;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Setor 2,5 T, Indika Energi Rampungkan Akuisisi Kideco

28 Nov 2022

JAKARTA, ID – PT Indika Energy Tbk (INDY) menggelontorkan dana US$ 160 juta atau setara Rp 2,5 triliun untuk merampungkan proses akuisisi perusahaan tambang batu bara PT Kideco Jaya Agung dari ST International Co Ltd (Samtan). Pembayaran imbalan kontingensi tersebut dilakukan lebih cepat dari jadwal yang disebutkan dalam perjanjian jual beli saham Kideco. “Pada tanggal 23 November 2022, perseroan telah melakukan pembayaran kepada ST International Co Ltd sebesar Rp 160 juta. Dengan demikian, perseroan telah menyelesaikan transaksi perjanjian jual beli (PJB) atas pembelian 100.139 saham milik Samtan di PT Kideco Jaya Agung,” kata Corproate Secretary Indika Energy Adi Pramono dalam keterangan resminya, akhir pekan lalu. Adi menyebut, pembayaran lebih awal imbalan kontingensi ini merupakan upaya perseroan dalam mengurangi beban biaya yang muncul di tahun depan. (Yetede)

Konsumsi Minyak Sawit untuk Biodisel Tak Ganggu Pangan

28 Nov 2022

JAKARTA, ID – Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (Aprobi) menyatakan, penggunaan minyak sawit untuk biodiesel di dalam negeri tidak mengganggu pasokan komoditas tersebut untuk memenuhi kebutuhan produksi pangan. “Banyak yang bertanya, bagaimana ketersediaan stok minyak sawit untuk memenuhi kebutuhan produk pangan karena ada kekhawatiran mandatori mengancam pangan. Tapi, di dalam negeri, menurut kami, konsumsi minyak sawit untuk biodiesel tidak mengganggu kebutuhan produk pangan," ujar Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (26/11/2022). Pengembangan biodiesel di Indonesia sudah berjalan sejak 17 tahun lalu yang ditujukan untuk memberikan kontribusi positif bagi perekonomian dan lingkungan. Saat ini, Indonesia menjadi negara pertama yang mengimplementasikan mandatori biodiesel campuran 30% (B30), persentase terbesar di dunia. “Ada tiga tujuan yang ingin dicapai pada awal pengembangan biodiesel, yaitu ketahanan energi, penciptaan lapangan kerja, dan lingkungan," jelas Paulus. Terkait hal itu, Paulus saat menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam COP27, Sharm el Sheikh, Mesir, pada pekan kedua November 2022, memaparkan, nilai tambah yang diterima masyarakat dari aspek ekonomi dan lingkungan dari penggunaan biodiesel di Indonesia. (Yetede)

Korban Gempa Darurat Air dan Sanitasi Bersih

27 Nov 2022

Hingga hari keenam pascagempa, ada warga terdampak di Kabupa- ten Cianjur, Jawa Barat, yang mengungsi di tenda tak layak, bahkan di kandang kambing. Sebagian penyintas tak memiliki akses ke air bersih dan sanitasi memadai. Akibatnya, ribuan korban bencana kini tertular berbagai penyakit. Mimin (50), warga Kampung Sindangpalai RT 002 RW 002, Talaga, Cugenang, Cianjur, Sabtu (26/11) menceritakan, anaknya, Najla Jamila (11) gatal-gatal. Najla menunjukkan punggung tangan-nya yang terdapat titik-titik putih. Sesekali, anak perempuan itu juga batuk-batuk. Tim sukarelawan kesehatan sudah mengecek kondisi Najla di pengungsian. Petugas mengatakan, mereka belum memiliki obat untuk Najla dan akan dicarikan dulu. Sanitasi buruk di antaranya dihadapi Muhaimin (50), warga RT 003 RW 004, Gasol, Cugenang. Toilet sementara di dekat tendanya hanya untuk mandi. ”Kalau mau buang air besar di sawah,” ucapnya. Ivan Susanto (37) di Kampung Garogol, Cibulakan, Cugenang, kini  menggunakan air PAM yang bocor dan tergenang di lubang aspal jalan untuk mandi sehari-hari.

Di tanah lapang seluas 10 x 25 meter, tenda darurat warga RT 002 dan RT 004 RW 006, Desa Pakuon, Sukaresmi, Cianjur, didirikan. Sekitar 500 orang tersebar di tenda-tenda yang cukup berdekatan di tanah lapang itu. ”Kalau nyuci-nyuci atau mandi di sungai,” kata Imas Nurhasanah (38), salah satu warga terdampak, kemarin. Sungai kecil yang dimaksud berjarak 50 meter dari posko darurat warga. Arusnya yang tak cukup deras dimanfaatkan untuk mandi, cuci, ataupun buang hajat di antara sampah yang mengambang. Kondisi tak laik ditemukan pula di sejumlah posko mandiri milik warga di RT 003. Nur Nurijah (38) beserta 14 kerabat, misalnya, memanfaatkan kandang kambing untuk hunian sementara.  Untungnya majikan yang menawarkan (kandang kambing) ini,” kata Nur. ”Hingga saat ini, 1.576 warga di pengungsian mengidap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), 902 warga gastritis, dan 313 warga diare. Data ini dihimpun dari 12 kecamatan terdampak gempa Cianjur,” ujar Sekretaris Dinkes Kabupaten Cianjur Isman Faisal. Ia menyebutkan, penyakit-penyakit itu sering terjadi di pengungsian, utamanya pada kondisi lingkungan yang tidak bersih. Mayoritas juga terjadi pada anak-anak. (Yoga)


Bencana Ganda Perempuan di Pengungsian

26 Nov 2022

Dunia memperingati Hari Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan pada 25 November. Frida Kurniawati dkk dari badan Riset dan Inovasi Nasional menulis kerentanan perempuan akan kekerasan berbasis gender di lokasi pengungsian bencana alam. Setiap tahun, terjadi ribuan bencana alam di Indonesia dengan jumlah yang terus meningkat. Sepanjang 2021 saja tercatat ada 5.402 bencana alam yang terjadi diseluruh penjuru negeri. Baru-baru ini Indeks Risiko Dunia ( The World Risk Index) 2022 menobatkan Indonesia sebagai negara dengan resiko bencana tertinggi ketiga dari 193 negara, dengan skor 41,46. Dalam situasi bencana seperti itu, beberapa studi menunjukkan bahwa perempuan, sebagai salah satau kelompok yang termajinalisasi secara struktural, adalah yang paling terkena dampak dan menghadapi tantangan paling berat untuk dapat memulihkan kehidupan mereka pasca-bencana. Salah satu dampak yang dihadapi perempuan pada saat terjadinya bencana  adalah kekerasan berbasis gender (KGB). Perempuan lebih rentan menjadi korban KGB saat situasi bencana akibat adanya relasi gender yang timpang. (Yetede)

Uni Eropa Terbelah soal Pembatasan Harga Gas

26 Nov 2022

Anggota Uni Eropa (UE) berbeda pendapat soal pembatasan harga maksimal gas. Perbedaan mengemuka dalam rapat para menteri energi negara anggota UE, Kamis (24/11) sore waktu Brussels. Penolakan dilontarkan Austria, Belanda, Estonia, Denmark, Finlandia, Irlandia, dan Luksemburg. Sementara Italia, Malta, dan Spanyol menganggap batas atasnya terlalu tinggi. Selasa lalu, Komisi Eropa mengusulkan harga harus dibatasi dalam kondisi tertentu. (Yoga)

Aneh, Data Pangan Bermasalah

26 Nov 2022

Setiap kali ada rencana impor beras, kita selalu ribut soal data. Kita bingung dengan data yang ada. Di sisi lain, rencana impor beras itu sendiri memang aneh. Harian Kompas (25/11/2022) mengabarkan, realisasi impor beras untuk cadangan pangan yang dikelola Perum Bulog masih menanti realisasi komitmen pengadaan dalam negeri dari Kementerian Pertanian (Kementan). Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI sebelumnya, Kementan menyatakan menyanggupi pengadaan beras domestik sebanyak 600.000 ton dalam enam hari. Apabila tidak tercapai, data yang diyakini Kementan yang menunjukkan surplus produksi hingga jutaan ton dinilai tidak valid. Perum Bulog mengatakan, realisasi impor akan menunggu hasil realisasi komitmen tersebut. Jika pengadaan tercapai, mereka akan melepas rencana impor yang sudah disiapkan. Kontroversi seperti ini sering terjadi, bukan kali ini saja. Karena itu, masalah ini menjadi sesuatu yang aneh. Sesama lembaga pemerintah dan juga badan usaha pemerintah tidak memiliki kesamaan pandangan tentang problem strategis, yakni pangan. (Yetede)

Momentum Evaluasi HPP

26 Nov 2022

Stok beras yang dikelola Perum Bulog kini berada di titik terendah dalam sembilan tahun terakhir. Di tengah situasi itu, pemerintah melirik opsi impor guna mendongkrak stok. Di sisi lain, penyerapan beras dalam negeri cenderung lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Situasi itu dinilai menjadi tanda perlunya mengevaluasi tata kelola Bulog serta kebijakan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk memperkuat daya serap dalam negeri. Stok beras akhir tahun yang dikelola Perum Bulog cenderung turun dari 1,61 juta ton pada 2014, lalu 945.532 ton (2017), 956.138 ton (2020), dan 808.311 ton (2021). Sementara per Jumat (25/11) stok Bulog berada di kisaran 571.000 ton. Penurunan itu sejalan dengan penyerapan beras dalam negeri yang cenderung turun. Pada semester I-2022, realisasinya 550.134 ton. Padahal, pada semester I-2018, realisasinya 1 juta ton, lalu 748.365 ton (2019), 696.297 ton (2020), dan 739.133 ton (2021). Data Badan Pangan Nasional (NFA) yang dipaparkan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI, Rabu (23/11), menunjukkan, realisasi serapan beras oleh Bulog semester I tahun ini 25,6 % lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Padahal, produksi beras nasional meningkat, pada semester I-2022 mencapai 18,6 juta ton, sedangkan periode sama tahun sebelumnya 1,81 juta ton. Menurut Ketua Umum Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia Guntur Subagja, pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan HPP dan menaikkannya. ”Saat ini jadi momentum mengevaluasi HPP. Petani berharap Bulog menyerap lebih besar saat harga turun. Selain itu, pemerintah sudah mengurangi pupuk subsidi,” ujarnya, Jumat (25/11). Kebijakan HPP yang berlaku bagi Bulog dalam menyerap gabah/beras dalam negeri tertuang dalam Permendag No 24 Tahun 2020 tentang Penetapan HPP untuk Gabah atau Beras. Regulasi ini menyebutkan, HPP untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan Rp 4.250 per kg, gabah kering giling (GKG) di penggilingan Rp 5.250 per kg, sedangkan HPP beras di gudang Bulog Rp 8.300 per kg. Guntur mengusulkan, pemerintah menaikkan HPP GKP di tingkat petani di atas Rp 5.000 per kg. Dengan demikian, Bulog mampu bersaing dengan pelaku perberasan lainnya dalam menyerap gabah/beras. (Yoga)


JALAN TERJAL INVESTASI HULU MIGAS

26 Nov 2022

Di tengah upaya pemerintah mendongkrak investasi hulu migas seperti kegiatan pencarian sumber cadangan baru, sejumlah tantangan masih mengadang. Para investor mengharapkan adanya konsistensi kebijakan hulu migas dan fleksibilitas kontrak bagi hasil guna mengatrol realisasi investasi. Peristiwa hengkangnya sejumlah investor global di beberapa blok migas seperti Shell di Blok Masela pada 2020, Chevron di Indonesian Deepwater Development (IDD) pada 2019, dan ExxonMobil di Blok East Natuna pada 2017, harus menjadi perhatian serius pemangku kepentingan migas. Padahal, potensi produksi pada blok-blok migas tersebut cukup besar. Apalagi gairah investor migas menambah guyuran modal masih belum pudar. Hal ini terlihat dari realisasi investasi hulu migas Indonesia yang mencapai US$9,2 miliar per Oktober 2022. Angka ini merupakan 70% dari target US$12,1 miliar. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bahkan cukup optimistis ihwal pencapaian realisasi investasi hulu migas pada tahun ini, khususnya terkait kegiatan eksplorasi. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Mohammad Kemal melihat perkembangan positif dari sisi eksplorasi pada tahun ini. Pihaknya memproyeksikan sampai akhir tahun ini, realisasi pengeboran sumur eksplorasi akan mencapai 35 sumur.

Utang MIND ID untuk Akuisisi Freeport Lunas pada 2024

25 Nov 2022

JAKARTA, ID – Utang MIND ID sebesar US$ 4 miliar yang digunakan untuk mengakuisisi PT Freeport Indonesia akan lunas pada 2024 mendatang, atau satu tahun lebih cepat. Proses akusisi Freeport dilakukan dalam bentuk divestasi saham sebanyak 51%, berlangsung pada 2018 silam senilai US$ 3,8 miliar. Dari sisi pengembalian utang karena akuisisi, kami yakini diperiode 2024 sudah bisa terlunasi,” kata Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Kamis (24/11). MIND ID merupakan BUMN Holding Industri Pertambangan yang beranggotakan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang (Persero), dan PT Timah (Persero) Tbk Berdasarkan catatan Investor Daily, pelunasan utang tersebut lebih cepat satu tahun dibandingkan paparan Orias Petrus Moedak yang kala itu menjadi Direktur Utama MIND ID dalam rapat dengan Komisi VII DPR pada akhir Maret 2021. Penerbitan utang global tersebut terbagi atas empat termin yakni US$ 1 miliar dengan tenor tiga tahun dan yield 5,5%. Kedua, sebanyak US$ 1,25 miliar dengan tenor lima tahun dan yield 6%. Ketiga, US$ 1 miliar dengan tenor 10 tahun dan yield 6,875%, lalu keempat sebanyak US$ 750 juta dengan tenor 30 tahun dan yield 7,375%. (Yetede)

Bulog Tidak Ingin Beras Langka Seperti Minyak

25 Nov 2022

JAKARTA, ID – Perum Bulog tetap akan menjalankan rencana impor beras sesegera mungkin sebagaimana diperintahkan dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) guna mengamankan stok cadangan beras pemerintah (CBP) akhir tahun ini. Salah satu pertimbangannya, BUMN pangan tersebut tidak ingin kelangkaan minyak goreng yang terjadi beberapa waktu lalu terulang pada komoditas beras. Menurut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), pemerintah telah memutuskan untuk melakukan impor beras guna memenuhi kebutuhan CBP pada akhir tahun ini yang semakin menipis. Hal itu dilakukan agar tragedi kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu tidak terulang pada komoditas beras, Saat ini, stok beras CBP di Perum Bulog mencapai 597.919 ton dan diperkirakan pada Desember 2022 stok semakin berkurang hingga 399.500 ton. Padahal, jumlah yang aman untuk cadangan beras nasional di kisaran 1,1-1,5 juta ton. “Dahulu, kita pernah direpotkan dengan kelangkaan minyak goreng, jangan sampai itu terulang pada beras,” ujar Buwas di Jakarta, Kamis (24/11/2022). (Yetede)