;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5781 )

Sanksi Rp 25 Miliar bagi Perusahaan Penyebab Karhutla Segera Dieksekusi

03 Nov 2023

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan segera mengeksekusi putusan peninjauan kembali tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan dari PT KU sebesar Rp 25 miliar. Ini merupakan kasus gugatan yang dilayangkan KLHK atas kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2015 di lokasi konsesi PT KU di Jambi. Eksekusi ini dilakukan setelah majelis hakim Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) dari PT KU pada 30 Oktober 2023. Majelis hakim kemudian menghukum PT KU dengan denda Rp 25,5 miliar yang terdiri dari ganti rugi materiil sebesar Rp 15,7 miliar dan tindakan pemulihan lingkungan senilai Rp 9,7 miliar.

Dirjen Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani menyampaikan, putusan PK ini telah menguatkan putusan kasasi, putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, dan putusan PN Jaksel yang telah berpihak pada lingkungan hidup. Ketiga putusan pengadilan tersebut juga telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap. ”Komitmen KLHK untuk menghentikan karhutla dan mengembalikan kerugian lingkungan hidup (negara) serta memulihkan lingkungan hidup yang rusak akibat karhutla di areal perkebunan kelapa sawit milik PT KU tidak berhenti,” tutur Rasio melalui keterangan tertulis, Kamis (2/11). Menurut Rasio, penolakan permohonan PK oleh MA memberi pembelajaran kepada setiap penanggung jawab usaha atau kegiatan untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Mereka juga tidak boleh membiarkan terjadinya kebakaran lahan di lokasi usaha atau kegiatannya dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian. (Yoga) 

Bursa CPO Lakukan Penyesuaian Transaksi

03 Nov 2023
Dua minggu setelah dibuka, transaksi di bursa minyak sawit mentah (CPO) masih minim. Volume transaksi Rabu (1/11/2023) tercatat 250 metrik ton, naik 2,5 kali lipat dibandingkan dengan transaksi perdana, tetapi jumlah peserta baru 20 orang. Vice President Bursa CPO, Yohanes F Silaen, Kamis (2/11) mengatakan bursa telah melakukan penyesuaian. Diantaranya, minimal pembelian 1 lot sebelumnya setara 25 metrik ton, kini 1 lot setara 5 metrik ton. (Yoga)

Gejolak Harga Minyak Memicu Kenaikan Inflasi

03 Nov 2023
Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan, tren kenaikan harga minyak global akan mempengaruhi harga energi di dalam negeri. Kondisi ini bisa mengerek angka inflasi. Harga minyak mentah global sempat meyentuh level US$ 90 per barel pada Oktober 2023. Hal ini membuat pemerintah menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di bulan yang sama. Misalnya, harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sempat naik di kisaran 4% hingga 6%. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini juga mengingatkan, tren kenaikan harga energi dunia ini perlu diwaspadai, terkait dengan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK). Menurut dia, imbas harga minyak yang mendidih akan terlihat dari pergerakan inflasi selama beberapa waktu ke depan. Namun, seberapa besar dampaknya terhadap inflasi, Pudji menegaskan ini akan bergantung dari langkah yang diambil oleh pemerintah untuk mencegahnya. Kabar baiknya, per 1 November 2023, Pertamina kembali menyesuaikan harga BBM nonsubsidi atau Pertamax Series dan Dex Series. Harga Pertamax turun menjadi Rp 13.400 per liter dari bulan Oktober 2023 yang sebesar Rp 14.000 per liter. Di sisi lain, pada awal perdagangan Kamis (2/11), harga minyak mentah Brent naik 1,1% menjadi US$ 82,52 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,1% menjadi US$ 81,3 per barel. Maklumlah, serangan Israel ke Palestina tak kunjung mereda. Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengingatkan, risiko kenaikan harga minyak belum berhenti sampai di sini. Berdasarkan skenario terburuk Andry, eskalasi perang terus meningkat dan melibatkan negara besar produsen minyak. "Hal ini akan berpotensi menaikkan harga minyak dunia hingga di atas asumsi yang ditetapkan dalam APBN 2023," terang Andry. APBN 2023 mematok asumsi harga minyak mentah sebesar US$ 90 per barel. Senada, Ekonom Bank Danamon Irman Faiz mengatakan, bila konflik memanas dan menyebabkan harga minyak dunia melambung tinggi, mau tak mau pemerintah harus kembali melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi.

Harga Komoditas Anjlok, Laba Emiten MIND.ID Melorot

03 Nov 2023
JAKARTA,ID-Tiga emiten anggota MIND.ID, BUMN Holding industri pertambangan Indonesia, mencatat total laba bersih Rp6,54 triliun sepanjang Januari-September 2023 atau susut 52,51% dibandingkan periode sama tahun lalu 13,77 triiun, seiring penurunan pendapatan akibat anjloknya harga komoditas di pasar internasional. Ketiga emiten tersebut adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS). Penurunan terbesar dialami oleh PT Timah Tbk, dari yang semula laba Rp1,14 triliun berbalik menjadi rugi Rp87 miliar. Disusul PT Bukit Asam Tbk yang turun 62,21% dari Rp 10 triliun menjadi Rp 3,78 triliun. Sementara Antam mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih 8,45% menjadi Rp 2,85 triliun. Perolehan laba bersih itu tidak lepas dari kinerja penjualan emiten BUMN pertambangan tersebut hingga akhir September 2023. Tercatat, Bukit Asam membukukan  pendapatan sebesar Rp27,74 triliun pada Januari-September 2023, turun 10,73% dibanding periode sama tahun lalu Rp 31,07 triliun. (Yetede)

Awasi Dampak Pergeseran EL-Nino Terhadap Stabilitas Inflasi

03 Nov 2023
JAKARTA,ID-Tekanan inflasi tahunan mulai menunjukkan peningkatan yang terlihat pada Oktober 2023 sebesar 2,56%, lebih tinggi dari inflasi tahunan pada September 2023 yang sebesar 2,28%. Dalam hal ini pemerintah  harus menjaga distribusi komoditas pangan strategis agar dapat mulai  mengantisipasi terjadinya pergeseran waktu berakhirnya El-Nino. Badan Metreologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan sejumlah lembaga pusat iklim dunia memperkirakan El-Nino masih bertahan di level moderat  hingga periode Desember 2023 sampai Februari 2024. Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yususf Rendy Manilet menjelaskan, dengan adanya pergeseran  waktu terjadinya El-Nino yang diperkirakan akan berakhir Oktober ternyata bisa bergeser dari perkiraan sebelumnya. Hal itu perlu diwaspadai dengan penguatan distribusi pangan di masyarakat. "Pemerintah perlu melakukan (upaya menjaga distribusi pangan) setidaknya sampai awal tahun depan, sehingga distribusi komunitas pangan strategis tetap terjaga," ungkap Yusuf kepada Investaor Daily. (Yetede)

TATA KELOLA INDUSTRI MIGAS : BEREBUT PEMBELI GAS ALAM

02 Nov 2023

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas memburu calon pembeli gas alam cair yang belum terkontrak untuk jangka waktu hingga 10 tahun ke depan guna memastikan keseimbangan neraca gas nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat setidaknya masih ada 304,6 kargo gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) yang belum terkontrak pada 2030. Jumlah tersebut pun berpotensi meningkat seiring dengan banyaknya temuan gas di wilayah kerja minyak dan gas bumi atau migas yang ada di dalam negeri. Kurnia Chairi, Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, mengatakan bahwa pihaknya akan menawarkan LNG yang belum terkontrak kepada pembeli potensial di dalam negeri, sebelum dilepas ke pasar. Kurnia meyakini pasar di dalam negeri bisa menyerap seluruh LNG yang belum terkontrak atau uncommitted cargo, mengingat sejumlah fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) bakal beroperasi dalam waktu dekat. SKK Migas juga bakal mendekati PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) terkait dengan kemungkinan untuk mengurangi kargo LNG yang belum terkontrak saat ini. Menurutnya, kedua perusahaan tambang itu bakal menyerap kargo LNG dengan jumlah signifikan melalui operasi smelter tembaga mulai pertengahan tahun depan. Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris SKK Migas Shinta Damayanti mengatakan bahwa besarnya uncommitted cargo LNG bisa jadi karena berasal dari lapangan migas yang baru terbukti dari kegiatan eksplorasi, dan belum masuk ke dalam lifting. Untuk diketahui, produksi LNG pada 2030 diperkirakan berada di level 432,6 kargo. Sementara itu, kontrak LNG domestik dan ekspor tidak banyak bergeser masing-masing di level 62 kargo dan 66 kargo. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji pun sempat mengatakan bahwa pemerintah terus meningkatkan serapan gas untuk kebutuhan industri di dalam negeri. Sementara itu, Pri Agung Rakhmanto, Founder & Advisor ReforMiner Institute, mengatakan bahwa melimpahnya pasokan LNG di pasar global membuat banyak komoditas tersebut belum mendapatkan kepastian pembeli. Hal itu harus ditindaklanjuti dengan melempar LNG ke pasar spot agar bisa segera mendapatkan kepastian pembeli. Di sisi lain, Kementerian Perindustrian menyebut belum optimalnya penerapan harga gas bumi tertentu berimpak kepada industri manufaktur nasional. Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif mengatakan bahwa beberapa sektor industri yang seharusnya menerima harga gas bumi tertentu (HGBT) masih membeli gas dengan harga di atas US$6 per MMbtu, yang kemudian memicu penurunan daya saing produk.

Transportasi dan Pangan Jadi Lokomotif Inflasi Akhir Tahun

02 Nov 2023

Menjelang akhir tahun, kenaikan komoditas pangan dan jasa transportasi akan memberikan andil terhadap tingkat inflasi, akibat pola permintaan masyarakat yang cenderung memiliki mobilitas tinggi dalam rangka menyambut hari raya Natal 2023 dan perayaan Tahun Baru 2024. Kendati demikian, tingkat inflasi hingga akhir tahun diperkirakan masih berada dalam target pemerintah. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, pada konferensi pers hibrida di Jakarta, Rabu (1/11) mengatakan, tren inflasi pada akhir tahun biasanya dipengaruhi oleh permintaan masyarakat. Permintaan tersebut berkaitan dengan momentum hari raya Natal dan perayaan Tahun Baru 2024.

”Secara historis, komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi selama dua bulan terakhir pada setiap tahunnya adalah beberapa komoditas pangan, seperti beras, telur ayam ras, daging ayam ras, serta cabai merah dan cabai rawit. Kemudian, dari transportasi, terutama angkutan udara yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan akibat mobilitas masyarakat saat momentum Natal dan Tahun Baru,” katanya. Hingga Oktober 2023, tingkat inflasi bulanan tercatat 0,17 %. Tingkat inflasi tahun kalender tercatat 1,8 %. Secara tahunan, tingkat inflasi Oktober 2023 mencapai 2,56 %, lebih tinggi dibanding tingkat inflasi September 2023 sebesar 2,28 %. (Yoga)

Pemprov DKI Dorong Ketahanan Pangan

02 Nov 2023
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Rabu (1/11/2023), meminta agar tiap lahan kosong yang ada ditanami tanaman pangan. Langkah itu dibarengi dengan memastikan pasokan atau ketersediaan stok pangan di PT Food Station Tjipinang Jaya, PD Dharma Jaya, dan Perumda Pasar Jaya. Optimalisasi lahan itu dilakukan demi menjaga ketahanan pangan dari dampak El Nino. Mitigasi lainnya melalui Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan. (Yoga)

Harga Pangan Melonjak, Inflasi Terdongkrak

02 Nov 2023
JAKARTA,ID-Harga pangan melonjak pada Oktober 2023, terlihat pada inflasi kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,4%, tertinggi dibandingkan kelompok lainnya. Imbasnya, inflasi pada Oktober 2023 terdongkrak menjadi 2,5% secara tahunan (year on year/yoy), dibandingkan September sebesar 2,28%. Berdasarkan data  Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi  terbesar pada Oktober 2023, yakni 1,39, diikuti perawatan pribadi  dan jasa lainnya sebesar 0,23%, penyediaan makanan dan minuman/restauran sebesar 0,2%. Seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi pada bulan lalu. Subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang inflasi tahunan tertinggi adalah rokok dan tembakau sebesar 94% dan teredah minuman yang tidak ralkohol sebesar 2,19%. Kenaikan harga pangan kini meluas, bukan hanya beras, melainkan ke bebrapa komoditas. Ini terlihat pada besarnya sumbangan inflasi makanan ke inflasi keseluruhan. (Yetede)

Tarif Jasa Bongkar Muat Batu Bara Naik

02 Nov 2023
JAKARTA. Operator jasa pelabuhan batubara di Muara Berau, Samarinda, Kalimantan Timur menaikkan tarif bongkar muat mulai 1 Oktober 2023. Kenaikan tarif jasa ke pelabuhan ini dikhawatirkan menghambat pasokan batubara, khususnya batubara untuk pembangkit listrik. Sebagai gambaran, terdapat lebih dari 90 juta ton batubara yang diekspor dan dikirim untuk pasar domestik dari Pelabuhan Muara Berau. Kenaikan tarif ini menyusul keputusan kementerian Perhubungan  yang menetapkan rekomondasi tarif jasa pelabuhan kepada PT Pelabuhan Tiga Bersaudara (PTB) pada 24 Juli 2023. PTB merupakan Badan Usaha Pelabuhan di Pelabuhan Muara Betau, Samarinda. PTB mengelola konsesi yang diberikan pemerintah  yang diberikan pemerintah selama 25 tahun. Tarif baru tersebut menurut shiper akan menambah beban biaya US$ 0,8 per ton untuk kapal gearless dan sekitar US$ 0,42 per ton untuk kapal geared dan grabbed, yang mana tarif tersebut akan diterima pihak PTB tanpa melakukan layanan jasa. (Yetede)