;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

MINYAK SAWIT, Kelas Menengah India Disasar

29 Sep 2023

Dengan konsumsi minyak makan 23,87 juta ton setiap tahun, India menjadi pasar penting minyak sawit. Namun, citra minyak sawit di negara berpopulasi 1,4 miliar itu terus menurun dan hanya dikonsumsi kelas menengah ke bawah. Hal itu dipicu munculnya citra negatif minyak sawit di kelas menengah atas. ”Minyak sawit dapat memenuhi permintaan global minyak nabati berkelanjutan. Namun, kampanye negatif kelapa sawit harus dihentikan,” kata Wakil Mendag RI, Jerry Sambuaga saat memberikan sambutan pada Konferensi Minyak Nabati Berkelanjutan (SVOC) di kota Mumbai, India, Rabu (27/9).

Dalam konferensi yang diselenggarakan Dewan Negara-negara Produsen Minyak Kelapa Sawit (CPO) itu, Jerry menyebut, India merupakan salah satu negara tujuan ekspor minyak sawit terbesar. Pada 2022, ekspor minyak sawit Indonesia ke India mencapai 5,5 juta ton dengan nilai 5,6 miliar USD. India memenuhi kebutuhan minyak makan dengan impor yang mencapai 16,5 juta ton dari sejumlah negara.  Minyak sawit menjadi sumber utama kebutuhan minyak makan India dengan porsi 33 %. Sedangkan minyak kedelai 24 %, minyak mustar 16 %, minyak bunga matahari 8 %, dan sisanya dari sumber lain. Saat ini minyak sawit di India hanya dikonsumsi kelas menengah ke bawah, rumah makan, hotel, restoran, dan katering. Dengan menyasar kelas menengah, potensi peningkatan konsumsi minyak sawit di India sangat besar. (Yoga) 

Pengembangan Kilang Balikpapan 82 Persen

29 Sep 2023
Proyek pengembangan kilang minyak Balikpapan, Kalimantan Timur, telah mencapai 82 persen. Dalam proyek  pengembangan ini, kapasitas kilang ditingkatkan dari 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Rabu (27/9/2023), mengatakan, apabila kilang tersebut telah beroperasi penuh, impor bahan bakar minyak (BBM) oleh Pertamina akan berkurang 100.000 barel per hari. (Yoga)

Harga Pinang di Mentawai Terjun Bebas

29 Sep 2023
Beberapa bulan terakhir, harga pinang di Kepulauan Mentawai terjun bebas jadi Rp 1.000-Rp 2.000 per kilogram. Merosotnya harga pinang membuat para petani frustrasi. Bahkan, ada petani yang mulai menumbangkan pohonnya. ”Memang, terjadi penurunan harga pinang sejak empat sampai lima bulan lalu. Sebelumnya, harga pinang mencapai Rp 9.000-Rp 11.000 per kg. Bahkan, dulu bisa mencapai Rp 18.000 per kg,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Mentawai Hatisama Hura, Kamis (28/9/2023). (Yoga)

Komoditas Ekspor Terdampak

27 Sep 2023

Kekeringan panjang akibat dampak El Nino tidak hanya memengaruhi produksi beras. Fenomena pemanasan suhu muka laut di atas kondisi normal itu juga akan menyebabkan penurunan produksi dan harga komoditas ekspor Indonesia, seperti CPO, karet, dan kopi. Berdasarkan kajian Tim Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, El Nino dapat memengaruhi sejumlah komoditas perkebunan yang diekspor Indonesia dan Malaysia. Untuk CPO, misalnya, El Nino ekstrem dapat menurunkan produksi komoditas itu pada 3-6 bulan ke depan. ”Dengan asumsi dasar tidak ada faktor lain yang memengaruhi (cateris paribus), produksi CPO diperkirakan dapat turun 3-7 % dan harganya dapat naik sekitar 4-10 %,” kata Vice President for Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani, Selasa (26/9) di Jakarta.

Selain CPO, El Nino juga akan memengaruhi 60 % tanaman kopi Indonesia. BPS mencatat, pada 2022, perkebunan dan produksi kopi di Indonesia masing-masing seluas 1,25 juta hektar dan sebanyak 794.800 ton. Begitu juga karet. Merujuk data BPS dan Statista, luas perkebunan dan produksi karet Indonesia pada 2022 masing-masing 3,83 juta hektar dan 3,14 juta ton. Menurut Dendi, penurunan produksi kopi diperkirakan bisa mencapai 15-20 % karena lebih sensitif terhadap cuaca. Adapun karet, penurunan produksinya relatif kecil, diperkirakan sekitar 2 %. ”Harga karet alam pada 2023 dan 2024 akan relatif stabil, masing-masing diperkirakan 1,5 USD per kg dan 1,6 USD per kg. Sementara harga kopi bisa meningkat sekitar 15 %,” ujarnya. (Yoga) 

Pemerintah Jamin Bahan Baku Industri Baterai Nasional

27 Sep 2023
JAKARTA,ID-Pemerintah menjamin pasokan bahan baku industri baterai nasional serta komponen energi terbarukan di Indonesia. Hal ini seiring dengan penetapan 47 jenis mineral  kritis dalam Keputusan  Menteri ESDM Nomor 296.K/M.01.MEM.B/2023 tentang Penetapan Jenis Komoditas yang Tergolong dalam kalsifikasi Mineral Kritis. Beleid yang ditetapkan pada 14 September 2023 itu menjelaskan pertimbangan penetapan mineral  kritis guna menjamin pasokan bahan baku mineral bagi Industri startegis di dalam negeri, dan peningkatan perekonomian pertahanan dan keamanan nasional. Mineral kritis yang diperlakukan dalam industri baterai nasional di antaranya nikel, kobalt, timah, aluminium, dan tembaga. Sedangkan bahan baku yang dibutuhkan untuk komponen energi terbarukan seperti panel surya yakni silika.  Corporate Secretary MIND ID Heri Yusuf mengatakan, mineral kritis sangat penting sebagai bahan baku dari komponen produk yang diprediksi akan sangat banyak dibutuhkan di masa mendatang. (Yetede)

Impor Jagung Pakan Belum Diperlukan

27 Sep 2023
JAKARTA,ID-Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan bahwa impor jagung untuk pakan ternak  belum diperlukan. Sebab, tahun ini Indonesia masih bisa surplus produksi jagung 1,5-2 juta ton. Di sisi lain, kalaupun saat ini diputuskan impor, jagung dari luar negeri itu baru tiba di Tanah Air  pada 1-1,5 bulan ke depan atau ketika suplai domestik telah normal, sehingga kebijakan tersebut berpotensi mengganggu harga di petani. Menurut koordinator jagung dan Serealia Lain dari Direktorat Budi daya Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementan tidak pernah memberikan rekomendasi impor jagung untuk pakan ternak. Kalau pun saat ini ada jagung impor yang masuk ke Indonesia, itu dipastikan untuk memenuhi kebutuhan industri pangan. "Impor jagung pakan dari 2019 hingga saat ini belum ada, kalaupun ada barang yang masuk itu untuk pangan. Kementan semaksimal mungkin untuk tidak memasukkan jagung (pakan) impor. Dari dulu, Kementan selalu bilang, impor adalah sesuatu yang harus kami perjuangkan untuk tidak dilakukan karena akan mengganggu kondisi petani lokal," ungkap Indra. (Yetede)

Percepatan Transisi Energi, RI Libatkan AIIB

27 Sep 2023
JAKARTA,ID-Pemerintah Indonesia melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) melakukan penandatanganan letter of intent (Lol) dengan Asian Infrastructure Investment bank (AIIB). Dengan Lol tersebut, maka AIIB berkomitmen untuk menyediakan pembiayaan, bantuan teknis, dan dukungan pengembangan  kapasitas yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat transisi energi Indonesia, termasuk pembiayaan untuk sistem transisi di Sumatera, dengan perkiraan biaya US$ 657 juta untuk tahun 2024-2026 dan tambahan US$ 213 juta pada 2023.  Penandatanganan Lol tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PLN dan Direktur Utama SMI dengan perwakilan AIIB, pada saat rangkaian acara Annual Meeting ke-8 AIIB di Sharn El Seikh, Mesir. Proses penandatanganan  Lol disaksikan langsung oleh Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sri Mulyani berkeyakinan bahwa LoI dengan total dana pembiayaan pembangunan yang telah disetujui sebelumnya sebesar  US$ 3,1 miliar dan proyek-proyek  yang sudah dalam tahap persiapan dengan nilai total US$ 4,3 miliar. (Yetede)

Cara Halus Menaikkan Harga BBM

27 Sep 2023
Pertamina berencana menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan menggantinya dengan Pertamax bersubsidi dengan nama Pertamax Green 92. Pergantian ini sangat tidak sesuai dengan istilah “pergantian” itu sendiri karena harga Pertamax Green 92 direncanakan jauh lebih mahal dibanding harga Pertalite. “Pergantian” seharusnya menjurus pada pertukaran setara atau aple to aple, bukan apel dengan buah lain yang lebih mahal. Apakah setara antara Pertalite yang dibanderol dengan harga Rp 10 ribu per liter dan Pertamax Green 92 yang dihargai Rp 13.500 per liter? Jawabannya tentu sangat tidak setara.

Mengapa Pertamina berniat mengganti Pertalite dengan Pertamax Green 92? Apakah gagasan tersebut sebenarnya merupakan upaya pengurangan subsidi atau kenaikan harga BBM atau mengembalikan harga BBM ke harga keekonomiannya atau apa? Jika memang demikian, bagaimana imbasnya pada anggaran dan inflasi serta ekonomi masyarakat?

Sebenarnya, kalau kita menelusuri rencana strategis pemerintah sejak zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, niat awal penciptaan merek dagang Pertalite adalah sebagai “bridging product” (produk antara) sebelum menuju ke Pertamax alias varian nonsubsidi untuk kemudian menghapus atau meninggalkan BBM jenis Premium. Dengan kata lain, pemerintah memang memiliki tujuan jangka panjang untuk menghilangkan subsidi BBM dan mengembalikan harganya ke mekanisme pasar (liberalisasi harga). Nah, tujuan awal ini sebenarnya sudah dicapai ketika Premium dihapus. (Yetede)

Beras, Gula, dan BBM Bakal Picu Inflasi September Ini

26 Sep 2023

Pengendalian inflasi pada bulan ini hingga akhir tahun bakal semakin menantang. Kenaikan harga beras dan gula pasir, serta penyesuaian harga BBM nonsubsidi, diperkirakan bakal memicu inflasi pada September 2023. Di sisi lain, defisit beras masih mengintai hingga November 2023. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Senin (25/9) mengatakan, pada pekan ketiga September 2023, harga beras masih naik dan belum ada tanda-tanda bergerak mendatar atau turun. Harga rata-ratanya mencapai Rp 13.477 per kg. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras semakin banyak. Pada pekan pertama September 2023, jumlahnya sebanyak 230 daerah, kemudian pada pekan ketiga 2023 bertambah menjadi 284 daerah.

”Bahkan, Purwakarta yang merupakan daerah produsen beras besar di Jabar menempati urutan keempat dari 10 kabupaten/kota dengan kenaikan indeks perkembangan harga (IPH) tertinggi. Beras menjadi komoditas utama yang memengaruhi kenaikan IPH itu,” ujarnya dalam Rapat Pengendalian Inflasi yang digelar Kemendagri secara daring di Jakarta. BPS mencatat, IPH komoditas pangan Purwakarta pada pekan ketiga September 2023 sebesar 3,41 %. Dari IPH itu, 3,21 % berasal dari kenaikan harga beras, selain itu harga gula pasir juga meroket, pada pekan ketiga September 2023 mencapai Rp 15.134 per kg, yang terjadi di 236 kabupaten/kota. ”Kenaikan harga beras dan gula akan berkontribusi terhadap inflasi September 2023. Selain itu, inflasi juga berpotensi disumbang bensin dan solar nonsubsidi. Namun, inflasinya tidak akan setinggi sebelumnya,” katanya. (Yoga) 

Ancaman Antraks di Luar Rumah Potong Hewan

26 Sep 2023
Kasus penyebaran penyakit antraks (anthrax) pada hewan dan manusia di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, pada Mei-Juli lalu menyebabkan korban jiwa. Sejumlah sapi dan kambing mati mendadak. Lebih dari 90 orang terinfeksi bakteri antraks, tapi tanpa gejala.

Kasus ini sempat ramai diperbincangkan karena belakangan diketahui beberapa warga menggali kembali hewan ternak mati akibat antraks yang telah dikubur Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul. Dari beberapa warga yang terkena dampak, tiga orang meninggal setelah mereka memotong hewan mati, membagikan daging, dan mengkonsumsi olahannya.

Selain menemukan kasus antraks pada manusia dan hewan, penyelidikan epidemiologi mendapati spora dari bakteri antraks di lingkungan pemotongan hewan. Selama pemotongan hewan di luar rumah potong hewan (RPH) masih marak, seperti kasus di Gunungkidul, ancaman antraks akan terus mengintai di daerah endemik. Sebuah riset menunjukkan pentingnya RPH untuk surveilans penyakit zoonotik dan kesehatan masyarakat, salah satunya guna mencegah dan mengendalikan antraks. (Yetede)