;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Ikhtiar Menekan Impor Minyak

18 Sep 2023

JAKARTA — Proyek penambahan kapasitas kilang milik PT Pertamina (Persero) menjadi tumpuan untuk menekan tingginya impor bahan bakar minyak. Namun hingga saat ini, baik proyek revitalisasi kilang atau Refinery Development Master Plan (RDMP) maupun pembangunan kilang baru atau Grass Root Refinery (GRR) tak kunjung rampung.

Rencana penambahan kapasitas kilang Pertamina sudah bergulir sekitar 10 tahun lalu. Pertamina menetapkan target revitalisasi di lima kilang yang berlokasi di Dumai, Riau; Plaju, Sumatera Selatan; Cilacap, Jawa Tengah; Balikpapan, Kalimantan Timur; dan Balongan, Jawa Barat. Dari proyek tersebut, kapasitas pengolahan minyak mentah Pertamina diproyeksikan naik dua kali lipat, dari 820 ribu barel per hari menjadi 1,68 juta barel per hari. RDMP Balongan yang perkembangannya paling melesat. Merujuk pada laporan tahunan Pertamina pada 2022, pengerjaan fase pertama di kilang ini rampung per September 2022. Kapasitas pengolahan yang semula 125 ribu barel per hari naik jadi 150 ribu barel per hari.

Selain itu, baru RDMP Balikpapan yang menunjukkan kemajuan signifikan. Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional Hermansyah Y. Nasroen menyatakan bahwa konstruksi proyek ini sudah mencapai 76,7 persen. "Sebagian besar peralatan besar yang utama saat ini telah terpasang dengan baik dan akan segera diintegrasikan dengan kilang existing," tuturnya kepada Tempo pekan lalu. (Yetede)

INVESTASI MIGAS : Tenggat Rosneft di Kilang Tuban

16 Sep 2023

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan batas waktu keputusan investasi akhir atau final investment decision (FID) proyek strategis nasional (PSN) grass root refinery (GRR) Tuban hingga tahun depan. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan bahwa pihaknya masih memberi tambahan waktu hingga tahun depan setelah tenggat FID proyek pengerjaan kilang baru itu beberapa kali mengalami kemunduran. Proyek kilang senilai US$13,5 miliar setara dengan Rp205,05 triliun itu dikerjakan PT Pertamina (Persero) bersama dengan mitra Rusia mereka, Rosneft Singapore Pte Ltd.Belakangan perusahaan Rusia itu mendapat sanksi dari negara-negara barat menyusul invasi terhadap Ukraina sejak Februari 2022. Sanksi terhadap Rosneft itu menyasar pada akses pendanaan, teknologi hingga jasa kontruksi kilang. Seperti diberitakan sebelumnya, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mengajukan opsi penambahan mitra kerja strategis baru untuk percepatan proyek Grass Root Refi nery Tuban kepada rekanan bisnis mereka, Rosneft Singapore Pte Ltd. Direktur Utama PT KPI Taufik Aditiyawarman mengatakan, pengajuan mitra baru itu dilakukan seiring dengan dampak sanksi dunia barat yang mulai terasa untuk penyelesaian FID salah satu PSN tersebut. FID GRR Tuban ditarget rampung pada triwulan pertama 2024. Dia menegaskan diskusi lebih lanjut soal FID untuk rencana eksekusi proyek masih tetap berlanjut bersama dengan Rosneft di tengah risiko sanksi saat ini.

Beda Pendapat Pengenaan Tarif Impor Hambat Penetapan Tersangka

16 Sep 2023

Sejak Mei 2023 hingga kini Kejaksaan Agung belum juga menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi impor emas 2010-2022 meski status perkara itu telah ditingkatkan menjadi penyidikan. Kejagung mengaku penetapan tersangka masih terkendala karena adanya perbedaan pandangan tentang pengenaan tarif terhadap barang impor oleh pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. Ada yang menyatakan pemberian kode HS terhadap impor emas sudah sesuai kualifikasi dari ketentuan kepabeanan dan bukan tindak pidana. Di sisi lain, ada yang berpandangan sebaliknya. Ahli perpajakan mengungkapkan, pada beberapa kasus memang terjadi kongkalikong antara importir dan petugas. Tujuannya agar importir tidak membayar bea masuk atau membayar sesedikit mungkin sehingga dia menawarkan uang kepada petugas.

Sejauh ini, pada kasus komoditas emas periode 2010-2022, Kejagung menemukan adanya dugaan bahwa impor emas dilakukan tidak sebagaimana mestinya sehingga diduga menimbulkan kerugian keuangan negara. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, Jumat (15/9) mengatakan, sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan dan belum menetapkan tersangka. Menurut Febrie, penyidik masih mendudukkan kasus tersebut di antara UU tentang Kepabeanan dengan UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi. Menurut Febrie, penyidik terkendala karena masih adanya perbedaan pandangan tentang pengenaan tarif terhadap barang impor oleh pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. Sebab, ada yang menyatakan bahwa pemberian kode HS terhadap impor emas tersebut sudah sesuai kualifikasi dari ketentuan kepabeanan dan bukan tindak pidana. Di sisi lain, ada yang berpandangan sebaliknya. ”Bukti awal ada, tetapi untuk menentukan kasus ini riil tindak pidana korupsi, penyelenggara negara harus terlibat. Nah, itu yang belum. Masih dicari itu siapa,” ujar Febrie. (Yoga)


Menjaga Harga Beras

16 Sep 2023

Kekeringan berisiko menekan produksi beras. Ancaman kenaikan harga belum berakhir. Di sisi lain, petani layak menikmati kenaikan harga yang wajar. Dalam sepekan terakhir, Presiden Jokowi mengunjungi sejumlah gudang Perum Bulog dan pasar, mengecek ketersediaan beras, memantau harga bahan pangan, dan menyerahkan beras bantuan pangan kepada keluarga penerima manfaat. Presiden juga menginstruksikan Perum Bulog untuk gencar operasi pasar agar harga beras di tingkat konsumen turun. Beras bantuan, masing-masing 10 kg per bulan, dibagikan kepada 21,3 juta keluarga penerima manfaat. Bantuan pangan yang diberikan pada September, Oktober, dan November 2023 itu diharapkan jadi bantalan bagi masyarakat miskin saat harga beras naik. Data BPS menunjukkan, pada Agustus 2023, inflasi tahunan 3,27 %. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menyumbang 0,92 % secara tahunan, dengan sumbangan beras 0,41 %.

Inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu ini ditanggung konsumen. Begitu pula konsumen beras, menghadapi kenaikan harga beras. Berdasarkan data Organisasi Pangan Dunia (FAO), indeks harga beras menyentuh 142,4 poin pada Agustus 2023 atau tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Menurut BPS, selama Agustus 2023, rata-rata harga gabah kering  panen di tingkat petani Rp 5.833 per kg atau naik 3,62 % secara bulanan. Sementara, harga di tingkat penggilingan Rp 5.979 per kg atau naik 3,74 % secara bulanan. Adapun nilai tukar petani (NTP) pada Agustus 2023 sebesar 111,85, naik 1,09 % dibandingkan dengan Juli 2023. Angka di atas 100 menunjukkan indeks harga yang diterima petani lebih besar daripada indeks harga yang dibayar petani. Semakin tinggi NTP, petani semakin sejahtera. (Yoga)


Harga Karet Pasar Lelang Petani Meningkat

16 Sep 2023

Harga karet pada lelang karet kelompok tani di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terus membaik. Sekretaris Gapkindo Sumut Edy Irwansyah, Jumat (15/9/2023), mengatakan, pada lelang yang telah digelar tiga kali per dua minggu itu, harga getah karet terjual berturut-turut Rp 9.230 per kg, Rp 9.650 per kg, dan Rp 10.852 per kg. Harga di luar sekitar Rp 7.500 per kg. ”Lelang sangat membantu petani,” ucap Edy. (Yoga)

Jokowi: Perlu Inovasi Agar Indonesia jadi Lumbung Pangan

16 Sep 2023

JAKARTA,ID-Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia tidak perlu takut dan khawatir dengan krisis pangan global. Krisis tersebut justru kesempatan bagi RI untuk mencipatkan lumbung pangan dunia melalui berbagai inovasi di luar nalar masyarakat, di antaranya menciptakan variates padi dengan produktivitas 10-12 ton per hektare (ha) atau lebih. Dengan disampaikan Presiden Jokowi saat berpidato pada Dies Natalis ke-60 IPB University yang dipantau dari dari kanal media sosial Sekertariat Presiden, Jumat (15/09/2023). Kepala  Negara menjelaskan, dalam menghadapi tantangan kedepan, berupa krisis energi, pangan, dan ekonomi, Indonesia tidak perlu takut dan khawatir. Tantangan tersebut justru bisa diubah  menjadi sebuah peluang bagi Indonesia. "Untuk menghadapi krisis pangan misalanya, kita perlu inovasi besar-besaran yang bisa menjadi terobosan atau langkah  besar kita kedepan. Menjadikan masalah pangan dunia  sebuah peluang bagi Indonesia untuk menjadi lumbung pangan. Ada kesulitan, ada krisis, tapi itu bisa jadi sebuah peluang, kesempatan, agar nantinya justru meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan kita," papar Presiden Jokowi. (Yetede)

Waswas Efek Naiknya Harga Gas

16 Sep 2023

JAKARTA — Sejumlah industri waswas menghadapi rencana kenaikan harga gas dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Biaya produksi yang membengkak bakal mengurangi daya saing mereka. Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB), Yustinus Gunawan, menuturkan kenaikan harga di tengah proses pemulihan ekonomi mengancam industri pengguna gas. Biaya gas berkontribusi 15-50 persen pada ongkos produksi. Tambahan biaya yang harus dirogoh para pelaku usaha pada akhirnya bakal ditransmisikan ke penjual.  Yustinus menyatakan kenaikan harga produk akan menurunkan daya saing mereka. Efeknya, penjualan menurun, utilisasi pabrik merosot, hingga kemudian berpengaruh pada serapan tenaga kerja. "Kenaikan harga akan memicu deindustrialisasi," katanya kepada Tempo, kemarin. Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiono, pun satu suara soal risiko deindustrialisasi. Dalam kasusnya, biaya produksi terbesar berasal dari bahan baku yang mayoritas impor. Kontributor terbesar kedua adalah energi. Fajar khawatir industri semakin tak bisa bersaing dengan kenaikan harga gas. Menurut dia, kondisi pasar global maupun domestik saat ini sedang tidak baik. Persaingan semakin ketat karena ekonomi Cina melemah dan mempengaruhi daya saing. Kondisi tersebut membuat Indonesia menjadi sasaran empuk untuk impor bahan baku hingga produk olefin, aromatik, serta plastik. "Cina juga bahan bakunya dapat harga murah dari Rusia sehingga dia bisa dengan mudah menghajar barang di sini," tuturnya. (Yetede)

Presiden Instruksikan Bulog Operasi Pasar

15 Sep 2023

Presiden Jokowi menginstruksikan Perum Bulog menggencarkan operasi pasar. Operasi pasar ini mencakup ritel hingga grosir. ”Saya sudah perintah kepada Ka Bulog untuk mengoperasi pasar tidak hanya di ritel, tidak hanya di grosir, Cipinang, semuanya. Minta berapa pun beri, tapi bayar,” ujar Presiden menjawab pertanyaan wartawan seusai meninjau Gudang Bulog Purwosari, Karawang, Jabar, Kamis (14/9). Sebelumnya, Presiden meninjau harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Johar, Karawang.

Presiden mendapati harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Johar mulai  turun, kecuali beras. ”Tadi kami cek semuanya baik, hanya satu, (yaitu) beras, yang belum turun (harganya),” kata Presiden. Salah seorang pedagang beras di Pasar Johar, Halid Hamzah, mengatakan, hingga Kamis harga beras terus naik. Harga beras rata-rata naik hingga Rp 2.000 per kg, ”Kenaikannya itu per kg Rp 2.000, sih. Yang mulanya paling murah itu Rp 10.000 (naik) ke Rp 12.000-Rp 12.500. Ada lonjakan Rp 2.000 per kg,” katanya. (Yoga)


Artisan Dongkrak Serapan Biji Kakao Lokal

15 Sep 2023

Serapan biji kakao lokal untuk kebutuhan dalam negeri membaik. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika dalam International Cocoa Conference ke-8 di Bali, Kamis (14/9/2023), mengatakan, pada 2021, sebanyak 63 persen bahan baku dipenuhi dari impor. Pada 2022, seiring berkembangnya pelaku artisan, bahan baku lokal yang terserap 45 persen dan impor 55 persen. (Yoga)

Hilirisasi Batu Bara Jadi target Ekpansi Bumi Resources

15 Sep 2023

JAKARTA,ID-PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengungkapkan, hilirisasi industri batu bara menjadi agenda utama perseroan dalam mendukung target dekarbonisasi Indonesia. Hal ini juga menjadi salah satu persyaratan perpanjangan salah satu persyaratan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP). Dalam riset CSLA Sekuritas, BUMI menyampaikan peta jalan (roadmap) ekspansi yang akan dilakukan beberapa waktu ke depan. Pertama, perseroan sedang menjajaki potensi hilirisasi  batu bara menjadi amonia dengan menggandeng investor strategis. "Pasalnya, biaya menjadi salah satu tantangan tertinggi dalam aksi ini," jelas manajemen BUMI dalam riset CLSA yang dikutip Kamis (14/9/2023). Selain itu, BUMI juga berencana melakukan diverifikasi ke industri mineral bersama dengan anak usahanya, PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS) yang bergelut dalam bidang pertambangan emas dan mineral lainnya. Tak berhenti  sampai di situ, perseroan juga mengungkapkan penjajakan energi terbarukan, salah satunya dengan menggunakan panel surya sebagai sumber energi listrik. (Yetede)