Lingkungan Hidup
( 5820 )Kerugian Kebakaran Kalianyar Rp 3 Miliar
Kebakaran melanda permukiman padat di Kelurahan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (30/12/2022) malam. Sedikitnya 219 jiwa kehilangan tempat tinggal. Tiga orang luka akibat kejadian tersebut dan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 3 miliar. Sejumlah bantuan sudah mengalir ke korban kebakaran, seperti diungkapkan Sekretaris RW 005 Kelurahan Kalianyar Sudarto, Sabtu (31/12). (Yoga)
Subsidi Elpiji Mendesak Dibenahi agar Tepat Sasaran
Subsidi elpiji 3 kilogram yang selama ini disalurkan dengan sistem distribusi terbuka perlu dibenahi karena tak hanya masyarakat miskin yang bisa memanfaatkannya. Penyaluran subsidi itu dinilai tidak cukup efektif dan tepat. Pemerintah kini mulai mencocokkan data konsumen elpiji 3 kg dengan data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE. Pengamat ekonomi energy yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Bandung, Yayan Satyakti, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (30/12) mengatakan, penyaluran subsidi yang tak efektif, seperti pada BBM dan elpiji, menjadi problem lama yang belum bisa diselesaikan pemerintah. Salah satu sebabnya, soal pendataan. Subsidi elpiji 3 kg seharusnya diperuntukkan bagi warga miskin, tetapi kenyataan di lapangan tak demikian. ”Siapa pun (tak hanya warga miskin) bisa membeli dan merasakan kegunaannya karena efisien, praktis, dan lainnya. Sejauh mana pemerintah meningkatkan efektivitas subsidi ini pada masyarakat,” kata Yayan. Produk elpiji 3 kg sejatinya sangatlah kompetitif. Dengan kemasan praktis, elpiji 3 kg, yang juga kerap disebut ”gas melon” itu mudah dibawa kemana pun.
Oleh karena itu, elpiji 3 kg menjadi andalan pelaku UMKM, termasuk pedagang kaki lima (PKL). Untuk memastikan efektivitas subsidi, selain membuat skema subsidi yang benar-benar tepat sasaran, hanya untuk warga miskin, Yayan mengusulkan harga jual elpiji 3 kg didekatkan dengan harga keekonomian. Namun, hal ini perlu dilakukan bertahap. ”(Subsidi dilepas) secara perlahan, reguler, berkala, dan dipantau harganya, hingga sampai pada keekonomian,” kata Yayan. Hal itu dirasa perlu karena harga energi yang bergejolak pada 2022, termasuk akibat situasi geopolitik dunia. Menurut data Dewan Energi Nasional (DEN) terkait kedaruratan, BBM dan elpiji ialah dua energy yang paling riskan. Tingkat importasi BBM 53 % dan elpiji 75 %. Menkeu Sri Mulyani memaparkan ketidaktepatan sasaran subsidi energi turut membebani APBN. Elpiji 3 kg termasuk di dalamnya. Harga keekonomian elpiji 3 kg Rp 18.500 per kg, sedangkan harga jual eceranRp 4.250 per kg. Ada gap Rp 14.250 atau 77 %. Pemerintah kini mengupayakan agar elpiji 3 kg dapat secara khusus dinikmati masyarakat yang berhak atau tepat sasaran, dimulai dengan pendataan konsumen di sejumlah wilayah percontohan. (Yoga)
Cuaca Buruk Hambat Distribusi Bahan Pokok
BMKG mengeluarkan peringatan tentang potensi gelombang tinggi mencapai 5-6 meter di Samudra Hindia selatan Banten-Jawa Tengah dan Laut Arafuru bagian tengah dan timur yang akan terjadi pada 28-29 Desember 2022. Adapun di Laut Natuna utara, perairan Bengkulu-Lampung bagian barat, Selat Makassar, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia di wilayah Jatim hingga NTT, serta utara Jateng dan Jatim berpontensi terjadi gelombang setinggi 2,5-4 meter.Cuaca buruk dan gelombang tinggi menyebabkan distribusi bahan pangan di wilayah-wilayah kepulauan di Indonesia terhambat. Namun, pemerintah mengklaim ketersediaan bahan pokok di wilayah-wilayah kepulauan di Indonesia mencukupi hingga awal tahun depan.
Jika situasi mendesak, pemerintah akan bekerja sama dengan TNI untuk memasok kebutuhan pokok masyarakat kepulauan. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pelayaran Rakyat Sudirman Abdullah menuturkan, permintaan pengiriman bahan baku pangan menggunakan kapal rakyat meningkat cukup signifikan dua pekan sebelum Natal. Namun, beberapa hari sebelum Natal hingga saat ini, banyak pengiriman bahan pokok dan barang lain tertunda akibat cuaca buruk. ”Kami sudah mendapatkan informasi dan imbauan tentang gelombang tinggi di sejumlah perairan di Indonesia sehingga kapal rakyat menunda pengiriman hingga cuaca kembali membaik,” ujar Sudirman ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (28/12). (Yoga)
Besar, Potensi Biometana sebagai Energi Bersih
Biometana, produk turunan biogas, potensial untuk memenuhi kebutuhan industri di tengah tuntutan dekarbonisasi menuju era energi bersih. Namun, sumber bahan baku utama, antara lain, limbah cair kelapa sawit dan limbah tapioka, masih terkonsentrasi di Sumatera dan Kalimantan, sedangkan permintaan utamanya ada di Jawa. Biometana disebut biogas naik kelas karena memerlukan pengolahan lanjutan. Biogas, yang antara lain bersumber dari limbah cair kelapa sawit, limbah tapioka, dan kotoran ternak, dimurnikan dengan memisahkan komponen karbon dioksida (CO2) dan komponen gas lain. Dengan demikian, dihasilkan tingkat kemurnian tinggi metana (CH4), yang lalu disebut biometana. Kajian strategi implementasi pemanfaatan biometana dilakukan Direktorat Bioenergi Dirtjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi dan Perlindungan Iklim Republik Federal Jerman (BMWK). Biometana ke depan diharapkan menjadi substitusi produk seperti elpiji (terutama 50 kg ke atas), gas alam terkompresi (CNG), hingga bahan bakar diesel (solar).
Key Advisor for Bioenergy, RE Policy & RE Finance GIZ ExploRE Ardian Candraputra, saat dihubungi pada Selasa (27/12) mengatakan, dari hitungan teoretis, dengan memperhitungkan limbah kelapa sawit, tapioka, dan kotoran ternak, total potensi produksi biometana di Indonesia setara 400 billion bristh thermal unit per day (BBTUD). 82 % potensi biometana berada di delapan provinsi di Sumatera dan Kalimantan, yakni Riau, Sumut, Kalbar, Kalteng, Sumsel, Kaltim, Lampung, dan Jambi. Di delapan provinsi itu terdapat 139 existing pabrik biogas. Sementara upgrading plant (menjadi biometana), dalam pengamatannya, baru ada satu yang beroperasi, yakni di Kaltim. Ada juga 1 upgrading plant skala percontohan di Riau. ”Sementara demand (terbesar) industri dan komersial di Jawa, terutama di Jawa Barat. Solusinya bisa dengan membangun pipa atau menggunakan truk tangki, kemudian disuntikkan ke pipa gas jaringan distribusi. Namun, dengan (paket)lengkap seperti itu, harga menjadi mahal. Beda jika direct (langsung), harga bisa bersaing,” ujar Ardian. Padahal, kata Ardian, permintaan industri akan energi bersih akan meningkat seiring dengan kebutuhan dekarbonisasi. (Yoga)
KEDELAI, Serapan Bantuan Tak Sampai Sepertiga
Sejak April 2022, pemerintah memasok kedelai dengan skema penggantian selisih harga agar produsen tahu dan tempe tetap bisa berproduksi di tengah tren kenaikan harga kedelai. Meski demikian, serapan kedelai bantuan itu tidak mencapai sepertiga dari pagu yang disediakan. Pada akhir September lalu, Kemendag menetapkan penggantian selisih harga kedelai sebagai bahan baku tahu-tempe berlanjut hingga Desember 2022. Selisih harga yang diganti Rp 1.000 per kg dan ditujukan untuk anggota Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia. Menurut Ketua Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin, total realisasi serapan kedelai bantuan hingga akhir 2022 sekitar 200.000 ton. Dari 27 provinsi, baru produsen di 14 provinsi yang mendapatkan kedelai bantuan. ”Ada kendala administrasi yang kini sedang kami selesaikan,” ujarnya saat dihubungi, Senin (26/12).
Berdasarkan data terakhir Gakoptindo, anggota asosiasi sebanyak 155.000 produsen se Indonesia. Menurut dia, sejumlah produsen tahu tempe belum memiliki nomor induk berusaha (NIB). Hal itu jadi kendala administrasi. Asosiasi sedang membantu produsen memenuhi persyaratan itu agar dapat memperoleh kedelai bantuan pemerintah. Sepanjang April-November 2022, data Bulog menyebutkan, realisasi penyaluran kedelai ke produsen tahu tempe sebesar 163.661 ton. Adapun jumlah kedelai yang disiapkan maksimal 200.000 ton per bulan. Oleh karena jumlah serapan di bawah pagu, Aip berharap, pemerintah melanjutkan kebijakan penggantian selisih harga pada 2023 dengan menggunakan sisa anggaran. (Yoga)
Sorgum untuk Kemandirian Pangan Kepri
Budidaya sorgum di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, memasuki musim panen. Pemprov Kepri mendorong konsumsi sorgum sebagai pangan alternatif, sekaligus untuk mencapai kemandirian pangan. ”Sorgum bisa dibuat sebagai bahan bermacam olahan makanan. Kita harus lebih gencar mempromosikan sorgum untuk bahan pangan alternatif pengganti beras,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Senin (26/12). (Yoga)
2023, Industri Karet Diprediksi Masih Tertekan
Ketua Dewan Karet Indonesia A Aziz Pane, Senin (26/12) menyatakan, resesi ekonomi dunia yang diperkirakan terjadi pada 2023 masih akan menekan industri otomotif. Kondisi itu menurunkan permintaan karet remah. Di tengah ketidakpastian pasar karet di 2023, pemerintah dan pelaku industri harus menyiapkan mitigasi dengan meningkatkan serapan karet di dalam negeri. (Yoga)
Saham Emiten Konglomerat Masih Prospektif
Daftar orang terkaya di Indonesia berubah. Terbaru, Low Tuck Kwong, taipan sekaligus pendiri perusahaan tambang batubara PT Bayan Resources Tbk (BYAN), sukses menggusur duo bos Grup Djarum, Hartono bersaudara, sebagai orang paling tajir di Indonesia. Kekayaan Low terus melesat seiring dengan kenaikan harga saham BYAN. Kemarin, harga saham BYAN ditutup di level Rp 20.575 per saham.
Tentu saja, bukan cuma Low Tuck Kwong yang menikmati kenaikan harga saham BYAN ini. Investor yang menyimpan saham BYAN sejak awal tahun ini juga ikut mendulang cuan. Saham BYAN juga termasuk saham grup konglomerat yang memberikan cuan besar pada tahun ini.
Sebagai gambaran, apabila dihitung sejak awal tahun ini, harga saham BYAN sudah melesat 662,04%. BYAN merupakan saham energi dengan kenaikan harga tertinggi kedua, hanya kalah oleh kenaikan harga PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), anak usaha PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), perusahaan milik pengusaha Garibaldi Thohir dan Grup Saratoga.Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menilai, aksi pemecahan nilai saham atau stock split yang dilakukan oleh emiten ini ikut menambah daya tarik saham BYAN.
Dia melihat, harga saham BYAN sebelum
stock split
yang menyentuh harga sekitar level Rp 94.000 per saham kurang diminati oleh investor.
Batubara Membikin Kekayaan Taipan Melesat
Peta daftar orang terkaya di Indonesia bergeser. Dato' Low Tuck Kwong menjadi buah bibir lantaran diklaim sebagai orang paling tajir di Indonesia.
Versi
Forbes, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN) itu menggeser duo taipan pemilik Grup Djarum yakni Robert Budi Hartono dan Michael Hartono, yang selama ini memuncaki daftar orang terkaya di Indonesia.
Berdasarkan data Real Time Forbes Billionaires List, kekayaan Low Tuck Kwong pada Senin (26/12) mencapai US$ 27,8 miliar. Nilai ini setara Rp 433,68 triliun dengan kurs Rp 15.600 per dollar AS). Harta Low Tuck ini melampaui kekayaan milik Budi Hartono dan Michael Hartono, yang masing-masing mencatatkan kekayaan US$ 22,3 miliar dan US$ 21,5 miliar. Berbeda dengan versi Forbes, data
The Bloomberg Billionaires Index
memperlihatkan,
Hartono bersaudara masih menjadi orang terkaya di Tanah Air. Budi dan Michael Hartono memiliki kekayaan masing-masing US$ 18,8 miliar dan US$ 17,8 miliar.
Senior Investment
Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menilai, lonjakan kekayaan Low Tuck tak lepas dari kinerja cemerlang harga saham Bayan Resources sepanjang 2022.
Gas Bumi Tumpuan Energi Masa Depan
Gas bumi menjadi komoditas energi yang tengah naik pamor dan digadang-gadang bakal menggeser keberadaan minyak bumi dan batu bara pada masa depan. Tidak dapat dinafikan bahwa gas memiliki potensi lebih besar dibandingkan dengan dua energi berbasis fosil tersebut. International Energy Agency (IEA) memproyeksikan hingga 2035, komoditas gas masih digunakan untuk menjembatani transisi energi global. Transisi yang dimaksud adalah peralihan dari penggunaa pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara menuju pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT). Pemanfaatan gas untuk pembangkit listrik diakui memiliki bermacam keunggulan a.l. capacity factor yang cukup tinggi dan menjadi pembangkit listrik base load, biaya investasi per megawatt pun lebih murah dibandingkan dengan PLTU, pembangkit listrik tenaga nuklir, dan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Berdasarkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) juga memproyeksikan porsi gas bumi dalam bauran energi primer Indonesia 2050 menjadi sekitar 24%, terbesar kedua setelah EBT. Sepanjang 2012—2021, porsi pemanfaatan gas untuk kepentingan domestik rata-rata meningkat sekitar 1,50% per tahun.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









