Lingkungan Hidup
( 5820 )Antara Pengendalian Pasokan dan Isu Resesi Global
Harga komoditas logam industri akan kian terpuruk di tahun depan. Pasalnya, potensi resesi Amerika Serikat (AS) terbuka lebar. Sejatinya pelemahan harga di komoditas logam industri sudah terjadi di sepanjang tahun ini. Cuma nikel yang tren harganya relatif kuat.
Sejatinya faktor utama pelemahan harga komoditas logam industri adalah faktor eksternal. Tapi Indonesia, sebagai salah satu produsen komoditas logam industri, melakukan beberapa upaya untuk mengendalikan pasokan. Efeknya memang bisa membantu harga komoditas logam industri bergerak naik.
Tapi sulit memastikan kebijakan larangan ekspor kali ini akan menaikkan harga komoditas. Masalah utama saat ini adalah potensi resesi global di tahun depan. Jika benar terjadi, bullish harga komoditas bakal sulit berlanjut.
Saat ini, sumber dari kecemasan pasar adalah kondisi ekonomi global, terutama AS. Ada pergeseran kecemasan dari inflasi menjadi resesi, juga dari masalah gangguan supply chain menjadi isu over supply. Kondisi ini juga dimaknai dengan lesunya permintaan.
NET ZERO EMISSION : MIGAS TETAP JADI PENOPANG PASOKAN ENERGI
Industri minyak dan gas bumi tetap akan mendapat tempat dalam upaya net zero emission yang terus didorong pemerintah guna memastikan pemenuhan kebutuhan energi di tengah pertumbuhan ekonomi. Sugeng Suparwoto, Ketua Komisi VII DPR, mengatakan bahwa migas tetap akan menjadi urat nadi dari pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk itu, pemerintah harus memikirkan cara mengurangi emisi yang dihasilkan dari energi fosil tersebut. Dia menjelaskan bahwa porsi energi baru dan terbarukan (EBT) dalam bauran energi pada 2050 diproyeksi hanya sebesar 31%. Artinya, 69% sisanya masih akan diisi oleh energi fosil, baik itu bahan bakar minyak (BBM), batu bara, maupun gas bumi. “Dunia juga saat ini masih sangat bergantung kepada energi fosil. Hal itu terlihat dari OPEC+ yang masih memproduksi sekitar 100 juta barel minyak per hari,” katanya dalam Forum Transisi Energi, Kamis (22/12). Langkah lain yang bisa dikerjakan adalah mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sebagai energi antara, karena komoditas tersebut lebih rendah emisi. Selain itu, pemanfaatan gas bumi juga bisa mengurangi impor liquefied petroleum gas (LPG) yang selama ini membebani anggaran negara. “Pemerintah juga harus konsisten dalam upaya peningkatan produksi migas nasional, karena hingga kini masih ada sekitar 68 cekungan migas yang belum dikelola, dan kebanyakan adalah gas bumi,” ujarnya. Shinta Damayanti, Sekretaris Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), mengatakan bahwa meski secara persentase porsi energi fosil turun dalam bauran energi, tetapi secara volume terus naik secara signifikan.
Operasi Pasar Capai Rekor
Hingga Kamis (22/12) realisasi penyaluran cadangan beras pemerintah melalui program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga atau operasi pasar mencapai 1,2 juta ton, yang dinilai terbesar dan mencerminkan tingginya harga beras di pasaran. Dirut Perum Bulog Budi Waseso, dalam keterangannya, Kamis (22/12) menyatakan, angka penyaluran beras melalui operasi pasar itu merupakan yang terbesar sepanjang sejarah berdirinya Bulog. Jumlahnya masih akan bertambah hingga akhir tahun. Enam tahun terakhir, realisasi operasi pasar beras tak setinggi tahun ini. Jumlah penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) untuk operasi pasar tahun 2016, misalnya, 303.041 ton. Sementara pada 2017 mencapai 58.100 ton, lalu berturut-turut 544.716 ton (2018), 617.497 ton (2019), 1,027 juta ton (2020), dan 767.868 ton (2021). Dengan adanya tambahan stok CBP dari impor, Budi menambahkan, Bulog akan menggelar operasi pasar secara masif. Sebelumnya, pemerintah menugaskan Bulog mengimpor beras 200.000 ton hingga akhir 2022 dan 300.000 ton pada awal 2023. Menurut Budi, kebijakan impor dapat menahan laju kenaikan harga beras, salah satunya dari sisi psikologis.
Realisasi impor menunjukkan adanya kepastian suplai. Begitu pasar tahu, harga beras dapat mulai terkendali. Per Kamis, stok beras yang dikelola Bulog mencapai 399.000 ton, terdiri dari beras komersial 212.000 ton, CBP serapan dalam negeri 167.000 ton, dan CBP impor 20.000 ton. Realisasi pengadaan dalam negeri hingga kini mencapai 991.000 ton, sedangkan impor 20.103 ton. Menurut anggota Dewan Penasihat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bayu Krisnamurthi, besarnya jumlah penyaluran CBP untuk operasi pasar mencerminkan tingginya harga beras di pasar. Harga beras yang tinggi saat ini disebabkan kenaikan ongkos produksi, terutama pupuk dan energi, serta kebijakan fleksibilitas yang memperbolehkan Bulog menyerap gabah/beras di atas harga pembelian pemerintah yang ditetapkan Rp 4.200 per kg untuk gabah kering panen di petani dan Rp 8.300 per kg untuk beras. Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag menunjukkan, harga beras medium per Kamis (22/12) Rp 11.200 per kg, lebih tinggi dibandingkan tanggal yang sama tahun sebelumnya Rp 10.300 per kg. (Yoga)
Ekspor Bijih Bauksit Dihentikan Mulai Juni 2023
Pemerintah Indonesia memutuskan menghentikan ekspor bauksit mentah mulai Juni 2023. Keputusan itu didasarkan pada penghentian ekspor bijih nikel yang malah memberikan peningkatan nilai ekspor pada komoditas turunan nikel. Penghentian ekspor bijih nikel sejak 2020 meningkatkan nilai ekspor komoditas turunan nikel dari hanya 1,1 miliar USD atau Rp 17 triliun pada akhir 2014 menjadi 20,9 miliar USD atau Rp 326 triliun pada 2021. Presiden Jokowi memperkirakan tahun 2022 ekspor nikel bisa melebihi Rp 468 triliun atau 30 miliar USD. Keberhasilan ini akan dilanjutkan dengan penghentian ekspor bahan mentah dari komoditas lain. ”Mulai Juni 2023, pemerintah akan memberlakukan pelarangan ekspor bijih bauksit dan mendorong industri pengolahan dan pemurnian bauksit di dalam negeri,” kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/12). Pada awal penghentian ekspor bijih bauksit ini, diakui Presiden Jokowi, akan menyebabkan nilai ekspor menurun. Namun, seperti saat menghentikan ekspor bijih nikel, lompatan nilai ekspor mulai terasa pada tahun kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya.
Industrialisasi bauksit di dalam negeri ini diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan negara dari Rp 21 triliun menjadi Rp 62 triliun. ”Jadi, saya sampaikan ke menteri, jangan ragu-ragu, jangan bimbang mengenai policy ini, kita harus yakin,” kata Presiden. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, penghentian ekspor bijih bauksit mencakup semua jenis bauksit mentah, termasuk bijih yang dicuci. Semua bijih bauksit harus diproses di Indonesia mulai Juni 2023. Pengaturan ini mendorong penghematan impor aluminium. Saat ini, Indonesia masih mengimpor aluminium 2 miliar USD per tahun. Setelah hilirisasi, penghematan devisa dari impor aluminium bisa dilakukan. Saat ini, ujar Airlangga, sudah ada empat fasilitas pemurnian (smelter) bauksit di dalam negeri dengan kapasitas 4,3 juta ton, juga pembangunan smelter bauksit dengan kapasitas input 27,41 juta ton, sedangkan kapasitas produksinya 4,98 juta ton. Sementara itu, cadangan bauksit Indonesia masih 3,2 miliar ton. (Yoga)
Cegah Aksi Ambil Untung dari Beras Impor
Pemerintah dan Perum Bulog dinilai perlu mengawasi secara ketat penyaluran beras impor. Disparitas harga berpotensi dimanfaatkan oleh spekulan untuk mengambil untung. Aksi ambil untung dikhawatirkan membuat target meredam harga tak tercapai. Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan, beras impor akan dijual Rp 8.300 per kg di tingkat gudang. ”Kami bersama Satgas Pangan akan mengawasi agar beras ini dijual dengan skema harga beras medium (meski kualitasnya premium),” katanya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (20/12). Per Selasa kemarin, beras impor yang telah tiba di Indonesia sekitar 24.000 ton. Beras itu merupakan bagian total impor 200.000 ton dari Thailand (130.000 ton), Vietnam (60.000 ton), dan Pakistan (10.000 ton) yang ditargetkan terealisasi hingga akhir 2022. Harga rata-rata beras medium di pasar tradisional, menurut Pusat Informasi Harga Pangan Strategis, per Selasa (20/12), berkisar Rp 12.350 per kg-Rp 12.550 per kg.
Anggota Dewan Penasihat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi), Bayu Krisnamurthi, menilai, dengan adanya selisih harga, ada pihak-pihak yang berpotensi membeli beras impor dan menjualnya kembali dengan harga premium. Bulog mesti memiliki strategi penyaluran yang tepat berdasarkan pergerakan harga berbasis wilayah serta jenis beras yang memicu inflasi. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, Satgas Pangan memantau penyaluran cadangan beras pemerintah agar tepat sasaran untuk kepentingan kelompok penerima manfaat serta program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga. Pihaknya akan menyelidiki penimbunan, penahanan atau pengurangan distribusi, penetapan harga di luar ketentuan, serta tindakan lain yang mengganggu keamanan ketersediaan pasokan, distribusi, dan stabilitas harg (Yoga)
Pemerintah Jamin Ketersediaan Pasokan Energi untuk Nataru
JAKARTA, ID – Pemerintah melalui Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjamin ketersediaan pasokan energi, mulai dari bahan bakar minyak (BBM), LPG, listrik, dan juga batu bara. Sejumlah posko juga dibuka mulai 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023 dengan jumlah personel yang memadai dari berbagai instansi. BBM, secara umum, gasoline, gasoil, kerosene, dan avtur memiliki ketahanan stok di atas 17 hari. Kondisi stok LPG nasional dijaga dalam kondisi aman dengan coverage days LPG nasional berkisa 15-17 hari,” kata Kepala BadanPengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati yang uga bertugas sebagai koordinator pelaksana posko Nataru di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (19/12). Selama periode Posko Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, BPH Migas dan Pertamina menyiagak 114 Terminal BBM, 7.400 SPBU dan %68 DPPU. serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan demand tinggi. (Yetede)
KOMODITAS PANGAN : PRODUKSI BERAS DIKLAIM MENCUKUPI
Indonesia diharapkan tidak lagi mengimpor beras setelah stok di Tanah Air mencukupi meskipun harga produksi komoditas itu di level petani dalam tren menanjak. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan total produksi gabah kering giling (GKG) telah meningkat dari tahun ke tahun. Menurut data Badan Pusat Statistik, produksi GKG pada 2021 hanya 54,42 juta ton dan pada 2022 menjadi 55,36 juta. Begitu juga dengan stok GKG pada 2021 31,90 juta ton atau naik 0,54% dari 31,36 juta. Data produksi beras itu, menurutnya, paling tinggi selama 77 tahun karena luas panen juga meningkat kendati tipis dari 10,41 juta hektare (ha) menjadi 10,5 juta ha. “Ini data BPS, bukan data Kementan. Data Kementan lebih tinggi dari ini,” katanya, Senin (19/12). Syahrul mengeklaim bahwa produksi beras sudah melimpah untuk mencukupi stok beras di dalam negeri dan tidak akan bermain-main dengan data. Jika ada kenaikan harga beras di pasaran, dia meminta agar masyarakat bisa maklum. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, pada Desember 2022 rata-rata harga beras kualitas premium secara nasional mencapai Rp12.800 per kg. Harga beras premium tersebut naik 1,58% dari bulan sebelumnya (month-to-month/MtM), meningkat 4,06% dibanding setahun lalu (year-on-year/YoY), serta menjadi rekor tertinggi sejak 2018.
Polemik Impor Beras
Setelah 3 tahun tidak mengimpor beras, pemerintah Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI). Prestasi itu sedikit tercoreng di akhir tahun 2022 dengan kebijakan impor untuk menutupi kekurangan stok beras di Perum Bulog. Lembaga parastatal itu per 6 Desember 2022 hanya menguasai 295.000 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan kualitas medium dan 199.000 ton kualitas premium (komersial). Perlu diingat bahwa Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah mengizinkan Bulog mengisi CBP dengan kualitas premium, sehingga CBP mesti dihitung total 494.000 ton. Pemerintah tidak mau mengambil risiko, mengingat pilihan untuk menutupi kekurangan tersebut melalui pengadaan dalam negeri tidak memungkinkan. Kementerian Perdagangan lalu memberi izin pada Bulog untuk impor 500.000 ton.
Situasinya sangat rentan, belum lagi potensi eksploitasi pasar oleh pihak-pihak yang menguasai stok beras. Sebelum kebijakan impor 500.000 ton bahkan setelah diputuskan pun setidaknya sampai 7 Desember dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Kementerian Pertanian (Kementan), Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, dan Badan Pusat Statistik (BPS) silang pendapat antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Bapanas-Perum Bulog berlangsung dengan tensi yang tinggi.
Waspada Efek Samping Impor Beras
JAKARTA-Setelah melalui perdebatan panjang serta saling silang data antara kementerian dan lembaga, beras impor pemerintah akhirnya tiba di Indonesia. Sebanyak 10 ribu ton beras yang diimpor Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) itu masuk pada Jumat pekan lalu melalui Pelabuhan Merak dan Tanjung Priok, masing-masing 5.000 ton. Rencananya Bulog mendatangakn total 200 ribu ton beras dari Vietnam, Thailand, Pakistan dan Myanmar akhir tahun ini melalui 14 titik pelabuhan di Tanah Air. Impor berlanjut pada awal tahun depan dengan 300 ribu ton beras yang akan tiba pada Januari 2023. "Beras impor ini digunakan sebagai tambahan stok cadangan beras pemerintah (CDP). Tentunya, apalagi stok sebelumnya habis, beras ini akan digelontorkan sesuai dengan ketentuan dalam rangka meredam gejolak harga," ujar Kepala Bagian Humas dan Kelembagaan Perum Bulog, Tomi WIjaya. (Yetede)
Jelang Akhir Tahun, Stok Daging Sapi Aman
Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi memastikan stok daging sapi menjelang liburan Natal dan Tahun Baru tercukupi serta harganya stabil. ”Masyarakat tidak perlu belanja berlebihan, belanja secukupnya, dan bijak karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sudah menyiapkan dagingnya,” kata Arief, Jumat (16/12). Bulan ini, 30 kontainer daging sapi asal Brasil mengalir masuk. Setiap kontainer berisi sekitar 28 ton daging. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









