;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Capai Rekor, Batubara Indonesia Kuasai Dunia

15 Nov 2023

Laju ekspor batubara Indonesia menjulang. Ini nampak dari data Kpler, perusahaan data dan analisis global. Kpler menempatkan Indonesia sebagai penguasa ekspor komoditas emas hitam di dunia. Merujuk analisis data logistik pengapalan, Kpler melaporkan, volume ekspor batubara Indonesia tembus 413 juta ton per Oktober 2023. Volume ekspor itu mengalami lonjakan 11,5% dari periode sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy) yang sebesar 371,08 juta metrik ton. engan volume ekspor terbesar di dunia, Indonesia kini menguasai 50% pasar ekspor batubara dunia. Menurut Kpler, ada tiga negara utama yang menjadi negara tujuan ekspor batubara Indonesia. Yakni, China sebesar 183 juta ton, India 82 juta ton dan Filipina 30 juta ton. Data yang dirilis Kpler ini cukup mengejutkan di tengah tren penurunan harga batubara di pasar ekspor. Ditambah lagi, data yang mereka rilis terpaut jauh dari data ekspor versi Kementerian ESDM. Merujuk data Minerba One Data Indonesia (MODI) ESDM, ekspor batubara Indonesia sampai Oktober 2023 hanya 323,12 juta ton. Artinya, ada selisih 89,88 juta ton dari data yang dilansir Kpler. Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi berpendapat, selisih data ekspor antara Pemerintah RI dengan Kpler mengindikasikan adanya praktik ekspor ilegal batubara Indonesia ke sejumlah negara tujuan ekspor. Menurut Fahmy, peluang itu sangat mungkin terjadi karena sudah menjadi praktik yang kerap ditemukan di industri pertambangan Indonesia. Baru-baru ini, misalnya, ramai kasus tentang dugaan ekspor ilegal bijih nikel. Bahkan, dugaan ekspor ilegal batubara sendiri sudah kerap mengemuka. Menurut Fahmy, salah satu pemicunya tak lain adalah selisih harga batubara di pasar global dengan pasar dalam negeri yang terpaut jauh. Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto juga mempertanyakan adanya perbedaan data ini. "Ini menjadi indikasi awal untuk ditelusuri, jangan-jangan ekspor ilegal di luar RKAB," tegas Mulyanto ke KONTAN, Selasa (14/11). Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengakui, permintaan ekspor batubara memang meningkat, khususnya dari China dan India. Namun, ia mengaku tak memahami adanya selisih data cukup jauh antara Kpler dan pemerintah. Saat dikonfirmasi, Dirjen Bea dan Cukai, Kementrian Keuangan Askolani menegaskan, perbedaan data itu tak bisa diperbandingkan.

PENAMBAHAN CADANGAN MINERAL : AKSI BERBURU EMAS DI PERUT BUMI PERTIWI

15 Nov 2023

Potensi sumber daya emas Indonesia memang masih melimpah. Sejumlah eksplorasi di berbagai daerah menunjukkan hasil yang cukup positif. Tak ayal, para penambang terus aktif melakukan aksi berburu emas di berbagai wilayah. Terbaru, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan eksplorasi di wilayah kerjanya.Sepanjang tiga tahun terakhir, NHM berhasil meningkatkan jumlah cadangan emas mencapai 1,4 juta Oz emas, sedangkan jumlah sumber daya emas mencapai 2,3 juta Oz. Estimasi nilai dari sumber daya dan cadangan itu mencapai lebih dari US$4,1 miliar.Perseroan memandang bahwa keberhasilan ini tak lepas dari alokasi modal kerja dan biaya eksplorasi selama 3 tahun terakhir dari pemegang saham pengendali NHM, yakni PT Indotan Halmahera Bangkit (IHB), yang mengakuisisi kepemilikan saham NHM pada awal 2020. Kesuksesan eksplorasi itu diproyeksi memperpanjang umur tambang NHM selama lebih dari 10 tahun ke depan. Langkah ini sekaligus makin mengukuhkan NHM sebagai pemain kunci dalam industri pertambangan emas nasional. “Kami sangat bangga dengan keberhasilan kegiatan eksplorasi ini. Pencapaian ini adalah bukti komitmen NHM dan pemegang saham untuk terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan,” kata Wakil Direktur Utama NHM Amiruddin Hasyim, dalam keterangan resminya, Selasa (14/11).Dia memandang bahwa dengan keberhasilan eksplorasi tersebut, maka kinerja operasional, produksi, dan keuangan perusahaan ke depan dapat secara bertahap terus membaik dan meningkat. Selain itu, dia menjelaskan bahwa pencapaian NHM dalam menambah cadangan emas ini tidak hanya mencerminkan keahlian teknis dan manajerial perusahaan, tetapi juga menegaskan komitmen NHM dalam menjaga praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Perusahaan, imbuhnya, terus memprioritaskan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan karyawan, serta berusaha untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat setempat melalui program-program berkelanjutan. Executive Chairman Sihayo Gold Limited Colin Moorhead mengungkapkan bahwa selama kuartal yang berakhir September 2023, pihaknya terus berupaya melakukan konsolidasi dan melanjutkan hasil yang kuat dari pengeboran di bawah lubang awal yang ditetapkan saat ini di Sihayo. Oleh karena itu, imbuhnya, guna mengantisipasi hasil positif dari kedua skenario tersebut, perencanaan pengeboran tambahan, dan pekerjaan lain yang diperlukan untuk menjadikan skenario tersebut memenuhi standar pra studi kelayakan. Sihayo Gold juga telah mencapai kesepakatan dengan pemegang saham terbesarnya, Provident Minerals Pte Ltd dan/atau anak perusahaannya, untuk pinjaman modal kerja sebesar US$3,9 juta untuk durasi hingga 12 bulan. Chief Executive Officer Asiamet Resources Darryn McClelland mengungkapkan bahwa pakar teknis yang ditunjuk telah menyelesaikan tinjauan teknis mereka terhadap pemutakhiran Studi Kelayakan tembaga Beruang Kanan Main (BKM).

Masih Hasilkan Polusi, Penggunaan Scrubber pada PLTU Dipertanyakan

15 Nov 2023
JAKARTA,ID-Pembangkit Listrik tenaga uap (PLTU)  dengan tenaga batu bara menjadi salah satu penyumbang  polusi udara terbesar selain asap kendaraan bermotor. Hal tersebut sejatinya bisa diminimalisasi dengan penggunaan alat sistem udara untuk mengendalikan pencemaran udara atau disebut scrubber yang wajib dipasang pada industri  sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Direktur Eksekutif Intitute for Essential Service Reform (IESR) Fabby Tumiwa menjelaskan bahwa PLTU menyumbang emisi gas rumah kaca  yang mengandung karbon dioksida (CO2) dan sejumlah gas polutan diantaranya sulfur Oksida (Sox), nitrogen oksida (NOx) hingga Particulate Matters 2,5 (PM2,5) atau partikel udara yang berukuran kecil yang dapat masuk ke aliran darah manusia. "Bahwa benar PLTU itu mengeluarkan  namanya gas emisi rumah kaca CO2 tapi juga polutan. Polutan itu ada gas-gas SOX, NOX, dan Particulate Matter itu karena bisa masuk ke dalam aliran darah manusia," jelas fabby. (Yetede) 

Medco Energi Raih Pinjaman Jumbo Rp 7,5 Triliun

15 Nov 2023
Jakarta,ID-PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) meraih pinjaman sebesar US$ 480,1 juta atau ekuivalen dengan Rp 7,5 triliun untuk mendanai sejumlah aksi korporasi perseroan. Pinjaman yang diberikan oleh Medco Energi Global Pte Ltd (MEG) tersebut, merupakan hasil penerbitan surat utang senior (senior notes) senilai US$ 500 juta pada bulan lalu. Manajemen Medco Energi dalam keterangan resminya di jakarta (15/11/2023) menyebutkan, MEG adalah anak usaha langsung Medco Energi melalui Medco Starit Service Pte Ltd (MMT) yang merupakan anak usaha Medco Energi dengan kepemilikan tidak langsung melalui MSS. "Tujuan dari perjanjian pinjaman MEDC-MEG dan perjanjian pinjaman MEG-MMT adalah untuk mengalirkan  dana yang diterima dari surat utang 2029 untuk kebutuhan masing-masing perusahaan," tulis manajemen MEDC. Kedua transaksi tersebut mesing-masing mencerminkan 25,66% dari nilai ekuitas perseroan, dan merupakan bagian dari transaksi afiliasi. Karena baik MMT maupun MSS sama-sama perusahaan terkendali perseroan. (Yetede)

Pertamina Jalin Sinergi Terkait Injeksi Karbon

15 Nov 2023
Pertamina menjalin kerja sama dengan perusahaan minyak  dan gas bumi global, yakni Chevron dan Exxon Mobil, dalam mengembangkan teknologi penangkapan, penyimpanan, dan pemanfaatan karbon atau CCS/CCUS. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan resmi, Selasa (14/11/2023), mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh dalam pengembangan bisnis rendah karbon melalui proyek CCS/CCUS. (Yoga)

Pertamina Jalin Kerja Sama dengan Sinopec

14 Nov 2023
JAKARTA,ID-PT Pertamina (Persero) memperluas kerja sama bisnisnya dengan Sinopec, perusahaan energi milik negara China, untuk mempercepat komitmen transisi energi dan meningkatkan peluang pengembangan  bisnis global. Langkah ini ditandai dengan  penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) antara Direktur Utama Pertamina  Nicke  Widyawati, dan Ma Yongsheng, Ketua Sinopec Group di Shanghai, Tiongkok pekan lalu. MoU antara kedua badan usaha milik negara dari Indonesia dan Tiongkok meliputi berbagai kegiatan bisnis, mulai dari hulu, hilir, energi terbarukan, hingga pengembangan kemampuan  sumber daya manusia. Di sektor hulu, Pertamina dan Sinopec akan memperluas kolaborasi  mereka dalam kegiatan seperti pengembangan kemampuan SDM. Sementara itu, kolaborasi di sektor hilir meliputi baik di bisnis bahan bakar dan bisnis non-bahan bakar, pelumas, aviasi, petrokimia, serta transportasi dan logistik. (Yetede)

Waspada Inflasi Akibat Pangan Impor

14 Nov 2023
JAKARTA – Dampak kenaikan harga pangan dunia masih membayangi laju inflasi Indonesia pada tahun depan, terutama dari komoditas-komoditas yang masih harus diimpor. Indonesia juga diprediksi kesulitan mendapat pasokan pangan impor dengan harga terjangkau. Sebab, tak sedikit produsen pangan global menahan ekspornya. "Ada juga tekanan dari fluktuasi kurs rupiah. Ini semua jadi ancaman serius," ujar Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira kepada Tempo, kemarin, 13 November 2023.

Beberapa komoditas yang pada tahun ini cukup banyak diimpor antara lain beras, daging sapi dan kerbau, kedelai, bawang putih, gula, serta jagung. Komoditas-komoditas ini diperkirakan kembali diimpor pada tahun depan. Namun hingga saat ini pemerintah baru memutuskan kuota impor pangan 2024 untuk beras sebesar 2 juta ton dan sisa penugasan pada tahun ini sekitar 400 ribu ton. Adapun jagung impor yang akan tiba setidaknya pada awal tahun mendatang adalah sisa kuota tahun ini.

Pasokan beras menjadi salah satu komoditas yang disorot Bhima. Musababnya, panen raya yang biasanya terjadi pada Maret terancam mundur karena musim tanam pertamanya terganggu anomali iklim El Nino. Khusus untuk jagung, kata dia, pasokannya akan mempengaruhi harga daging dan telur ayam. Sebab, komoditas itu mayoritas digunakan untuk pakan ternak. "Kondisi ini bisa menyebabkan harga yang lebih mahal di konsumen retail." (Yetede)

Tekanan ke Emiten Batubara Belum Reda

14 Nov 2023

Laba bersih emiten tambang batubara sepanjang Januari hingga September 2023 merosot mengikuti penurunan harga batubara. Penurunan kinerja ini diprediksikan masih berlangsung pada kuartal akhir tahun ini. Terkini, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melaporkan penurunan laba bersih menjadi US$ 405,83 juta. Realisasi ini tergerus 54,6% secara tahunan. Pendapatan ITMG pun turun sebesar 30,19% menjadi US$ 1,82 miliar. Penurunan kinerja juga dialami PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan koreksi laba bersih hingga 62,21% menjadi Rp 3,8 triliun. PT Indika Energy Tbk (INDY) juga bernasib sama. Bahkan, laba bersih INDY tergerus 72,26% secara tahunan menjadi sebesar US$ 93,83 juta per akhir September 2023. Sedangkan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) melaporkan pendapatan dan laba bersih yang kompak turun, masing-masing minus 15,76% dan minus 35,96%. Presiden Direktur dan Chief Executive Officer ADRO Garibaldi Thohir mengatakan, average selling price (ASP) ADRO turun 25%. Padahal, produksi dan penjualan batubara ADRO masing-masing naik sebesar 12% dan 11% menjadi 50,73 juta ton dan 49,12 juta ton. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rizkia Darmawan menilai, belum akan ada rebound signifikan kinerja emiten batubara di kuartal IV-2023. Biasanya, memang ada kenaikan permintaan batubara seiring masuknya musim dingin di negara-negara importir batubara seperti China, Jepang dan India. Proyeksi dia, harga rata-rata batubara Newcastle pada di kuartal IV-2023 berkisar di US$ 135 per ton.Kinerja emiten tambang batubara bisa terbantu dari sisi biaya tunai ( cash cost ), yang kemungkinan akan sedikit menurun. Ini karena ada normalisasi harga minyak dan penurunan royalty rate . Oleh karena itu, Rizkia lebih merekomendasikan emiten batubara yang mulai mendiversifikasikan bisnis seperti HRUM dan ADRO. Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan merekomendasikan hold saham PTBA dan dengan menurunkan target harga menjadi Rp 2.700 per saham.

Harga Energi Tertekan Kelesuan Permintaan dan Geopolitik

14 Nov 2023

Harga energi tertekan dalam sebulan terakhir. Kelesuan harga energi tertekan pelemahan permintaan global dan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang tengah bergejolak. Melansir Bloomberg , harga minyak WTI masih bertengger di bawah US$ 80 per barel sejak pekan lalu. Kemarin (13/11), minyak sudah turun 10,41% ke US$ 77,36 per barel dalam sebulan. Nasib batubara juga serupa. Harga batubara bergerak di bawah US$ 130 per ton dalam dua pekan terakhir. Dalam sebulan, harga batubara sudah turun 14,8% ke US$ 129,50 per ton, kemarin (13/11). Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, harga energi pada umumnya tertekan oleh penurunan permintaan. Selain itu, Research and Development ICDX, Taufan Dimas Hareva menambahkan, tertekannya harga energi juga akibat situasi geopolitik. Dengan situasi geopolitik saat ini, kedua analis juga menilai tekanan pada harga energi masih berpotensi berlanjut. Bbila perang Israel-Hamas tereskalasi akan berpotensi memberikan dukungan pada harga. Lukman memproyeksikan harga minyak mentah di akhir tahun berpotensi kembali ke US$ 80 per barel–US$ 85 per barel. Support harga minyak berada di level US$ 75 per barel, sehingga harga saat ini berada di level lower range. Sementara gas alam diperkirakan berada di level US$ 3 per mmbtu. Sedangkan target harga batubara di kisaran US$ 110 per ton–US$ 120 per ton.

Stabilkan Harga Beras, Perkuat Kerja Sama Antardaerah

13 Nov 2023
JAKARTA,ID-Penguatan kerja sama antardaerah (KAD) di bidang perdagangan beras bisa menjadi salah satu solusi menstabilkan harga pangan  tersebut secara nasional. Penguatan KAD itu di antaranya dapat dilakukan  melalui penyelenggaraan forum bisnis daerah (FBD)yang difasilitasi oleh pemerintah daerah (pemda)  dengan melibatkan para pelaku usaha di bidang pangan khususnya beras. FDB akan menjadi jembatan bagi daerah yang defisit beras untuk memperoleh pasokan dari wilayah surplus. Menurut Direksi Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Sarman Simanjorang, perdagangan pangan antar daerah, termasuk beras, belum termasuk, belum berjalan maksimal karena minimnya informasi dan komunikasi. Hal ini tercermin dari adanya kabupaten yang surplus beras justru mengirimnya informasi dan komunikasi . Sarman menjelaskan, menjadi tugas pemda untuk meningkatkan KAD dibidang perdagangan beras dengan eksekutor nantinya adalah pelaku usaha atau kegiatan di sektor tersebut. (Yetede)