;

BERHARAP AKSI NYATA PENANGANAN ROB DI JATENG

Lingkungan Hidup Yoga 18 Aug 2023 Kompas
BERHARAP AKSI NYATA
PENANGANAN ROB DI JATENG

Hampir satu dasawarsa, Linda Erlita Sari(30), warga Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, Jateng, terpaksa berkutat dengan banjir rob. ”Jalanan dan rumah sudah ditinggikan terus, tetapi (ketinggian) air robnya selalu bisa mengejar. Pokoknya sudah seperti balapan sama air,” kata Linda, Kamis (10/8). Sejak tahun 2014, tiga kali Linda meninggikan bangunan rumahnya hingga 1,5 meter lebih tinggi dibanding sembilan tahun lalu dengan biaya Rp 8 juta. Selain menguras uang, banjir rob membuat kesehatan warga menurun. Menurut Linda, warga jadi lebih mudah diare, terserang penyakit kulit, mulai gatal-gatal hingga kulit melepuh. Sebagian warga juga menderita karena pendapatan mereka tergerus akibat banjir rob. Bahkan,tidak sedikit pula yang mesti kehilangan pekerjaan, seperti petani yang sawahnya terendam rob, serta pembatik yang tempat produksinya tergenang rob, sehingga banyak yang pindah.

Banjir rob di Kota Pekalongan yang kian parah terjadi akibat penurunan muka tanah yang dibarengi dengan kenaikan muka air laut. Dosen Teknik Geodesi dan Geomatika In- stitut Teknologi Bandung, Sella Lestari Nurmaulia, menyebut, penurunan muka tanah di Kota Pekalongan 10 cm per tahun, akibat masifnya pemanfaatan air tanah, sedangkan kenaikan muka air laut 0,1-0,5 cm per tahun. Menurut Sella pemerintah perlu mengolah air laut di Kota Pekalongan sebagai alternatif pengganti air tanah dengan reverse osmosis. ”Investasi pengolahan air ini mahal, tetapi harus diusahakan. Tanpa aksi, tidak akan ada dampaknya terhadap pengurangan laju penurunan muka tanah,” katanya.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jateng, Nomastuti Junita Dewi, mengatakan, upaya penanganan rob terbagi ke dalam beberapa tahap, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang. Upaya jangka pendek berupa pembangunan infrastruktur. Di antaranya peninggian tanggul laut, pembangunan bendung gerak, pembangunan pelabuhan yang berhadapan langsung dengan pantai atai onshore, dan pembuatan jalan tol sekaligus tanggul laut. Untuk jangka menengah, akan diupayakan alternatif air baku pengganti air tanah dengan membuat waduk di daerah hulu dan muara serta melakukan desalinasi air laut. Upaya jangka panjang berupa integrasi tata ruang laut dan tata ruang darat. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :