;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Tren Penurunan Bisnis Batu Bara di Tengah Perubahan Pasar

09 Oct 2024
Sejumlah perusahaan tambang batu bara Indonesia mulai mengurangi ketergantungan pada bisnis batu bara dengan melakukan diversifikasi ke sektor berkelanjutan. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melepas dua aset PLTU sebagai bagian dari target mencapai netralitas karbon pada 2030, ungkap Direktur TOBA, Juli Oktarina. PT Indika Energy Tbk (INDY) juga aktif menjual beberapa anak usahanya terkait energi, seperti PT Mitra Energi Agung dan PT Trisetia Citagraha, untuk memperkuat keuangan dan mengalihkan investasi ke sektor energi terbarukan, kata Head of Corporate Communications Ricky Fernando.

PT United Tractors Tbk (UNTR) juga berencana memperbesar kontribusi bisnis non-batubara pada 2030, sementara PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) bersiap untuk melepas salah satu pilar bisnis batu baranya demi mencapai 50% pendapatan dari sektor non-batu bara. Hendra Wardana dari Stocknow.id menilai langkah ini sebagai respons terhadap kebutuhan pasar global akan keberlanjutan. Analis BCA Sekuritas, Achmad Yaki, mengingatkan bahwa transisi ini memerlukan waktu, terutama karena kontribusi bisnis batu bara masih dominan di perusahaan-perusahaan ini. 

Di pasar saham, William Hartanto dan Yaki merekomendasikan saham emiten seperti INDY, ADRO, TOBA, dan UNTR, yang diperkirakan memiliki potensi harga jangka pendek hingga menengah.

Skema MIP Tingkatkan Kinerja PTBA

09 Oct 2024
Kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diprediksi membaik di semester kedua 2024, ditopang oleh potensi kenaikan harga batu bara dan penerapan skema Mitra Instansi Pengelola (MIP). Analis KB Valbury Sekuritas, Benyamin Mikael, mencatat peningkatan laba bersih PTBA pada kuartal kedua sebesar 57% secara kuartalan, meskipun ada penurunan sebesar 26,8% dalam laba bersih secara tahunan pada periode Januari-Juni 2024. Benyamin optimis laba PTBA dapat mencapai Rp 4,3 triliun, didorong oleh peningkatan volume penjualan ekspor dan penurunan biaya tunai.

Arinda Izzaty Hafiya, Junior Equity Analyst dari Pilarmas Investindo Sekuritas, menyebut ada tiga faktor yang mengerek harga batu bara: stimulus ekonomi China, ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah, dan peningkatan permintaan menjelang musim dingin. Dia memperkirakan harga batu bara bisa mencapai US$ 160 per ton pada akhir 2024. 

Skema MIP, yang disiapkan pemerintah untuk mengatasi perbedaan harga batu bara di pasar domestik dan ekspor, juga diprediksi menguntungkan PTBA yang memiliki porsi besar dalam penjualan domestik. Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Hasan Barakwan, memproyeksikan kenaikan laba PTBA hingga 70% jika skema MIP diterapkan. Hasan dan Arinda merekomendasikan pembelian saham PTBA dengan target harga Rp 3.500 per saham, namun harga ini bisa mencapai Rp 4.300 jika skema MIP berhasil meningkatkan laba perusahaan.

KA Mengalami Sembilan Kecelakaan dalam Sebulan

08 Oct 2024
Dalam satu bulan terakhir, setidaknya sembilan kecelakaanyang melibatkan kereta api dan kendaraan terjadi di pelintasan sebidang. Peristiwa terjadi akibat pengguna jalan menerobos pelintasan itu yang melibatkan mobil hingga truk tanpa izin kelaikan kendaraan. Penutupan pelintasan sebidang bisa menjadi salah satu solusi. Dalam 35 hari ini,terhitung sejak 1 September 2024, setidaknya sembilan kecelakaan kereta api terjadi di Jawa dan Sumatera. Kecelakaan-kecelakaan tersebut terjadi di pelintasan sebidang antara kereta api dan kendaraan lain, yakni mobil, minibus, dan truk.

Berkaca pada kecelakaan terakhir, KA ArgoBromo Anggrek jurusan Gambir-Surabaya Pasarturi yang melibatkan truk, Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengemukakan, musibah semacam ini selalu berhubungan dengan kendaraan yang izin kelaikan uji kendaraan (kir)-nya telah mati. Hal ini bertentangan dengan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. ”Izin kelaikan kendaraan banyak yang sudah mati. Uji kir sudah nol rupiah, tetapi tidak dilakukan perpanjangan oleh pemilik kendaraan. Surat tanda nomor kendaraan/pelat nomor kendaraan bahkan sudah mati, surat izin mengemudi mati yang tidak di perpanjang, membuktikan kurangnya pengawasan dan penegakan hukum," tutur Deddy di jakarta, Senin (7/10/2024).

PT KAI akan bekerja sama dengan kepolisian untuk melanjutkan proses hukum atas kecelakaan ini. Pihaknya mengalami kerugian yang sedang dalam penghitungan, seperti dikutip dari siaran pers terbarunya. Kejadian yang terus berulang ini mendorong PT KAI menutup sejumlah pelintasan sebidang. Sejak Januari hingga September 2024, KAI telah menutup 130 pelintasan sebidang. Dalam periode 2020-2024 (per September), total 1.298 pelintasan telah ditutup. Penutupan didasari pelintasan yang bernomor jalur pelintasan langsung (JPL), tak dijaga, dan/atau tak berpintu dengan lebar kurang dari 2 meter. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri PerhubunganNomor 94Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan. VPPublicRelationsPT KAI Anne Purba mengatakan, sebagian pelintasan sebidang melewati permukiman warga dan daerah industri sehingga berisiko terjadinya tabrakan. (Yoga)

Bulog Akan Kembali Menyalurkan Beras Lebih Berkesinambungan

08 Oct 2024
Perum Bulog bakal menggelontorkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan lebih masif untuk mengantisipasi kenaikan harga beras akhir tahun. Perusahaan milik pemerintah itu juga bakal mendistribusikan Minyakita yang harganya masih tinggi. Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan Perum Bulog Epi Sulandari, Senin (7/10/2024), mengatakan, distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berlangsung pada Oktober-Desember 2024. Dengan memperhatikan pola harga yang terjadi diakhir tahun, jumlah beras SPHP yang bakal didistribusikan akan lebih besar. 

”Pada Oktober 110.00 ton, November 124. 000 ton. dan  Sasarannya adalah daerah-daerah yang harga berasnya tinggi dengan porsi pendistribusian terbesar kepada pengecer,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara hibrida di Jakarta. Di samping itu, lanjut Epi, Bulog akan melanjutkan penyaluranbantuanberas bagi 22 juta keluarga berpenghasilan rendah per dua bulan sekali. Pada Oktober dan Desember 2024, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) bakal menerima 10 kilogram beras. ”Dari hasil survei kami, 10 kg beras dapat memenuhi kebutuhan KPM sekitar 7-10 hari. 

Dengan demikian, frekuensi mereka membeli beras di pasar akan berkurang. Ini akan permintaan beras di pasar dan menekan inflasi,” katanya. Berdasarkan data Bulog, per 6 Oktober 2024,total stok beras di seluruh gudang Bulog 1,56 juta ton. Dari jumlah itu, 1,33 juta ton berupa cadangan beras pemerintah dan 231.148 ton stok komersial. Bulog juga terus memperkuat pengadaan stok beras melalui penyerapan di dalam negeri dan impor. Pengadaan beras dalam negeri telah terealisasi 978.322 ton. Adapun realisasi impor beras mencapai 2,76 juta ton dari total kontrak 3,56 juta ton yang berasal dari Thailand, Vietnam, Pakistan, Myanmar, dan Kamboja. Pada Oktober 2024-Maret 2025, Indonesia bakal memasuki fase krusial beras. (Yoga)

Berubah Menjadi Industri Kematian

08 Oct 2024
SEPANJANG dua tahun terakhir, kawasan industri milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menjadi langganan dirundung kecelakaan kerja. Kasus teranyar adalah kematian buruh bernama Andri yang bekerja di smelter nikel, divisi rotary kiln conveyor, PT Walsin Nickel Industrial Indonesia (PT WNII) pada Sabtu, 28 September 2024.  Andri meninggal setelah terjatuh dari ketinggian lebih dari 20 meter dari atas mesin ban berjalan. “Sebelum terjatuh, dia diduga tergiling mesin konveyor lebih dulu,” kata anggota staf kampanye Yayasan Tanah Merdeka, Mohammad Azis, dalam keterangannya pada Jumat, 4 Oktober 2024. 

Menurut Azis, sedikitnya terjadi 17 kecelakaan kerja sepanjang 2024. Persoalannya, perusahaan disebut tidak membenahi prosedur keselamatan dan kesehatan kerja bagi pegawai sehingga kecelakaan terus berulang. Tahun lalu, kata Azis, ada 21 pekerja yang tewas dalam kecelakaan kerja di kawasan industri nikel tersebut. IMIP merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang dibangun sejak 2015 sebagai kawasan penghiliran nikel. Di dalamnya terdapat 41 perusahaan, salah satunya PT WNII yang memproduksi nickel pig iron (NPI)—bahan baku utama untuk produksi baja tahan karat. Di sana juga ada korporasi yang memproduksi campuran padatan hidroksida dari nikel dan kobalt atau mixed hydroxide precipitate, besi, aluminium, kokas, benzena, hingga bahan baku baterai mobil listrik.

Saban tahun, kawasan industri ini mampu menghasilkan 150 juta ton hasil produksi yang diekspor ke Cina dan negara-negara lain. Dengan kapasitas produksi sebesar itu, IMIP dibekali pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dengan daya 5.319 megawatt dan 1.520 megawatt. Perusahaan ini juga mengklaim mampu menyerap tenaga kerja hingga 80.259 orang. Proyek ini dirancang sebagai upaya transisi energi bersih dengan menciptakan ekosistem industri baterai kendaraan listrik. (Yetede)

Harga Gula Dunia Naik 10,4 Persen Hanya dalam Seminggu

07 Oct 2024
Indeks Harga Pangan Dunia naik cukup tajam pada September 2024. Harga lima komoditas yang menjadi komponen penghitungan indeks naik semua. Kenaikan indeks tertinggi terjadi pada gula, yakni sekitar 10,4 persen secara bulanan. Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada Jumat (4/10/2024), merilis Indeks Harga Pangan Dunia pada September 2024 sebesar 124,4. Indeks tersebut naik 3 persen secara bulanan dan menandai kenaikan bulanan terbesar sejak Maret 2022. Indeks tersebut juga berada di level tertinggi sepanjang Januari-September 2024. Indeks semua komoditas, yakni serealia, minyak nabati, susu, daging, dan gula, menguat di kisaran 0,4-10,4 persen secara bulanan.

Indeks Harga Serealia pada September 2024 naik 3 persen secara bulanan menjadi 113,5. Indeks Harga Minyak Nabati naik 4,6 persen menjadi 142,4. Demikian juga Indeks Harga Susu dan Daging yang naik masing-masing 3,8 persen menjadi 136,3 dan 0,4 persen menjadi 119,6. Kenaikan tertinggi terjadi pada Indeks Harga Gula, yakni 10,4 persen secara bulanan menjadi 125,7 pada September 2024. Untungnya, indeks tersebut masih jauh lebih rendah 22,7 persen dibandingkan dengan September 2023 yang mencapai 162,7. Merujuk Data Harga Komoditas Bank Dunia (The Pink Sheet) Edisi Oktober 2024, harga rerata gula dunia pada September 2024 sebesar 0,45 dollar AS per kilogram (kg).

Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan Agustus 2024 yang sebesar 0,41 dollar AS per kg dan lebih rendah dari September 2023 yang mencapai 0,58 dollar AS per kg. ”Peningkatan harga gula didorong oleh kekhawatiran atas mengetatnya ketersediaan gula dunia pada musim 2024/2025,” sebut FAO dalam laporannya. FAO menjelaskan, kenaikan harga gula dunia terjadi akibat persepsi negatif pasar terhadap kondisi gula di Brasil dan India. Prospek panen tebu dan produksi gula di Brasil memburuk akibat kemarau dan kebakaran yang merusak ladang tebu pada akhir Agustus 2024. Di India, perubahan kebijakan gula dari pembatasan ekspor
gula menjadi peningkatan produksi etanol berbasis sari tebu dikhawatirkan akan mengganggu ekspor gula. Negara produsen gula terbesar kedua dunia tersebut akan mengizinkan pabrik gula menggunakan sari tebu untuk memproduksi etanol per 1 November 2024. (Yoga)

Cuaca Ekstrem di Kaltim: Menyiapkan Mitigasi Bencana

07 Oct 2024

BMKG mengimbau masyarakat Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan dan wilayah bagian timur, untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana akibat awal musim penghujan yang dimulai sejak 1 Oktober 2024. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto, menyatakan bahwa wilayah seperti Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser bagian timur, Penajam Paser Utara, Samarinda, dan Bontang berisiko mengalami cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, angin kencang, petir, dan potensi angin puting beliung.

Kukuh menambahkan bahwa daerah utara dan tengah Kalimantan Timur, seperti Berau, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara, telah memasuki musim penghujan sejak pertengahan September, meskipun hujan masih berdurasi singkat. Ia menekankan bahwa tanda-tanda cuaca ekstrem, seperti petir, perlu diwaspadai karena sering menjadi pertanda angin puting beliung. BMKG berharap masyarakat tetap waspada terhadap kondisi cuaca agar dapat memitigasi potensi bencana selama musim penghujan ini.

Konflik Timur Tengah: Saham Migas Ikut Terbakar

07 Oct 2024

Eskalasi konflik yang memanas di Timur Tengah telah mendongkrak harga minyak mentah dunia. Dalam sepekan, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent kompak menanjak lebih dari 9%. Dikutip dari Bloomberg , harga minyak WTI kontrak November 2024 meningkat 9,09% ke level US$ 74,38 per barel, Jumat (4/10). Pada periode yang sama, harga Brent menguat 9,10% ke posisi US$ 78,05 per barel. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Muhamad Heru Mustofa mengatakan, sebagai produsen terbesar di dunia, tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah bakal memengaruhi harga komoditas minyak global. Jika eskalasi konflik berlanjut, pasokan minyak akan terganggu, sehingga harga akan lanjut menanjak. "Di sisi lain, rencana OPEC+ untuk melanjutkan peningkatan produksi minyak di Desember nanti dapat meredam kekhawatiran pasar terhadap risiko pasokan," jelas Heru kepada KONTAN, Minggu (6/10). Junior Equity Analyst Pilarmas Investindo Sekuritas, Arinda Izzaty Hafiya turut menyoroti kekhawatiran pasar jika serangan menyasar infrastuktur minyak di Iran atau negara-negara produsen lain Arinda memprediksi, dalam jangka pendek harga minyak mentah dunia bisa menyentuh level US$ 80 - US$ 90 per barel atau lebih, 

jika situasi konflik semakin memburuk. Pasar akan mencermati bagaimana langkah OPEC+ untuk menjaga keseimbangan pasar minyak dunia. "Meskipun penguatan harga dalam jangka pendek bisa terjadi, pasar tetap akan bergantung pada perkembangan konflik serta kebijakan yang diambil oleh OPEC+," katanya. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengamati, situasi pasar dan harga saat ini bisa mengangkat kinerja mayoritas emiten minyak dan gas (migas) di sisa tahun 2024, atau minimal tidak menyusut dibandingkan periode tengah tahun. Toh, pelaku pasar pun telah merespons positif dengan kenaikan harga saham emiten migas dalam beberapa hari terakhir. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan mengingatkan, seberapa signifikan dan lama sentimen ini berlangsung akan bergantung pada dinamika geopolitik yang terjadi di sana. Namun, pelaku pasar tetap bisa memanfaatkan situasi ini untuk trading pada saham komoditas yang terdampak positif. Bagi saham yang terkait industri migas, Rizkia melirik PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Sedangkan secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyodorkan saham ELSA dan MEDC.

Meski Terkoreksi, Harga Emas Masih Berpotensi Bersinar

07 Oct 2024

Harga emas kembali memudar. Dalam sepekan terakhir, harga emas terkoreksi turun. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas spot bertengger di level US$ 2.652 per ons troi per Jumat (4/10). Jika diakumulasi dalam sepekan, harga emas di pasar spot sudah luruh 0,21%. Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo menilai, melemahnya harga emas dipicu data membaiknya data ekonomi Amerika Serikat (AS). Terbaru, data tenaga kerja AS menunjukkan ada penambahan 254.000 pekerjaan, melampaui ekspektasi 150.000. Sejalan dengan itu, tingkat pengangguran di AS pada September turun menjadi 4,1%, dari sebelumnya 4,2% di bulan Agustus. Sutopo mencermati, harga emas masih ditopang sentimen geopolitik di Timur Tengah. Pasar memantau dengan cermat perkembangan di Timur Tengah, karena ketakutan meningkat. Dalam kondisi tersebut, investor bisa meningkatkan kepemilikan di aset safe haven seperti emas. Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong melanjutkan, investor saat ini mengantisipasi potensi serangan balik Israel terhadap Iran. Ia memperkirakan, harga emas berpotensi melewati US$ 2.700 per ons troi. Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi sepakat, ke depan, harga emas berpotensi mengkilat. "Pekan ini saya memperkirakan harga emas level tertingginya US$ 2.670 per ons troi," ujarnya.

Harga Cabai Melonjak Turun

07 Oct 2024
Harga cabai merah besar anjlok. Dalam tiga hari terakhir, harga cabai merah besar di Jawa Timur menyentuh Rp 3.500 per kilogram dan Rp 4.000 per kg. Petani rugi besar sebab harga pokok penjualan Rp 15.000 per kg. Di tempat lain, seperti Kota Cirebon, Jawa Barat, hal serupa terjadi. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, harga cabai merah turun dari Rp 30.000 per kg pada akhir Agustus menjadi Rp 15.000 per kg pada September. ”Dalam tiga hari terakhir ini harga terus buruk. Cabai merah besar ukuran kecil sampai Rp 3.500 per kg, sedangkan yang biasa Rp 4.000-Rp 5.000 per kg. Dalam kondisi seperti ini, kami berharap pemerintah turut memikirkan solusi bagi petani,” kata Nanang Triatmoko, Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Jatim, Jumat (4/10/2024).

Oleh karena kondisi terpuruk tersebut, Nanang mengatakan AACI membuat surat terbuka kepada Presiden RI agar pemerintah memberikan perhatian dan solusi. Mereka memilih bersurat karena tidak bisa berunjuk rasa lantaran masih harus mengurus lahan. ”Permintaan kami sangat sederhana, yaitu di saat harga di tingkat petani Rp 4.000 per kg, pemerintah bisa hadir. Jadi sama seperti pemerintah hadir saat harga mahal. Kalau harga mahal, pemerintah ribut membuat operasi pasar dan lainnya. Kalau harga jatuh, apa yang akan dilakukan?Berlaku adillah kepada petani,” katanya. Menurut Nanang, hal yang bisa dilakukan pemerintah adalah membuat regulasi jelas terhadap fluktuasi harga produk pertanian seperti cabai tersebut. Dengan demikian, saat harga mahal atau murah, kerugian, baik di konsumen maupun petani, tidak terlalu besar. Penyerapan bisa melalui pihak ketiga, Bulog, atau lainnya.

”Harga jatuh karena sentra-sentra  cabai seperti di Sembalun Mataram, Banyuwangi, Jember, Paiton, Blitar, dan Bojonegoro semuanya sedang panen. Makanya, cabai di tingkat petani harganya rendah. Apalagi saat ini daya beli masyarakatturun sehingga pembelian cabai juga menurun,” katanya. Rendahnya harga cabai merah pernah terjadi lima tahun lalu saat pandemiCovid-19. Saat itu harga cabai merah di bawah Rp 5.000 per kg. Adapun 12 tahun lalu harga cabai merah pernah di angka Rp 2.000 per kg.Wahyu Nur Cahaya (35), petani cabai asal Ngantang, Malang, mengatakan, hampir dua bulan ini harga cabai merah besar terus merosot. ”Saat ini di petani harganya Rp 3.000-Rp 3.500 per kg. Kemarin di pasar dijual Rp 4.000 per kg tidak laku,” katanya. (Yoga)