;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Rumah Apresiasi untuk Petani dan Pemetik Teh

25 Aug 2023

Kehadiran Rumah Teh Indonesia yang menyajikan dan memberi edukasi tentang specialty tea memberikan angin segar dan harapan bagi pemetik juga petani teh. Pasar lokal penikmat teh berkualitas pun diharapkan tumbuh. Tidak ingin pamor dan potensi teh terus layu, Redha T Ardias dan Iriana Ekasari mendirikan Rumah Teh Indonesia di Kota Bogor, Jabar, 8 Agustus 2023. Ini menjadi rumah teh pertama di Indonesia sebagai wadah untuk mengumpulkan teh-teh terbaik dari seluruh Indonesia. Senin (21/8) di sebuah meja panjang, Iriana menyiapkan sajian teh hitam (black tea) dari pucuk teratas (pucuk 1 sampai 4). Jenis black tea ini tercipta karena pengeringan dengan suhu tinggi, karena itu, saat penyajian jangan diseduh dengan air mendidih karena akan merusak rasa dan aroma teh. ”Rasa pahitnya dominan karena kafeinnya keluar terlalu banyak. First brew maksimal 95° C, lalu air tehnya dibuang, second brew pakai 90 ° C.

Suhu ini pas untuk mendeteksi varian rasa tehnya, seperti caramel, sitrus, honey,” kata Iriana yang sekaligus pendiri Sila Tea House itu. Redha pun turut menyajikan teh artisan atau  teh racikan dengan campuran berbagai bunga, rempah, dan herbal. Ia memastikan standar rasa asli teh tidak hilang atau tenggelam oleh berbagai campuran yang digunakan sebagai pelengkap dan penambah daya tarik orang untuk bisa menikmati teh yang disertai narasi di dalamnya. Mojang Geulis, misalnya, menggunakan pucuk pertama atau silver needle, yang harganya Rp 2,7 juta per kg dicampur dengan pandan, mawar, melati, dan amaran (bayam) sehingga menghasilkan cita rasa yang kaya. Saat ini, Rumah Teh Indonesia oleh Sila Tea House memiliki 50 varian teh yang dikumpulkan dari seluruh Indonesia, sebagai bagian dari strategi untuk menaikkan pamor teh Indonesia dan menarik masyarakat untuk mencoba cita rasa teh kualitas terbaik. (Yoga)


India Stop Ekspor Gula Mulai Oktober

25 Aug 2023

Pemerintah India melarang ekspor gula ke pasar global mulai Oktober 2023. Sedikitnya curah hujan dan upaya menjaga stabilitas harga dalam negeri jadi alasannya. Rencana ini disampaikan tiga sumber di kalangan Pemerintah India kepada kantor berita Reuters, Rabu (23/8/2023). Pada Juli 2023, Pemerintah India mengeluarkan larangan ekspor beras nonbasmati. (Yoga)

BBM SATU HARGA Pertamina Terus Tambah SPBU ke Daerah Pelosok

25 Aug 2023

Sejak dimulai pada 2017, program penyaluran BBM Satu Harga telah menjangkau 451  titik di berbagai pelosok Tanah Air. Hingga kini BBM Satu Harga sudah disalurkan 1,4 juta kiloliter. Sampai tahun 2024, penyaluran BBM Satu Harga ditargetkan mencapai 573 titik. Pengawasan terhadap penyalurannya diperkuat agar benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Pada Kamis (24/8) pagi diresmikan satu SPBU di Desa Mandungo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Di tempat itu pula diresmikan secara jarak jauh tujuh SPBU BBM Satu Harga lainnya, lima di NTT dan dua di NTB. Vice President Retail Fuel Sales Pertamina Patra Niaga Rahman Pramono Wibowo mengatakan, Pertamina berkomitmen untuk mendorong pembukaan SPBU BBM  Satu Harga di berbagai pelosok Nusantara yang masih kesulitan mendapat BBM dengan harga tidak wajar.

”Komitmen ini adalah amanah yang diberikan Presiden Jokowi kepada kami,” katanya. Pencapaian program BBM Satu Harga, ujarnya, tidak lepas dari dukungan Kementerian ESDM, BP Migas, pemda, dan pengusaha yang mau membangun SPBU. Program itu dimulai dari analisis kebutuhan, penetapan lokasi, pelelangan, hingga pembangunan fisik SPBU yang memerlukan waktu cukup lama. Distribusi dari terminal BBM ke SPBU juga sering menghadapi tantangan yang tidak mudah. Distribusi BBM Satu Harga ke beberapa wilayah terpaksa menggunakan pesawat udara seperti di Papua, menggunakan kapal motor di daerah kepulauan, dan kendaraan darat yang melewati medan rusak berat ke sejumlah wilayah pedalaman. Dalam sistem BBM Satu Harga, Pertamina menanggung semua ongkos pengiriman BBM dari terminal pengisian BBM ke setiap SPBU agar harga penjualan ke masyarakat juga sama seperti yang ditetapkan pemerintah. Pertalite, misalnya, dijual Rp 10.000 per liter. (Yoga)


Emiten Ritel dan Konsumsi Masih Prospektif Kendati El Nino Datang

25 Aug 2023

El Nino atau musim kemarau panjang telah melanda wilayah Indonesia. Pada akhir Juli 2023, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 63% wilayah di Indonesia sudah terdampak El Nino. Berdasarkan catatan BMKG, El Nino kali ini akan lebih ekstrem dibandingkan dengan sebelumnya. Artinya wilayah yang terdampak kekeringan akan lebih kering dibandingkan El Nino yang melanda Indonesia pada tahun 2019. Melansir catatan KONTAN, daerah yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem di antaranya adalah sebagian besar Pulau Sumatera dan Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Melihat kondisi tersebut, Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Fajar Dwi Alfian memproyeksikan, dampak terjadinya El Nino tersebut akan mengerek sejumlah harga komoditas pangan. Untungnya, untuk harga komoditas pangan impor seperti gandum dan kedelai, ia nilai, belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Alhasil, efek ke ongkos emiten ritel dan konsumen masih minim. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani menyatakan, tahun politik bisa meminimalisir efek El Nino. Ia juga melihat daya beli masyarakat masih tinggi.

Target Ketersediaan Beras 2024 Dinilai Sulit Dicapai

24 Aug 2023

Dalam RAPBN 2024, pemerintah mencantumkan target ketahanan pangan di bidang pertanian. Beberapa di antaranya adalah peningkatan ketersediaan beras nasional menjadi 46,84 juta ton, bawang merah 28.850 ton, bawang putih 524 ton, dan cabai 252.501 ton. Pemerintah juga menargetkan lumbung pangan (food estate) seluas 61.400 hektar terbangun di Kalteng. Selain itu, produksi padi di Kalteng, Sumsel, dan Papua Selatan juga ditargetkan sebanyak 5,06 juta ton. Produktivitas padi dan Indeks Pertanaman ditargetkan meningkat masing-masing 5,3 % dan 5,0 % per tahun. Selain itu, nilai tukar petani(NTP)juga ditargetkan meningkat di kisaran 105-108 dan nilai tambah per tenaga kerja pertanian bisa menjadi Rp 59,8 juta per orang per tahun.

Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Dwi Andreas Santosa, Rabu (23/8/2023), menilai, target ketersediaan beras sebanyak 46,84 juta ton pada 2024 tidak masuk akal. Hal itu disebabkan produksi beras pada 2015-2022 sudah stagnan dan cenderung turun 0,21 % per tahun. Produksi beras nasional rata-rata sebanyak 31 juta ton per tahun. Jika ditambah dengan surplus beras akhir tahun, stok yang ada di masyarakat, swasta, dan Perum Bulog, rata-rata ketersediaan beras nasional sekitar 35 juta ton. ”Apalagi tahun ini produksi beras bakal turun akibat dampak La Nina dan El Nino. Jadi, tidak mungkin jika dalam setahun, ketersediaan beras bisa langsung meningkat drastis jadi 46,84 juta ton,” katanya ketika dihubungi dari Jakarta. Dwi memperkirakan produksi beras tahun ini bakal turun 5 % dibandingkan tahun lalu. (Yoga)


Warga Pedalaman Sumba Terbantu BBM Satu Harga

24 Aug 2023

Kebijakan BBM Satu Harga yang mulai diberlakukan sejak 2018 kini telah menjangkau  enam titik di Pulau Sumba, NTT. Masyarakat pedalaman yang selama ini kesulitan  mengakses BBM merasa terbantu.Mereka berharap program itu dipertahankan dan diperluas ke wilayah pelosok lain. Kebijakan tersebut kini berlaku di SPBU Desa Anakaka, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, sebagaimana terpantau pada Rabu (23/8). SPBU tersebut juga melayani masyarakat di dua kecamatan lain, yakni Kodi Bangedo dan Kodi Balaghar. Setiap hari, 7.000 kiloliter BBM terjual di SPBU tersebut. Agus Tamuama, Sekretaris Desa Anakaka, menuturkan, kehadiran BBM Satu Harga sangat membantu masyarakat, baik dari sisi akses maupun harga.

Sebelumnya, untuk mendapatkan BBM dengan harga tersebut, mereka harus pergi ke Tambolaka, ibu kota Sumba Barat Daya, dengan waktu tempuh 1 jam. ”Sampai di sana pun kami harus antre lama-lama dan kadang kala kami tidak dapat karena stok BBM habis. Kami terpaksa beli eceran dengan harga lebih mahal dan takarannya juga lebih sedikit. Kami rugi dobel,” ujarnya. Kehadiran BBM Satu Harga mendorong kemajuan ekonomi setempat, mulai dari UMKM hingga aktivitas melaut. Lalu lintas transportasi yang membawa hasil komoditas ke wilayah perkotaan juga semakin lancar. ”Disadari bahwa selama ini masyarakat di pelosok membeli BBM dengan harga yang tidak wajar. Pertamina mendapat penugasan dari pemerintah untuk mewujudkan keadilan energi melalui program BBM Satu Harga,” kata Taufiq Kurniawan, Section Head Communication Relation Pertamina Patra Niaga Jawa Timur Bali Nusa Tenggara. (Yoga)


Laba Bersih Adaro Lampaui Estimasi

24 Aug 2023

JAKARTA,ID-Laba bersih PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) semester I-2023 merosot 27,94% menjadi US$ 873,83, dibandingkan semester 1 tahun lalu. Jumlah itu melampaui estimasi konsensus analis yang direkap Bloomberg sekaligus estimasi Mandiri Sekuritas (Mansek). Sementara itu, pendapatan raksasa batu bara Indonesia ini turun 2% menjadi US$ 3,47 miliar, sedangkan beban pokok pendapatan naik hingga 34% menjadi US$ 2,03 miliar. Semester I-2023, volume produksi dan penjualan seluruh entitas bisnis Adaro naik 19% masing-masing menjadi 33,41 juta ton dan 32,62 juta ton. Namun, harga jual rata-rata batu bara Adaro turun 18%. Adapun keuangan perseroan tetap sehat dengan posisi kas bersih US$ 1,32 miliar hingga akhir Juni 2023. "Semester I-2023 menunjukkan kekuatan operasional Adaro di tengah fluktuasi  harga dan kenaikan biaya. Walaupun ada tantangan-tantangan ini, kami berhasil mencatat margin yang sehat dengan menghasilkan laba inti US$ 1,024," kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Adaro Energy Garibaldi Thohir, Rabu (23/08/2023). (Yetede)

DAMPAK EL NINO Kekeringan Bisa sampai Oktober

23 Aug 2023

Fenomena El Nino menguat dan diprediksi berlanjut hingga Februari 2024. Di Indonesia, El Nino berdampak pada mundurnya awal musim hujan sehingga kekeringan bisa berlangsung sampai Oktober 2023. ”Fenomena El Nino hampir selalu berakhir pada tahun berikutnya di bulan Februari-Maret,” kata Pelaksana Tugas Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluawakan, di Jakarta, Selasa (22/8). Sebelumnya, laporan mingguan terbaru dari Badan Atmosfer dan Kelautan Nasional (NOAA) AS menyebutkan kemungkinan 95 % kejadian El Nino berlangsung hingga Februari 2024 disertai dengan dampak yang luas.

”Dampak El Nino di berbagai belahan dunia berbeda, mengikuti musimnya masing-masing,” kata Ardhasena. Pada belahan bumi lain, dampak El Nino masih bisa berlanjut hingga awal 2024. Misalnya, dampak El Nino di Amerika Selatan menyebabkan kondisi basah dan hujan yang banyak, berkebalikan dengan kondisi di Indonesia. Untuk Indonesia, dampak El Nino terutama dirasakan pada musim kemarau, Juni-September, menjadi lebih kering atau curah hujan di bawah normal. ”Dampak El Nino di Indonesia juga berakibat mundurnya awal musim hujan sehingga dampak kekeringan keseluruhan di Indonesia bisa sampai Oktober 2023,” katanya. (Yoga)


Warga Merogoh Tabungan untuk Konsumsi

23 Aug 2023

Laju konsumsi rumah tangga hingga pertengahan bulan ini masih terpantau stabil, bahkan berpotensi meningkat menjelang akhir tahun. Meski demikian, tren konsumsi masyarakat dari kelas ekonomi bawah perlu diantisipasi. Mereka merogoh tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah tren perlambatan ekonomi. Berdasarkan data Mandiri Spending Index (MSI), tren belanja masyarakat hingga pertengahan Agustus 2023 masih terjaga stabil dan menunjukkan resiliensi. Per 13 Agustus 2023, MSI mencatatkan nilai 164,4. Jika dibandingkan dengan periode sebelum pandemi atau Januari 2020, tingkat belanja masyarakat tumbuh hingga 64,4 %. Sampai Juli 2023, tren belanja masyarakat mencatat angka 168,1 atau tumbuh 31,8 % secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laju belanja masyarakat   diperkirakan akan terus meningkat di sisa tahun ini, mendekati masa kampanye pemilu.

Berdasarkan kelompok pendapatan, belanja oleh kelompok bawah (masyarakat dengan rata-rata saldo tabungan di bawah Rp 1 juta) per Juli 2023 tumbuh 66,2 % secara tahunan dibandingkan posisi Juli 2022. Laju konsumsi oleh masyarakat kelompok bawah itu lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan belanja kelompok menengah (masyarakat dengan saldo tabungan Rp 1 juta-Rp 10 juta) yang tumbuh 35,96 % secara tahunan dan kelompok atas (masyarakat dengan saldo tabungan di atas Rp 10 juta) yang tumbuh 18 %n secara tahunan. Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono mengatakan, secara umum, kenaikan belanja masyarakat dari kelompok bawah lebih banyak ditopang oleh tabungan. Seiring dengan belanja yang naik, tingkat dana pihak ketiga atau dana tabungan kelompok bawah pun anjlok hingga menyentuh level terendah sejak Januari 2022, yaitu 83,0. (Yoga)


Teknologi Genjot Produksi Pangan di Aceh

23 Aug 2023

Untuk meningkatkan produksi pangan, para pemangku kepentingan mendorong petani menggunakan teknologi digital. Teknologi dapat menggenjot produktivitas pangan sehingga pengendalian inflasi lebih mudah dilakukan. ”Manfaatkan teknologi agar produksinya bertambah,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Rony Widijarto Purubaskoro, Selasa (22/8/2023), saat meluncurkan gerakan tanam padi bersama di Desa Paya Lumpat, Samatiga, Aceh Barat. (Yoga)