;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Program Lumbung Pangan Berulang Kali Gagal

14 Dec 2022

Pencetakan sawah sebagai bagian dari proyek lumbung pangan di Merauke, Papua, menuai banyak kegagalan. Temuan di lapangan menunjukkan sebagian besar sawah yang dicetak terbengkalai. Selain ketidaksesuaian lahan, kegagalan juga disebabkan minimnya dukungan infrastruktur dan kurangnya tenaga kerja petani. Di Kampung Bokem, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, sebagian besar lahan bekas cetak sawah pada 2018 terbengkalai. ”Jatah sawah di lokas cetak sawah itu tidak bisa ditanami. Saya sudah coba tanam dua musim, tetapi selalu gagal. Banyak petani lain juga coba, tetapi selalu gagal, malah merugi,” kata Simon Wolo (53), Ketua Gabungan Kelompok Tani Bokem, Senin  (14/11). Menurut Simon, selain tanahnya terlalu asam, saluran irigasi di areal cetak sawah itu juga belum tersambung. ”Saluran primer, sekunder, dan tersier tidak terhubung. Ada saluran air, tetapi hanya seperti kolam-kolam terpisah,harus dipompa untuk mengairi ke sawah,” ujarnya. Simon mengatakan, sejak awal, dia mengingatkan bahwa lokasi yang dipilih untuk cetak sawah itu tidak sesuai untuk tanaman padi. ”Proyek itu tanpa konsultasi dengan kami. Tiba-tiba saja ada banyak alat berat datang. Saya sudah kasih tahu itu dulu rawa besar. Tempat warga dulu berburu dan cari ikan. Selain asam, juga sering banjir,” tuturnya. Ketika sawah selesai dicetak, Simon dan Kepala Kampung Bokem sempat menolak tanda tangan. ”Saya tidak mau disalahkan petani. Tetapi, saya tidak berdaya. Saya akhirnya tanda tangan, tetapi saya yang disalahkan petani karena pada gagal panen,” ujarnya.

Novianti Rantemanik (37), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kampung Bokem, mengatakan, cetak sawah 200 ha di kampung itu berlangsung Oktober hingga November 2018. Pengerjaannya hanya dua bulan dan sebagian langsung ditanami pada Desember tahun yang sama. Menurut perhitungan Novianti, hanya 20-40 ha sawah yang dicetak ini yang masih bisa ditanami. Ia pernah mengetes tanahnya dan diketahui mayoritas memiliki tingkat keasaman pH 3 sehingga tanah itu sulit untuk ditanami. Drainase yang tidak tersambung dan memiliki ketinggian sama dengan sawah juga membuat air dalam sawah tidak bisa mengalir. Kegagalan cetak sawah baru juga terjadi di lokasi transmigrasi di Kampung Wonorejo, Distrik Kurik, Merauke. Mayoritas lahan bekas cetak sawah pada 2017-2018 di kawasan ini dibiarkan terbengkalai. Program cetak sawah di perkampungan Marind Anim di awal pelaksanaan proyek Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) tahun 2010 lebih parah lagi. Ignasius Balagaize (53), mantan Ketua Gapoktan Kampung Baad, Distrik Animha, mengatakan, lahan cetak sawah di kampung- nya gagal total. ”Kami terakhir menanam itu 2011 karena kemudian gagal panen akibat banjir. Sekarang sawah itu sudah jadi alang-alang lagi,” ujarnya. Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Merauke Yosefa Loise Rumaseuw, di Merauke, Senin (14/11), mengakui, banyak proyek cetak sawah di Merauke yang tidak berlanjut. (Yoga)


Fokus Stabilisasi Harga pada Lima Komoditas

14 Dec 2022

Pemerintah akan fokus mengendalikan stabilitas harga dan stok lima komoditas pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Kelima komoditas itu adalah beras, minyak goreng, telur ayam ras, cabai, dan kedelai. Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Kasan Muhri, Selasa (13/12) mengatakan, beras masih jadi sumber inflasi bulanan. Karena itu, program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) akan dioptimalkan. ”Pemerintah telah menugaskan Perum Bulog mengimpor beras dan menyerap beras petani. Kemendag juga telah meminta Bulog mengoptimalkan intervensi pasar, terutama di daerah yang harga berasnya di atas harga eceran tertinggi (HET),” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta. Selain itu, Kemendag berupaya menjaga stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri. Saat ini, harga CPO dunia sedang dalam tren meningkat. Kemendag telah mengumpulkan produsen dan pemangku terkait agar komitmen memenuhi kewajiban memasok pasar domestik (DMO) terus dijaga agar pasokan dalam negeri

aman. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KS) Kemendag, per 12 Desember 2022, rata-rata nasional harga beras mencapai Rp 11.100 per kilogram, naik 1,83 5 dibandingkan harga bulan lalu. Sementara harga minyak goring curah Rp 14.100 per liter, naik 1,44 % dibandingkan harga bulan lalu. Kemendag juga fokus mengendalikan harga telur dan cabai yang cenderung naik. Saat ini, harga rata-rata nasional telur ayam ras Rp 30.700 per kg atau 13,7 % di atas harga acuan pemerintah. Harga cabai rawit merah naik 14,41 % secara bulanan menjadi Rp 53.200 per kg per 12 Desember 2022. Menurut Kasan, kenaikan harga telur terjadi akibat permintaan meningkat,  sedangkan kenaikan harga cabai disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir. Kemendag bersama Badan Pangan Nasional (NFA) telah berkoordinasi dengan Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) yang memiliki 45.000 gerai untuk mendistribusikan telur ayam sesuai harga acuan. (Yoga)


Sederet Masalah Hambat Investasi Hulu Migas

14 Dec 2022

Sederet masalah masih dihadapi Indonesia dalam meningkatkan daya tarik investasi di hulu minyak dan gas bumi, seperti imbal hasil yang kurang menarik, ketidakpastian regulasi, hingga lamanya proses perizinan. Padahal, investasi di hulu migas sangat diharapkan untuk mendukung pemenuhan target produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada 2030. Dirjen Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, berdasarkan data IHS Market, tingkat pengembalian investasi (internal rate of return/IRR) eksplorasi migas paling berisiko di Indonesia tergolong rendah dan berada di bawah rata-rata IRR global sebesar 10,4 %.

”(Dengan kontraktor kontrak kerja sama/KKS) kami terus berkomunikasi. Kami utamakan keterbukaan dan trust (kepercayaan). Yang penting selanjutnya ialah kepastian hukum. Ada perusahaan besar di AS yang akan berinvestasi di migas nonkonvensional di Hulu Rokan dan yang ditanyakan pertama adalah ’SKK Migas itu apa?’ Ini  pertanyaanbesar,” ujar Tutuka dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/12). Karena itu, ia berharap aspek hukum Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) agar segera diperjelas agar perusahaan-perusahaan besar migas mau berinvestasi di Indonesia.

Tutuka menambahkan, kemudahan dalam menjalankan bisnis, termasuk dalam perizinan, juga perlu ditingkatkan. Perizinan, seperti terkait dengan pembebasan lahan, amdal lainnya, agar dipercepat. Pasalnya, kendala-kendala seperti itu berpotensi membuat investasi batal masuk. Untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut, Komisi VII DPR dan Dirjen Migas Kementerian ESDM bersepakat untuk segera menyelesaikan revisi UU Migas. ”Komisi VII DPR mendukung penggunaan teknologi dan pengembangan migas nonkonvensional agar target produksi bisa tercapai,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi PDI-P Dony Maryadi Oekon yang memimpin rapat dengar pendapat tersebut (Yoga)


HARGA PANGAN, Bertarung dengan Tangan Kosong

14 Dec 2022

Indeks harga beras global pada November 2022 menggapai titik tertinggi baru setahun terakhir. Organisasi Pangan dan Pertanian mencatat, indeksnya114,6 bulan lalu, melonjak 14,7 % dibandingkan November 2021. Angka ini hampir menyentuh indeks tertinggi lima tahun terakhir, yakni 116, pada Februari 2022. Situasi itu berkebalikan dengan harga gandum dan jagung yang turun seiring  bergabungnya kembali Rusia dalam Inisiatif Butir Laut Hitam. Indeks harga pangan global Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) pada November 2022 rata-rata 135,7 poin dan melanjutkan tren penurunan bulanan berturut-turut sejak Maret 2022. Menurut FAO harga beras naik ketika indeks harga pangan turun karena kenaikan indeks harga beras itu dipengaruhi oleh apresiasi mata uang beberapa pemasok terhadap dollar AS serta minat beli yang dinilai baik. Produksi beras dunia tahun ini diperkirakan 512,8 juta ton atau turun 2,6 % dibandingkan produksi tahun lalu 525,6 juta ton. Situasi perdagangan beras di pasar global tergambar di dalam negeri. Data Pasar Induk Beras Cipinang menunjukkan, harga rata-rata beras medium naik dari Rp 9.714 per kg pada Juni 2022 menjadi Rp 10.827 per kg pada Selasa (13/12). Harga beras tetap naik dua pecan terakhir kendati pemerintah telah memutuskan impor.

Survei BI pada pekan kedua Desember 2022 menunjukkan, beras masih menjadi komoditas utama penyumbang inflasi. Pemerintah sejatinya memiliki instrumen untuk meredam harga pangan, khususnya beras, yang dijalankan oleh Bulog melalui operasi pasar. Namun, usaha itu tak cukup berdaya karena stok yang dikuasai pemerintah tak cukup ”berwibawa”. Per 6 Desember 2022, cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat 295.337 ton, jauh berkurang dibandingkan stok per 14 Oktober yang mencapai 693.812 ton. Selain terlampau kecil untuk mengintervensi pasar, stok itu tak cukup untuk menghadapi situasi darurat, seperti saat terjadi bencana alam. Sebelumnya, pemerintah menugaskan Bulog untuk menguasai setidaknya 1,2 juta ton beras untuk CBP. Selain beras, situasi harga sejumlah komoditas pangan pokok tengah melambung tinggi. Harga kedelai, misalnya, mencapai Rp 14.700 per kg bulan ini atau naik 22,7 % dibandingkan awal tahun. Namun, upaya meredamnya menghadapi problem krusial terkait keterbatasan stok yang dikuasai pemerintah. Kisah gejolak harga pangan selama ini, termasuk minyak goreng, gula, garam, bawang, cabai, daging ruminansia, serta telur dan daging ayam mengungkap urgensi cadangan pangan pemerintah. Tanpa memiliki stok yang cukup, pemerintah nyatanya tidak bisa mengendalikan harga di pasar. Ibarat bertarung dengan tangan kosong, segenap jurus yang dikeluarkan tidak cukup mampu meredam lonjakan harga. (Yoga)


Limbung Pangan di Merauke

13 Dec 2022

Proses panjang cetak sawah di Merauke telah menjadikan wilayah paling timur Indonesia ini sebagai lumbung beras di Papua. Sekalipun surplus beras, skema pembangunan yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional itu menyebabkan masyarakat lokal di Merauke limbung pangan. Perubahan lahan besar-besaran di Merauke terutama terjadi setelah hutan yang menjadi bagian penting dari sistem pangan mereka dikonversi untuk proyek Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2010. Sejak itu, 1,2 juta hektar tanah dan hutan ulayat orang Marind-Anim dikonversi dengan slogan ”Beri makan Indonesia dan beri makan dunia”. Setelah proyek itu sempat terhenti, Presiden Jokowi menghidupkan kembali cita-cita menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan itu. Rencana tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan transformasi di berbagai sektor. Perpres No 108 Tahun 2022 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2023 menyebutkan, program food estate menjadi proyek prioritas strategis dan Merauke menjadi salah satu lokasinya. Upaya cetak sawah baru terus dilakukan sejalan dengan pembukaan hutan untuk agroindustri perkebunan dan kayu.

Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Yosefa Loise Rumaseuw, di Merauke, Senin (14/12) mengatakan, ”Merauke telah surplus beras.” Kelebihan beras dari Merauke dikirim hingga luar pulau, terutama ke Pulau Jawa. Menurut Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Erwin Noorwibowo, realisasi cetak sawah di Kabupaten Merauke sepanjang 2015-2019 mencapai 8.915 hektar. ”Data realisasi yang disampaikan Dinas Pertanian Provinsi Papua menunjukkan, pemanfaatan cetak sawah di Papua mencapai produktivitas 2,5-4,5 ton per hektar,” ujarnya saat ditanya produktivitas sawah hasil cetak sawah di Merauke, Senin (12/12). Penelusuran di perkampungan yang dihuni orang Marind-Anim di Merauke menemukan bahwa pembangunan lumbung pangan di Merauke memicu pergeseran pola pangan yang menyebabkan masalah gizi dan kesehatan. Dari sebelumnya mengonsumsi makanan tradisional yang bisa diambil dari hutan, seperti sagu, umbi- umbian, dan daging liar, orang asli Papua itu kini bergantung pada makanan yang harus dibeli dari luar kampung, terutama beras dan mi instan. ”Sudah jadi pengetahuan umum, orang di Merauke beralih ke nasi dan mi instan, tetapi kami belum punya data rinci mengenai ini,” kata Kadis Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wijaya.

Tim Kompas melakukan peliputan dan survei kuantitatif di Kampung Zanegi, Baad, Bokem, dan Wonorejo. Kampung Zanegi dan Baad di Distrik Animha dihuni orang Marind-Anim. Mayoritas warga Zanegi bekerja sebagai pengumpul dahan dan sisa kayu tebangan untuk dijual ke perusahaan kehutanan setempat yang beroperasi sejak 2009. Warga Baad mayoritas bekerja sebagai pencari ikan dan pemburu. Sekalipun hutan di Baad juga masuk konsesi hutan tanaman industri, pembukaan hutan baru dimulai akhir-akhir ini sehingga belum berdampak signifikan. Bokem,Distrik Merauke, dihuni campuran transmigran dari sejumlah daerah dan beberapa suku asli Papua dengan profesi utama bercocok tanam padi. Wonorejo, Distrik Kurik, merupakan awal transmigran di Merauke dengan profesi utama petani padi. Survei menemukan, masyarakat di empat kampung itu mengonsumsi beras sebagai makanan pokok sehari-hari. Di kampung yang dihuni orang asli Papua, mi instan juga menjadi makanan pokok kedua setelah beras, lebih tinggi dari konsumsi sagu dan umbi-umbian. Bahkan, lima dari sepuluh penduduk Zanegi dan Baad makan mi instan setiap hari. Untuk protein, masyarakat di Zanegi masih mengandalkan daging dari hasil berburu, rata-rata dua hari dalam seminggu. Namun, menurut Bonifasius Gebze (62), tokoh adat dan mantan Kepala Kampung Zanegi, sebagian besar daging buruan dijual. Itu pun kini tak setiap hari mereka mendapatkan hasil buruan. (Yoga)


Siasat Pupuk Indonesia untuk Pertanian-Energi

13 Dec 2022

Pupuk berperan strategis dalam sektor pertanian nasional. Di tengah penerapan kebijakan pupuk bersubsidi yang masih menghadapi tantangan, PT Pupuk Indonesia (Persero) tetap bersiasat agar penyalurannya makin tepat sasaran. Tak hanya fokus pada pengembangan bisnis pupuk, perseroan pelat merah tersebut juga mulai menjajal lini energi. Dirut Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman, Senin (12/12) di Jakarta mengatakan permasalahan pupuk bersubsidi, dimana petani melaporkan kebutuhannya melalui kelompok tani, yang masuk dalam Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan  Kelompok (e-RDKK) untuk disampaikan ke dinas pertanian di tingkat daerah hingga kementan. Tahun lalu, total kebutuhan dilaporkan petani yang berhak memperoleh pupuk bersubsidi mencapai 25 juta ton. Di sisi lain, anggaran Kementan hanya 7,7 juta ton pupuk. Dengan demikian, ada selisih sekitar 17 juta ton pupuk. Titik permasalahan berikutnya ada di penebusan pupuk bersubsidi. Kami menyalurkan pupuk tersebut berdasarkan alokasi sebesar 7,7 juta ton kepada petani melalui kios. Sayang, informasi mengenai keterbatasan anggaran yang membuat alokasi pupuk bersubsidi lebih sedikit dibandingkan kebutuhan yang dilaporkan tidak sampai hingga tingkat petani. Imbasnya, ada petani yang terdaftar dalam e-RDKK, tetapi tidak memperoleh pupuk bersubsidi. Ada juga petani yang mendapatkan pupuk bersubsidi dengan jumlah kurang dari yang didata. Situasi inilah yang membuat pupuk bersubsidi seolah-olah langka.

Untuk menyiasati tantangan pupuk bersubsidi di inisiasi aplikasi digital bernama Rekan yang memperkuat transparansi penyaluran pupuk bersubsidi. Aplikasi Rekan membuat Pupuk Indonesia memperoleh data penebusan pupuk bersubsidi yang tepat harga, tepat jenis,  tepat tempat, tepat jumlah, hingga tepat  waktu. Aplikasi tersebut sudah diinisiasi sejak 2021. Hingga Juli 2022, sebanyak 27.500 kios dari 27.860 kios yang melayani pupuk bersubsidi telah menggunakan aplikasi itu. Rencana bisnis pupuk PT Pupuk Indonesia ke depan, Perusahaan membutuhkan penguatan kios komersial. Selama ini, penjualan pupuk dengan skema komersial umumnya menumpang pada kios yang menjual pupuk bersubsidi. Saat ini perusahaan sudah memiliki 300 kios komersial. Harapannya, pada akhir 2022 sudah ada 1.000 kios  komersial di Indonesia. Kami menargetkan kios-kios komersial ada disetiap kecamatan. Selain menjadi  bahan baku untuk pupuk, gas alam dapat dimanfaatkan sebagai energi baru terbarukan. Terdapat dua macam energi yang ingin dikembangkan berdasarkan proses pembuatannya, yakni amonia biru dan amonia hijau. Amonia biru menghasilkan komponen sampingan berupa karbon dioksida dalam proses pembuatannya. Adapun amonia hijau tidak menghasilkan karbon dioksida dalam proses pembuatannya karena cukup memproses nitrogen dan hidrogen. Pupuk Indonesia optimistis untuk bertransformasi ke perusahaan yang turut menggarap sektor energi karena kami sudah memiliki tangki, dermaga, hingga SDM pendukungnya. (Yoga)


Produksi OPEC+ dan Ekonomi China Goyang Harga Minyak

13 Dec 2022

Harga minyak jatuh ke level terendah sejak akhir tahun lalu. Penurunan harga minyak kali ini adalah perlambatan ekonomi. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Januari 2023 berada di US$ 70,5 per barel pada Senin (12/12) pukul 18.45 WIB. Ini merupakan level harga minyak terendah dalam sejak Desember 2021. Analis DCFX Futures Lukman mengatakan Produksi OPEC+ dan Ekonomi China Goyang Harga Minyak , harga minyak dunia turun akibat sentimen penurunan permintaan, karena perlambatan ekonomi global. Pelonggaran kebijakan lockdown Covid-19 di China juga dikhawatirkan akan meledakkan jumlah kasus dan justru kembali menjadi full lockdown. Kecuali permintaan dari China meningkat atau OPEC kembali memangkas produksi, harga minyak masih akan terus tertekan tahun depan.

Freeport Kerek Produksi Tembaga & Emas

12 Dec 2022

PT Freeport Indonesia terus memacu volume produksi. Freeport membidik produksi 1,7 miliar pon tembaga dan 1,8 juta Presiden Direktur Freeport Indonesia, Tony Wenas mengatakan, pihaknya akan memproduksi sesuai rencana. Freeport membukukan produksi 1,33 miliar pon tembaga dan 1,37 juta ounce emas di tahun 2021. Sementara tahun ini mereka mengincar produksi 1,60 miliar pon tembaga dan 1,59 juta ounce emas.

Mengungkit Investasi Hulu Migas

12 Dec 2022

Optimisme terus menggelora di sektor minyak dan gas bumi Indonesia. Di tengah melandainya investasi hulu migas, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas memastikan bahwa realisasi investasi hulu migas pada 2022 tetap memperlihatkan performa positif. Kendati realisasi investasi hulu migas pada pengujung 2022 diproyeksikan berada di kisaran US$12,1 miliar, atau lebih rendah dari target awal sebesar US$13,2 miliar, tetapi angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan dengan 2021. Berdasarkan data SKK Migas, investasi hulu migas pada 2021 berada di angka US$10,9 miliar. Upaya investor menahan investasi ini bertujuan menjaga posisi keamanan kas dari ancaman krisis global. Dana yang diperoleh KKKS digunakan untuk membayar utang ke investor. Kendati investasi hulu migas masih dinilai positif tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

HOLDING BUMN TAMBANG : SAATNYA INALUM KEBUT SMELTER

12 Dec 2022

Pemisahan entitas PT Indonesia Asahan Aluminium dari Mining Industry Indonesia atau MIND ID diyakini bakal berdampak positif terhadap upaya penghiliran, khususnya peningkatan nilai tambah produk aluminium di dalam negeri. Pemisahaan operasional bisnis atau split-off PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum dari MIND ID bakal membuat perusahaan yang dibangun pada 1976 itu fokus mengembangkan portofolionya dalam meningkatkan rantai nilai komoditas aluminium domestik. Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso mengatakan bahwa Inalum nantinya dapat berfokus untuk menyelesaikan sejumlah proyek pembangunan smelter terkait dengan upaya peningkatan kapasitas pengolahannya. Inalum juga nantinya akan meningkatkan produksi aluminium, karena selama ini sebagian kebutuhan di dalam negeri masih bergantung pada impor.“Inalum akan dapat berfokus pada operasional dan produksi, dalam hal ini pengelolaan pabrik peleburan aluminium, dan produksi aluminium yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata Hendi kepada Bisnis, Minggu (11/12).Pemisahan entitas Inalum dan MIND ID juga diharapkan bisa membuat perusahaan yang berbasis di Sumatra Utara itu bisa lebih leluasa meningkatkan kapasitas produksi hingga nilai tambah pada industri aluminium domestik. Keputusan split-off dua entitas bisnis itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 45/2022 tentang Pengurangan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Pada Perusahaan (Persero) PT Indonesia Asahan Aluminium yang disahkan Jokowi pada 8 Desember 2022.“PP itu mengambil kembali saham-saham yang dimiliki oleh negara di tiga BUMN [PT Aneka Tambang Tbk., PT Timah Tbk., dan PT Bukit Asam Tbk.] yang dulu ditambahkan ke Inalum dalam rangka akuisisi Freeport,” kata Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Pengembangan Industri Sektor ESDM Agus Tjahajana kepada Bisnis, Minggu (11/12).