Lingkungan Hidup
( 5781 )Susah Payah Tekan Harga Beras
JAKARTA - Guyuran bantuan sosial pangan berupa beras kepada lebih dari 21 juta keluarga penerima manfaat dalam tiga bulan ke depan diragukan bisa meredam lonjakan harga beras di pasar. Tanpa upaya menggerojok pasokan ke pasar, harga beras diperkirakan bisa terbang bebas. “Ini memang salah satu opsi untuk menenangkan publik, tapi belum tentu ampuh menurunkan harga beras,” kata Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri, kepada Tempo, kemarin, 11 September 2023. Ia mengatakan, hingga saat ini, beras dari penggilingan masih dibanderol tinggi. Karena itu, harga komoditas tersebut di pasar terus menanjak. Menurut Mansuri, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sosial untuk mengendalikan harga beras. Solusi menekan harga adalah segera mengguyur pasokan ke pasar.
“Bansos untuk menaikkan ketenangan publik, meredakan kekhawatiran,” kata Mansuri. “Tapi faktor dominan dalam menurunkan harga pangan adalah barang harus banyak di pasar.” Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, Mujiburrohman, juga sepakat bantuan sosial tak bisa meredam kenaikan harga dan membuat harga beras mencapai keseimbangan baru. “Kecuali produksi beras melimpah,” kata dia. Mujib memperkirakan harga beras medium bisa mencapai Rp 14 ribu per kilogram apabila tren kenaikan harga tak berhenti. (Yetede)
Komitmen Investasi Jumbo di Industri Nikel
DALAM satu tahun ini, Chief Executive Officer Vale Base Metals, Deshnee Naidoo, sudah lima kali menyambangi Indonesia. Ia mengatakan saat ini ada empat proyek yang digarap perusahaannya. Keempat proyek itu adalah tiga proyek nikel di Sulawesi yang dikerjakan PT Vale Indonesia Tbk serta proyek tembaga di Nusa Tenggara Timur yang digarap PT Sumbawa Timur Mining.
Khusus proyek nikel, Deshnee mengatakan perusahaannya berkomitmen menggelontorkan investasi sekitar US$ 9 miliar (sekitar Rp 138,4 triliun) dalam lima hingga delapan tahun ke depan. Investasi tersebut akan digunakan untuk memulai penambangan serta membuat fasilitas pengolahan nikel di sejumlah lokasi. Dalam sebuah forum di Jakarta yang dihadiri jurnalis Tempo, Caesar Akbar, pada Jumat lalu, 8 September 2023, Deshnee menceritakan berbagai rencana dan tantangan dalam berinvestasi di Indonesia. Berikut ini adalah petikan diskusinya.
Bagaimana komitmen Vale Base Metals untuk berinvestasi di Indonesia?
Ada tiga proyek besar yang kami kerjakan saat ini. Pertama adalah proyek Bahodopi di Sambalagi dan Morowali. Di sana, kami menyiapkan US$ 2,6 miliar untuk operasi feronikel. Kami akan menambang dan membangun pabrik berupa rotary kiln electric furnace (RKEF). Kami sudah menyetujui proyek ini pada Juli tahun lalu dan untuk tahun ini saja kami akan menghabiskan sekitar US$ 100 juta untuk pertambangan. (Yetede)
Kelas Bawah Tanggung Kenaikan Harga Beras Terbesar
Harga beras terus melambung. Masyarakat berpenghasilan rendah atau kelas bawah menanggung kenaikan harga beras terbesar. Untuk itu, pemerintah diharapkan fokus mendistribusikan beras bagi masyarakat kelas bawah dan memastikan kelancaran distribusi ke daerah-daerah yang harga berasnya tinggi. Berdasarkan data Panel Harga Pangan BPN (NFA), per 10 September 2023, harga rata-rata Nasional beras medium di tingkat eceran Rp 12.700 per kg. Harga beras tersebut naik 6,09 % secara bulanan dan 15,98 % secara tahunan. Harga komoditas itu juga sudah di atas harga eceran tertinggi Rp 10.900 per kg. Peneliti Pusat Pangan, Energi, dan Pembangunan Berkelanjutan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rusli Abdullah, Minggu (10/9) mengatakan, selama 21 bulan terakhir, awal Januari 2022-8 September 2023, harga beras medium di pasar tradisional atau rakyat lebih rendah dibandingkan di pasar ritel modern. Namun, kenaikan harga beras di pasar rakyat justru lebih tinggi dibandingkan di pasar modern.
Dalam periode itu, kenaikan harga beras di pasar rakyat sebesar Rp 2.250 per kg atau sekitar 19,15 %, sedangkan di pasar modern Rp 1.150 per kg atau 9,55 %. Kenaikan harga beras yang lebih tinggi di pasar rakyat itu membuat perbedaan atau selisih harga beras di kedua jenis pasar tersebut mengecil, yakni dari Rp 1.700 per kg pada 3 Januari 2022 menjadi Rp 600 per kg pada 8 September 2023. ”Hal itu menunjukkan kelas menengah bawah menanggung dampak lebih besar dari kenaikan harga beras dibandingkan kelas menengah atas. Kelas bawah yang biasa membeli beras medium di pasar rakyat menanggung kenaikan harga beras lebih tinggi dari kelas menengah atas yang membeli beras di pasar modern,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta. (Yoga)
Awas soal Potensi Gejolak Beras
Harga rata-rata bulanan gabah dan beras nasional menggapai rekor tertinggi baru dalam kurun 15 tahun terakhir. Indeks harga beras dunia pada Agustus 2023 juga menyentuh titik tertinggi dalam kurun yang sama. Selain faktor iklim, dinamika perdagangan di tingkat global dinilai berperan mendongkrak harga. Kini, negara-negara importir berebut sisa beras yang dapat dikapalkan melintasi negara. Harga beras di negara-negara pengekspor utama, termasuk Thailand dan Vietnam, menurut laporan Reuters, telah naik 20 % sejak India mengumumkan larangan ekspor beberapa jenis beras produksinya pada 20 Juli 2023. Kebijakan dari negara pengekspor beras terbesar dunia itu memperketat pasokan beras global.
Departemen Pertanian AS (USDA) pada Proyeksi Beras edisi Agustus 2023 memperkirakan, perdagangan beras global untuk tahun kaender 2023 dan 2024 turun secara tajam pada bulan lalu. Hal itu merupakan respons atas larangan ekspor beras non-basmati dan non-pratanak (parboiled) oleh India. Akibatnya, ada pembelian yang mendesak oleh beberapa importir dan peningkatan harga beras dengan cepat di Asia. Laporan itu menyebut harga perdagangan di Asia naik tajam sebulan terakhir. Tahun depan, ekspor beras global diperkirakan turun 3,4 juta ton menjadi 52,9 juta ton. Khusus ekspor beras dari India diperkirakan turun 4 juta ton menjadi 19 juta ton.
Sayangnya, produksi padi di dalam negeri tahun ini juga terganggu oleh situasi iklim. Kementan memperkirakan, kekeringan akibat fenomena El Nino bisa membuat Indonesia kehilangan produksi beras 380.000 ton hingga 1,2 juta ton tahun ini, bergantung tingkat keparahan paparannya. Kenaikan harga beras tentu bukan perkara sepele, terutama bagi warga menengah bawah yang sebagian besar penghasilannya harus dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Situasi itu menjadi ujian berat bagi pemerintah untuk memastikan stok mencukupi kebutuhan dan warga miskin tetap bisa mengakses pangan pokok dengan harga terjangkau. Terlebih pada periode akhir tahun hingga awal tahun yang biasanya merupakan siklus paceklik. (Yoga)
Ketergantungan pada Impor Perlu Dikurangi
Indonesia kian penting untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak mentah ataupun BBM. Salah satunya dengan mengoptimalkan pemanfaatan bahan bakar nabati. Pasalnya, saat ini harga minyak mentah sudah menyentuh level 90 USD per barel atau yang tertinggi sejak November 2022. Kenaikan harga minyak mentah dunia itu menjadi alarm bagi Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak mentah dan BBM. Dari total konsumsi BBM nasional, sebanyak 60 % dipenuhi lewat impor dalam bentuk minyak mentah ataupun bahan bakar. Padahal, kebutuhan akan energi (BBM) di Indonesia terus meningkat.
”Tentu akan ada koreksi harga (BBM eceran) akibat hal tersebut. Sebagai antisipasi, Indonesia perlu mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak. Program biofuel (bahan bakar nabati) seperti biodiesel dan bioetanol dapat mendukung haltersebut secara jangka panjang,” ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Daymas Arangga saat dihubungi di Jakarta, Minggu (10/9). Dalam mengoptimalkan pemanfaatan BBM, untuk gasoil, saat ini solar B35 atau pencampuran solar murni dengan biodiesel sebanyak 35 % sudah diterapkan di tingkat nasional. Sementara pencampuran gasolin (bensin) dengan bioetanol 5 % (E5) sudah diperkenalkan ke pelanggan, tetapi baru tersedia di 17 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta dan Surabaya, Jawa Timur. (Yoga)
Nestapa Petani Jateng Dililit Kekeringan
Selama beberapa waktu terakhir, Widodo (52) harus mendatangi dua mata air dan satu sumur desa setiap hari. Hal itu dia lakukan untuk mencari air guna mengairi sawahnya yang berlokasi di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jateng. ”Saya harus mencari air dari mana saja karena sawah saya sudah pecah-pecah dan kering. Padahal, padi di sawah itu akan panen minggu ini,” kata Widodo, Kamis (7/9). Luas area tanaman padi Widodo itu 1.000 meter persegi. Dari tiga sumber air di sekitar lahannya, ada satu mata air yang telah mengering selama sebulan terakhir. Sementara itu, masih ada satu mata air yang selalu mengalirkan air. Namun, pasokan air dari mata air tersebut tidak mencukupi.
Apalagi, Widodo juga harus berbagi dengan petani lain. dari sumur desa. Pasokan air dari sumur desa berkedalaman 12 meter juga tidak bisa diandalkan. Ketika sumur terlihat mengering, Widodo harus menunggu hingga ketinggian air naik. Dia mesti telaten menengok kondisi air di dalam sumur. Selain padi, Widodo juga masih merawat 250 tanaman pepaya yang ditanamnya sekitar sebulan lalu. Masalahnya, di sekitar lahan pepaya itu tidak ada sumber air yang bias diandalkan untuk pengairan. Sekretaris Desa Deyangan Ahmad Fauzi Farkhan mengatakan, total luas lahan pertanian di desa itu 200 hektar. Memasuki musim kemarau, aliran air irigasi sudah diatur bergiliran sehingga Desa Deyangan hanya mendapat pasokan air seminggu sekali, sehingga 40 % lahan terpaksa dibiarkan menganggur. (Yoga)
Sawah di Denpasar Hasilkan 2.717 Ton Gabah
Di tengah ancaman kemarau dan dampak El Nino, sawah di Kota Denpasar, Bali, diperkirakan masih mampu menghasilkan 2.717,99 ton gabah pada musim panen September 2023. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar I Gusti Ayu Ari Puspayeni, Sabtu (9/9/2023), mengatakan, jenis padi yang umum dibudidayakan petani di Kota Denpasar adalah padi Ciherang, Pandan Wangi, dan Inpari 32. (Yoga)
Polusi
Semua orang sepakat bahwa dampak buruk polusi udara di Jakarta dan sekitarnya berbahaya untuk kesehatan. Polusi bisa membuat orang batuk, seperti yang dialami Presiden Joko Widodo menjelang perayaan Hari Kemerdekaan bulan lalu. Polusi juga menyebabkan angka pasien gangguan pernapasan akut yang tercatat di rumah-rumah sakit melonjak. Predikat Jakarta sebagai kota dengan udara terburuk di dunia pun bukan promosi yang baik. Namun ada yang tidak disepakati secara bulat, apa sebenarnya penyebab buruknya udara di Jakarta itu?
Tudingan tertinggi tertuju pada banyaknya kendaraan bermotor yang berseliweran di jalanan. Sektor transportasi ini menyumbang polusi terbesar dan hal itu diungkapkan dengan data yang jelas oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dalam rapat terbatas kabinet di Istana Negara. Lalu solusinya adalah membatasi jumlah kendaraan bermotor. Masyarakat, khususnya pegawai negeri, diminta bekerja dari rumah. Langkah selanjutnya adalah penerapan aturan ganjil-genap, uji emisi kendaraan bermotor, dan wacana kembali satu mobil dengan empat penumpang, lebih ketat dari kebijakan three in one pada masa lalu.
Tapi udara tetap saja kotor. Pasti ada penyebab lainnya. Tudingan pun mengarah ke wilayah industri, pabrik yang melontarkan asap tebal ke udara. Bahkan PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) yang berbasis batu bara dituding sebagai biang keladi. Lalu dicobalah penurunan kapasitas produksi PLTU yang ada. Udara tetap saja kotor. Dan muncul bantahan, PLTU itu, termasuk PLTU Suralaya di Cilegon, tak membawa asap kotor ke Jakarta. Angin menerbangkan asap itu ke Selat Sunda. (Yetede)
Kenaikan Harga Beras Operasi Pasar Picu Inflasi
Pemerintah meningkatkan harga beras operasi pasar dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP. Kenaikan harga beras tersebut berpotensi memicu inflasi. Berdasarkan pengamatan Badan Pangan Nasional (NFA) dan Perum Bulog di salah satu gerai ritel modern di Jakarta, pada akhir Agustus 2023, harga beras SPHP yang tertera Rp 47.250 per kemasan seberat 5 kg. Angka tersebut setara dengan Rp 9.450 per kg.
Pada Jumat (8/9) dalam peninjauan NFA dan Bulog,harga yang tertera di ritel modern naik menjadi Rp 54.500 untuk produk yang sama atau setara dengan Rp 10.900 per kg. Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengonfirmasi kenaikan harga beras SPHP kemasan 5 kg sebagai bentuk penyesuaian peningkatan yang diatur lewat Peraturan NFA No 6 Tahun 2023 tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras. Aturan itu diundangkan pada 24 Maret 2023. (Yoga)
Produk Unggulan Daerah Harus Masuk Rantai Pasok Global
JAKARTA,ID-Pemerintah menekankan pentingnya setiap daerah untuk mengembangkan produk unggulan hingga mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri regional dan global. Oleh karena itu, kepala daerah harus membenahi ekosistem usaha di daerahnya mulai dari kemudahan akses pembiayaan, standarisasi produk, teknologi modern, hingga akses pasar. Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada pembukaan acara Kirab Kebangsaan dan Bazar UMKM dalam rangka Haul habis Umar bin Thoha bin Yahya, di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (8/9/2023) "Jangan sekedar memproduksi untuk konsumsi lokal. Kita sudah menjadi bagian dari rantai pasok pangan dunia, dan salah satu pusat pangan di Indonesia adalah Indramayu," kata teten dalam pernyataan resmi yang diterima pada Jumat (8/9/2023). Selain komoditas beras Teten juga melihat ada potensi besar lainnya di Indramayu yang bisa dikembangkan. "Ada mangga gedong Gincu yang ternyata sangat disukai masyarakat di Jepang," imbuh teten. Selain itu, ada potensi rumput laut yang sangat besar untuk dikembangkan, disamping tambak udang dan ikan. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









