Volatilitas Harga Minyak Dunia
Harga minyak mentah dua bulan terakhir menurun. Menkeu AS Yanet Yellen mengingatkan, harga akan melambung lagi di musim dingin. Sejumlah analis lembaga bahkan memprediksi harga minyak mentah patokan Brent akan kembali ke level 120 USD/barel selama musim dingin di belahan bumi utara. Brent sempat diperdagangkan di bawah 90 USD/barel pekan lalu setelah sempat melonjak hingga di atas 120 USD sebulan sebelumnya. Penurunan ini dipicu meningkatnya kekhawatiran akan resesi ekonomi global. Selain meningkatnya kebutuhan bahan bakar untuk pemanas selama musim dingin, melambungnya kembali harga dalam jangka pendek juga dipicu oleh sangat ketatnya pasokan di pasar global. Di AS, pemerintah akan menghentikan pelepasan cadangan minyak strategis (SPR) mulai 1 November 2022. Sebelumnya, sejak Maret lalu, pemerintahan Presiden Joe Biden memerintahkan pelepasan SPR sebesar 1 juta barel/hari dalam rangka menekan tingginya harga gas di AS.
Selain itu, mulai 1 Desember 2022, Uni Eropa juga akan menerapkan embargo terhadap minyak dari Rusia. Hal ini akan kian memperketat pasokan minyak global. Langkah ini dibarengi penerapan batasan harga atas (price cap) oleh G7, yang juga kian membatasi ekspor minyak Rusia. Berbagai proyeksi sepakat, harga minyak mentah dunia akan cenderung bertahan tinggi sepanjang 2022 dan 2023. Dalam proyeksi terakhir, Badan Informasi Energi (EIA) AS memprediksi rata-rata harga Brent 104,21 USD pada 2022 dan turun menjadi 96,91 USD/barel pada 2023. Volatilitas dan ketidakpastian harga juga dipicu oleh prospek pengurangan produksi OPEC+ mulai Oktober 2022. Faktor penahan harga antara lain kekhawatiran resesi global, sementara factor pendorong antara lain dibukanya ekonomi China pasca-lockdown dan rendahnya cadangan strategis di banyak negara. (Yoga)
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023