Genjot Eksplorasi demi Target Produksi
NUSA DUA — Pemerintah menjanjikan insentif menarik untuk menggenjot minat investasi eksplorasi minyak dan gas. Dengan insentif yang ditawarkan, pemerintah berharap para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) makin gencar melakukan eksplorasi, terlebih produksi migas terus menurun. Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Benny Lubiantara, menuturkan, tak mungkin ada kenaikan produksi tanpa ada temuan cadangan yang besar. Sayangnya, aktivitas mencari cadangan tersebut penuh risiko. Padahal, dari 128 cekungan di dalam negeri, baru 20 cekungan yang sudah berproduksi. Sisanya masih menunggu untuk dieksplorasi. SKK Migas sedang berupaya menarik lebih banyak minat investasi untuk eksplorasi, yang dalam lima tahun terakhir tak pernah menyentuh US$ 1 miliar. Salah satunya dengan mengurangi risiko dari kegiatan tersebut. "Untuk eksplorasi di wilayah kerja baru, kami bisa tawarkan split (skema bagi hasil) sebagus-bagusnya," kata dia di sela acara The International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2023 di Nusa Dua, Bali, kemarin, 20 September 2023. (Yetede)
Tags :
#MigasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023