Lingkungan Hidup
( 5820 )Warga Dukung Rencana Lapangan Migas di Natuna
Pemerintah menyetujui rencana pengembangan lapangan migas di Wilayah Kerja Tuna, Laut Natuna Utara, Provinsi Kepri. Langkah pemerintah yang mengabaikan protes China terkait kegiatan hulu migas di perairan perbatasan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan warga Natuna. Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, Rabu (11/1) menyatakan, pemerintah dan warga Natuna mendukung rencana pengembangan (plan of development/POD) di Wilayah Kerja (WK) Tuna yang akan dioperasikan perusahaan asal Inggris, Premier Oil. Peningkatan kegiatan hulu migas itu dinilai semakin mempertegas hak berdaulat Indonesia di Laut Natuna Utara (LNU). ”Salah satu cara untuk melindungi Natuna adalah memperbanyak investasi asing. Dengan begitu, akan semakin banyak negara yang terlibat menjaga Natuna saat ada pihak yang mau mengganggu hak berdaulat Indonesia,” kata Rodhial saat dihubungi dari Batam.
Pada Agustus-Oktober 2021,kapal survei China, Haiyang Dizhi 10, terpantau beroperasi di LNU. Kapal itu diduga menggelar riset bawah laut di sekitar lapangan migas WK Tuna dan WK Natuna Timur. Tak berselang lama, China mengirim nota diplomatik untuk memprotes Indonesia yang melakukan pengeboran migas di LNU. Protes itu diabaikan pemerintah karena Indonesia tidak pernah mengakui Sembilan Garis Putus yang diklaim China di Laut China Selatan. Pada 28 Desember lalu, Kementerian ESDM mengumumkan bahwa Blue Sky menjadi pemenang lelang WK Paus di lepas pantai Natuna Timur. Estimasi gas bumi di sana sebesar 2,5 triliun kaki kubik (TCF). Pada Senin (2/1), SKK Migas mengumumkan pemerintah telah menyetujui rencana pengembangan di WK Tuna. Pemerintah diperkirakan akan memperoleh hingga Rp 18,4 triliun. (Yoga)
Emas Kembali Berpendar Jika The Fed Tak Lagi Agresif
Harga emas kembali mengkilap di awal tahun ini. Namun, tren kenaikan harga emas belum akan berlangsung lama. Arah bunga bank sentral global hingga kondisi geopolitik akan menjadi penggerak harga emas sepanjang tahun ini.
Rabu (11/01) harga emas di pasar spot sempat mencapai US$ 1.886,60 per ons troi. Ini level harga tertinggi dalam delapan bulan terakhir. Tapi per 22.30 WIB, harga emas kembali turun ke US$ 1.871,15 per ons troi.
Analis menilai tren naik harga emas bisa berlanjut dalam jangka pendek. Tapi, kenaikan akan terhenti usai rapat bank sentral Amerika Serikat awal Februari nanti.
Alasannya, menurut Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi, The Fed akan kembali menaikkan Fed
fund rate
(FFR). Sepanjang tahun ini kenaikan mungkin sekitar 75-100 basis poin (bps). Kebijakan ini tidak menguntungkan bagi emas.
Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf juga sepakat, kenaikan bunga akan membuat investor meninggalkan emas. Ini karena emas bukan aset yang memberi imbal hasil layaknya US treasury atau aset yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih suram memaksa investor merotasi dana dan mencari aset aman seperti emas. Tapi kondisi ini bisa berubah jika The Fed agresif menaikkan bunga.
Permintaan emas secara musiman pun masih besar, terutama saat perayaan Imlek dan Diwali. Karena itu, Alwi menilai, harga emas bisa terus naik tahun ini, dengan catatan tidak ada kenaikan bunga yang agresif.
Disparitas Harga di Wilayah Timur Mulai Turun
Program Gerai Maritim PemanfaatanTol Laut dapat semakin menurunkan disparitas harga pangan dan barang penting di sejumlah wilayah di Indonesia. Untuk memperluas jangkauan dan semakin menekan disparitas, pemerintah tidak hanya menambah trayek tol laut, tetapi juga akan memperkuat sentra logistik dan menambah jenis barang. Sejumlah persoalan masih membayangi implementasi tol laut. Selain belum optimalnya muatan balik, infrastruktur bongkar muat barang di sejumlah daerah masih belum memadai. Plt. Dirjenl Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Kasan Muhri, Selasa (10/1) mengatakan, selama 2022, program Gerai Maritim Pemanfaatan Tol Laut mampu menekan disparitas harga pangan pokok dan barang penting dengan rata-rata penurunan 12,18 %. Hal itu terutama terjadi di sejumlah daerah di Papua, Maluku, dan NTT. Penurunan harga tertinggi, sebesar 50 %, terjadi pada komoditas tepung terigu di Kabupaten Supiori, Papua, dari Rp 20.000 per kg menjadi Rp 10.000 per kg.
Harga bawang merah di Kabupaten Buru Selatan, Maluku, turun 46,15 % dari Rp 65.000 per kg menjadi Rp 35.000 per kg. Di Kabupaten Sabu Raijua, NTT, harga minyak goreng turun 44 % dari Rp 25.000 per liter menjadi Rp 14.000 per liter. ”Pengaruh terhadap penurunan harga dan disparitas harga akan lebih nyata jika volume barang yang diangkut menggunakan tol laut semakin besar. Semakin banyak barang, semakin lebih besar pengaruhnya pada pasokan dan harga barang tersebut di wilayah tertinggal, terpencil, terdepan, dan perbatasan (3TP),” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta. Pada 2023, pemerintah menambah rute tol laut menjadi 39 trayek dari 34 trayek pada 2022, berdasarkan Keputusan Dirjen Hubla No KP-DJPL 678 Tahun 2022 tentang Penetapan Jaringan Trayek Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut Tahun Anggaran 2023. (Yoga)
Keterlibatan Petani Kunci Pacu Produksi Gula
Upaya mendongkrak produksi gula konsumsi membutuhkan keterlibatan petani tebu. Perannya menopang suplai bahan baku. Namun, pendampingan di sisi teknis budidaya, permodalan, dan jaminan penyerapan diperlukan agar tujuan tercapai. Dirut PT Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) MohammadAbdul Ghani menilai, petani berperan strategis dalam peningkatan produksi gula nasional. PTPN III merupakan induk BUMN perkebunan yang membawahkan 13 PTPN. ”Dua tahun terakhir, produksi tebu meningkat dari 11 juta ton jadi 13,5 juta ton. Kami menyerap (tebu) produksinya dan membantunya mendapatkan kredit usaha (KUR) yang tahun lalu totalnya Rp 2 triliun atau naik dari sebelumnya Rp 600 miliar,” katanya saat berkunjung ke Kantor Redaksi Harian Kompas di Jakarta, Selasa (10/1). Ghani memaparkan target produksi gula PTPN III pada 2026 sebesar 2,1 juta ton, 2,5 kali lipat produksi saat ini 768.000 ton. Guna mencapai target itu, belanja modal yang dibutuhkan sepanjang 2021-2026 diperkirakan Rp 16 triliun. PTPN III berencana mengubah struktur anak usaha dengan membentuk PT Sinergi Gula Nusantara atau Sugar Co yang menyatukan sejumlah PTPN yang berfokus pada perkebunan tebu dan produksi gula.
”Dari 65.000 hektar lahan tebu yang kami kelola, ada 6.000 hektar yang (produktivitasnya) sudah mencapai 8 ton per hektar setara gula. Kami ingin mereplikasinya (dari wilayah PTPN satu ke lainnya), dengan memberikan bantuan bibit. Kami juga ingin melakukan bongkar ratun empat tahun sekali,” ujarnya. Anggota Dewan Penasihat Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia, Bayu Krisnamurthi, mengatakan, upaya mendongkrak produksi gula mesti memperhatikan petani. Dia memperkirakan petani akan kehilangan pendapatan untuk sementara waktu, misalnya saat bongkar ratun. ”Perusahaan perlu menyiapkan strategi komunikasi untuk memperoleh kesediaan petani,” ujarnya. Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen berharap gula petani tahun ini dapat terserap untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional. Menurut dia, imporgula pada 2022 berlebihan. Karena itu, petani meminta pemerintah tak berlebihan mengimpor gula tahun ini. (Yoga)
Revisi UU Migas Mendesak Dituntaskan
DPR tetap berencana membahas RUU tentang Perubahan UU No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi meski tidak masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2023. Revisi UU Migas dirasa semakin mendesak guna memperbaiki iklim investasi hulu migas di Indonesia. Sebelumnya, dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (15/12) DPR menyetujui 39 RUU untuk masuk ke dalam Prolegnas Prioritas tahun 2023. Pada bidang ESDM, yang masuk dalam prioritas hanya RUU tentang Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET). Anggota KomisiVII DPR dari Fraksi PKS, Mulyanto, Selasa (10/1) mengatakan, pihaknya bermaksud untuk melanjutkan pembahasan revisi UU Migas pada 2023 sebagai inisiatif DPR. Bagaimanapun, revisi UU Migas dinilai penting dan mendesak untuk segera dibahas dan diselesaikan.
”Banyak hal penting terkait dengan iklim investasi hulu migas. Misalnya, kelembagaan badan pelaksana hulu migas, yang sekarang SKK Migas masih lembaga sementara. Juga terkait kemudahan dan insentif terkait investasi di era industri migas yang semakin sunset (terbenam),” ujarnya. Saat ini, imbuh Mulyanto, RUU EBET memang lebih maju karena segera masuk pembahasan tingkat I bersama pemerintah. Adapun revisi UU Migas baru dalam pembahasan awal di Komisi VII DPR. Namun, menurut dia, pembahasan akan paralel. ”Kalau RUU EBET dapat kami selesaikan, maka revisi UU Migas ini akan dimajukan ke Prolegnas 2023,” katanya. Dosen pada Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM Yogyakarta, Fahmy Radhi, menuturkan, pengesahan revisi UUMigas sangatlah penting bagi investasi hulu migas di Indonesia. Itu termasuk kejelasan status SKK Migas, yang memegang peranan penting dalam industri itu. Hal itu juga berkaitan dengan kepastian hukum. (Yoga)
Ratusan Hektar Lahan di Pantura Jateng Puso
Banjir di pesisir pantai utara Jawa Tengah akhir tahun 2022 hingga awal 2023 turut merendam 16.972 hektar lahan pertanian. Sebagian lahan yang terendam itu puso. Kerugian yang ditanggung petani mencapai Rp 22 miliar. Dampak banjir itu, kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng Supriyanto, Selasa (10/1) tidak mengganggu pasokan beras di Jateng. (Yoga)
POD Disetujui, Lapangan Hidayah Akan Beri Pemasukan Rp 31 Triliun ke Negara
JAKARTA, ID - Pemerintah telah menyetujui rencana pengembangan lapangan pertama atau plan of development I (POD I) Lapangan Hidayah yang merupakan bagian dari Wilayah Kerja North Madura II. Lapangan ini diperkirakan akan aktif berproduksi selama 15 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, lapangan ini diperkirakan akan memberikan kontribusi penerimaan negara sebesar US$ 2,1 miliar atau setara dengan sekitar Rp 31 triliun. Dengan disetujuinya POD I Lapangan Hidayah, kegiatan pembangunan fasilitas produksi dapat segera dilakukan. Diharapkan lapangan ini akan mulai berproduksi (onstream) pada awal tahun 2027 dengan tingkat produksi saat itu pada kisaran 8.973 barrel oil per day (BOPD). Lapangan ini akan mencapai puncak produksi pada tahun 2033 dengan kisaran produksi 25.276 BOPD. “Kami berharap semua pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan sepenuhnya atas pengembangan Lapangan Hidayah sehingga kontribusi-kontribusi yang kami perkirakan tersebut dapat segera terwujud,” ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/1). (Yetede)
Saham Batu Bara Jadi Pemberat IHSG
JAKARTA, ID – Saham-saham batu bara kembali ambles pada perdagangan Senin (9/1/2023), seiring masih kuatnya sentimen negatif dari rencana Tiongkok merelaksasi impor batu bara asal Australia. Tak ayal lagi, saham batu bara menjadi pemberat indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin. Berdasarkan data BEI, saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang penurunan indeks terbesar, yakni 4,85 poin, setelah merosot 1,2%. Kemudian, saham PT Astra International Tbk (ASII), pengendali perusahaan kontraktor dan pertambangan batu bara PT United Tractors Tbk (UNTR), turun 1,8% dan menyumbangkan penurunan indeks 4,7 poin, lalu PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) 3,68 poin, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 3,39 poin, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) 1,49 poin, dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) 1,45 poin. (Yetede)
Tersebab Sentimen Suku Bunga
JAKARTA-EMas diperkirakan masih menjadi primadona di bursa komoditas dalam negeri pada tahun ini. Pergerakan positif dari akhir tahun lalu diperkirakan berlanjut. Direktur Utama Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Nursalam, menyatakan, menyatakan emas mulai mengalami tren positif menjelang akhir 2022. Salah satu faktornya adalah sinyal perlambatan laju kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS. "Emas sensitif terhadap pergerakan kenaikan tingkat suku bunga acuan," katanya kepada Tempo, kemarin 9 Januari 2023. Pertemuan Federal Open Market Commitee (FOMC) pada Desember lalu memutuskan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis point. Popularitas emas tampak dari data transaksi ICDX 2022. Hingga pekan pertama Desember 2022, total volume transaksinya mencapai 571.416 Lot settled. Jumlah ini lebih dari setengah total volume transaksi untuk produk multilateral yang diperdagangkan ICDX. (Yetede)
Ekonomi China Membaik, Harga Minyak Bisa Kembali Melaju
Harga minyak sedikit melaju pasca melemah selama sepekan lalu. Senin (9/1), harga minyak mentah jenis WTI untuk pengiriman Februari 2023 naik 3,47% menjadi US$ 76,33 per barel. Namun angka tersebut menurun dari akhir tahun 2022 yang ada di US$ 80,12.
Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, harga minyak mentah memang cukup tertekan akhir-akhir ini. Penyebabnya, musim dingin yang lebih hangat serta harga gas alam yang turun tajam dalam sebulan terakhir. Sentimen tersebut menyeret harga minyak mentah.
Founder
Traderindo.com Wahyu Tribowo Laksono berpendapat, tren jangka pendek dan menengah harga minyak tahun ini akan diwarnai kekhawatiran pasokan dan permintaan yang tidak seimbang. Arab Saudi bakal memangkas harga karena permintaan minyak mentah dalam jangka pendek tampaknya tidak sebesar dari proyeksi permintaan yang lesu.
Namun, Wahyu melihat, jika resesi bisa diantisipasi The Fed dengan menurunkan suku bunga dan memberi stimulus, maka hal sebaliknya bisa terjadi. "Ini bisa menjadi pelicin bagi pertumbuhan ekonomi global, sehingga dapat memacu permintaan minyak, dan pada akhirnya harga minyak berpotensi rebound," kata Wahyu, Senin (9/1).
Lukman menambahkan, pembukaan ekonomi di China yang dibayangi kekhawatiran kasus Covid-19 di China akan mempersulit harga minyak bergerak di atas US$ 80. "Apabila tidak ada pemangkasan produksi dari OPEC+ maka harga minyak di kuartal I-2023 di US$ 60-US$ 75," ucap dia.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









