan temporer.

Disebut dadakan lantaran setiap kali produksi suatu komoditas pokok di dalam negeri bermasalah, impor selalu menjadi solusinya. Bersifat temporer karena selalu berpegang pada produksi dan konsumsi pangan dalam setahun. Dalam sebuah diskusi dua tahun lalu, Badan Pusat Statistik menyebutkan rerata daya tahan stok beras akhir tahun Indonesia hanya mampu memenuhi konsumsi masyarakat selama 1-3 bulan ke depan. Kalau stok beras akhir tahun China, rata-rata bisa untuk memenuhi kebutuhan 8-9 bulan ke depan, Pakistan sekitar 6 bulan, dan India 3-4 bulan (Kompas, 17/12/2022). Itu baru bicara beras. Belum cadangan pangan lain yang kerap memunculkan persoalan tahunan, seperti kedelai, bawang putih, dan gula yang mayoritas pemenuhannya dari impor.

Bahkan, Indonesia, negara produsen minyak sawit mentah nomor satu dunia, pernah mengalami kelangkaan minyak goreng sawit. Bagaimana dengan sejumlah negara lain? Pada 2020, Indonesia Food Security Review (IFSR) mencatat, negara dengan daya tahan cadangan pangan terkuat adalah Amerika Serikat, yakni 1.068 hari (35,6 bulan). Urutan kedua ditempati China dengan daya tahan cadangan pangan 681 hari (22,7 bulan). ”Kami ingin Indonesia memiliki cadangan pangan dengan daya tahan lama seperti sejumlah negara lain. Kuncinya pada produksi pangan pokok dalam negeri, pendanaan cadangan pangan pemerintah. dan perkuatan sarana-prasarana logistik,” kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Selasa (24/9/2024). (Yoga)

Dua Tahun Tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, Belum Ada Perkembangan

04 Oct 2024
MATA Cholifatul Nur terlihat sembap ketika mengikuti peringatan dua tahun tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, pada 3 Oktober 2024. Perempuan yang biasa disapa Mama Ifa itu tak sanggup menahan kesedihan. Putra semata wayangnya, Jovan Farellino Yuseifa Pratama Putra, turut menjadi korban. Ketika itu usia Jovan baru 15 tahun. Menurut Mama Ifa, proses hukum terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas tragedi itu belum memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban. Sebab, masih ada auktor intelektualis yang tidak tersentuh hukum. Ia berharap presiden terpilih Prabowo Subianto berani mengambil sikap untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh. "Negara harus mengaku bersalah dalam kasus ini," kata Mama Ifa di sela aksi Kamisan di Malang. 

Duka serupa dirasakan Devi Athok Yulfitri. Ketua Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan ini kehilangan dua putrinya, Natasya Devi Ramadhani (16) dan Naila Debi Anggraini (13). "Keadilan belum kami genggam," ujarnya. Athok menuturkan hukuman terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan terlalu ringan. Tidak setimpal dengan kematian 135 orang yang menjadi korban. Abdul Haris selaku ketua panitia pelaksana pertandingan, misalnya, hanya dihukum 1 tahun 6 bulan penjara. Hukuman yang sama diberikan kepada Komandan Kompi III Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Timur Hasdarmawan. (Yetede)

Menyoal Kekayaan Intelektual di Hulu Migas

04 Oct 2024

Indonesia telah lama menjalankan industri hulu minyak dan gas (migas) melalui skema kontrak bagi hasil yang bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan negara tetapi juga menguasai teknologi dan pengetahuan dalam bidang migas. Namun, upaya pengembangan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di bidang ini masih minim perhatian. Dr. Ibnu Sutowo, dalam bukunya "Pertamina" (1972), menekankan bahwa kontrak bagi hasil seharusnya fokus pada alih teknologi dan keterampilan, bukan semata untuk penerimaan negara. Meski regulasi terkait migas mengatur tentang pemanfaatan barang dan jasa dalam negeri, HKI belum diperinci dalam peraturan, seperti di PP No. 35/2004.

Ketua Umum Asosiasi Pengajar Hukum Kekayaan Intelektual (APHKI), OK Saidin, mengkritik lemahnya perlindungan HKI di Indonesia yang berdampak pada ketahanan nasional. Saat ini, teknologi migas terus berkembang, dengan Indonesia mulai menerapkan teknologi seperti carbon capture and storage (CCS) yang sangat padat modal dan teknologi. Penulis mengusulkan agar Permen ESDM No. 13/2024 yang baru, terkait kontrak bagi hasil gross split, turut memperhatikan aspek HKI agar teknologi dan invensi di bidang migas dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Indonesia, bukan hanya oleh perusahaan asing.

Harga Minyak: Dorongan Kuat untuk Emiten Migas

04 Oct 2024

Kinerja saham emiten migas diperkirakan akan terus menguat seiring lonjakan harga minyak mentah akibat ketegangan di Timur Tengah. Head Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas, memperkirakan tren ini akan berlanjut jika harga minyak tetap tinggi, menguntungkan emiten seperti PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Elnusa Tbk. (ELSA), dan PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA). Analis Kanaka Hita Solvera, Andika Cipta Labora, menambahkan bahwa kinerja emiten akan stabil jika harga minyak mentah mencapai US$90 hingga US$100 per barel.

Direktur Utama PT Elnusa Tbk., Bachtiar Soeria Atmadja, menargetkan pertumbuhan laba hingga 25% pada akhir 2024 dengan mengamankan beberapa kontrak jangka panjang. Sementara itu, Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA), Djauhar Maulidi, akan fokus pada pengembangan infrastruktur migas untuk memperkuat rantai pasokan energi. Presiden Direktur MEDC, Hilmi Panigoro, optimistis dengan bisnis Grup Medco, berkomitmen memberikan nilai tambah bagi pemegang saham melalui dividen dan target produksi migas sebesar 145 mboepd.

Batalyon Penyangga Daerah Rawan dibentuk TNI untuk Ketahanan Pangan

03 Oct 2024

TNI meresmikan lima Batalyon Infanteri atau Yonif Penyangga Daerah Rawan di Papua. Tidak hanya mengatasi ancaman dan mendorong pembangunan masyarakat, batalyon ini juga punya tugas dan peran untuk mendukung ketahanan pangan. ”Pada kesempatan ini saya meresmikan lima Batalyon Penyangga DaerahRawan yang nanti akan di-deploy di wilayah Papua,” kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, di Monas, Jakarta, Rabu (2/10/2024). Agus mengungkapkan, Yonif Penyangga Daerah Rawan (PDR) ini memiliki tugas dan peran yang spesifik. Untuk itu, batalyon ini membutuhkan keterampilan dan kemampuan kolaborasi yang berbeda dibandingkan dengan satuan TNI lainnya. ”Tugas dan peran yang lebih spesifik, termasuk mendukung ketahanan pangan, menangani ancaman keamanan dan mendorong pembangunan masyarakat,” katanya menjelaskan. Gagasan Prabowo Subianto Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menambahkan, pembentukan Yonif Penyangga Daerah Rawan merupakan gagasan dari Menteri Pertahananan (Menhan) yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto.

”Saya kira ini ide (Yonif Penyangga Daerah Rawan) dari Pak Menhan (Prabowo Subianto) sangat luar biasa sehingga nanti mereka membantu di daerah-daerah tersebut, bisa dalampertanian, peternakan, dan juga keseharian mereka, apa yan bisa dibantu,” tuturnya/ Komandan Pasukan Pengamanan Presiden 2010-2020 itu meyakini, dengan adanya Yonif PDR itu perekonomian masyarakat akan berputar lebih cepat. Dengan anggota 1.000 orang per batalyon, misalnya, uang yang berputar di daerah itu bisa mencapai Rp 5 miliar. Uang tersebut berasal dari penghitungan gaji para prajurit TNI yang bertugas di Yonif PDR. ”Kegiatan informal di sana, mulai dari tukang jahit, tukang cukur, akan tumbuh di sana,” ujar Maruli. Lima daerah Agus Subiyanto menjelaskan, kelima Yonif PDR itu akad ditempatkan di lima daerah di Papua. Menurut rencana, Yoni PDR itu akan bekerja sama dengan Kementerian Pertania dan masyarakat setempat untuk menanam komoditas pangan utama, salah satunya padi. (Yoga)


Antisipasi Kenaikan Harga Minyak

03 Oct 2024

Harga minyak mentah mulai naik di atas 70 dollar AS per barel pada awal Oktober 2024 setelah mengalami tren penurunan sejak pekan keempat Agustus 2024. Salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga minyak ini adalah serangan rudal balistik Iran ke Israel pada Selasa (1/10/2024). Kebijakan antisipatif diperlukan untuk mencegah meluasnya konflik tersebut. Berdasarkan data Trading Economics pada Rabu (2/10), harga minyak mentah jenis Brent mencapai 75 dollar AS per barel, naik dari perdagangan Selasa (1/10) yang berada di angka 73 dollar AS per barel. Sebelumnya, harga turun dari 81,5 dollar AS per barel pada 26 Agustus 2024 menjadi 69,3 dollar AS pada 10 September 2024. Namun, setelah itu harga kembali menunjukkan tren kenaikan. Pengamat ekonomi energi yang juga dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fahmy Radhi, dihubungi Rabu, mengatakan, sebelum konflik meletus, harga minyak memang cenderung turun. Di sisi lain, inflasi terkendali dan rupiah menguat.

Hal itu membuat PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM nonsubsidi per 1 Oktober 2024. Meluas atau tidaknya konflik Iran dengan Israel, kata Fahmy, bergantung pada respons dari Israel. Melihat riwayat konflik di Timur Tengah, beberapa waktu terakhir, eskalasi perang tidak signifikan. Apabila hal tersebut terulang, kenaikan harga minyak mentah juga tidak bakal signifikan. Namun, jika konflik ternyata meluas, pasokan minyak mentah bisa terganggu dan membuat kenaikan harga terus berlanjut. ”Apabila harga minyak mentah terus meningkat, dampak pada APBN perlu diwasdapai. Sebab, impor minyak mentah Indonesia dan BBM Indonesia terhitung besar. Akan ada pembengkakan biaya subsidi BBM yang jumlahnya meningkat," kata Fahmy. Menurut Fahmy, variabel yang masih bisa dilakukan pemerintah untuk menekan besarnya biaya subsidi BBM adalah membatasi hanya kepada warga yang berhak, misalnya pada BBM jenis pertalite. Hingga saat ini, implementasi rencana pembatasan BBM itu belum juga terlaksana. Karena regulasi tak kunjung terbit, baik itu tingkat peraturan presiden maupun peraturan menteri. (Yoga)

Antisipasi Kenaikan Harga Minyak

03 Oct 2024

Harga minyak mentah mulai naik di atas 70 dollar AS per barel pada awal Oktober 2024 setelah mengalami tren penurunan sejak pekan keempat Agustus 2024. Salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga minyak ini adalah serangan rudal balistik Iran ke Israel pada Selasa (1/10/2024). Kebijakan antisipatif diperlukan untuk mencegah meluasnya konflik tersebut. Berdasarkan data Trading Economics pada Rabu (2/10), harga minyak mentah jenis Brent mencapai 75 dollar AS per barel, naik dari perdagangan Selasa (1/10) yang berada diangka 73 dollar AS per barel. Sebelumnya, harga turun dari 81,5 dollar AS per barel pada 26 Agustus 2024 menjadi 69,3 dollar AS pada 10 September 2024. Namun, setelah itu harga kembali menunjukkan tren kenaikan. Pengamat ekonomi energ yang juga dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Fahmy Radhi, dihubungi Rabu, mengatakan, sebelum konflik meletus, harga minyak memang cenderung turun. 

Di sisi lain, inflasi terkendali dan rupiah menguat Hal itu membuat PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM nonsubsidi per 1 Oktober 2024. Meluas atau tidaknya konflik Iran dengan Israel, kata Fahmy, bergantung pada respons dari Israel. Melihat riwayat konflik di Timur Tengah, beberapa waktu terakhir, eskalasi perang tidak signifikan. Apabila hal tersebut terulang, kenaikan harga minyak mentah juga tidak bakal signifikan. Namun, jika konflik ternyata meluas, pasokan minyak mentah bisa terganggu dan membuat kenaikan harga terus berlanjut. ”Apabila harga minyak mentah terus meningkat, dampak pada APBN perlu diwasdapai. Sebab, impor minyak mentah Indonesia dan BBM Indonesia terhitung besar. Akan ada pembengkakan biaya subsidi BBM yang jumlahnya meningkat,” kata Fahmy. Menurut Fahmy, variabel yang masih bisa dilakukan pemerintah untuk menekan besarnya biaya subsidi BBM adalah membatasi hanya kepada warga yang berhak, misalnya pada BBM jenis pertalite. Hingga saat ini, implementasi rencana pembatasan BBM itu belum juga terlaksana karena regulasi tak kunjung terbit, baik itu tingkat peraturan presiden maupun peraturan menteri. (Yoga)

Migas Hulu Menyongsong Energi Baru

03 Oct 2024

Industri hulu migas di Indonesia mendapatkan peluang baru untuk berkembang setelah pemerintah merombak skema kontrak bagi hasil melalui Peraturan Menteri ESDM No. 13/2024 dan Keputusan Menteri ESDM No. 230/2024. Direktur Pembinaan Hulu Migas Kementerian ESDM, Ariana Soemanto, menjelaskan bahwa regulasi baru ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor dengan memberikan bagi hasil yang lebih besar, yakni antara 75% hingga 95%. Lima kontraktor kerja sama sudah menyatakan minat untuk mengadopsi skema ini, yang diharapkan dapat meningkatkan produksi migas nasional, termasuk migas non-konvensional di Wilayah Kerja Gas Metana Batu Bara Tanjung Enim.

Namun, ada pandangan skeptis dari Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas. Moshe Rizal, Ketua Komite Investasi asosiasi tersebut, berpendapat bahwa meskipun skema baru menawarkan bagi hasil lebih besar, hal ini justru menambah ketidakpastian bagi investor. Dia menilai perubahan kebijakan ini tidak cukup signifikan untuk merangsang minat investasi, terutama mengingat pajak migas yang tinggi, yang dapat mencapai 40%. Ekonom Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, juga mengingatkan bahwa ketidakpastian dalam perubahan aturan dapat menghambat minat investasi, dan pemerintah seharusnya lebih proaktif dalam eksplorasi potensi cekungan migas baru.

Dengan adanya regulasi baru ini, pemerintah berharap dapat menciptakan iklim investasi yang lebih baik dan mendorong peningkatan produksi serta cadangan migas di Indonesia.