;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

El Nino Hambat Laju Penurunan Inflasi

21 Sep 2023

Bank Pembangunan Asia (ADB) merevisi turun inflasi tahunan kawasan Asia, termasuk Indonesia. Kendati begitu, dampak El Nino di wilayah Asia berpotensi menghambat laju penurunan inflasi karena memicu kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama beras. Dalam Asian Development Outlook Edisi September 2023 yang dirilis Rabu (20/9) ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi dan inflasi kawasan Asia pada 2023 masing-masing 4,7 % dan 3,6 %. Proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi tersebut turun dari perkiraan ADB pada April 2023 yang masing-masing sebesar 4,8 % dan 4,2 %. Revisi itu mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti penurunan harga komoditas global, hambatan perdagangan, dan perlambatan ekonomi China.

Terkait hambatan perdagangan, faktor penyebabnya tidak hanya perang Rusia-Ukraina, tetapi juga larangan ekspor sejumlah negara untuk melindungi dan mencukupi kebutuhan dalam negeri. Selain itu, El Nino yang menyebabkan kekeringan di sejumlah negara produsen pangan akan mengatrol kenaikan harga pangan, terutama beras. Kenaikan harga pangan akan berujung pada inflasi pangan. ”Risiko-risiko negatif itu semakin menguat. Setiap negara di  kawasan Asia juga perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan dampak El Nino tidak mengganggu pasokan dan ketahanan pangan,” kata Kepala Ekonom ADB Albert Park. (Yoga)


Butuh Investasi Besar untuk Mengakselerasi Produksi Migas

21 Sep 2023

Investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi kembali meningkat sejak 2021. Untuk mencapai target produksi pada 2030, dibutuhkan investasi 20 miliar USD per tahun. Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) per semester I-2023, realisasi produksi siap jual atau lifting minyak sebesar 615.500 barel per hari atau di bawah target 618.700 barel per hari. Sementara salur gas sebesar 5.308 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau di bawah target 5.322 MMSCFD. Menkeu Sri Mul-yani dalam 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2023 yang digelar SKK Migas di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (20/9) mengatakan, fiscal tools penting dalam mendukung industri hulu migas. Salah satu dampak adanya dukungan fiskal itu ialah peningkatan investasi hulu migas dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2021, nilai investasi di sektor tersebut mencapai 0,9 miliar USD. Kemudian, meningkat menjadi 12,1 miliar USD (2022) dan diharapkan mencapai 14,6 miliar USD (2023). Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan, target 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada 2030 dapat tercapai jika dilakukan aktivitas pengeboran yang agresif dan masif. Namun, untuk mengebor lebih dari 1.000 sumur pengembangan per tahun setelah 2025, akan dibutuhkan investasi lebih dari 20 miliar USD per tahun. Menurut dia, sejak tahun2020, daya tarik investasi hulu migas di Indonesia sebenarnya meningkat setelah didukung pemerintah melalui sistem fiskal yang lebih fleksibel. Misalnya, investor dibebaskan memilih skema cost recovery (biaya operasi yang dipulihkan) atau gross split (skema bagi hasil berdasarkan produksi bruto). Juga, dukungan lain yang dapat menurunkan risiko investasi. ”Namun, beberapa area masih memerlukan perbaikan, yaitu dalam aspek legal dan kontraktual serta penemuan cadangan raksasa (giant discovery),” kata Dwi. (Yoga)


Perusahaan Raksasa Energi Fosil Pun Mulai Bertransisi

21 Sep 2023

Didirikan sejak 1907, Shell dikenal sebagai perusahaan eksplorasi dan produksi minyak di daratan Eropa dan Asia, termasuk sebagian di Benua Amerika. Sejarah panjang bisnis energi fosil perusahaan yang berkantor pusat di London, Inggris, itu diwarnai keputusan untuk merambah sektor energi terbarukan mulai 2016. Shell, yang juga menjadi pendukung salah satu tim balapan Formula 1, mulai berinovasi dengan mengembangkan bahan bakar rendah karbon bermerek Shell V-Power E10 pada tahun 2022, yang mengandung 10 % etanol generasi kedua atau hampir dua kali lipat dari bahan bakar musim balap 2021 yang sebesar 5,75 %. Shell akan menyediakan 100 % bahan bakar ramah lingkungan pada 2026. Mereka mendapat pasokan bioetanol tetes tebu dari mitra di Brasil. Dengan 46.000 titik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di 85 negara, Shell juga mulai merambah stasiun pengisian energy listrik untuk kendaraan listrik berbasis baterai (EV station).

China adalah salah satu negara yang menjadi pangsa pasar besar bagi Shell, yakni terdapat 2.000 SPBU dan 800 EV station. Di Indonesia, baru ada empat EV station milik Shell. ”Ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di China. China adalah salah satu pasar terpenting bagi Shell,” kata Global Executive Vice President for Mobility Shell Istvan Kapitany, Sabtu (16/9) di Marina Bay Sands, Singapura, dalam bincang media, termasuk harian Kompas. Di Indonesia, pemanfaatan sumber energi terbarukan oleh Shell diterapkan pada proyek perluasan pabrik pelumas yang ada di Bekasi, Jabar, pada November 2022. Di pabrik yang menaikkan kapasitas produksi pelumas menjadi 300 juta liter per tahun itu, Shell mengoperasikan panel tenaga surya dan sistem pemanenan air hujan untuk mengurangi konsumsi air. (Yoga)


Kenaikan Harga Minyak Dunia Tekan APBN

21 Sep 2023

Imbas dari tren harga minyak dunia yang terus menguat, cepat atau lambat akan tertransmisi ke masyarakat. Respons pemerintah mesti cepat dan proporsional untuk mengantisipasi potensi inflasi dan pelemahan daya beli. Pembengkakan belanja subsidi dan kompensasi energi mau tidak mau terjadi, tetapi risiko dinilai masih terkendali. Dalam APBN 2023, anggaran subsidi energi telah ditetapkan Rp 209,9 triliun, antara lain untuk subsidi BBM dan elpiji 3 kg senilaiRp 139,4 triliun serta subsidi listrik sebesar Rp 70,5 triliun. Alokasi tersebut ditetapkan berdasarkan asumsi harga minyak Indonesia (ICP) di APBN 2023 sebesar 90 USD per barel. Sementara itu, akibat pembatasan produksi minyak oleh negara-negara produsen minyak (OPEC+), harga minyak dunia dalam sebulan terakhir bergerak melampaui asumsi hingga tembus 95 USD per barel.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics andFinance (Indef) Tauhid Ahmad,Rabu (20/9) mengatakan, tren penguatan harga minyak dunia membawa konsekuensi harga keekonomian yang naik untuk seluruh jenis BBM dalam negeri. Agar kenaikan harga minyak dunia itu tidak berdampak lebih lanjut pada pelemahan daya beli masyarakat, pemerintah perlu menambal selisih harga keekonomian melalui APBN. Terlebih, opsi menaikkan harga BBM bersubsidi sulit dilakukan di tengah dinamika tahun politik. ”Konsekuensinya, mau tidak mau akan ada pembengkakan belanja subsidi dan kompensasi energi,” kata Tauhid. Pada penutupan perdagangan, Selasa (19/9), harga minyak dunia telah menyentuh level tertinggi dalam 10 bulan. Harga minyak mentah Brent mencapai 95,96 USD per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menyentuh 93,74 USD per barel. (Yoga)


Terdampak Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah di Sultra Gagal Panen

21 Sep 2023

Sebanyak 2.560 hektar lahan sawah di Sultra terdampak kekeringan panjang. Dari jumlah itu, ratusan hektar lahan mengalami puso dan tidak bisa dipanen. Langkah penanganan yang intensif diperlukan agar dampak tidak semakin meluas. Kadis Pertanian dan Peternakan Sultra La Ode M Rusdin Jaya mengatakan, dampak kekeringan terjadi merata di sejumlah sentra persawahan di wilayah ini. Meski begitu, dua wilayah dengan dampak terbesar terjadi di Bombana dan Kolaka. ”Dari ribuan hektar yang terdampak, ada 824 hektar sawah puso. Wilayah yang mengalami puso ini 90 % terjadi di Bombana dan selebihnya di Kolaka. Daerah lain masih kami pantau karena ribuan hektar terdampak kekeringan,” kata Rusdin, di Kendari, Rabu (20/9). (Yoga)


KERJA KERAS LIFTING MIGAS

21 Sep 2023

Realisasi lifting migas yang tidak kunjung mencapai target, membuat pemerintah harus mencari cara baru untuk mengatasinya. Apalagi, sebelumnya sudah ada beragam ‘pemanis’ mulai dari insentif baik fiskal maupun nonfiskal, hingga iming-iming skema bagi hasil yang lebih menarik bagi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Kini pemerintah pun getol mencari investor swasta untuk mengelola potensi hulu migas nasional guna merealisasikan produksi 1 juta barel per hari (bph) minyak dan 12 miliar kaki kubik per hari (BCFD) gas bumi pada 2030, sekaligus memastikan ketahanan energi nasional. Keterlibatan lebih banyak investor dalam pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) di Tanah Air menjadi keniscayaan dengan tujuan menambah teknologi dan arus modal di sektor tersebut. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan, banyaknya lapangan migas yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero) sebagai badan usaha milik negara atau BUMN tidak menjamin lifting mencapai target. Untuk itu, Presiden Joko Widodo dalam sebuah rapat terbatas menginstruksikan agar potensi migas yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina ditawarkan kembali kepada badan usaha yang mungkin dapat mengelolanya lebih baik.

“Presiden sudah memberi arahan agar peluang-peluang sumur yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina itu agar dibuka untuk umum, supaya segera kita melakukan eksplorasi dalam rangka menaikkan produksi,” katanya dalam the 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas Industry 2023, Rabu (20/9). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan dukungan penuh terhadap KKKS yang ingin berinvestasi untuk mendukung pencapaian target produksi migas pada 2030. Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyebut dukungan fleksibilitas fiskal dari pemerintah turut meningkatkan daya tarik investasi hulu migas di Indonesia. Tahun ini, sektor hulu migas menargetkan investasi sebesar US$15,5 miliar, naik 28% dari investasi tahun lalu, sekaligus lebih tinggi dari pertumbuhan investasi hulu migas global yang berada pada kisaran 6,5%. Di sisi lain, Endro Hartanto, Direktur Utama Pertamina EP Cepu Regional Indonesia Timur Sub-holding Upstream Pertamina, menyebut selama ini capaian lifting migas Pertamina berada dalam tren positif, yakni naik sekitar 6% per tahun.

Cadangan Gula Butuh Modal Rp1,81 T

21 Sep 2023
JAKARTA,ID-Penyelenggaraan Cadangan Gula Konsumsi Pemerintah (CGKP) oleh Holding BUMN Pangan ID- Food membutuhkan modal sedikitnya Rp 1,81 triliun yang setara 144.500 ton gula pasir. Dengan memiliki CGKP yang memadai, pemerintah akan lebih leluasa melakukan intervensi saat harga gula konsumsi melambung tinggi. Penyelenggaraan CGKP merupakan amanat Perpres No, 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Pemerintah telah menugasi ID Food (PT Rajawali Nusantara Indonseia/RNI Persero), menyelenggarakan CGKP atau CPP komoditas gula melalui surat dari Badan Pangan Nasional/National Agency Food (Bapanas/NFA) No.SR-59/MBU/01/2023. Dalam surat-surat itu, terdapat 9 CPP yang harus diselenggarakan ID Food, selain gula konsumsi, ada juga minyak goreng, daging unggas, daging ruminansia, telur unggas, cabai, bawang merah, bawang putih, dan ikan. (Yetede)

Salah Kaprah Pemutihan Sawit di Kawasan Hutan

21 Sep 2023
JAKARTA, Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Komite Pembela Hak Konstitusi mendaftarkan penggugat uji materi atas dua pasal dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif dan Tata Cara Penerimaan negara Bukan Pajak yang Berasal dari Denda Administratif di Bidang Kehutanan. Adapun pasal yang dipersoalkan adalah pasal 3 ayat 1 serta Pasal 4 ayat 2 huruf C angka 4 dan 5. Dua pasal tersebut dianggap menimbulkan ketidakpastian hukum karena adanya pertentangan Undang-Undang Cipta Kerja, UU Penetapan Perpu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, dan Peraturan Pemerintah No.24 Tahun 2021. Direktur Sawit Wacth-salah satu organisasi yang tergabung dalam koalisi tersebut-Achmad Surambo, mengatakan kendati yang digugat adalah dua pasal, secara umum aturan itu bermasalah karena mengedepankan sanksi administratif dan mengabaikan proses penegakan hukum penyelesaian masalah kelapa sawit di kawasan hutan. (Yetede)

Genjot Eksplorasi demi Target Produksi

21 Sep 2023
NUSA DUA — Pemerintah menjanjikan insentif menarik untuk menggenjot minat investasi eksplorasi minyak dan gas. Dengan insentif yang ditawarkan, pemerintah berharap para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) makin gencar melakukan eksplorasi, terlebih produksi migas terus menurun. Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Benny Lubiantara, menuturkan, tak mungkin ada kenaikan produksi tanpa ada temuan cadangan yang besar. Sayangnya, aktivitas mencari cadangan tersebut penuh risiko. Padahal, dari 128 cekungan di dalam negeri, baru 20 cekungan yang sudah berproduksi. Sisanya masih menunggu untuk dieksplorasi. SKK Migas sedang berupaya menarik lebih banyak minat investasi untuk eksplorasi, yang dalam lima tahun terakhir tak pernah menyentuh US$ 1 miliar. Salah satunya dengan mengurangi risiko dari kegiatan tersebut. "Untuk eksplorasi di wilayah kerja baru, kami bisa tawarkan split (skema bagi hasil) sebagus-bagusnya," kata dia di sela acara The International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2023 di Nusa Dua, Bali, kemarin, 20 September 2023. (Yetede)

Pemerintah Bersiap Hadapi Potensi Darurat Beras

20 Sep 2023

Darurat stok dan harga beras berpotensi terjadi. Beberapa indikatornya adalah produksi beras turun, harga gabah dan beras masih tinggi, sumber-sumber utama air irigasi mendekati titik kritis, serta musim tanam I mundur. Pemerintah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Kepala Badpanas (NFA) Arief Prasetyo Adi, Selasa (19/9) mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya meredam kenaikan harga   beras. Stabilisasi harga komoditas itu dilakukan dengan menggelontorkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan pasar-pasar tradisional. Dalam enam hari terakhir, 14-19 September 2023, harga beras medium di PIBC telah turun dari Rp 12.500 per kg menjadi Rp 12.256 per kg. Penambahan CBP di Perum Bulog melalui impor juga akan dipercepat hingga CBP mencapai 1,2 juta ton pada awal 2024.

”Pemerintah siapkan upaya mengatasi kemungkinan terburuk atau di saat harga gabah dan beras masih tinggi. Jika diperlukan, bantuan beras tahap II akan digulirkan demi menambah pasokan beras di PIBC dan pasar tradisional. Gerakan pangan murah juga akan ditingkatkan,” ujarnya di Jakarta. NFA, lanjut Arief, tidak ingin situasi perberasan seperti ini terulang kembali ke depan. Untuk itu, pada tahun depan, Kementan harus meningkatkan produksi beras, sedangkan NFA memperkuat CBP. Berdasarkan pantauan Kompas pada 12-15 September 2023, masih ada tanaman padi di sejumlah titik di Jabar dan Jateng. Harga gabah kering panen (GKP) di daerah-daerah itu, seperti di Sragen dan Demak, Jateng, serta Indramayu dan Cirebon, Jabar, berkisar Rp 7.200-Rp 7.800 per kg. Di Sragen, sejumlah petani yang kehabisan stok gabah bahkan terpaksa membeli beras dengan harga lebih tinggi. Jika semula mereka membeli Rp 10.000 per kg, kini dengan harga Rp 12.000 per kg. Tantangan eksternalnya, penambahan CBP di Bulog juga terhambat karena negara produsen beras menyetop ekspor komoditas itu. (Yoga)