Lingkungan Hidup
( 5781 )Kemenperin: Kenaikan Harga BBM jadi Momentum Beralih ke Kendaraan Listrik
JAKARTA, ID – Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dikarenakan tingginya harga minyak dunia. Hal ini menyebabkan bengkaknya anggaran subsidi oleh pemerintah. Di sisi lain, kenaikan harga BBM dapat menjadi momentum masyarakat untuk beralih ke kendaraan rendah emisi yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier mewakili Menteri Perindustrian pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2022 mengatakan, meningkatnya minat masyarakat ke kendaraan rendah emisi juga dapat mengurangi konsumsi BBM dan melakukan diversifikasi energi. Sehingga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia akan harga minyak global. Pada penyelenggaraan GIIAS 29th di ICE BSD beberapa waktu lalu, terdapat tren kenaikan yang cukup signifikan dari masyarakat yang tertarik untuk memiliki kendaraan teknologi elektrifikasi (xEV), baik kendaraan berjenis hybrid sampai dengan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB),” papar Taufiek dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/9/2022). (Yetede)
Pemerintah membuka kemungkinan peninjauan kembali harga BBM domestik menyusul tren pelemahan harga minyak mentah global saat ini.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan penyesuaian dapat dilakukan jika harga minyak mentah dunia mendekati asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada awal tahun sebesar US$63 per barel. “Kalau misalnya kembali ke US$63 adalah [penyesuaian],” katanya, Selasa (13/9). Arifin mengatakan harga BBM yang berlaku saat ini masih relatif jauh dari harga keekonomian. Kendati demikian, dia mengatakan pemerintah akan tetap meninjau harga itu setelah pelemahan harga minyak mentah dunia ajek hingga akhir tahun ini. “Pertamax kan beberapa waktu lalu harganya ditahan Rp12.500 [jauh dari keekonomian]. Pada akhir-akhir, situasinya kan memang sudah berat,” ujarnya. Harga minyak Brent telah turun 20% dari posisi puncaknya pada Juni yang mencapai US$116,2 per barel akibat perang Rusia-Ukraina. Kontrak berjangka Brent pengiriman November kemarin diperdagangkan US$93,7 per barel.
Pelemahan harga minyak mentah berlangsung di tengah kekhawatiran penurunan konsumsi, termasuk di China yang memberlakukan pembatasan
mobilitas untuk mengendalikan penyebaran virus corona.
Bukit Asam Targetkan Laba Bersih Tembus Rp 10 Triliun
JAKARTA, ID – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan laba bersih bisa menembus angka Rp 10 triliun pada 2022, rekor tertinggi sepanjang masa. Optimisme ini seiring meningkatnya permintaan dan harga batu bara yang membantu kinerja perseroan. “Kalau kita lihat pencapaian laba bersih semester I-2022 Rp 6,2 triliun, kami tentu saja berharap nanti pencapaian full year bisa paling tidak double digit. Itu pun merupakan track record baru tertinggi yang bisa diperoleh PTBA sepanjang sejarah,” ungkap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam Farida Thamrin pada Public Expose Live 2022, Selasa (13/9/2022). Dia menyebutkan, indeks harga batu bara Newcastle pada kuartal III- 2022 menembus level tertinggi yakni US$ 400 per ton, dari sebelumnya berada di kisaran harga US$ 250 perton pada awal tahun. Indonesian Coal Index (ICI) juga meningkat sampai melebihi level US$ 100 per ton pada kuartal II-2022. “Dari angka tersebut, semester pertama pencapaian kami sudah sesuai rencana. Selebihnya, kami optimistis kondisi semester kedua, angka yang akan bisa kami capai sampai akhir tahun kurang lebih 36 juta ton batu bara,” tutur Farida. (Yetede)
Pangan, Insentif Usaha Kunci Perkuat Kemandirian
Selain kebijakan hulu-hilir yang terintegrasi, insentif usaha, khususnya bagi petani, peternak, dan pelaku di hulu, perlu menjadi perhatian guna memperkuat produksi sekaligus kemandirian pangan nasional. Demikian poin yang mengemuka dalam Diskusi Ekonomi Berdikari tentang pangan yang digelar harian Kompas di Jakarta, Selasa (13/9). Menurut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, ketahanan pangan menjadi prioritas pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan. ”Langkah pemerintah meningkatkan produktivitas, misalnya, (dengan mengizinkan) pemakaian bibit GMO (genetically modified organism) pada jagung, bisa juga untuk kedelai dan beras (padi),” ujarnya. Dalam jangka pendek, pemerintah mengupayakan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan guna mengendalikan inflasi. Untuk komoditas beras, kata Airlangga, sudah ada penugasan kepada Perum Bulog untuk menyiapkan 1,2 juta ton cadangan beras pemerintah. Pemerintah juga mengupayakan pembiayaan dengan bunga rendah dan mekanisme jual rugi untuk memperkuat fungsi Bulog.
Menurut Rektor IPB University Arif Satria, Indonesia mengalami diversifikasi panganyang salah. Semestinya bahan pangan yang dikonsumsi adalah produk nonberas produksi lokal. Namun, justru gandum yang notabene impor yang kian populer. Peningkatan konsumsi gandum terjadi di tengah kecenderungan turunnya rata-rata konsumsi beras per kapita. “Pengembangan pangan lokal harus ditempuh serius dan sistematis. IPB, misalnya, membuat mi berbahan baku berbagai bahan pangan lokal, tetapi masalahnya, siapa yang mau investasi produksinya. Perlu gerakan massal luar biasa,” ujarnya. Secara teknologi, kata Arif, Indonesia sejatinya tak tertinggal. Pada kedelai, IPB telah mengembangkan varietas yang produktivitasnya melampaui rata-rata produktivitas nasional 1,5 ton per hektar. Namun, ada pertimbangan lain bagi petani untuk menanamnya, khususnya terkait insentif usaha. Karena harganya rendah, petani lebih memilih menanam padi atau jagung yang dinilai lebih menguntungkan. Menurut Andreas, insentif usaha menjadi kunci mendorong produksi. Ketika usahanya mendatangkan hasil, antara lain karena harga jual hasil panennya terjamin, petani akan dengan sendiri berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanamannya. (Yoga)
Volatilitas Harga Minyak Dunia
Harga minyak mentah dua bulan terakhir menurun. Menkeu AS Yanet Yellen mengingatkan, harga akan melambung lagi di musim dingin. Sejumlah analis lembaga bahkan memprediksi harga minyak mentah patokan Brent akan kembali ke level 120 USD/barel selama musim dingin di belahan bumi utara. Brent sempat diperdagangkan di bawah 90 USD/barel pekan lalu setelah sempat melonjak hingga di atas 120 USD sebulan sebelumnya. Penurunan ini dipicu meningkatnya kekhawatiran akan resesi ekonomi global. Selain meningkatnya kebutuhan bahan bakar untuk pemanas selama musim dingin, melambungnya kembali harga dalam jangka pendek juga dipicu oleh sangat ketatnya pasokan di pasar global. Di AS, pemerintah akan menghentikan pelepasan cadangan minyak strategis (SPR) mulai 1 November 2022. Sebelumnya, sejak Maret lalu, pemerintahan Presiden Joe Biden memerintahkan pelepasan SPR sebesar 1 juta barel/hari dalam rangka menekan tingginya harga gas di AS.
Selain itu, mulai 1 Desember 2022, Uni Eropa juga akan menerapkan embargo terhadap minyak dari Rusia. Hal ini akan kian memperketat pasokan minyak global. Langkah ini dibarengi penerapan batasan harga atas (price cap) oleh G7, yang juga kian membatasi ekspor minyak Rusia. Berbagai proyeksi sepakat, harga minyak mentah dunia akan cenderung bertahan tinggi sepanjang 2022 dan 2023. Dalam proyeksi terakhir, Badan Informasi Energi (EIA) AS memprediksi rata-rata harga Brent 104,21 USD pada 2022 dan turun menjadi 96,91 USD/barel pada 2023. Volatilitas dan ketidakpastian harga juga dipicu oleh prospek pengurangan produksi OPEC+ mulai Oktober 2022. Faktor penahan harga antara lain kekhawatiran resesi global, sementara factor pendorong antara lain dibukanya ekonomi China pasca-lockdown dan rendahnya cadangan strategis di banyak negara. (Yoga)
Minyak Goreng, Ombudsman RI Rekomendasikan Perbaikan Kebijakan
Ombudsman RI merahasiakan hasil temuan investigasi atas prakarsa sendiri tentang dugaan mal administrasi penyediaan dan stabilisasi harga minyak goring oleh Kemendag. Hal ini membuat masyarakat tidak tahu terbukti atau tidaknya dugaan tersebut. Meski begitu, Ombudsman RI memberikan sejumlah pendapatnya, juga merekomendasikan sejumlah perbaikan yang perlu ditempuh kementerian/lembaga. Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, Selasa (13/9) mengatakan, sesuai kesepakatan, temuan mal administrasi tidak akan diumumkan, untuk menjaga marwah lembaga negara. Ombudsman hanya memberikan hasil temuan mal administrasi kepada kementerian/lembaga terkait.
”Yang paling penting saat ini adalah tindakan korektif (yang direkomendasikan Ombudsman). Masalah itu sudah masa lalu. Yang penting bagaimana ke depan,” kata Yeka pada penyerahan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Investigasi atas Prakarsa Sendiri tentang Dugaan Mala administrasi Penyediaan dan Stabilisasi Harga Minyak Goreng yang digelar secara hibrida di Jakarta. Ada sejumlah temuan yang membuat Ombudsman meminta kementerian/lembaga melakukan tindakan korektif atas kebijakan yang telah diambil. Kemendag diminta mereformulasi kebijakan penjaminan ketersediaan dan stabilisasi harga minyak goreng dengan mencabut kewajiban memasok kebutuhan pasar domestik/DMO, juga diminta melarang peredaran minyak goreng curah dan menggantinya dengan minyak kemasan berstandar nasional. (Yoga)
Mendorong Pembiayaan Transisi Energi
Krisis pasokan gas yang tengah melanda Eropa akibat konflik Rusia dan Ukraina tidak menyurutkan langkah pemerintah Indonesia untuk mendorong proses transisi energi dari fosil menuju energi baru terbarukan atau EBT. Saat ini, pemerintah tengah berupaya keras mempercepat pengembangan proyek energi hijau untuk menuju netral karbon (net zero carbon/NZE) pada 2060. Pada masa transisi ini, energi fosil masih dimanfaatkan sebagai sumber energi. Minyak dan gas bumi serta batu bara masih dimanfaatkan sebagai sumber energi perantara untuk transportasi sebelum digantikan dengan kendaraan listrik. Menyusul, gas bumi dapat dimanfaatkan sebelum EBT diterapkan 100% ke pembangkit listrik. Ke depan, pemerintah melakukan pengurangan penggunaan batu bara sebagai sumber energi dengan menggunakan teknologi Carbon Capture, Utilizaton and Storage (CCUS), pengembangan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti elpiji dan peningkatakan nilai tambah mineral melalui penghiliran nasional.
Tata Kelola BBM bersubsidi : Pemerintah Batal Jalankan Pembatasan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan tidak akan melakukan pembatasan distribusi bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi dalam waktu dekat, karena pemerintah telah mengambil opsi menaikkan harga Pertalite, Solar, dan Pertamax pada awal bulan ini.Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji mengatakan bahwa pemerintah akan meninjau ulang komitmen awal untuk membatasi pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite.“Ini kan skenarionya sudah naik dulu harganya. Jadi, kalau revisi [Perpres No. 191/2014] itu nanti perlu dikaji dulu. Setelah naik harga, masak mau dibatasi lagi?” katanya selepas rapat Panja Pembahasan RUU APBN 2023 di Banggar DPR, Jakarta, Senin (12/9).
Untuk diketahui, pembatasan distribusi BBM bersubsidi dinilai sebagai langkah lanjutan yang harus ditempuh pemerintah agar persoalan jebolnya subsidi BBM tidak terus berulang.
Butuh Reformasi Subsidi Energi
Pemerintah mengakui pemberian subsidi energi seperti untuk solar dan elpiji belum efektif menyasar masyarakat kelas bawah. Terkait hal itu, perlu segera dilakukan reformasi subsidi tepat sasaran. Dalam rapat panitia kerja (panja) pembahasan RUU APBN 2023 di Jakarta, Senin (12/9), Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio N Kacaribu memaparkan, hingga saat ini baru subsidi listrik golongan rumah tangga yang relatif tepat sasaran dinikmati golongan masyarakat miskin dan rentan. Sementara subsidi BBM dan elpiji 3 kg masih dominan dinikmati masyarakat mampu.
”Kita perlu terus mendorong agar subsidi semakin tepat sasaran dan berkeadilan. Upaya ini perlu diselaraskan dengan tren pemulihan ekonomi dan kemampuan daya beli masyarakat. Transformasi subsidi energi yang lebih tepat sasaran, langsung kepada penerima manfaat, bisa terbantu menggunakan aplikasi digital,” tutur Febrio. Dalam rapat panja kali ini, pemerintah telah menyepakati perubahan anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2023 dari sebelumnya dalam nota keuangan ditetapkan Rp 210,6 triliun menjadi Rp 211,9 triliun. Kenaikan Rp 1 triliun ini disebabkan perubahan kurs dari semula yang diasumsikan Rp 14.750 per USD menjadi Rp 14.800 pada tahun depan. (Yoga)
Harga Minyak Dunia Berisiko Melambung Lagi
Harga minyak dunia dalam dua bulan terakhir berangsur-angsur turun. Namun, memasuki musim dingin, harga minyak dunia berisiko melambung lagi seiring Eropa yang akan menghentikan impor minyak dari Rusia. ”Ya, ada risiko. Dan, itu adalah risiko yang sedang kita upayakan untuk kendalikan dengan cara menerapkan batas atas harga (minyak Rusia),” kata Menkeu AS, Janet Yellen, pada wawancara dengan CNN di Washington DC, AS, Minggu (11/9) atau Senin (12/9) WIB. Pada musim dingin tahun ini, Yellen melanjutkan, Uni Eropa (UE) akan menghentikan sebagian besar pembelian minyak dari Rusia. UE juga akan melarang penyediaan jasa-jasa pengapalan minyak Rusia menggunakan tanker. ”Hal ini kemungkinan akan menyebabkan melambungnya harga minyak,” kata Yellen.
Administrasi Informasi Energi AS memproyeksikan, harga spot minyak mentah Brent rata-rata 98 USD per barel pada triwulan IV-2022 dan 97 USD per barel pada 2023. Tingginya harga minyak memukul perekonomian berbagai negara, termasuk negara berkembang. Bagi negara yang memberikan subsidi energi, seperti Indonesia, pukulannya terasa lebih berat karena menyebabkan subsidi membengkak. Dalam wawancara dengan Financial Times yang dirilis pada Senin (12/9), Presiden Jokowi membuka kemungkinan pembelian minyak dari sumber mana pun. ”Kami selalu memantau semua opsi. Jika ada negara dan mereka memberikan harga yang lebih baik, tentu saja,” kata Presiden saat ditanya apakah Indonesia akan membeli minyak dari Rusia. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









