Lingkungan Hidup
( 5820 )KERJA KERAS LIFTING MIGAS
Realisasi lifting migas yang tidak kunjung mencapai target, membuat pemerintah harus mencari cara baru untuk mengatasinya. Apalagi, sebelumnya sudah ada beragam ‘pemanis’ mulai dari insentif baik fiskal maupun nonfiskal, hingga iming-iming skema bagi hasil yang lebih menarik bagi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Kini pemerintah pun getol mencari investor swasta untuk mengelola potensi hulu migas nasional guna merealisasikan produksi 1 juta barel per hari (bph) minyak dan 12 miliar kaki kubik per hari (BCFD) gas bumi pada 2030, sekaligus memastikan ketahanan energi nasional. Keterlibatan lebih banyak investor dalam pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) di Tanah Air menjadi keniscayaan dengan tujuan menambah teknologi dan arus modal di sektor tersebut. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan, banyaknya lapangan migas yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero) sebagai badan usaha milik negara atau BUMN tidak menjamin lifting mencapai target. Untuk itu, Presiden Joko Widodo dalam sebuah rapat terbatas menginstruksikan agar potensi migas yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina ditawarkan kembali kepada badan usaha yang mungkin dapat mengelolanya lebih baik.
“Presiden sudah memberi arahan agar peluang-peluang sumur yang tidak bisa dioptimalkan oleh Pertamina itu agar dibuka untuk umum, supaya segera kita melakukan eksplorasi dalam rangka menaikkan produksi,” katanya dalam the 4th International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas Industry 2023, Rabu (20/9). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan dukungan penuh terhadap KKKS yang ingin berinvestasi untuk mendukung pencapaian target produksi migas pada 2030. Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyebut dukungan fleksibilitas fiskal dari pemerintah turut meningkatkan daya tarik investasi hulu migas di Indonesia. Tahun ini, sektor hulu migas menargetkan investasi sebesar US$15,5 miliar, naik 28% dari investasi tahun lalu, sekaligus lebih tinggi dari pertumbuhan investasi hulu migas global yang berada pada kisaran 6,5%. Di sisi lain, Endro Hartanto, Direktur Utama Pertamina EP Cepu Regional Indonesia Timur Sub-holding Upstream Pertamina, menyebut selama ini capaian lifting migas Pertamina berada dalam tren positif, yakni naik sekitar 6% per tahun.
Cadangan Gula Butuh Modal Rp1,81 T
Salah Kaprah Pemutihan Sawit di Kawasan Hutan
Genjot Eksplorasi demi Target Produksi
Pemerintah Bersiap Hadapi Potensi Darurat Beras
Darurat stok dan harga beras berpotensi terjadi. Beberapa indikatornya adalah produksi beras turun, harga gabah dan beras masih tinggi, sumber-sumber utama air irigasi mendekati titik kritis, serta musim tanam I mundur. Pemerintah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Kepala Badpanas (NFA) Arief Prasetyo Adi, Selasa (19/9) mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya meredam kenaikan harga beras. Stabilisasi harga komoditas itu dilakukan dengan menggelontorkan cadangan beras pemerintah (CBP) ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dan pasar-pasar tradisional. Dalam enam hari terakhir, 14-19 September 2023, harga beras medium di PIBC telah turun dari Rp 12.500 per kg menjadi Rp 12.256 per kg. Penambahan CBP di Perum Bulog melalui impor juga akan dipercepat hingga CBP mencapai 1,2 juta ton pada awal 2024.
”Pemerintah siapkan upaya mengatasi kemungkinan terburuk atau di saat harga gabah dan beras masih tinggi. Jika diperlukan, bantuan beras tahap II akan digulirkan demi menambah pasokan beras di PIBC dan pasar tradisional. Gerakan pangan murah juga akan ditingkatkan,” ujarnya di Jakarta. NFA, lanjut Arief, tidak ingin situasi perberasan seperti ini terulang kembali ke depan. Untuk itu, pada tahun depan, Kementan harus meningkatkan produksi beras, sedangkan NFA memperkuat CBP. Berdasarkan pantauan Kompas pada 12-15 September 2023, masih ada tanaman padi di sejumlah titik di Jabar dan Jateng. Harga gabah kering panen (GKP) di daerah-daerah itu, seperti di Sragen dan Demak, Jateng, serta Indramayu dan Cirebon, Jabar, berkisar Rp 7.200-Rp 7.800 per kg. Di Sragen, sejumlah petani yang kehabisan stok gabah bahkan terpaksa membeli beras dengan harga lebih tinggi. Jika semula mereka membeli Rp 10.000 per kg, kini dengan harga Rp 12.000 per kg. Tantangan eksternalnya, penambahan CBP di Bulog juga terhambat karena negara produsen beras menyetop ekspor komoditas itu. (Yoga)
Waspadai Harga Minyak
Pemerintah dan Badan Anggaran DPR resmi menyepakati RAPBN 2024 untuk disahkan di rapat paripurna pekan ini. Tren pergerakan harga minyak dunia yang belakangan menguat hingga mendekati 95 USD per barel terus dicermati. APBN akan fleksibel mengikuti dinamika perkembangan ekonomi global. Kesepakatan terkait RAPBN 2024 itu dicapai dalam rapat kerja pengambilan keputusan tingkat pertama antara pemerintah dan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (19/9). Berikutnya, RAPBN akan dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan, Kamis (21/9). Dalam tiga pekan terakhir, harga minyak mentah dunia menguat 11 %, mendekati 95 USD per barel akibat keputusan negara-negara pengekspor minyak, seperti Arab Saudi dan Rusia (OPEC+), untuk mengurangi produksi minyak hingga 1,3 juta barel sampai Desember 2023. Pada penutupan perdagangan Senin (18/9), harga minyak mentah Brent naik jadi 94,57 USD per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik menjadi 92,02 USD per barel.
Mengutip Trading Economics, harga minyak mentah dunia diperkirakan menguat hingga tahun depan. Akhir tahun ini, harga minyak mentah Brent diprediksi naik sampai 96,5 USD per barel, dan menguat hingga 104,2 USD per barel tahun depan. Sementara minyak mentah WTI diperkirakan mencapai 93,69 USD per barel pada akhir tahun ini dan menyentuh 101,81 USD per barel tahun depan. Meski demikian, pemerintah dan Badan Anggaran tidak merevisi asumsi makro harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang disepakati 82 USD per barel. Asumsi itu sebelumnya sudah dinaikkan dari usulan awal pemerintah 80 USD per barel. Asumsi lifting minyak juga ditetapkan 635.000 barel per hari, lebih tinggi dari usulan awal 625.000 barel per hari. Menkeu Sri Mulyani mengatakan, proses penyusunan asumsi makro dan postur anggaran di RAPBN 2024 sudah mengikuti dinamika ekonomi global, termasuk pergerakan harga minyak dunia yang akhir-akhir ini menguat signifikan. ”Kita menyusun RAPBN di dalam situasi ekonomi di mana bahkan asumsi-asumsi dasar yang disepakati sekalipun akan terus mengalami perubahan atau dinamika yang tidak mudah untuk kita proyeksikan,” katanya dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR. Meskipun demikian pemerintah akan terus mencermati dinamika perkembangan harga minyak. Sri Mulyani menegaskan, APBN akan tetap antisipatif mengikuti gejolak perekonomian dunia. (YogaAntusias Menyambut Bursa Karbon
Antisipasi Flukfuasi Harga Minyak, Subsidi Energi Ditingkatkan
Subsidi Energi Naik di Tahun Politik
APEX Berupaya Optimalkan Pemakaian Big
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









